tirto.id - Produk gas untuk kebutuhan rumah alias Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjadi salah satu produk kebutuhan sehari-hari. Sehingga bahasan mengenai harganya akan selalu memancing perbincangan.
ADVERTISEMENT
Beredar di media sosial unggahan infografik terkait perbandingan harga LPG non-subsidi di Indonesia, Malaysia dan Amerika Serikat. Unggahan tersebut mengklaim harga LPG di Indonesia paling mahal dibandingkan dua negara lainnya tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Infografik tersebut diunggah oleh akun Instagram “sayaberitahu.id” (arsip) pada Selasa (7/10/2025). Dalam unggahan disebutkan infografik tersebut dikutip dari laman MyMesra situs resmi penjualan ritel dan produk hilir milik Petronas, dituliskan bahwa Harga LPG di Indonesia sebesar Rp17.000 per kilogram, Malaysia Rp7.000/kg dan Amerika Rp6.400/kg.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta LPG di Indonesia Lebih Mahal dibanding LPG di Malaysia dan AS.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai dengan Senin (13/10/2025) unggahan tersebut telah mendapatkan 366 tanda suka. Selain itu unggahan ini rupanya menyebar di berbagai media sosial. Unggahan serupa ditemukan di akun Instagram “tuban_update” (arsip), pada TikTok oleh akun “aldibraga2” (arsip) pada Facebook “Sayaberitahu”, “Ikhsan Jumaris”, “Forum Skycrapercity Indonesia” dan pada laman X (Twitter) oleh akun “Negri Seterah”, “herwin” dan “atasan presiden”.
Semua unggahan tersebut menyebutkan infografik perbandingan harga LPG non-subsidi di Indonesia lebih mahal dibandingkan Malaysia dan Amerika Serikat.
Namun, benarkah data infografis terkait harga LPG non-subsidi di Indonesia paling mahal dibandingkan Malaysia dan Amerika Serikat?
ADVERTISEMENT
(GFD-2025-29541) Tidak Benar Perbandingan Harga LPG Indonesia dan Negara Lain
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto melakukan penelusuran untuk melakukan verifikasi terkait harga LPG dari infografis yang beredar.
Melansir laman resmi Pertamina Patra Niaga, di Indonesia, Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi dengan produk utamanya, Bright Gas merupakan produk LPG non-subsidi dari PT Pertamina (Persero) yang dikemas dalam tabung dengan berat 5,5 kg dan 12,6 kg (termasuk isi LPG), dengan tabung berwarna pink untuk membedakannya dari LPG 3 kg bersubsidi, yang berwarna hijau.
CNBC Indonesia menjadi salah satu media di Indonesia yang konsisten melaporkan harga LPG (subsidi maupun non-subsidi). Berdasar laporan mereka harga LPG non-subsidi di pasaran tergantung pada tingkat permintaan masyarakat dan faktor geografis. Pemerintah telah menetapkan harga LPG non-subsidi di tingkat agen resmi dan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Namun, di beberapa daerah harga jual LPG Non PSO Rumah Tangga di tingkat Agen dan di luar radius 60 km dari lokasi Filling Plant ditetapkan harga jual di tingkat Agen d dengan tambahan biaya angkutan atau transportasi pengantaran.
Per Oktober 2025, LPG non-subsidi 5,5 kg dijual dengan harga terendah di pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan harga Rp90.000 dan ukuran 12 kg dengan harga Rp192.000. Sedangkan harga tertinggi mencapai Rp117.000 untuk LPG 5,5 kg di Maluku dan Papua, serta Rp249.000 untuk LPG 12 kg.
Harga per kg gas di Indonesia berkisar antara Rp16 ribu - Rp21 rbu/kg.
Sementara itu di Malaysia, berdasar informasi yang Tirto kumpulkan setidaknya ada dua jenis tabung LPG yang dijual. Mengutip halaman situs Petronas, perusahaan energi Malaysia, terdapat LPG 12kg dan LPG 14kg.
Adapun harga pasaran silinder gas memasak di Malaysia berdasar halaman Petronas yaitu RM 22.80 (sekitar Rp89 ribu) untuk Silinder LPG 12kg dan RM 26.60 (sekitar Rp104 ribu) untuk Silinder LPG 14kg. Harga per kg sekitar Rp7.400. Namun perlu dicatat dua produk tersebut adalah LPG bersubsidi.
Dilansir MyStar, Datuk Seri Dr Wee Ka Siong, Presiden Malaysian Chinese Association menyatakan bahwa penggunaan tabung komersial di Malaysia menjadi lebih mahal 170% dibandingkan tabung gas bersubsidi rumah tangga yang dijual seharga RM26. Sejak 1 Mei diberlakukan aturan baru, semua tempat makan, termasuk warung kaki lima, wajib menggunakan tabung gas LPG komersial 14kg berwarna ungu seharga RM70.
Sejumlah media, seperti Malaysiakini dan TheRakyatPost juga menyebut harga gas LPG non-subsidi yang sama sekitra RM70 (sekitar Rp274 ribu). Sehingga harga LPG non-subsidi di Malaysia sekitar Rp19.600/kg
Sementara di Amerika Serikat, gas rumah tangga menggunakan produk propana, serupa LPG. Merujuk ke Energy Information Administration (EIA) terdapat catatan historis harga propana. Harga propana per 6 Oktober 2025 2,402 dolar Amerika Serikat (AS) per galon, dengan ukuran satu galon setara 3,79 kg. Berdasar angka tersebut harga propana untuk kebutuhan rumah tangga sekitar Rp10.000/kg.
Berdasar informasi yang Tirto kumpulkan, harga produk non-subsidi, baik LPG di Malaysia dan Propana di Amerika Serikat, tidak sesuai dengan angka yang tertera di infografik.
Harga LPG di Malaysia sekitar Rp7.000/kg adalah harga untuk produk subsidi. LPG non-subsidi di Negeri Jiran harganya sekitar Rp19.600/kg. Tidak terlalu jauh berebeda dengan di Indonesia.
Sementara Propana di AS, harganya sekitar Rp10.000/kg, berbeda dengan klaim di infografik sekitar Rp6.400/kg.
Melansir laman resmi Pertamina Patra Niaga, di Indonesia, Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi dengan produk utamanya, Bright Gas merupakan produk LPG non-subsidi dari PT Pertamina (Persero) yang dikemas dalam tabung dengan berat 5,5 kg dan 12,6 kg (termasuk isi LPG), dengan tabung berwarna pink untuk membedakannya dari LPG 3 kg bersubsidi, yang berwarna hijau.
CNBC Indonesia menjadi salah satu media di Indonesia yang konsisten melaporkan harga LPG (subsidi maupun non-subsidi). Berdasar laporan mereka harga LPG non-subsidi di pasaran tergantung pada tingkat permintaan masyarakat dan faktor geografis. Pemerintah telah menetapkan harga LPG non-subsidi di tingkat agen resmi dan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Namun, di beberapa daerah harga jual LPG Non PSO Rumah Tangga di tingkat Agen dan di luar radius 60 km dari lokasi Filling Plant ditetapkan harga jual di tingkat Agen d dengan tambahan biaya angkutan atau transportasi pengantaran.
Per Oktober 2025, LPG non-subsidi 5,5 kg dijual dengan harga terendah di pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan harga Rp90.000 dan ukuran 12 kg dengan harga Rp192.000. Sedangkan harga tertinggi mencapai Rp117.000 untuk LPG 5,5 kg di Maluku dan Papua, serta Rp249.000 untuk LPG 12 kg.
Harga per kg gas di Indonesia berkisar antara Rp16 ribu - Rp21 rbu/kg.
Sementara itu di Malaysia, berdasar informasi yang Tirto kumpulkan setidaknya ada dua jenis tabung LPG yang dijual. Mengutip halaman situs Petronas, perusahaan energi Malaysia, terdapat LPG 12kg dan LPG 14kg.
Adapun harga pasaran silinder gas memasak di Malaysia berdasar halaman Petronas yaitu RM 22.80 (sekitar Rp89 ribu) untuk Silinder LPG 12kg dan RM 26.60 (sekitar Rp104 ribu) untuk Silinder LPG 14kg. Harga per kg sekitar Rp7.400. Namun perlu dicatat dua produk tersebut adalah LPG bersubsidi.
Dilansir MyStar, Datuk Seri Dr Wee Ka Siong, Presiden Malaysian Chinese Association menyatakan bahwa penggunaan tabung komersial di Malaysia menjadi lebih mahal 170% dibandingkan tabung gas bersubsidi rumah tangga yang dijual seharga RM26. Sejak 1 Mei diberlakukan aturan baru, semua tempat makan, termasuk warung kaki lima, wajib menggunakan tabung gas LPG komersial 14kg berwarna ungu seharga RM70.
Sejumlah media, seperti Malaysiakini dan TheRakyatPost juga menyebut harga gas LPG non-subsidi yang sama sekitra RM70 (sekitar Rp274 ribu). Sehingga harga LPG non-subsidi di Malaysia sekitar Rp19.600/kg
Sementara di Amerika Serikat, gas rumah tangga menggunakan produk propana, serupa LPG. Merujuk ke Energy Information Administration (EIA) terdapat catatan historis harga propana. Harga propana per 6 Oktober 2025 2,402 dolar Amerika Serikat (AS) per galon, dengan ukuran satu galon setara 3,79 kg. Berdasar angka tersebut harga propana untuk kebutuhan rumah tangga sekitar Rp10.000/kg.
Berdasar informasi yang Tirto kumpulkan, harga produk non-subsidi, baik LPG di Malaysia dan Propana di Amerika Serikat, tidak sesuai dengan angka yang tertera di infografik.
Harga LPG di Malaysia sekitar Rp7.000/kg adalah harga untuk produk subsidi. LPG non-subsidi di Negeri Jiran harganya sekitar Rp19.600/kg. Tidak terlalu jauh berebeda dengan di Indonesia.
Sementara Propana di AS, harganya sekitar Rp10.000/kg, berbeda dengan klaim di infografik sekitar Rp6.400/kg.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, infografis yang menyebut harga LPG non-subsidi di Indonesia lebih mahal dibandingkan Malaysia dan Amerika Serikat adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Infografis dibuat berdasarkan data yang tidak akurat. Data harga LPG non-subsidi yang tertera tak sesuai dengan fakta. Harga LPG non-subsidi di Malaysia sekitar Rp19.600/kg, sementara Propana di AS harganya sekitara Rp10.000/kg. Harga Rp7.000/kg yang tertera dalam infrografik lebih dekat dengan harga LPG bersubsidi Malaysia.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Infografis dibuat berdasarkan data yang tidak akurat. Data harga LPG non-subsidi yang tertera tak sesuai dengan fakta. Harga LPG non-subsidi di Malaysia sekitar Rp19.600/kg, sementara Propana di AS harganya sekitara Rp10.000/kg. Harga Rp7.000/kg yang tertera dalam infrografik lebih dekat dengan harga LPG bersubsidi Malaysia.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/sayaberitahu.id/p/DPfwLwukjtg/
- https://archive.ph/pdLyP
- https://www.instagram.com/p/DF7hR08z4eR/
- https://archive.ph/dHEAI
- https://www.tiktok.com/@aldibraga2/photo/7558312164474293516
- https://archive.ph/wip/HA2pq
- https://web.facebook.com/photo.php?fbid=1195540515911331&id=100063661821819&set=a.501412705324119&_rdc=1&_rdr
- https://web.facebook.com/photo.php?fbid=10223338902939951&id=1807167727&set=a.1126864390942&_rdc=1&_rdr
- https://web.facebook.com/groups/1428950907144908/posts/28906106415669320/?_rdc=1&_rdr
- https://x.com/RestyeCayah/status/1974785141269750225
- https://x.com/bangherwin/status/1974845118881611819
- https://x.com/atasanpresidenr/status/1974636115752862004
- https://pertaminapatraniaga.com/page/bright-gas-5-5-kg
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20251006083231-4-673088/harga-lpg-3-kg-55-kg-12-kg-terbaru-di-agen-pangkalan-per-6-oktober
- https://www.mymesra.com.my/bm/untuk-pengguna/gas-memasak/gas-petronasstation/soalan-lazim#:~:text=Berapakah%20harga%20Gas%20PETRONAS%20di,00%20(Sabah%20dan%20Sarawak)
- https://www.thestar.com.my/news/nation/2025/06/01/get-ready-to-pay-more-at-eateries
- https://www.malaysiakini.com/news/744576
- https://www.therakyatpost.com/news/2025/05/30/no-more-cheap-gas-for-businesses-will-the-public-end-up-paying-more/
- https://www.eia.gov/dnav/pet/pet_pri_wfr_dcus_nus_w.htm
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-29540) Keliru: Ustaz Adi Hidayat Mempromosikan Obat Nyeri Sendi
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2025
Berita
SEBUAH video memperlihatkan Ustaz Adi Hidayat mempromosikan obat nyeri sendi, diunggah akun Facebook [arsip]. Produk itu diklaim mampu menyembuhkan nyeri dalam tujuh hari.
Dalam video tersebut, Adi Hidayat menyebut ribuan orang telah sembuh dari berbagai penyakit sendi dan tulang, termasuk nyeri leher, kesemutan, nyeri punggung, kelebihan cairan pada sendi lutut, saraf terjepit, hingga pembengkakan sendi.
Benarkah Ustaz Adi Hidayat promosikan obat nyeri sendi?
Dalam video tersebut, Adi Hidayat menyebut ribuan orang telah sembuh dari berbagai penyakit sendi dan tulang, termasuk nyeri leher, kesemutan, nyeri punggung, kelebihan cairan pada sendi lutut, saraf terjepit, hingga pembengkakan sendi.
Benarkah Ustaz Adi Hidayat promosikan obat nyeri sendi?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi konten itu lewat pencarian gambar terbalik dan menggunakan alat deteksi kecerdasan buatan (AI). Faktanya, Adi Hidayat tidak mempromosikan obat nyeri sendiri dalam video aslinya.
Video asli Adi Hidayat yang identik dengan konten tersebut, pernah dipublikasikan di kanal Youtube Adi Hidayat Official pada 14 Desember 2023. Video aslinya berjudul UAH Komentari Debat Capres Pertama di KPU.
Dalam video tersebut, Adi Hidayat mengomentari tentang debat pertama calon presiden (capres) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa, 12 Desember 2023.
Menurut dia, dalam suasana debat, kandidat presiden cukup wajar menampilkan kemampuan retorika. Hal itu bertujuan untuk menampilkan citra yang lebih unggul atau melemahkan lawan debat.
Namun ia menyayangkan, seluruh kandidat tidak banyak mengeksplorasi gagasan untuk menyelesaikan persoalan bangsa. "Kami mengusulkan untuk ke depan, calon presiden ini lebih baik jika menampilkan gagasan yang bisa didengar," katanya.
Dalam video tersebut, Adi Hidayat tidak pernah mempromosikan obat untuk penyakit sendi.
Tempo juga menggunakan aplikasi analisa suara Hive Moderation untuk memindai suara dalam video tersebut. Hasil deteksi aplikasi ini menyatakan kemungkinan 99 persen suara dalam video itu dibuat dengan kecerdasan buatan. Demikian pula videonya, kemungkinan 67 persen diubah menggunakan AI.
Video asli Adi Hidayat yang identik dengan konten tersebut, pernah dipublikasikan di kanal Youtube Adi Hidayat Official pada 14 Desember 2023. Video aslinya berjudul UAH Komentari Debat Capres Pertama di KPU.
Dalam video tersebut, Adi Hidayat mengomentari tentang debat pertama calon presiden (capres) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa, 12 Desember 2023.
Menurut dia, dalam suasana debat, kandidat presiden cukup wajar menampilkan kemampuan retorika. Hal itu bertujuan untuk menampilkan citra yang lebih unggul atau melemahkan lawan debat.
Namun ia menyayangkan, seluruh kandidat tidak banyak mengeksplorasi gagasan untuk menyelesaikan persoalan bangsa. "Kami mengusulkan untuk ke depan, calon presiden ini lebih baik jika menampilkan gagasan yang bisa didengar," katanya.
Dalam video tersebut, Adi Hidayat tidak pernah mempromosikan obat untuk penyakit sendi.
Tempo juga menggunakan aplikasi analisa suara Hive Moderation untuk memindai suara dalam video tersebut. Hasil deteksi aplikasi ini menyatakan kemungkinan 99 persen suara dalam video itu dibuat dengan kecerdasan buatan. Demikian pula videonya, kemungkinan 67 persen diubah menggunakan AI.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klim video promosikan obat nyeri sendi adalah klaim keliru. Video merupakan hasil rekayasa menggunakan generated-AI audio.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/796170366342499/?__cft__%5b0%5d=AZV86ISX38GOmDbxvI6UTdSvdKImK0DxeDdqxt-lW1dyin9S8VWUyZtRjSirFLL6UghrA7dY59Qqc0n4L6Jlv7gmNLCASIWGAFFncpE-lQufRBW9kM7-oBHka1HhSBXgaoOmyhxFj5Fcfnhmrvw0yHbx2_hryQxy7P2yCLBsHoAQjcNkf5qROvqNpsHH-U9hf1E&__tn__=%2CO%2CP-R
- https://perma.cc/44FB-8HV3 /cdn-cgi/l/email-protection#f794929c91969c8396b783929a8798d99498d99e93
(GFD-2025-29539) Menyesatkan: Jus Detoks Membersihkan Bakteri dalam Tubuh
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2025
Berita
SEBUAH konten beredar di Facebook [arsip] yang mengklaim jus detoks bisa membersihkan ginjal, hati, dan paru-paru, serta membunuh bakteri agar kotoran keluar dari tubuh.
Konten itu menampilkan gambar seledri, lemon, dan mentimun, disertai tautan blog berisi resep jus detoks yang diklaim harus diminum tiap pagi selama tujuh hari untuk hasil maksimal.
Benarkah jus campuran seledri, lemon, dan mentimun dapat membersihkan bakteri dari tubuh?
Konten itu menampilkan gambar seledri, lemon, dan mentimun, disertai tautan blog berisi resep jus detoks yang diklaim harus diminum tiap pagi selama tujuh hari untuk hasil maksimal.
Benarkah jus campuran seledri, lemon, dan mentimun dapat membersihkan bakteri dari tubuh?
Hasil Cek Fakta
Tempo menelusuri klaim tersebut lewat artikel dan jurnal kredibel serta mewawancarai dokter. Hasilnya, meski lemon dan seledri mengandung ekstrak antibakteri, klaim bahwa jus detoks bisa membersihkan organ tubuh dinilai berlebihan.
Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr. Resa Felani, Sp.PD, menjelaskan bahwa konsumsi jus memang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh pada orang sehat, tetapi tidak bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan bakteri.
Menurutnya, lemon dan seledri memang memiliki senyawa antibakteri, namun tiap bakteri membutuhkan penanganan berbeda. “Harus diteliti dulu jenis bakterinya,” kata Resa kepada Tempo, Jumat, 10 Oktober 2025.
Ia menambahkan, seledri, lemon, dan mentimun juga kaya serat dan antioksidan yang bermanfaat menjaga kondisi tubuh serta mencegah penyakit degeneratif. Namun, manfaatnya bergantung pada cara pengolahan. “Kalau dikonsumsi dalam keadaan segar, tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.
Dikutip dari Medical News Today, puasa jus yang berarti hanya mengonsumsi jus buah dan sayuran selama tiga hingga tujuh hari sering dipromosikan sebagai cara “detoks” atau “pembersihan”. Namun, praktik ini berisiko mengganggu keseimbangan mikrobioma, yaitu kumpulan bakteri, jamur, dan virus yang hidup di tubuh manusia.
Sebuah penelitian tahun 2024 menemukan bahwa puasa jus selama tiga hari dapat mengubah mikrobioma mulut dan air liur, serta meningkatkan kadar proteobacteria yang berkaitan dengan berbagai penyakit inflamasi. Kondisi itu juga dapat memicu gangguan usus dan menurunkan kemampuan tubuh memfermentasi serat makanan.
Menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif, Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), banyak jus dalam program “detoks” mengandung bahan tinggi oksalat seperti sayuran hijau dan bit. Bagi orang yang rentan batu ginjal, konsumsi oksalat berlebihan bisa berbahaya. Jus buah mentah juga berpotensi membebani kerja ginjal.
Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr. Resa Felani, Sp.PD, menjelaskan bahwa konsumsi jus memang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh pada orang sehat, tetapi tidak bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan bakteri.
Menurutnya, lemon dan seledri memang memiliki senyawa antibakteri, namun tiap bakteri membutuhkan penanganan berbeda. “Harus diteliti dulu jenis bakterinya,” kata Resa kepada Tempo, Jumat, 10 Oktober 2025.
Ia menambahkan, seledri, lemon, dan mentimun juga kaya serat dan antioksidan yang bermanfaat menjaga kondisi tubuh serta mencegah penyakit degeneratif. Namun, manfaatnya bergantung pada cara pengolahan. “Kalau dikonsumsi dalam keadaan segar, tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.
Dikutip dari Medical News Today, puasa jus yang berarti hanya mengonsumsi jus buah dan sayuran selama tiga hingga tujuh hari sering dipromosikan sebagai cara “detoks” atau “pembersihan”. Namun, praktik ini berisiko mengganggu keseimbangan mikrobioma, yaitu kumpulan bakteri, jamur, dan virus yang hidup di tubuh manusia.
Sebuah penelitian tahun 2024 menemukan bahwa puasa jus selama tiga hari dapat mengubah mikrobioma mulut dan air liur, serta meningkatkan kadar proteobacteria yang berkaitan dengan berbagai penyakit inflamasi. Kondisi itu juga dapat memicu gangguan usus dan menurunkan kemampuan tubuh memfermentasi serat makanan.
Menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif, Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), banyak jus dalam program “detoks” mengandung bahan tinggi oksalat seperti sayuran hijau dan bit. Bagi orang yang rentan batu ginjal, konsumsi oksalat berlebihan bisa berbahaya. Jus buah mentah juga berpotensi membebani kerja ginjal.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa jus detoks yang terdiri dari seledri, lemon, dan mentimun dapat membersihkan bakteri dari dalam tubuh adalah menyesatkan.
Mengkonsumsi jus dari ketiga bahan itu membantu melindungi dari penyakit pada individu yang masih sehat. Namun belum ada bukti bahwa jus detoks dari sayuran dan buah-buahan dapat membersihkan ginjal, hati, dan paru-paru, serta membunuh bakteri sehingga semua kotoran keluar.
Mengkonsumsi jus dari ketiga bahan itu membantu melindungi dari penyakit pada individu yang masih sehat. Namun belum ada bukti bahwa jus detoks dari sayuran dan buah-buahan dapat membersihkan ginjal, hati, dan paru-paru, serta membunuh bakteri sehingga semua kotoran keluar.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0Uu9nNWpgHedMaGve9bthYEkwVADX5CRzutLDNkzdm1KRxULDZT3rKRn87HQKo5m5l&id=100066638253916&__cft__[0]=AZWDcakCrruq_q0GWKy8fDbO4spgjSa1AcKfRWWLshxDaTI3iGwU63IGzr6ZZ6eMhv_PzrYR8DL5QLMqJ3ddDeCG82yR86Zrkl1qVBUKWwMB8e7ku0lLuBKPBnTwiEwPPtwriszdGOG_MYzbFGQh9SEK6PWSgZxPRijfdv9KBjRcbw&__tn__=%2CO%2CP-R
- https://perma.cc/ME9T-2GHK
- https://www.medicalnewstoday.com/articles/juice-cleanses-may-disrupt-microbiome-only-3-days-inflammation-bacteria
- https://www.mdpi.com/2072-6643/17/3/458
- https://www.nccih.nih.gov/health/detoxes-and-cleanses-what-you-need-to-know
(GFD-2025-29538) [SALAH] Prabowo Resmi Pecat Kluivert dan Erick Thohir
Sumber: TiktokTanggal publish: 14/10/2025
Berita
Beredar video [arsip] dari akun tiktok “Ari Saputro” pada Minggu (12/10/2025) yang menampilkan gambar disertai takarir :
“Prabowo Pecat Erick Thohir dan Patrik, STY Dipanggil lagi
Prabowo Resmi Pecat Kluivert Serta Erick Thohir
Kalian Telah Gagalkan Keinginan Saya Indonesia Harus Piala Dunia”
“Prabowo Pecat Erick Thohir dan Patrik, STY Dipanggil lagi
Prabowo Resmi Pecat Kluivert Serta Erick Thohir
Kalian Telah Gagalkan Keinginan Saya Indonesia Harus Piala Dunia”
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo resmi pecat Kluivert dan Erick Thohir” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) kemudian mencari status terbaru Patrick Kluivert dan Erick Thohir di akun instagram resmi milik pssi. Hasilnya, tidak ditemukan unggahan yang mendukung klaim. Dalam akun tersebut masih menampilkan unggahan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas dan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) menelusuri lebih dalam terkait wewenang pemerintah dalam memecat pelatih dan ketua PSSI di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari suara.com dengan judul “Viral #ErickOut, Siapa yang Berhak Memecat Ketum PSSI?”.
Dalam artikel yang terbit pada Minggu (12/10/2025) menjelaskan bahwa keputusan pemecatan ketua PSSI bukan kewenangan tunggal publik atau pemerintah, melainkan harus melalui mekanisme internal PSSI, seperti forum Exco (Executive Committee) dan kongres anggota dengan prosedur sesuai AD/ART.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) kemudian mencari status terbaru Patrick Kluivert dan Erick Thohir di akun instagram resmi milik pssi. Hasilnya, tidak ditemukan unggahan yang mendukung klaim. Dalam akun tersebut masih menampilkan unggahan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas dan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) menelusuri lebih dalam terkait wewenang pemerintah dalam memecat pelatih dan ketua PSSI di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari suara.com dengan judul “Viral #ErickOut, Siapa yang Berhak Memecat Ketum PSSI?”.
Dalam artikel yang terbit pada Minggu (12/10/2025) menjelaskan bahwa keputusan pemecatan ketua PSSI bukan kewenangan tunggal publik atau pemerintah, melainkan harus melalui mekanisme internal PSSI, seperti forum Exco (Executive Committee) dan kongres anggota dengan prosedur sesuai AD/ART.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “Prabowo resmi pecat Kluivert dan Erick Thohir” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- http[Google] pencarian Google dengan kata kunci “Prabowo Resmi Pecat Kluivert serta Erick Thohir” [suara.com] Viral #ErickOut, Siapa yang Berhak Memecat Ketum PSSI? [Instagram] akun Instagram resmi PSSI
- https://www.suara.com/lifestyle/2025/10/12/160221/viral-erickout-siapa-yang-berhak-memecat-ketum-pssi
- https://www.instagram.com/pssi?igsh=ZDhoeGZjc2lvbDN2
- https://vt.tiktok.com/ZSUUC1wD6/ (Tautan unggahan akun Tiktok “Ari Saputro”)
- https://archive.ph/kY6kT (Arsip unggahan unggahan akun Tiktok “Ari Saputro”)
Halaman: 502/7242





