• (GFD-2026-31909) Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    tirto.id - Isu mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali mencuat dan menjadi perhatian publik setiap awal tahun. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar, terutama melalui media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Kali ini beredar sebuah unggahan yang memuat informasi pendaftaran CPNS untuk Kementerian Dalam Negeri 2026. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Lowongan kerja (arsip) pada Kamis (15/1/2026).

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Adapun pengunggah mengajak masyarakat untuk mendaftar menjadi pasukan pembina keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pendaftaran dimulai dari 11 Januari sampai dengan 7 Februari 2026. Pengunggah juga menyertakan tautan yang diklaim sebagai tautan pendaftaran.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam unggahan tersebut juga terdapat gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan teks “Pendaftaran CPNS Kementrian Dalam Negeri” serta waktu pendaftarannya yaitu "11 Januari-7 Februari 2026". Dalam gambar itu, juga disebutkan pembukaan lowongan ini diperuntukkan kepada lulusan SMA/sederajat, D3 dan S1 untuk penempatan seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Hoaks Pendaftaran CPNS Kemendagri 2026.

    Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 133 tanda reaksi, 27 komentar dan 11 kali dibagikan. Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di Tiktok, yaitu ini dan ini. Hanya saja, pada kedua unggahan tersebut gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, diganti menjadi video.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah Kementerian Dalam Negeri sudah membuka pendaftaran CPNS 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Periksa Fakta Tirto melakukan penelusuran untuk memverifikasi kebenaran klaim yang beredar di media sosial terkait pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2026. Penelusuran awal dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian serta menelusuri kanal komunikasi resmi milik Kemendagri.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut telah dibantah secara resmi oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendagri melalui akun Instagram resmi @birosdmkemendagri. Dalam unggahan klarifikasinya, Biro SDM Kemendagri menampilkan ulang gambar yang beredar di media sosial dengan tambahan stempel “hoaks”.

    Melalui unggahan tersebut, Biro SDM Kemendagri menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri periode 11 Januari hingga 7 Februari 2026 adalah tidak benar.

    Hingga saat ini, Kemendagri belum mengumumkan secara resmi adanya pembukaan seleksi CPNS untuk tahun 2026.

    Kemendagri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi resmi terkait seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk CPNS dan PPPK, hanya disampaikan melalui kanal resmi Kemendagri maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN), salah satunya melalui laman https://infocasn.kemendagri.go.id/.

    Dalam artikel Tirto, Rabu (21/1/2026) berjudul Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya?, seperti pada tautan ini, disebutkan pemerintah melalui Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah mematangkan persiapan seleksi CPNS 2026. Namun, belum ada informasi resmi mengenai jadwal, formasi, dan mekanisme pendaftaran.

    Alasannnya adalah masih dilakukan koordinasi antara instansi pusat dan daerah.

    Selain itu, melansir keterangan via Antaranews, Jumat (9/1/2026), talenta muda dan lulusan baru (fresh graduate) disebut menjadi target melalui perencanaan kebutuhan pegawai jangka panjang lima tahunan yang disusun kementerian dan lembaga.

    Selain itu, Tirto turut menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di sosial media. Tautan tersebut mengarah ke situs https://cpnsp3k.rhbapk.com/.

    Setelah ditelusuri, situs ini bukan merupakan bagian dari domain resmi pemerintah. Di dalam situs tersebut, ditemukan tampilan gambar yang serupa dengan unggahan yang beredar di media sosial.

    Situs itu juga memuat formulir pendaftaran CPNS/PPPK yang meminta pengguna untuk mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta menyetujui penerimaan pesan dari admin melalui aplikasi Telegram.

    Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak terafiliasi dengan portal resmi pemerintah merupakan indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai sarana komunikasi maupun pendaftaran tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS yang selama ini dilakukan melalui portal nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

    Baca juga:Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026Mendagri Tito Lantik 3 Pejabat di Lingkungan Kemendagri

    Kesimpulan

    Dengan demikian, klaim pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di media sosial tersebut tidak benar dan bersifat menyesatkan (false and misleading).

    Pihak Kemendagri melalui Biro SDM secara tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Akun penyebar klaim bukan merupakan akun resmi pemerintah, sementara tautan pendaftaran yang disertakan tidak terafiliasi dengan portal resmi seleksi CPNS.

    Baca juga:DPR Dorong Percepatan Perpindahan ASN ke IKN

    ===========

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31938) Hoaks Gibran Umumkan Bantuan Rp40 Juta Spesial Ramadhan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial, unggahan video yang mengklaim Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka umumkan bantuan untuk seluruh rakyat Indonesia yang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar hutang, modal usaha, atau keluhan ekonomi.

    ADVERTISEMENT

    Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Bantuan Rakyat Indonesia” (arsip) pada Senin (12/01/2026). Video berdurasi 20 detik itu menampilkan Gibran seolah-olah menawarkan bantuan untuk masyarakat. Keterangan pada video tersebut juga menyebutkan nominal bantuan sebesar Rp40 juta. Bantuan tersebut diklaim akan diberikan dengan cara yang cukup sederhana yaitu hanya dengan like, membagikan unggahan, dan menuliskan asal kota di kolom komentar pada unggahan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Assalamu’alaikum saya Gibran Rakabuming Raka, hari ini mengumumkan kepada seluruh rakyat yang sedang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar hutang, modal usaha, atau keluhan ekonomi. Bisa langsung cair dengan hanya like, share, dan komentar kamu dari kota mana. Sesimple itu, asal jangan digunakan untuk foya-foya, saya akan membantu,” begitu narasi yang diucapkan pada video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam keterangan unggahan juga diklaim bahwa bantuan sebesar Rp40 juta diberikan khusus untuk masyarakat karena mendekati bulan Ramadhan, “Khusus mendekati bulan suci Ramadhan, Anda yang beruntung, mendapatkan dana bantuan senilai Rp40.000.000 juta rupiah. Semoga bermanfaat buat Anda sekeluarga, terima kasih 🙏

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Special mendekati bulan suci Ramadhan tahun 2026.”

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (21/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 257 likes, 204 komentar, dibagikan sebanyak 7 kali dan 13 ribu kali ditayangkan. Dalam kolom komentar ditemukan banyak masyarakat yang memercayai informasi tersebut dan menuliskan kondisi ekonomi dan asal daerahnya.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook yang sama “Bantuan Rakyat Indonesia” ini dan ini. Klaim pada kedua unggahan tersebut memiliki kesamaan audio yaitu terkait bantuan Rp40 juta mendekati Ramadhan 2026 yang diumumkan oleh Gibran. Namun, terdapat perbedaan gambar visual yang ditayangkan, pada kedua video tersebut memperlihatkan Gibran menggunakan batik, tidak seperti video yang baru beredar. Di unggahan yang baru, Gibran terlihat memakai baju putih.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah klaim yang menyebutkan Gibran umumkan bantuan Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia spesial mendekati bulan Ramadhan 2026?

    Baca juga:Gibran Batal Kunjungan Kerja ke Yakuhimo dengan Alasan Keamanan

    periksa fakta Dana Bantuan Senilai Rp40 Juta.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk membuktikan kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan foto Gibran untuk profilnya dan hanya memiliki 4 pengikut. Dari situ terlihat jelas bahwa akun ini bukan akun asli milik Gibran. Adapun Facebook resmi Gibran yaitu “Gibran Rakabuming” memiliki pengikut sebanyak 369 ribu orang.

    Selanjutnya, Tirto mencermati video yang diunggah dengan seksama. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual, seperti gerakan bibir yang tidak sesuai dengan ucapan, serta bentuk wajah Gibran yang tidak proporsional.

    Hal mencurigakan lain, ditemukan unggahan dengan narasi yang sama terkait bantuan Rp40 juta yang ditawarkan Gibran pada akun tersebut. Namun, gambar Gibran yang terlihat, tampak menggunakan pakaian yang berbeda. Berbagai kejanggalan tersebut, menunjukkan indikasi bahwa konten dalam video yang beredar kemungkinan dibuat atau dimanipulasi dengan menggunakan teknologi akal imitasi (Artificial Intelligence).

    Kemudian, Tirto memeriksa keaslian video menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan, video yang memperlihatkan Gibran tengah mengumumkan bantuan Rp40 juta untuk masyarakat spesial mendekati bulan Ramadhan yang tersebar di media sosial tersebut memiliki kemungkinan 99,9 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi.

    Melansir Kompas.com, video Gibran menawarkan bantuan dana sebesar Rp40 juta juga pernah disebarkan oleh akun Facebook “Info Terkini Indonesia” pada 27 Agustus 2025. Syarat mendapatkan bantuan tersebut juga sama, yaitu pengguna media sosial diminta menekan tombol like, menyebarkan ulang video, dan menulis komentar dengan menyebut asal kota. Unggahan tersebut juga merupakan konten yang dimanipulasi dengan menggunakan AI.

    Video manipulasi tersebut juga kami temukan diunggah oleh akun Facebook “Bantuan Rakyat Indonesia”, namun keterangan video diubah menjadi bantuan spesial Ramadhan pada video ini. Gambar yang dipakai untuk membuat konten manipulatif tersebut adalah saat Gibran masih menjabat sebagai Walikota Solo. Gibran dalam video itu memakai batik coklat dengan motif serupa seperti dilansir oleh portal Joglo Semar.

    Dengan demikian video yang mengklaim Gibran memberikan bantuan spesial Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia mendekati bulan Ramadhan 2026 adalah tidak benar. Tirto pun tidak menemukan laporan kredibel terkait informasi Gibran mengumumkan bantuan tersebut. Gibran tidak pernah menawarkan ataupun memberikan bantuan uang sejumlah Rp40 juta, Rp25 juta, dan Rp20 juta seperti yang pernah ramai di media sosial.

    Gibran Rakabuming Raka tercatat pernah memberikan bantuan, namun dalam bentuk program Lapor Mas Wapres serta Bantuan Sosial (Bansos) beras dan sembako. Sebagaimana yang dilaporkan Antara Kalsel, bantuan yang diberikan Gibran baru-baru ini adalah bantuan 1000 paket sembako untuk korban banjir di Tebing Tinggi, pada Kamis (8/01/2026).

    Baca juga:Apa Itu Ptosis dan Kenapa Dikaitkan dengan Gibran serta Pandji?

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video Gibran mengumumkan penawaran bantuan Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia spesial mendekati Ramadhan 2026 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video yang beredar di media sosial adalah konten buatan AI dan merupakan konten fabrikasi. Selain itu, tidak ada berita kredibel atau informasi dari pemerintah yang memverifikasi informasi tersebut.

    Gibran tidak pernah memberi penawaran bantuan Rp40 juta khusus mendekati bulan Ramadhan 2026 kepada masyarakat.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31939) Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    tirto.id - Isu mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali mencuat dan menjadi perhatian publik setiap awal tahun. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar, terutama melalui media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Kali ini beredar sebuah unggahan yang memuat informasi pendaftaran CPNS untuk Kementerian Dalam Negeri 2026. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Lowongan kerja (arsip) pada Kamis (15/1/2026).

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Adapun pengunggah mengajak masyarakat untuk mendaftar menjadi pasukan pembina keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pendaftaran dimulai dari 11 Januari sampai dengan 7 Februari 2026. Pengunggah juga menyertakan tautan yang diklaim sebagai tautan pendaftaran.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam unggahan tersebut juga terdapat gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan teks “Pendaftaran CPNS Kementrian Dalam Negeri” serta waktu pendaftarannya yaitu "11 Januari-7 Februari 2026". Dalam gambar itu, juga disebutkan pembukaan lowongan ini diperuntukkan kepada lulusan SMA/sederajat, D3 dan S1 untuk penempatan seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Hoaks Pendaftaran CPNS Kemendagri 2026.

    Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 133 tanda reaksi, 27 komentar dan 11 kali dibagikan. Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di Tiktok, yaitu ini dan ini. Hanya saja, pada kedua unggahan tersebut gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, diganti menjadi video.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah Kementerian Dalam Negeri sudah membuka pendaftaran CPNS 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Periksa Fakta Tirto melakukan penelusuran untuk memverifikasi kebenaran klaim yang beredar di media sosial terkait pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2026. Penelusuran awal dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian serta menelusuri kanal komunikasi resmi milik Kemendagri.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut telah dibantah secara resmi oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendagri melalui akun Instagram resmi @birosdmkemendagri. Dalam unggahan klarifikasinya, Biro SDM Kemendagri menampilkan ulang gambar yang beredar di media sosial dengan tambahan stempel “hoaks”.

    Melalui unggahan tersebut, Biro SDM Kemendagri menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri periode 11 Januari hingga 7 Februari 2026 adalah tidak benar.

    Hingga saat ini, Kemendagri belum mengumumkan secara resmi adanya pembukaan seleksi CPNS untuk tahun 2026.

    Kemendagri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi resmi terkait seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk CPNS dan PPPK, hanya disampaikan melalui kanal resmi Kemendagri maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN), salah satunya melalui laman https://infocasn.kemendagri.go.id/.

    Dalam artikel Tirto, Rabu (21/1/2026) berjudul Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya?, seperti pada tautan ini, disebutkan pemerintah melalui Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah mematangkan persiapan seleksi CPNS 2026. Namun, belum ada informasi resmi mengenai jadwal, formasi, dan mekanisme pendaftaran.

    Alasannnya adalah masih dilakukan koordinasi antara instansi pusat dan daerah.

    Selain itu, melansir keterangan via Antaranews, Jumat (9/1/2026), talenta muda dan lulusan baru (fresh graduate) disebut menjadi target melalui perencanaan kebutuhan pegawai jangka panjang lima tahunan yang disusun kementerian dan lembaga.

    Selain itu, Tirto turut menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di sosial media. Tautan tersebut mengarah ke situs https://cpnsp3k.rhbapk.com/.

    Setelah ditelusuri, situs ini bukan merupakan bagian dari domain resmi pemerintah. Di dalam situs tersebut, ditemukan tampilan gambar yang serupa dengan unggahan yang beredar di media sosial.

    Situs itu juga memuat formulir pendaftaran CPNS/PPPK yang meminta pengguna untuk mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta menyetujui penerimaan pesan dari admin melalui aplikasi Telegram.

    Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak terafiliasi dengan portal resmi pemerintah merupakan indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai sarana komunikasi maupun pendaftaran tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS yang selama ini dilakukan melalui portal nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

    Baca juga:Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026Mendagri Tito Lantik 3 Pejabat di Lingkungan Kemendagri

    Kesimpulan

    Dengan demikian, klaim pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di media sosial tersebut tidak benar dan bersifat menyesatkan (false and misleading).

    Pihak Kemendagri melalui Biro SDM secara tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Akun penyebar klaim bukan merupakan akun resmi pemerintah, sementara tautan pendaftaran yang disertakan tidak terafiliasi dengan portal resmi seleksi CPNS.

    Baca juga:DPR Dorong Percepatan Perpindahan ASN ke IKN

    ===========

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31954) Hoaks Gibran Umumkan Bantuan Rp40 Juta Spesial Ramadhan 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial, unggahan video yang mengklaim Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka umumkan bantuan untuk seluruh rakyat Indonesia yang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar hutang, modal usaha, atau keluhan ekonomi.

    ADVERTISEMENT

    Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Bantuan Rakyat Indonesia” (arsip) pada Senin (12/01/2026). Video berdurasi 20 detik itu menampilkan Gibran seolah-olah menawarkan bantuan untuk masyarakat. Keterangan pada video tersebut juga menyebutkan nominal bantuan sebesar Rp40 juta. Bantuan tersebut diklaim akan diberikan dengan cara yang cukup sederhana yaitu hanya dengan like, membagikan unggahan, dan menuliskan asal kota di kolom komentar pada unggahan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Assalamu’alaikum saya Gibran Rakabuming Raka, hari ini mengumumkan kepada seluruh rakyat yang sedang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar hutang, modal usaha, atau keluhan ekonomi. Bisa langsung cair dengan hanya like, share, dan komentar kamu dari kota mana. Sesimple itu, asal jangan digunakan untuk foya-foya, saya akan membantu,” begitu narasi yang diucapkan pada video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam keterangan unggahan juga diklaim bahwa bantuan sebesar Rp40 juta diberikan khusus untuk masyarakat karena mendekati bulan Ramadhan, “Khusus mendekati bulan suci Ramadhan, Anda yang beruntung, mendapatkan dana bantuan senilai Rp40.000.000 juta rupiah. Semoga bermanfaat buat Anda sekeluarga, terima kasih 🙏

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Special mendekati bulan suci Ramadhan tahun 2026.”

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (21/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 257 likes, 204 komentar, dibagikan sebanyak 7 kali dan 13 ribu kali ditayangkan. Dalam kolom komentar ditemukan banyak masyarakat yang memercayai informasi tersebut dan menuliskan kondisi ekonomi dan asal daerahnya.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook yang sama “Bantuan Rakyat Indonesia” ini dan ini. Klaim pada kedua unggahan tersebut memiliki kesamaan audio yaitu terkait bantuan Rp40 juta mendekati Ramadhan 2026 yang diumumkan oleh Gibran. Namun, terdapat perbedaan gambar visual yang ditayangkan, pada kedua video tersebut memperlihatkan Gibran menggunakan batik, tidak seperti video yang baru beredar. Di unggahan yang baru, Gibran terlihat memakai baju putih.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah klaim yang menyebutkan Gibran umumkan bantuan Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia spesial mendekati bulan Ramadhan 2026?

    Baca juga:Gibran Batal Kunjungan Kerja ke Yakuhimo dengan Alasan Keamanan

    periksa fakta Dana Bantuan Senilai Rp40 Juta.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk membuktikan kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan foto Gibran untuk profilnya dan hanya memiliki 4 pengikut. Dari situ terlihat jelas bahwa akun ini bukan akun asli milik Gibran. Adapun Facebook resmi Gibran yaitu “Gibran Rakabuming” memiliki pengikut sebanyak 369 ribu orang.

    Selanjutnya, Tirto mencermati video yang diunggah dengan seksama. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual, seperti gerakan bibir yang tidak sesuai dengan ucapan, serta bentuk wajah Gibran yang tidak proporsional.

    Hal mencurigakan lain, ditemukan unggahan dengan narasi yang sama terkait bantuan Rp40 juta yang ditawarkan Gibran pada akun tersebut. Namun, gambar Gibran yang terlihat, tampak menggunakan pakaian yang berbeda. Berbagai kejanggalan tersebut, menunjukkan indikasi bahwa konten dalam video yang beredar kemungkinan dibuat atau dimanipulasi dengan menggunakan teknologi akal imitasi (Artificial Intelligence).

    Kemudian, Tirto memeriksa keaslian video menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan, video yang memperlihatkan Gibran tengah mengumumkan bantuan Rp40 juta untuk masyarakat spesial mendekati bulan Ramadhan yang tersebar di media sosial tersebut memiliki kemungkinan 99,9 persen mengandung konten AI alias konten fabrikasi.

    Melansir Kompas.com, video Gibran menawarkan bantuan dana sebesar Rp40 juta juga pernah disebarkan oleh akun Facebook “Info Terkini Indonesia” pada 27 Agustus 2025. Syarat mendapatkan bantuan tersebut juga sama, yaitu pengguna media sosial diminta menekan tombol like, menyebarkan ulang video, dan menulis komentar dengan menyebut asal kota. Unggahan tersebut juga merupakan konten yang dimanipulasi dengan menggunakan AI.

    Video manipulasi tersebut juga kami temukan diunggah oleh akun Facebook “Bantuan Rakyat Indonesia”, namun keterangan video diubah menjadi bantuan spesial Ramadhan pada video ini. Gambar yang dipakai untuk membuat konten manipulatif tersebut adalah saat Gibran masih menjabat sebagai Walikota Solo. Gibran dalam video itu memakai batik coklat dengan motif serupa seperti dilansir oleh portal Joglo Semar.

    Dengan demikian video yang mengklaim Gibran memberikan bantuan spesial Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia mendekati bulan Ramadhan 2026 adalah tidak benar. Tirto pun tidak menemukan laporan kredibel terkait informasi Gibran mengumumkan bantuan tersebut. Gibran tidak pernah menawarkan ataupun memberikan bantuan uang sejumlah Rp40 juta, Rp25 juta, dan Rp20 juta seperti yang pernah ramai di media sosial.

    Gibran Rakabuming Raka tercatat pernah memberikan bantuan, namun dalam bentuk program Lapor Mas Wapres serta Bantuan Sosial (Bansos) beras dan sembako. Sebagaimana yang dilaporkan Antara Kalsel, bantuan yang diberikan Gibran baru-baru ini adalah bantuan 1000 paket sembako untuk korban banjir di Tebing Tinggi, pada Kamis (8/01/2026).

    Baca juga:Apa Itu Ptosis dan Kenapa Dikaitkan dengan Gibran serta Pandji?

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video Gibran mengumumkan penawaran bantuan Rp40 juta untuk masyarakat Indonesia spesial mendekati Ramadhan 2026 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video yang beredar di media sosial adalah konten buatan AI dan merupakan konten fabrikasi. Selain itu, tidak ada berita kredibel atau informasi dari pemerintah yang memverifikasi informasi tersebut.

    Gibran tidak pernah memberi penawaran bantuan Rp40 juta khusus mendekati bulan Ramadhan 2026 kepada masyarakat.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan