• (GFD-2026-31883) [SALAH] Tolak Angin Mengandung Bahan Kimia yang Dapat Merusak Lambung

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    Akun X “DS_yantie” pada sabtu (17/1/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    Nemu di TokTok! Hati2 yang punya GERD. 

    Ternyata Tolak Angin itu mengandung Daun Cengkeh (Eugenol) yang biasa dipake buat obat nyeri otot gosok, pemakaian luar Pantes kadang bikin lambung rasanya kayak kebakar!

    Per Kamis (20/22/2026) video itu sudah ditonton 2,7 juta kali disukai 2.083 kali, dibagikan 378 kali dan menuai komentar 1.245 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Tolak Angin mengandung bahan kimia yang dapat merusak lambung” ke mesin pencari Google, Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.


    TurnBackHoax menelusuri kebenaran lebih lanjut. Diketahui, klaim Tolak Angin mengandung daun cengkeh yang berbahaya dan dapat merusak lambung adalah tidak benar. Daun cengkeh merupakan salah satu bahan alami dalam Tolak Angin yang justru berkhasiat untuk mengatasi masalah pencernaan. 


    Melansir dari suaramerdeka.com Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul saat itu, Irwan Hidayat, memastikan produk Tolak Angin Sido Muncul tidak mengandung senyawa etilen dan glikol yang diduga sebagai penyebab gagal ginjal akut.


    Sampai saat ini BPOM memastikan produk Tolak Angin aman dikonsumsi, menegaskan bahwa produk ini adalah jamu herbal terstandar yang diproduksi dengan standar ketat (CPOTB) dan tidak mengandung zat berbahaya seperti EG/DEG.

    Kesimpulan

    Faktanya, Tolak Angin aman dikonsumsi jika sesuai dengan dosis dan aturan pakai (setelah makan). Bahan-bahan di dalamnya, termasuk daun cengkeh, justru berkhasiat mengatasi mual, kembung, dan gangguan pencernaan jadi unggahan berisi narasi “Tolak Angin mengandung bahan kimia yang dapat merusak lambung” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31884) Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    tirto.id - Isu mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali mencuat dan menjadi perhatian publik setiap awal tahun. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar, terutama melalui media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Kali ini beredar sebuah unggahan yang memuat informasi pendaftaran CPNS untuk Kementerian Dalam Negeri 2026. Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Lowongan kerja (arsip) pada Kamis (15/1/2026).

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Adapun pengunggah mengajak masyarakat untuk mendaftar menjadi pasukan pembina keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pendaftaran dimulai dari 11 Januari sampai dengan 7 Februari 2026. Pengunggah juga menyertakan tautan yang diklaim sebagai tautan pendaftaran.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam unggahan tersebut juga terdapat gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan teks “Pendaftaran CPNS Kementrian Dalam Negeri” serta waktu pendaftarannya yaitu "11 Januari-7 Februari 2026". Dalam gambar itu, juga disebutkan pembukaan lowongan ini diperuntukkan kepada lulusan SMA/sederajat, D3 dan S1 untuk penempatan seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Hoaks Pendaftaran CPNS Kemendagri 2026.

    Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 133 tanda reaksi, 27 komentar dan 11 kali dibagikan. Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di Tiktok, yaitu ini dan ini. Hanya saja, pada kedua unggahan tersebut gambar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, diganti menjadi video.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah Kementerian Dalam Negeri sudah membuka pendaftaran CPNS 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Periksa Fakta Tirto melakukan penelusuran untuk memverifikasi kebenaran klaim yang beredar di media sosial terkait pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2026. Penelusuran awal dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian serta menelusuri kanal komunikasi resmi milik Kemendagri.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut telah dibantah secara resmi oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendagri melalui akun Instagram resmi @birosdmkemendagri. Dalam unggahan klarifikasinya, Biro SDM Kemendagri menampilkan ulang gambar yang beredar di media sosial dengan tambahan stempel “hoaks”.

    Melalui unggahan tersebut, Biro SDM Kemendagri menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri periode 11 Januari hingga 7 Februari 2026 adalah tidak benar.

    Hingga saat ini, Kemendagri belum mengumumkan secara resmi adanya pembukaan seleksi CPNS untuk tahun 2026.

    Kemendagri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi resmi terkait seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk CPNS dan PPPK, hanya disampaikan melalui kanal resmi Kemendagri maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN), salah satunya melalui laman https://infocasn.kemendagri.go.id/.

    Dalam artikel Tirto, Rabu (21/1/2026) berjudul Benarkah CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate? Ini Infonya?, seperti pada tautan ini, disebutkan pemerintah melalui Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah mematangkan persiapan seleksi CPNS 2026. Namun, belum ada informasi resmi mengenai jadwal, formasi, dan mekanisme pendaftaran.

    Alasannnya adalah masih dilakukan koordinasi antara instansi pusat dan daerah.

    Selain itu, melansir keterangan via Antaranews, Jumat (9/1/2026), talenta muda dan lulusan baru (fresh graduate) disebut menjadi target melalui perencanaan kebutuhan pegawai jangka panjang lima tahunan yang disusun kementerian dan lembaga.

    Selain itu, Tirto turut menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di sosial media. Tautan tersebut mengarah ke situs https://cpnsp3k.rhbapk.com/.

    Setelah ditelusuri, situs ini bukan merupakan bagian dari domain resmi pemerintah. Di dalam situs tersebut, ditemukan tampilan gambar yang serupa dengan unggahan yang beredar di media sosial.

    Situs itu juga memuat formulir pendaftaran CPNS/PPPK yang meminta pengguna untuk mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta menyetujui penerimaan pesan dari admin melalui aplikasi Telegram.

    Permintaan data pribadi melalui situs yang tidak terafiliasi dengan portal resmi pemerintah merupakan indikasi yang patut dicurigai. Selain itu, penggunaan aplikasi Telegram sebagai sarana komunikasi maupun pendaftaran tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS yang selama ini dilakukan melalui portal nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

    Baca juga:Hoaks Pendaftaran CPNS 2025/2026Mendagri Tito Lantik 3 Pejabat di Lingkungan Kemendagri

    Kesimpulan

    Dengan demikian, klaim pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 yang beredar di media sosial tersebut tidak benar dan bersifat menyesatkan (false and misleading).

    Pihak Kemendagri melalui Biro SDM secara tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Akun penyebar klaim bukan merupakan akun resmi pemerintah, sementara tautan pendaftaran yang disertakan tidak terafiliasi dengan portal resmi seleksi CPNS.

    Baca juga:DPR Dorong Percepatan Perpindahan ASN ke IKN

    ===========

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31885) [SALAH] Menkeu Purbaya Bakal Audit Kekayaan Luhut

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Rizky Andika” pada Minggu (18/1/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “SOROTAN PUBLIK TERTUJU KEPADA MENTERI PURBAYA SETELAH IA MENYATAKAN KESIAPANNYA UNTUK MENGAUDIT KEKAYAAN LUHUT BINSAR PANJAITAN SECARA TRANSPARAN MENYUSUL DUGAAN KETERKAITAN PT TOBA DENGAN PENGGUNDULAN HUTAN DI ACEH DAN SUMATERA SEHINGGA BANYAK MASYARAKAT YANG MENUNTUT KETERBUKAAN SEKALIGUS MENGINGATKAN AGAR LANGKAH INI DIJALANKAN SECARA CERMAT DAN TIDAK MENGANDUNG KEBOHONGAN SEDIKITPUN”

    Unggahan disertai takarir:

    “purbaya nekat”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa pada unggahan akun TikTok “fd.farell” [arsip].

    Per Kamis (22/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 17.800-an tanda suka, menuai 1.400-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 929 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Menkeu Purbaya bakal audit kekayaan Luhut” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan berita, antara lain:

    • Berita metrotvnews.com “Luhut Dukung Langkah Menkeu Purbaya Guyur Rp200 Triliun ke Perbankan”, tayang Kamis (16/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan mendukung langkah Menkeu Purbaya yang mengguyur dana Rp200 triliun ke perbankan. Menurutnya, langkah ini tepat untuk menggerakkan ekonomi.

    • Artikel antaranews.com “Harta kekayaan Luhut Pandjaitan menurut data LHKPN”, tayang Senin (11/11/2024). Artikel ini menyebut Luhut sebagai salah satu pejabat dengan kekayaan mencapai Rp1.043.709.886 (Rp1,04 triliun) pada laporan 22 Maret 2024 atau pada periodik 2023.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Menkeu Purbaya bakal audit kekayaan Luhut”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Menkeu Purbaya bakal audit kekayaan Luhut” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31886) [SALAH] Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 22/01/2026

    Berita

    Kanal YouTube “Ruang Baru” pada Kamis (8/1/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “HARI INI KITA DIHADAPKAN PADA SEBUAH TUDINGAN SERIUS YANG KEMBALI MENGEMUKA KE RUANG PUBLIK TEMUAN PURBAYA DAN KETUA PROGRES 98 FAISAL ASSEGAF SECARA TERBUKA MENYATAKAN BAHWA JOKO WIDODO DAN ISTRINYA IRIANA DIDUGA MEMILIKI 32 REKENING DI BANK ASING DENGAN TOTAL NILAI MENCAPAI $8.000.000 AS YANG MENJADI PERSOALAN BUKAN SEMATA JUMLAHNYA MELAINKAN KETIADAAN LAPORAN REKENING TERSEBUT DALAM LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA LHKPN MAUPUN DOKUMEN YANG DISAMPAIKAN KE KPU APAKAH HASIL KORUPSI?”

    Unggahan disertai takarir:

    “DIUNGKAP PURBAYA! HASIL KORUPSI JOKOWI DI SEMBUNYIKAN DI 32REKENING ASING? PERTAHUN SETOR KE PUTRA JKW”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di akun Facebook “Mini Kawo” [arsip].

    Per Kamis (22/1/2026) konten tersebut telah ditonton lebih dari 90.000-an kali dan mendapat lebih dari 1.100-an tanda suka dari pengguna YouTube lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar konten yang menampilkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa itu menggunakan Yandex Image. Hasil penelusuran mengarah ke video di akun Instagram “investortrust.id”, tayang Jumat (28/3/2025). Konteks asli video adalah momen Menkeu Purbaya sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LSP) mengatakan bahwa investor masih melihat prospek ekonomi Indonesia tetap positif.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Purbaya: hasil korupsi Jokowi disembunyikan di 32 rekening asing” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel liputan6.com “[Cek Fakta] Hoaks Jokowi Miliki Rekening Gendut di Luar Negeri”, tayang Oktober 2018.

    Diketahui, narasi mengenai “32 rekening Jokowi di luar negeri yang tidak dilaporkan ke KPU dan KPK” telah dibuktikan sebagai hoaks. Berdasarkan penelusuran KPK yang berkoordinasi dengan PPATK, tidak ditemukan adanya rekening atas nama Joko Widodo di luar negeri. KPK pun menyatakan Jokowi bersih.

    Kesimpulan

    Faktanya, penelusuran KPK yang berkoordinasi dengan PPATK membuktikan tidak adanya rekening atas nama Joko Widodo di luar negeri. Jadi, unggahan video berisi klaim “Purbaya ungkap hasil korupsi Jokowi disembunyikan di 32 rekening asing” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan