• (GFD-2026-32223) Hoaks Purbaya Bongkar Fakta Hidden Debt dan IKN Terancam Dijual

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial unggahan mengklaim utang tersembunyi Jokowi terbongkar dan Purbaya membuka fakta bahwa BUMN terancam tergadai serta 3.400 hektar tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dijual. Pengunggah mengklaim IKN terancam dijual untuk mendukung kekuasaan Gibran pada tahun 2029 karena Jokowi diam-diam berutang dan negara yang akan dikorbankan untuk melunasi utang tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Murshid 2” (arsip) pada Jum’at (30/01/2026). Dalam unggahan, terlihat gambar Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di bagian kiri depan dengan ekspresi marah dan menunjuk ke depan, sementara Joko Widodo digambarkan di bagian tengah dengan posisi menunduk dan tangan memegang kepala yang memberikan kesan sedang pusing atau tertekan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Lalu terdapat juga gambar Gibran Rakabuming Raka di sisi kanan dengan tangan terkatup seperti sedang meminta maaf. Tampak juga tokoh lain yaitu Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI di kiri belakang, dan Luhut Binsar Pandjaitan di kanan belakang.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Purbaya Naik Pitam. foto/hotline periksa fakta tirto

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Purbaya naik pitam! BUMN tergadai 3.400 hektar IKN dijual demi pelenggengan kekuasaan Gibran 2029, Jokowi diam-diam berhutang, negara dikorbankan untuk perlindungan?” Begitu narasi tertulis dalam gambar.

    Dalam unggahan juga disebutkan keterangan bahwa Purbaya membuka fakta terkait utang tersembunyi (hidden debt) di era Jokowi yang selama ini tidak dibuka ke publik. Utang tersebut mengancam BUMN untuk membuka risiko privatisasi dan gadai aset negara, sehingga megaproyek Ibu Kota Nusantara diklaim berpotensi dijual untuk menutup beban utang.

    Lantas, benarkah klaim yang menyebutkan Purbaya bongkar utang tersembunyi Jokowi dan sebut IKN terancam dijual?

    ADVERTISEMENT

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memeriksa kebenaran fakta, pertama-tama Tirto menelusuri klaim melalui mesin pencarian Google dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya bongkar hidden debt sebut IKN terancam dijual”. Hasilnya, penelusuran informasi terbaru per November 2025, narasi bahwa Purbaya Yudhi Sadewa membongkar hidden debt atau utang tersembunyi yang menyebabkan IKN terancam dijual tidak didukung oleh bukti berita yang akurat dan kredibel.

    Kemudian Tirto menganalisis gambar yang ditampilkan pada unggahan, hasil analisis menggunakan Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut bukanlah gambar asli melainkan gambar manipulasi yang dibuat dengan artificial intelegent (AI) dengan probabilitias mencapai 99,8 persen.

    Dilansir oleh YouTube Kompas, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pernah menyangkal informasi yang disebarkan oleh media asal Inggris “The Guardian” yang menyatakan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi "kota hantu" atau kota tak berpenghuni karena belum digunakan sebagaimana mestinya meskipun pembangunan dilakukan secara masif. Menanggapi hal itu, Purbaya justru memastikan bahwa IKN tidak akan terbengkalai karena pembangunan masih terus berjalan.

    Sampai saat artikel ini ditulis belum ditemukan informasi yang menyatakan bahwa Purbaya sebut IKN akan dijual justru IKN masih dalam tahap pembangunan.

    “Tapi yang jelas kita sudah setujui yang swasta yang bangun rumah di sana, ada berapa perusahaan begitu sepertinya tidak berhenti, masih jalan terus. Kita ikuti Presiden RI seperti apa,” begitu keterangan Purbaya pada 23 November 2025.

    Mengutip laman resmi Kompas.com, Jokowi memang pernah menyebut menjual tanah di IKN kepada investor pada Agustus 2023 sebagai bentuk investasi untuk mendorong pertumbuhan sebuah negara. Sebab, apabila hanya menggantungkan diri pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja, pertumbuhan dinilai akan sulit dicapai. Tidak ada informasi yang membenarkan bahwa 3.400 hektar tanah di IKN terancam dijual karena menutupi utang Jokowi seperti pada unggahan yang beredar.

    Sebagai informasi, sebagaimana dirujuk dari artikel Tirto, hingga akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo pada tahun 2024, posisi utang Indonesia berada di angka Rp8.813 triliun. Karena itu, berdasarkan perhitungan Bright Institute, posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 diperkirakan mencapai Rp 9.645 triliun.

    Dalam rangkuman artikel Tirto berjudul “Prabowo Banggakan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang di WTF”, Presiden RI Prabowo Subianto pada gelaran World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026) menyampaikan bahwa Indonesia dalam sejarah kepemimpinannya tidak pernah sekalipun gagal membayar utang. Rezim yang berkuasa selanjutnya, membayar utang rezim sebelumnya.

    Dengan demikian klaim yang menyatakan Purbaya marah atau menyebutkan bahwa 3.400 hektar IKN dijual karena menutupi hidden debt Jokowi dan mendukung kekuasan Gibran pada 2029 adalah klaim yang tidak berdasar dan tidak didukung dengan informasi kredibel.

    Kesimpulan

    Berdasarkan seluruh hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa Purbaya bongkar fakta utang tersembunyi Jokowi dan sebut 3400 hektar IKN terancam dijual adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Purbaya dalam pernyataannya justru mengatakan bahwa IKN tidak akan menjadi kota hantu karena pembangunan terus berjalan. Indonesia berhasil mengatasi utang pada era Jokowi seperti dikatakan Presiden Prabowo pada World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32224) Hoaks Kejagung Tetapkan Luhut Tersangka Kasus Korupsi Batu Bara

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah video di media sosial yang menarasikan bahwa Kejaksaan Agung telah menetapkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan sebagai tersangka kasus korupsi sumber daya alam dan batu bara.

    ADVERTISEMENT

    Video tersebut diunggah oleh akun Facebook “Manzz Cok” (arsip) pada 2 Februari 2026. Dalam video itu, ditampilkan potret Luhut Binsar Panjaitan disertai teks bertuliskan, “Kejagung menetapkan Luhut Binsar Panjaitan sebagai tersangka korupsi sumber daya alam dan batu bara.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Video tersebut juga disertai narasi bahwa Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan Gatot Nurmantyo untuk mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, untuk menentukan langkah hukum berkaitan dengan megakorupsi oleh Luhut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Luhut Disebut Jadi Tersangka.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantio ditelepon seniornya Menteri Pertahanan Jenderal Sjafri Syamsuddin untuk bisa mendampingi Menteri Keuangan Purbaya dalam menentukan langkah hukum untuk Luhut Panjaitan terkait isu megakorupsi yang dilakukan oleh Luhut Panjaitan,” ucap narator di dalam video.

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah memperoleh 2,3 ribu tanda suka dan 248 komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim?

    ADVERTISEMENT

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menguji kebenaran klaim tersebut, Tirto menelusuri pemberitaan di media arus utama serta pernyataan resmi dari lembaga penegak hukum terkait dugaan penetapan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai tersangka korupsi.

    Berdasarkan penelusuran, klaim serupa diketahui pernah beredar pada Oktober 2025 dan telah diverifikasi oleh sejumlah media. Kala itu, klaim tersebut dinyatakan tidak memiliki dasar dan tidak disertai bukti resmi.

    Sampai penelusuran ini dilakukan, Tirto tidak menemukan adanya pemberitaan dari media kredibel maupun pernyataan resmi Kejaksaan Agung atau lembaga pemerintah lainnya yang menyebutkan Luhut Binsar Pandjaitan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, baik terkait batu bara maupun perkara lain.

    Tidak juga ditemukan pemberitaan kredibel dan keterangan resmi yang menyatakan bahwa Sjafrie Sjamsoeddin meminta Gatot Nurmantyo untuk mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam merumuskan langkah hukum terkait dugaan megakorupsi yang dikaitkan dengan Luhut.

    Beberapa tahun lalu, nama Luhut memang sempat mencuat disebabkan laporan Global Witness yang berjudul “Luhut Pandjaitan dan Para Pembeli Tersembunyi”.

    Mengutip Tirto, dalam laporan tersebut Global Witness mengatakan transaksi bisnis Luhut "tak terungkap".

    Pada November 2016, Luhut menjual 62 persen saham Toba Bara, perusahaan tambang batu bara, ke Highland Strategic Holdings. 72 persen saham Toba Bara dimiliki Toba Sejahtera, yang saham mayoritasnya dikuasai Luhut.

    Fokus laporan itu tertuju pada tertutupnya transaksi tersebut. Pemilik akhir Highland Strategic Holdings tidak diketahui, demikian pula nilai pembeliannya, meskipun diperkirakan bernilai puluhan juta dolar AS.

    Masih mengutip Tirto, Luhut membantah laporan tersebut dan mengatakan laporan tersebut “ngarang”.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan dijadikan tersangka kasus korupsi batubara adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ditemukan pemberitaan kredibel maupun pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung atau instansi pemerintah lainnya yang mengonfirmasi penetapan tersebut, termasuk narasi mengenai keterlibatan Sjafrie Sjamsoeddin dan Gatot Nurmantyo dalam penentuan langkah hukum terkait Luhut.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32256) Hoaks Dana Bantuan DAP untuk Umat Kristen Disalurkan Kemensos

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/02/2026

    Berita

    tirto.id - Belakangan ini beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya program “Dana Bantuan Kesejahteraan Umat Kristen dan Katolik”. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa bantuan berasal dari Christian Direct Aid Program (DAP) Australia dan disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos), dengan nilai bantuan mencapai dua miliar rupiah.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan yang dibagikan oleh akun bernama “Dana Bantuan Umat Kristen dan Katolik” (arsip) itu juga mencantumkan nomor pendaftaran serta menampilkan logo sejumlah lembaga negara, seperti Kementerian Sosial RI, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Dari Christian DAP (Direct Aid Program) Australia Di Salurkan Melalui Kemensos Dengan Total Dana Bantuan Dari Rp.250,000.000,00 Juta Hingga Rp.2.000.000.000 Miliar. Dana Di Ajukan Sesuai Dengan Kebutuhan Para Umat KRISTEN DAN KATOLIK. Puji Tuhan Yesus Memberkati,” begitu keterangan dalam takarir.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Untuk mendapatkan bantuan, para calon pendaftar diarahkan untuk menghubungi nomor 0851-3503-6387.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah memperoleh 99 tanda suka dan 11 komentar. Klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook bernama “Bantuan Umat Kristen No Muslim” (arsip), di dalam unggahan tersebut, terdapat seorang pembawa acara sedang memberitakan bahwa terdapat pencairan dana DAP melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Hoaks Mahfud MD Sebut Pemerintah Adakan Bantuan Modal Usaha

    Periksa Fakta Dana Bantuan Kristen Katolik. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari keterangan resmi dari lembaga terkait. Dari pencarian di Google, Tirto menemukan artikel di situs Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah yang berjudul “Waspada! Kemenag Tegaskan Info Bantuan DAP Australia Atas Nama Bimas Kristen Adalah Hoaks”.

    Artikel tersebut membantah klaim bahwa terdapat bantuan Christian Direct Aid Program dari Australia. Ditjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung menegaskan bahwa Ditjen Bimas Kristen tidak pernah menerbitkan pengumuman, surat, ataupun informasi resmi seperti yang beredar di media sosial, termasuk klaim mengenai penyaluran bantuan dana dengan jumlah tertentu.

    “Dalam beberapa waktu terakhir kami menerima banyak laporan terkait penyebaran informasi palsu bantuan dana DAP dari Australia yang mengatasnamakan Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama. Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan,” jelas Jeane Marie Tulung.

    Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen menegaskan bahwa seluruh informasi resmi mengenai kebijakan, program, dan kerja sama Ditjen Bimas Kristen hanya dipublikasikan melalui situs resmi bimaskristen.kemenag.go.id serta akun media sosial resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak serta-merta memercayai informasi yang beredar melalui media sosial, pesan berantai, maupun dokumen digital yang tidak memiliki sumber jelas.

    “Kami mengimbau masyarakat agar selalu melakukan cek dan ricek informasi sebelum membagikannya. Jangan mudah percaya pada berita atau pengumuman yang tidak berasal dari kanal resmi,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Tirto menghubungi pihak Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memverifikasi klaim. Ketika dihubungi, Kepala Biro Humas Kementerian Sosial RI Devi Deliani menyatakan bahwa konten yang disebarkan oleh akun Facebook bernama “Bantuan Umat Kristen No Muslim” adalah konten buatan akal imitasi (AI).

    “Ini penipuan, pakai AI,” jelas Devi Deliani.

    Tirto lantas memperhatikan dengan seksama konten tersebut. Terdapat beberapa kejanggalan, seperti gerak bibir pembawa acara yang tidak sesuai dengan kata-kata yang diucapkan. Selain itu, gestur tubuh dalam video juga terlihat tidak natural, mulai dari pergerakan tangan hingga perubahan posisi kepala yang tampak kaku dan kurang selaras. Ketidaksinkronan ini menimbulkan dugaan awal adanya manipulasi visual menggunakan AI pada konten tersebut.

    Untuk mengecek manipulasi AI, Tirto menggunakan situs Hive Moderation, untuk mengukur persentase manipulasi AI dalam video. Hasilnya, persentase manipulasi AI adalah sebesar 41,3 persen.

    Baca juga:Hoaks BSU 2026 untuk Pemilik BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan

    Persentase manipulasi AI. foto/Hive Moderation

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan adanya bantuan dana DAP dari Australia kepada umat Kristen di Indonesia adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Ditjen Bimas Kristen menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks, seluruh informasi resmi mengenai kebijakan, program, dan kerja sama Ditjen Bimas Kristen hanya dipublikasikan melalui situs resmi bimaskristen.kemenag.go.id serta akun media sosial resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama.

    Pihak Kemensos juga menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar dan unggahan dimanipulasi oleh AI.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32125) Hoaks! Prabowo ingin jadikan Purbaya sebagai presiden

    Sumber:
    Tanggal publish: 04/02/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ingin menjadikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sebagai presiden pada tahun depan.

    Unggahan tersebut menampilkan klaim berupa percakapan yang seolah-olah terjadi antara Prabowo dan Purbaya.

    Dalam narasi itu disebutkan bahwa Prabowo menawarkan jabatan presiden kepada Purbaya dan menyatakan siap mengundurkan diri apabila tawaran tersebut diterima.

    Sementara itu, Purbaya diklaim menolak dengan alasan khawatir kondisi keuangan negara akan kembali tidak stabil jika ia meninggalkan jabatan Menteri Keuangan.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “Bikin geger jagat maya!! PR4BOWO ingin PURB4YA jadi PR3SIDEN tahun depan, PURB4YA mala menolak??

    PR4BOWO: PURB4YA!! Apakah kamu gak tertarik jadi PR3SIDEN?? Kalo kamu maju saya rela mundur pur..

    PURB4YA: Ngga dulu pak, saya m4kasih atas tawarannya, bukannya saya ngga mau, aku lebih kawatir. Kalo nanti saya keluar dari kursi menkeu takut keuang4n KOC4R-K4CIR lagi seperti dulu

    Kalo menurut kalian gimana, pak purb4ya lebih cocok jadi PR3siden apa menkeu???”

    Namun, benarkah Prabowo ingin jadikan Purbaya sebagai presiden tahun depan?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan kredibel yang menyebutkan bahwa Prabowo berencana menjadikan Purbaya sebagai presiden atau akan mengundurkan diri dari jabatannya.

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan amanah sebagai kepala negara.

    Dengan demikian, klaim bahwa Prabowo ingin menjadikan Purbaya sebagai presiden tahun depan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Prabowo ingin jadikan Purbaya sebagai presiden

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan