Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar artikel berbahasa Inggris yang seolah-olah menyebut Mahkamah Internasional menyatakan ijazah diploma Presiden ke-7 RI, Joko Widodo merupakan asli.
Berikut judul dalam tangkapan layar artikel tersebut:
“Breaking News: The Internasional Court Declared Joko Widodo’s Diploma Genuine”
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“BREAKING NEWS Mahkamah Internasional: Ijazah Jokowi asli”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli?
(GFD-2026-31455) Cek fakta, artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli
Sumber:Tanggal publish: 07/01/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Mahkamah Internasional tidak menangani kasus ijazah palsu Jokowi. Mahkamah ini didirikan untuk menangani sengketa antar negara, sehingga tidak akan ditemukan artikel seperti klaim dalam unggahan tersebut.
ANTARA juga menelusuri laman Better World Campaign yang logonya muncul pada tangkapan layar, tetapi tidak menemukan artikel dengan judul seperti itu.
Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan diketahui merupakan foto lain yang pernah dimuat VOA dengan keterangan para hakim memimpin pembukaan sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, pada 11 Januari 2024.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, tangkapan layar judul artikel tersebut merupakan hasil suntingan. Tidak ada pernyataan Mahkamah Internasional terkait ijazah Jokowi.
Klaim: Artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ANTARA juga menelusuri laman Better World Campaign yang logonya muncul pada tangkapan layar, tetapi tidak menemukan artikel dengan judul seperti itu.
Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan diketahui merupakan foto lain yang pernah dimuat VOA dengan keterangan para hakim memimpin pembukaan sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, pada 11 Januari 2024.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, tangkapan layar judul artikel tersebut merupakan hasil suntingan. Tidak ada pernyataan Mahkamah Internasional terkait ijazah Jokowi.
Klaim: Artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31454) Hoaks! Video tentara China mendarat di bandara Manado pada awal Januari
Sumber:Tanggal publish: 07/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video yang diunggah di Facebook pada 6 Januari menampilkan sejumlah orang berseragam militer turun dari pesawat, lalu dinarasikan seolah-olah “tentara China” mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado.
Selain itu, dalam videonya juga dinarasikan China ingin membuka kantor polisi di Indonesia.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“TENTARA CHINA TERANG – TERANGAN MENDARAT DI BANDARA SAM RATULANGI MANADO
NGAPAIN COBA TENTARA CHINA KE INDONESIA MAU PERANG APAH
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Sangat mencurigakan”
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
“Heboh China Tiongkok Buka Kantor Polisi Di Indonesia”
Namun, benarkah video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari?
Selain itu, dalam videonya juga dinarasikan China ingin membuka kantor polisi di Indonesia.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“TENTARA CHINA TERANG – TERANGAN MENDARAT DI BANDARA SAM RATULANGI MANADO
NGAPAIN COBA TENTARA CHINA KE INDONESIA MAU PERANG APAH
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Sangat mencurigakan”
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
“Heboh China Tiongkok Buka Kantor Polisi Di Indonesia”
Namun, benarkah video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak benar.
Divisi Humas Polri telah mengklarifikasi bahwa video itu merupakan rekaman kepulangan pasukan Brimob Polri yang selesai menjalankan tugas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz di Papua, bukan kedatangan tentara China.
Video serupa juga pernah beredar sebelumnya dan sudah pernah diklarifikasi di sini
Dengan demikian, narasi yang menyebut tentara China mendarat di Manado pada awal Januari 2026 dan akan membangun kantor polisi di Indonesia merupakan hoaks.
Klaim: Video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak benar.
Divisi Humas Polri telah mengklarifikasi bahwa video itu merupakan rekaman kepulangan pasukan Brimob Polri yang selesai menjalankan tugas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz di Papua, bukan kedatangan tentara China.
Video serupa juga pernah beredar sebelumnya dan sudah pernah diklarifikasi di sini
Dengan demikian, narasi yang menyebut tentara China mendarat di Manado pada awal Januari 2026 dan akan membangun kantor polisi di Indonesia merupakan hoaks.
Klaim: Video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31453) Cek fakta, video puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap
Sumber:Tanggal publish: 07/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) - Kabar mengenai banjir di berbagai wilayah Indonesia sudah menghiasi media massa maupun media sosial sejak Desember 2025 hingga awal 2026 ini.
Kalimantan menjadi salah satu daerah yang tak luput dari bencana hidrometeorolgi tersebut.
Di tengah gempuran informasi banjir itu, muncul sebuah rekaman yang mengklaim bahwa ada perumahan elit di wilayah Sosok, Kalimantan Barat, terendam air hingga setinggi atap rumah.
Cuplikan gambar tersebut beredar melalui media sosial TikTok sejak 29 Desember 2025.
Berikut isi narasi dalam unggahan video tersebut:
“Viral banjir di Sosok Kalbar sudah setinggi ini Tuhan tolong kami, puluhan rumah elit menjadi seketika menjadi lautan.”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah peristiwa dalam video tersebut terjadi di Kalimantan Barat?
Kalimantan menjadi salah satu daerah yang tak luput dari bencana hidrometeorolgi tersebut.
Di tengah gempuran informasi banjir itu, muncul sebuah rekaman yang mengklaim bahwa ada perumahan elit di wilayah Sosok, Kalimantan Barat, terendam air hingga setinggi atap rumah.
Cuplikan gambar tersebut beredar melalui media sosial TikTok sejak 29 Desember 2025.
Berikut isi narasi dalam unggahan video tersebut:
“Viral banjir di Sosok Kalbar sudah setinggi ini Tuhan tolong kami, puluhan rumah elit menjadi seketika menjadi lautan.”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Namun, benarkah peristiwa dalam video tersebut terjadi di Kalimantan Barat?
Hasil Cek Fakta
Faktanya, cuplikan itu merupakan rekaman banjir yang menghantam Kota Orenburg, Rusia, pada April 2024.
Informasi yang membenarkan kejadian di video tersebut berlangsung di Rusia, dapat ditemukan di sini.
ANTARA turut mendapatkan rekaman pendukung yang menunjukkan kondisi perumahan di Orenburg, saat diterjang banjir pada 2024. Memang saat itu, ketinggian air mencapai atap rumah. Rekaman itu dapat dilihat di sini dan di sini.
Dalam catatan ANTARA, banjir itu membuat lebih dari 13.500 orang dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di Rusia.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Narasi yang menyatakan bahwa video TikTok itu menggambarkan banjir di Sosok, Kalbar, adalah hoaks.
Klaim: Video, puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi yang membenarkan kejadian di video tersebut berlangsung di Rusia, dapat ditemukan di sini.
ANTARA turut mendapatkan rekaman pendukung yang menunjukkan kondisi perumahan di Orenburg, saat diterjang banjir pada 2024. Memang saat itu, ketinggian air mencapai atap rumah. Rekaman itu dapat dilihat di sini dan di sini.
Dalam catatan ANTARA, banjir itu membuat lebih dari 13.500 orang dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di Rusia.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Narasi yang menyatakan bahwa video TikTok itu menggambarkan banjir di Sosok, Kalbar, adalah hoaks.
Klaim: Video, puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@doedimulyadi977/video/7589230042366954773?_r=1&_t=ZS-92dl7Y6ubaf
- https://africacheck.org/fact-checks/meta-programme-fact-checks/viral-video-shows-flooded-homes-russian-village-not-kenyas?__cf_chl_tk=c4XhGbnSiEj6XmD.N7Q9ys6cOrQ505VzPnnz8WDfXFw-1767675203-1.0.1.1-uMCnnMvFJpzSzcvKZXhzO1nfrXVkD88l6daxm68IIZg
- https://www.tiktok.com/@creativesocietystlouis/video/7357341101172280622?is_from_webapp=1&sender_device=pc
- https://x.com/EuromaidanPR/status/1779088136619917680
(GFD-2026-31452) Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Penerima BLT 2026 Online Rp 900 Ribu
Sumber:Tanggal publish: 07/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Januari 2025.
Klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu berupa tulisan sebagai berikut.
"Penerima BLT dapat melakukan cek BLT Rp 900 ribu 2026 secara online melalui situs resmi Kemensos di bawah ini."
Unggahan tersebut menyertakan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
"https://klik11.register-ri.com/?fbclid=IwY2xjawPKvoRleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETF2SDREOWVhaTd4SFlHdFN0c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHtpRliP0UfKwd40Yipv-t8wFsj3okMFs-J8XNZdLeaiwpWkCDBgiEHtMV-qJ_aem_qgjZYFvVjqOX0frJtVHyFQ"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta sejumlah identitas, berupa nama dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu, peneluruan mengarah pada artikel berjudul "Marak Hoaks Cek Bansos BLT 900 Ribu, Simak Cara Mudah yang Aman" yang dimuat situs liputan6.com, pada 5 Desember 2025.
Artikel situs liputan6.com menyebutkan, pengecekan dapat dilakukan melalui situs web resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi seluler "Cek Bansos".
Penelusuran juga mengarah pada pengumuman berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial" yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Sosial, Kemensos.go.id.
Berikut pengumumannya:
"Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalanya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah."
Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya.
Mari saling ingatkan dan lebih kritis terhadap informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Sosial RI agar kita terhindar dari hoaks maupun modus penipuan lainnya katanya menambahkan."
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk cek penerima BLT 2026 online Rp 900 ribu tidak benar.
Pengecekan dapat dilakukan melalui situs web resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi seluler "Cek Bansos".
Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial.
Rujukan
Halaman: 29/7237


