(GFD-2021-8723) Keliru, Klaim Lagu Bengawan Solo Dinyanyikan Pada Penutupan Olimpiade Tokyo 2020
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 11/08/2021
Berita
Pesan berantai berisi video yang diklaim merupakan penampilan lagu Bengawan Solo pada penutupan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, beredar.
Video yang dikirim bersamaan dengan narasi "Bengawan Solo pada Penutupan Olympiade 2021 di TOKYO" ini memang memperlihatkan seorang penyanyi yang menyanyikan lagu Bengawan Solo di atas panggung dengan diiringi sejumlah penari. Beberapa lirik lagu ini juga dinyanyikan dalam bahasa cina.
Benarkah penampilan penyanyi dengan lagu Bengawan Solo ini berlangsung di upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020?
Tangkapan layar unggahan yang mengklaim videopenampilan lagu Bengawan Solo di upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video menjadi beberapa bagian foto tersebut dengan menggunakan tool InVid. Selanjutnya penelusuran dilakukan dengan menggunakan tools seperti reverse image tools Google dan Yandex.
Hasilnya, video di atas merupakan video lawas yang pernah diunggah akun Youtube, Youpidou Channel pada 02 Oktober 2019. Akun dengan menambahkan keterangan “Esther Helen - Bengawan Solo (Indonesia) @Nanning International Folk Song Art Festival 2019”. Lagu Bengawan Solo ini sendiri dinyanyikan Esther Helen pada acara Nanning International Folk Song Art Festival 2019
Esther Helen sendiri diketahui merupakan penyanyi dari ajang pencarian bakat China Got Talent 2019. Ia menyanyikan lagu yang sama pada acara tersebut dengan salah satu penyanyi asal China, Cai Guoqing. Acara ini juga mengunggah videonya di akun Youtube Canxing Media Official Channel pada 20 Oktober 2019.
Dikutip dari chinahighlights, Nanning International Folk Song Art Festival merupakan acara festival tahunan seni lagu rakyat yang diselenggarakan di Kota Nanning, China. Festival ini meliputi acara budaya, pariwisata, dan perdagangan bisnis.
Penyanyi rakyat dari luar Guangxi serta dari negara lain selalu diundang ke Festival Seni ini. Semuanya penyanyi akan diminta untuk menampilkan lagu-lagu daerah mereka yang mendapatkan inspirasi dari banyak orang. Mereka tampil di panggung yang sama, bertukar pandangan dan keterampilan, serta berbagi lagu-lagu ceria yang mengalir dengan budaya etnik, modern, dan global. Sejak tahun 2004, acara ini telah diselenggarakan pada periode yang sama dengan Pameran China-ASEAN. Festival ini memainkan peran penting dalam komunikasi antara Guangxi dan provinsi lain, Cina dan negara lain.
Sementara upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 sendiri diselenggarakan pada Ahad, 08 Agustus 2021. Closing ceremony ini berlangsung di Stadion Olimpiade Tokyo pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Berdasarkan tayangan Champions TV yang dibagikan oleh vidio.com pada acara yang berdurasi 2 jam 15 menit 14 detik itu terlihat tidak ada lagu Bengawan Solo yang dinyanyikan di sepanjang acara penutupan.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, pesan berantai yang membagikan video diklaim merupakan pementasan lagu Bengawan Solo pada penutupan Olimpiade 2021 di Tokyo, Jepang, keliru. Video tersebut merupakan video lawas yang pernah diunggah pada 02 Oktober 2019 dan diketahui merupakan bagian dari acara Nanning International Folk Song Art Festival 2019. Dilansir dari ditayangkan Champions TV dan dibagikan oleh vidio.com pada acara yang berdurasi 2 jam 15 menit 14 detik itu terlihat tidak ada lagu Bengawan Solo yang dinyanyikan di sepanjang acara penutupan.
TIM CEKFAKTA TEMPO
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/bengawan-solo
- https://www.tempo.co/tag/olimpiade-tokyo
- https://www.youtube.com/watch?v=g8-gBryKFbw
- https://www.instagram.com/estherhelen13/?hl=id
- https://www.youtube.com/watch?v=uWzOCbn_--Q%20
- https://www.chinahighlights.com/festivals/international-folk-song-festival.htm
- https://www.vidio.com/watch/2253606-full-closing-ceremony-olympic-games-tokyo-2020
(GFD-2021-7389) [SALAH] Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2021
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 11/08/2021
Berita
“Yang punya putra putri senang berorganisasi…
Silahkan daftar…
URGENTLY NEEDED !!!
Dibutuhkan segera Crew (Runner) sebanyak 900 orang untuk Event PON XX Papua 2021 bulan September – Oktober 2021
Kualifikasi:
• Pria & Wanita
• Usia Max 33 tahun
• Min SMA(Sederejat)
• Domisili JABODETABEK
• Melampirkan Sertivikat Vaksin Covid-19 ke 1 & 2
Job Desc:
• Membantu terlaksananya Event PON XX Papua 2021 dalam hal persiapan kontingen dalam kesehariannya.
• Bersedia membantu segala proses pelaksanaan sesuai dengan SOP yang berlaku
Benefit:
• Gaji UMR Jakarta( Rp. 4.500.000/bulan)
• Tiket Akomodasi PP
• Test Swab PCR
• Disediakan Mess(Tempat Tinggal)
• Makan 3x dalam sehari
• Diberikan Kaos & Sepatu event
(wajib membawa bawahan celana panjang bahan berwarna hitam)
Note:
• Project ini hanya 2 bulan, pemberangkatan awal September 2021 sampai akhir Oktober 2021.
• Pinalti berlaku bagi mereka yang melanggar ketentuan SOP yang ada.
• Diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan, membantu & melayani.
_• CV, Pas Foto, & Sertifikat Vaksin ke 1&2 dapat dikirimkan ke arieumaya9@gmail.com
Informasi lebih lanjut:
*WA: 08119938227(Arie)
Lumayan menyaksikan Indonesia Timur yang indah…..”
Silahkan daftar…
URGENTLY NEEDED !!!
Dibutuhkan segera Crew (Runner) sebanyak 900 orang untuk Event PON XX Papua 2021 bulan September – Oktober 2021
Kualifikasi:
• Pria & Wanita
• Usia Max 33 tahun
• Min SMA(Sederejat)
• Domisili JABODETABEK
• Melampirkan Sertivikat Vaksin Covid-19 ke 1 & 2
Job Desc:
• Membantu terlaksananya Event PON XX Papua 2021 dalam hal persiapan kontingen dalam kesehariannya.
• Bersedia membantu segala proses pelaksanaan sesuai dengan SOP yang berlaku
Benefit:
• Gaji UMR Jakarta( Rp. 4.500.000/bulan)
• Tiket Akomodasi PP
• Test Swab PCR
• Disediakan Mess(Tempat Tinggal)
• Makan 3x dalam sehari
• Diberikan Kaos & Sepatu event
(wajib membawa bawahan celana panjang bahan berwarna hitam)
Note:
• Project ini hanya 2 bulan, pemberangkatan awal September 2021 sampai akhir Oktober 2021.
• Pinalti berlaku bagi mereka yang melanggar ketentuan SOP yang ada.
• Diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan, membantu & melayani.
_• CV, Pas Foto, & Sertifikat Vaksin ke 1&2 dapat dikirimkan ke arieumaya9@gmail.com
Informasi lebih lanjut:
*WA: 08119938227(Arie)
Lumayan menyaksikan Indonesia Timur yang indah…..”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah pesan berantai di whatsapp yang berisi lowongan pekerjaan sebagai Crew Runner sebanyak 900 orang untuk event PON XX Papua 2021 selama september hingga oktober 2021. Dalam pesan tersebut juga tertera bahwa akan mendapatkan gaji sesuai UMR Jakarta.
Berdasarkan penelusuran, Ketua 2 PB PON, Roi Letlora setelah dihubungi pewarta membantah adanya lowongan tersebut.
“Hoax, itu tidak benar. Kami juga sedang mencari sumber awalnya darimana,” ucap Roi.
Roi juga menambahkan jika memang ada lowongan kerja yang diperlukan, semua informasi sudah tertera di situs PB PON yaitu www.ponxx2020papua.com
Berdasarkan penelusuran, Ketua 2 PB PON, Roi Letlora setelah dihubungi pewarta membantah adanya lowongan tersebut.
“Hoax, itu tidak benar. Kami juga sedang mencari sumber awalnya darimana,” ucap Roi.
Roi juga menambahkan jika memang ada lowongan kerja yang diperlukan, semua informasi sudah tertera di situs PB PON yaitu www.ponxx2020papua.com
Kesimpulan
Lowongan palsu. Ketua 2 PB PON, Roi Letlora mengatakan bahwa lowongan kerja yang beredar di whatsapp tersebut adalah palsu.
Rujukan
(GFD-2021-7390) [SALAH] Bantuan Rp500 Ribu dari Kementerian Sosial RI
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 11/08/2021
Berita
Kementerian Sosial
kondisi:
Pekerja yang bekerja atau menganggur
Bukan TKI
Anda harus warga negara Indonesia
Klik di sini untuk berpartisipasi 👇
https://einfowhatee.xyz/i/Nationalday/?
bantuan kementerian sosial
kondisi:
Pekerja yang bekerja atau menganggur
Bukan TKI
Anda harus warga negara Indonesia
Klik di sini untuk berpartisipasi 👇
https://einfowhatee.xyz/i/Nationalday/?
bantuan kementerian sosial
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook mengunggah foto narasi yang menyatakan bahwa Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) membagikan bantuan sebesar Rp500 ribu untuk masyarakat dengan syarat mengisi sebuah kuisioner. Terlihat bahwa narasi tersebut beredar melalui media sosial Whatsapp.
Namun setelah dilakukan penelusuran, narasi bantuan tersebut ternyata hoaks. Melihat dari tautannya saja, narasi tersebut dapat disimpulkan bukan merupakan tautan resmi dari Kemensos RI.
Kemensos RI melalui akun Instagram resminya pun telah membantah kabar ini. Dalam unggahannya, pihak Kemensos RI menyatakan bahwa tidak ada bantuan senilai Rp500 ribu untuk masyarakat dengan syarat mengisi survey.
“Pesan tersebut adalah hoaks. Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs web untuk pendaftaran penerima bonus dana bantuan covid-19 sebesar Rp.500.000.”
Kemensos RI menegaskan bahwa sebagai upaya penanganan dampak pandemi dan selama PPKM berlangsung, pemerintah melalui Kemensos RI mengeluarkan Program-Program Perlindungan Sosial, yakni PKH, Program Kartu Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Beras, serta mendirikan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak.
Untuk mengecek kepesertaan bantuan sosial dapat melalui situs web https://cekbansos.kemensos,go.id
Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan bantuan senilai Rp500 ribu dari Kemensos dengan mengisi survey adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Namun setelah dilakukan penelusuran, narasi bantuan tersebut ternyata hoaks. Melihat dari tautannya saja, narasi tersebut dapat disimpulkan bukan merupakan tautan resmi dari Kemensos RI.
Kemensos RI melalui akun Instagram resminya pun telah membantah kabar ini. Dalam unggahannya, pihak Kemensos RI menyatakan bahwa tidak ada bantuan senilai Rp500 ribu untuk masyarakat dengan syarat mengisi survey.
“Pesan tersebut adalah hoaks. Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs web untuk pendaftaran penerima bonus dana bantuan covid-19 sebesar Rp.500.000.”
Kemensos RI menegaskan bahwa sebagai upaya penanganan dampak pandemi dan selama PPKM berlangsung, pemerintah melalui Kemensos RI mengeluarkan Program-Program Perlindungan Sosial, yakni PKH, Program Kartu Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Beras, serta mendirikan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak.
Untuk mengecek kepesertaan bantuan sosial dapat melalui situs web https://cekbansos.kemensos,go.id
Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan bantuan senilai Rp500 ribu dari Kemensos dengan mengisi survey adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)
Faktanya, tidak ada jenis bantuan dengan mengisi survey dari Kemensos RI. Hal ini pun telah ditegaskan melalui akun Instagram resmi dari Kemensos RI.
Faktanya, tidak ada jenis bantuan dengan mengisi survey dari Kemensos RI. Hal ini pun telah ditegaskan melalui akun Instagram resmi dari Kemensos RI.
Rujukan
(GFD-2021-8720) Keliru, Pesan Berantai Soal Bukti Ilmiah Penularan Virus Corona dari dokter Erlina Burhan
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 10/08/2021
Berita
Sebuah pesan berantai yang diklaim dari Dr. dr Erlina Burhan SpP (K) Ketua PDPI Jaya SIE Ilmiah PDPI Pusat beredar di WhatsApp. Pesan ini berisi petunjuk dari pusat pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC USA) tentang bukti ilmiah terkini perihal penularan virus corona.
Pesan ini juga menjabarkan tingkat risiko penularan Covid yang ditentukan berdasarkan golongan darah dan lokasi penularannya.
"Orang bergolongan darah A akan mengalami gejala yang berat karena struktur Covid19 mirip dengan antigen B. Orang bergolongan darah AB bisa selamat bila terpapar jumlah virus yang tidak terlalu banyak, bila virulensi virus tinggi dikuatirkan tidak bisa selamat karena AB tidak memiliki antibodi. Orang bergolongan darah B dan O akan aman-aman saja, pemilik darah B cenderung menjadi OTG dan pemilik darah O pasti selamat karena memiliki antibodi yang paling kuat dari semua golongan darah," demikian sebagian narasi yang terdapat dalam pesan berantai tersebut.
Tangkapan layar pesan berantai yang diklaim sebagai jurnal ilmiah dari dr Erlina Burhan.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula mengidentifikasi beberapa informasi terkait klaim yang dibagikan pada pesan berantai. Pertama jenis ruang menentukan resiko penyebaran dan kedua jenis golongan darah menentukan rentan penyebaran covid 19.
Namun, sebelumnya, dikutip dari laporan cekfakta kompas, dr Erlina Burhan yang dicatut namanya dalam pesan berantai membantah telah menulis pesan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah menulis apapun yang dinarasikan dalam unggahan tersebut.
Klaim 1: Resiko Penyebaran Berdasarkan Ruang
Dikutip dari situs Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) , model penyebaran Covid-19 atau virus SARS-CoV-2 diketahui memiliki beberapa cara berbeda. Virus umumnya dapat menyebar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi dalam partikel cairan kecil ketika mereka batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bernapas. Partikel-partikel ini berkisar dari tetesan pernapasan yang lebih besar hingga aerosol yang lebih kecil.
Bukti saat ini menunjukkan bahwa virus menyebar terutama di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat satu sama lain, biasanya dalam jarak 1 meter (jarak pendek). Seseorang dapat terinfeksi ketika aerosol atau tetesan yang mengandung virus terhirup atau bersentuhan langsung dengan mata, hidung, atau mulut.
Virus ini juga dapat menyebar di lingkungan dalam ruangan yang berventilasi buruk dan/atau ramai, di mana orang cenderung menghabiskan waktu lebih lama. Ini karena aerosol tetap melayang di udara atau bergerak lebih jauh dari 1 meter (jarak jauh). Orang juga dapat terinfeksi dengan menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi virus saat menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa membersihkan tangan.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr dr Eka Ginanjar, SpPD mengatakan, pada prinsipnya, droplet yang mengandung virus akan ada di permukaan, sebagai contoh di permukaan meja. Klaim risiko penularan sangat rendah saat melakukan aktivitas di luar rumah, dikatakan Eka ada benarnya.
Namun, tetap saja harus memperhatikan protokol kesehatan. Hal itu dikarenakan ruangan terbuka memiliki sirkulasi udara yang bagus dan pancaran sinar matahari yang bagus. Sementara di ruang tertutup seperti kantor, tempat ibadah, aula bioskop, gym atau teater beresiko tinggi lantaran jika tidak memenuhi beberapa aspek seperti sirkulasi tidak lancar, kurang sinar matahari, kepadatan dalam ruangan, kebersihannya, dan lain sebagainya.
Dilansir dari Suara.com, William Schaffner, seorang profesor penyakit menular di Vanderbilt University mengatakan virus corona lebih mudah ditransmisikan ketika berada di area tertutup, di mana hanya ada sedikit ventilasi atau ruang untuk aliran udara. Ini terutama berlaku untuk ruang kecil, seperti lift. Dalam ruang tertutup yang begitu rapat tanpa aliran udara yang kuat untuk waktu singkat, sangat mungkin akan terpapar.
Laporan TEMPO yang melansir dari Healthline juga mencatat ada beberapa tempat berisiko tinggi penularan Covid-19 yaitu seperti angkutan umum, salon, bar, kolam renang umum dan pantai, ruang konser, gereja, teater dan tempat kerja.
Klaim 2 : Jenis Golongan Darah Menentukan Kerentanan Penyebaran Covid 19
Dikutip dari laporan Harvard Medical School, golongan darah tidak terkait dengan perburukan gejala yang parah pada orang yang dites positif COVID-19. Laporan peneliti Harvard Medical School yang berbasis di Rumah Sakit Umum Massachusetts ini telah diterbitkan dalam Annals of Hematology. Laporan ini menghilangkan klaim laporan sebelumnya yang menunjukkan korelasi antara golongan darah tertentu dan COVID-19.
Peneliti HMS di Mass General meluncurkan penyelidikan mereka sendiri dengan menggambar pada database besar dari Registry Data Pasien Penelitian sistem Mass General Brigham Health. Populasi penelitian dari 1.289 pasien dewasa bergejala, yang dites positif COVID-19 dan golongan darahnya didokumentasikan, diambil dari lebih dari 7.600 pasien bergejala di lima rumah sakit di wilayah Boston, termasuk Mass General dan Brigham and Women's Hospital, yang dirawat mulai Maret. 6& hingga 16 April tahun ini.
Hasilnya tidak ada koneksi jenis golongan darah menentukan rentan penyebaran. Tidak ada hubungan yang signifikan antara golongan darah dan memburuknya penyakit, antara golongan darah dan kebutuhan rawat inap, persyaratan posisi untuk pasien selama intubasi, atau penanda inflamasi.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr dr Eka Ginanjar, SpPD mengatakan, siapa saja bisa terpapar covid 19. Klaim yang menyatakan penularan Covid-19 dilihat dari golongan darah adalah tidak benar. Berkaitan dengan golongan darah itu tidak benar, semua golongan darah memiliki potensi sama.
Dr. Sakthivel Vaiyapuri, seorang profesor di University of Reading di Inggris mengatakan lebih baik mengabaikan artikel apa pun yang belum diteliti dengan benar oleh peer review dan diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang ketat. Fakta bahwa penelitian terkait jenis golongan darah menentukan resiko tertular tampaknya belum mempertimbangkan beberapa parameter lain yang mungkin bisa mengubah kesimpulan sepenuhnya. Selain itu, mereka tidak melihat efek apa pun di satu rumah sakit yang mereka analisis. Jadi penelitian ini terlalu spekulatif, dan data tidak kuat untuk membuat kesimpulan yang tegas. Orang-orang tidak perlu panik berdasarkan hasil penelitian ini.
Dilansir dari laporan penelitian Christopher A. Latz dkk yang diterbitkan US National Library of Medicine National Institutes of Health, diketahui jika tidak ada hubungan jenis golongan darah dengan tingkat kerentanan terhadap covid-19. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara golongan darah ABO dengan tingkat keparahan COVID-19 ini mendapatkan temuan bahwa golongan darah ABO tidak memiliki korelasi dengan tes positif.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan cekfakta TEMPO, klaim pesan berantai yang menyebutkan petunjuk dari pusat pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC USA) tentang bukti ilmiah terkini perihal penularan virus corona berdasarkan ruang dan jenis golongan darah, keliru. dr Erlina Burhan yang dicatut namanya dalam pesan berantai pun telah membantah pesan tersebut hasil tulisannya.
Klaim terkait risiko penularan berdasarkan tempat tertentu pun keliru, William Schaffner, seorang profesor penyakit menular di Vanderbilt University mengatakan virus corona lebih mudah ditransmisikan ketika berada di area tertutup, di mana hanya ada sedikit ventilasi atau ruang untuk aliran udara. Dalam ruang tertutup yang begitu rapat tanpa aliran udara yang kuat untuk waktu singkat, sangat mungkin akan terpapar.
Termasuk klaim risiko penularan berdasarkan golongan darah. Sebab, Laporan Harvard Medical School menyebuktan, golongan darah tidak terkait dengan perburukan gejala yang parah pada orang yang dites positif COVID-19. Laporan
Rujukan
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/08/170500365/klarifikasi-informasi-soal-bukti-ilmiah-terkini-terkait-penularan-covid-19?page=all
- https://www.who.int/news-room/q-a-detail/coronavirus-disease-covid-19-how-is-it-transmitted
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/08/170500365/klarifikasi-informasi-soal-bukti-ilmiah-terkini-terkait-penularan-covid-19?page=all
- https://www.suara.com/health/2020/06/03/093137/ini-risiko-tertular-covid-19-di-dalam-ruangan-vs-di-luar-ruangan?page=all
- https://cantik.tempo.co/read/1353955/penularan-covid-19-berisiko-tinggi-terjadi-di-7-tempat-ini/full&view=ok
- https://hms.harvard.edu/news/covid-19-blood-type
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/08/170500365/klarifikasi-informasi-soal-bukti-ilmiah-terkini-terkait-penularan-covid-19?page=all
- https://www.politifact.com/article/2020/mar/23/experts-warn-against-accepting-link-between-blood-/%20
- https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7354354/
Halaman: 6507/7971



