(GFD-2026-32864) Hoaks! Video puluhan roket hantam kantor Netanyahu
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di media sosial Facebook menampilkan puluhan roket yang diklaim menghantam kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Dalam video tersebut terlihat sejumlah roket meluncur menuju sebuah kawasan bangunan yang disebut sebagai kantor Netanyahu.
Narasi dalam unggahan itu menyatakan bahwa kantor Perdana Menteri Israel menjadi sasaran puluhan roket dalam serangan terbaru di Israel.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Puluhan roken hantam kantor PM Netanyahu
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Semoga Iran menang, Amin”
Namun, benarkah video tersebut menunjukkan puluhan roket yang menghantam kantor Benjamin Netanyahu?
Dalam video tersebut terlihat sejumlah roket meluncur menuju sebuah kawasan bangunan yang disebut sebagai kantor Netanyahu.
Narasi dalam unggahan itu menyatakan bahwa kantor Perdana Menteri Israel menjadi sasaran puluhan roket dalam serangan terbaru di Israel.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Puluhan roken hantam kantor PM Netanyahu
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Semoga Iran menang, Amin”
Namun, benarkah video tersebut menunjukkan puluhan roket yang menghantam kantor Benjamin Netanyahu?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan bukti maupun informasi kredibel yang membenarkan klaim bahwa video tersebut memperlihatkan serangan Iran ke kantor Perdana Menteri Israel.
Pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan bahwa unggahan video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Selain itu, tidak ditemukan laporan dari media internasional kredibel yang menyebutkan adanya peristiwa puluhan roket yang menghantam kantor Netanyahu seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Sebelumnya, memang terdapat laporan mengenai serangan rudal yang menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 2 Maret 2026. Mengutip laporan The Sunday Guardian berjudul “Israel–Iran War: IRGC Claims Missile Attack on Netanyahu’s Office, Explosions Heard Over Jerusalem)”, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah meluncurkan sejumlah rudal ke berbagai sasaran strategis milik pemerintah dan militer Israel.
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan beberapa lokasi penting, termasuk kawasan Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem.
Namun, video yang beredar di media sosial tersebut tidak dapat dipastikan sebagai rekaman asli dari peristiwa tersebut karena terindikasi kuat sebagai konten buatan AI.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut menunjukkan puluhan roket yang menghantam kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merupakan informasi yang keliru atau hoaks.
Rating: Puluhan roket hantam kantor Netanyahu
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan bahwa unggahan video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Selain itu, tidak ditemukan laporan dari media internasional kredibel yang menyebutkan adanya peristiwa puluhan roket yang menghantam kantor Netanyahu seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Sebelumnya, memang terdapat laporan mengenai serangan rudal yang menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 2 Maret 2026. Mengutip laporan The Sunday Guardian berjudul “Israel–Iran War: IRGC Claims Missile Attack on Netanyahu’s Office, Explosions Heard Over Jerusalem)”, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah meluncurkan sejumlah rudal ke berbagai sasaran strategis milik pemerintah dan militer Israel.
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan beberapa lokasi penting, termasuk kawasan Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem.
Namun, video yang beredar di media sosial tersebut tidak dapat dipastikan sebagai rekaman asli dari peristiwa tersebut karena terindikasi kuat sebagai konten buatan AI.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut menunjukkan puluhan roket yang menghantam kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merupakan informasi yang keliru atau hoaks.
Rating: Puluhan roket hantam kantor Netanyahu
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-32865) Hoaks! Video evakuasi penumpang pesawat di Israel saat serangan Iran
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video yang beredar di Instagram menampilkan proses evakuasi penumpang dari sebuah pesawat yang dipenuhi asap.
Unggahan tersebut disertai narasi yang menyebutkan bahwa evakuasi terjadi di Israel setelah serangan rudal Iran menargetkan sebuah bandara.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Evakuasi penumpang Israel yang menaiki maskapai American airline, setelah serangan rudal Iran menargetkan bandara Israel hari ini”
Namun, video tersebut menunjukkan evakuasi penumpang pesawat di Israel akibat serangan Iran?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan tersebut disertai narasi yang menyebutkan bahwa evakuasi terjadi di Israel setelah serangan rudal Iran menargetkan sebuah bandara.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Evakuasi penumpang Israel yang menaiki maskapai American airline, setelah serangan rudal Iran menargetkan bandara Israel hari ini”
Namun, video tersebut menunjukkan evakuasi penumpang pesawat di Israel akibat serangan Iran?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah maupun laporan media kredibel yang menyebutkan adanya evakuasi penumpang pesawat di Israel akibat serangan Iran.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa peristiwa dalam video tersebut sebenarnya terjadi ketika sebuah pesawat American Airlines mengalami kerusakan saat bersiap lepas landas menuju Miami pada 27 Juli 2025 sekitar pukul 14.45 waktu setempat.
Kerusakan tersebut menyebabkan bagian belakang pesawat terbakar dan menimbulkan kepulan asap tebal di sekitar pesawat.
Petugas kemudian mengevakuasi seluruh penumpang melalui seluncuran darurat. Beberapa video dari lokasi kejadian memperlihatkan kepanikan penumpang yang berusaha menyelamatkan diri melalui seluncuran darurat di tengah kepulan asap.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam insiden tersebut, satu orang mengalami luka dan segera dibawa ke rumah sakit. Petugas pemadam kebakaran kemudian berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.10 waktu setempat.
Dengan demikian, klaim yang menyebut bahwa video tersebut menunjukkan evakuasi penumpang pesawat di Israel akibat serangan Iran merupakan informasi yang tidak benar atau keliru.
Klaim: Video evakuasi penumpang pesawat di Israel saat serangan Iran
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa peristiwa dalam video tersebut sebenarnya terjadi ketika sebuah pesawat American Airlines mengalami kerusakan saat bersiap lepas landas menuju Miami pada 27 Juli 2025 sekitar pukul 14.45 waktu setempat.
Kerusakan tersebut menyebabkan bagian belakang pesawat terbakar dan menimbulkan kepulan asap tebal di sekitar pesawat.
Petugas kemudian mengevakuasi seluruh penumpang melalui seluncuran darurat. Beberapa video dari lokasi kejadian memperlihatkan kepanikan penumpang yang berusaha menyelamatkan diri melalui seluncuran darurat di tengah kepulan asap.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam insiden tersebut, satu orang mengalami luka dan segera dibawa ke rumah sakit. Petugas pemadam kebakaran kemudian berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.10 waktu setempat.
Dengan demikian, klaim yang menyebut bahwa video tersebut menunjukkan evakuasi penumpang pesawat di Israel akibat serangan Iran merupakan informasi yang tidak benar atau keliru.
Klaim: Video evakuasi penumpang pesawat di Israel saat serangan Iran
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-32866) [SALAH] Video "Ratusan Tentara Israel Ditangkap Iran"
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 13/03/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pengecekan untuk memastikan keaslian video yang beredar dengan menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99% dibuat dengan bantuan AI.
TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci "ratusan tentara Israel ditangkap Iran" ke mesin pencarian Google. Sejauh penelusuran, tidak terdapat pemberitaan atau informasi kredibel terkait klaim tersebut.
Kesimpulan
Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99%. Dengan demikian konten yang menarasikan "ratusan tentara Israel ditangkap Iran" adalah konten palsu (fabricated content).
Rujukan
(GFD-2026-32867) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Pembuatan SIM Online Gratis
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online dan gratis. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 6 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Kabar baik !!
Pemerintah melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia menghadirkan layanan pembuatan SIM secara online dan GRATIS untuk periode tertentu.
Kini Anda dapat mendaftar dengan mudah melalui aplikasi resmi Digital Korlantas POLRI tanpa perlu antre panjang di kantor pelayanan.
✅ Pendaftaran online
✅ Proses mudah & cepat
✅ Tanpa biaya (sesuai ketentuan yang berlaku)
#SIMGratis #SIMOnline #PelayananPublik #KorlantasPOLRI"
Postingan menyertakan poster berisi tulisan sebagai berikut:
"PEMBUATAN & PERPANJANGAN SIM GRATIS
Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat kini hadir program pembuatan dan perpanjangan SIM GRATIS tanpa biaya administrasi
- Proses mudah
- Pelayanan cepat
- Syarat sederhana
Segera manfaatkan kesempetan ini dan lakukan pendaftaran sekarang juga!"
Unggahan disertai menu pengajuan SIM. Saat menu tersebut diklik, mengarah pada halaman situs tertentu yang meminta sejumlah identitas pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran pembuatan SIM online dan gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran pembuatan SIM online dan gratis. Penelusuran mengarah ke unggahan dari Korlantas Polri melalui akun Instagram resminya @korlantaspolri.ntmc.
Dalam unggahannya, Korlantas menyatakan informasi yang beredar di media sosial bahwa ada pembuatan SIM gratis dan seumur hidup tidaklah benar.
"Sahabat lantas, terkait berita yang beredar bahwa ada pembuatan SIM gratis dan seumur hidup, itu hoaks ya," demikian pernyataan Korlantas Polri yang dikutip pada Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020, seluruh penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib disetor ke kas negara. Tujuannya untuk menunjang pembangunan nasional.
Lalu mengapa SIM tidak seumur hidup? Berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 86 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3), SIM berfungsi:
(1) sebagai bukti kompetensi mengemudi
(2) sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor yang memuat keterangan identitas lengkap pengemudi
(3) data pada registrasi pengemudi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian.
Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi, seperti website atau layanan informasi dari kepolisian.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran pembuatan SIM online dan gratis, tidak benar.
Halaman: 240/7794



.jpg)