• (GFD-2025-27777) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Promo Token Listrik Gratis Bantuan Subsidi Energi

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Juli 2025.
    Klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, berupa tulisan sebagai berikut.
    "Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Kontrak Subsidi Energi 2025 Daftar dan dapatkan promo token listrik gratis link pendaftaran di bawah šŸ‘‡šŸ‘‡"
    Unggahan klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi menyeratakan menu pendaftaran, jika menu tersebut diklik terhubung pada link berikut.
    "https://ckl1.nextandjoin.com/?fbclid=IwY2xjawLYcB9leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFOU3ZiWkpncXMzMzVROXJmAR5rBBfjI5A2FeXZEjjiD4POFDaJqOwTibYHXpAC9D1CIcsJqeIRprFFyQgnaw_aem_uUpfPdmRnO9EN5b0OtiFmQ"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas mulai dari nama, profinsi dan nomor Telegram.
    Benarkah Klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
    Ā 

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.comĀ menelusuri klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi, menggunakan Google Search dengan kata kuncil 'pendaftaran subsidi listrik', hasilnya tidak ada informasi yang merujuk terkait pemberian subsidi listrik dari PLN.
    Penelusuran dilanjutkan dengan menghubungi pihak PLN dan menyebut informasi tersebut hoaks.
    Situs yang berasal dari link unggahan tersebut menyebutkan, pendaftaran diskon 50 persen.Ā 
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, terkait dengan kebijakan tarif listrik, PLN memang memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen periode Januari dan Februari 2025, untuk pelanggan dengan daya dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah.
    Gregorius mengungkapkan, diskon tarif listrik tersebut langsung bisa dinikmati masyarakat tanpa melakukan regitrasi baik untuk pelanggan pascabayar dan prabayar.
    "Diskon 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis dan tanpa perlu mendaftar dan tanpa biaya. Pelanggan tidak perlu melakukan registrasi," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Jumat (27/9/2024).

    Kesimpulan


    Hasil penelusuranĀ Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran promo token listrik gratis bantuan subsidi energi tidak benar.
    PLN dan menyebut informasi tersebut hoaks, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PTĀ PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, terkait dengan kebijakan tarif listrik, PLN memang memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen periode Januari dan Februari 2025, untuk pelanggan dengan daya dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah.
    Gregorius mengungkapkan,Ā diskon tarif listrikĀ tersebut langsung bisa dinikmati masyarakat tanpa melakukan regitrasi baik untuk pelanggan pascabayar dan prabayar.
  • (GFD-2025-27776) [SALAH] Kaisar Jepang Sepakat Kirim Pesawat Militer Bantu Iran

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Beredar video pendek [arsip] dari akun YouTube ā€œBerita Masukā€ pada Minggu (29/6/2025) yang menampilkan foto pesawat militer bernomor 203. Terlihat sejumlah orang menyambut kedatangan pesawat militer tersebut dengan narasi:

    Kais4r jep4ng sepakat kirim pesawat militer menuju iran!

    Setelah china kini giliran jepang. terlihat kirimkan pesawat mil1ter ke iran diduga berikan bantuan keamanan militer.

    Gimana menurut kalian?

    Sejak diunggah Minggu (29/6/2025) video itu telah ditonton lebih dari 4 juta kali, disukai lebih dari 20 ribu kali dan menuai lebih dari 1 ribu komentar per Senin (7/7/2025).

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta tempo.co.

    Tempo menelusuri kebenaran klaim menggunakan Google Lens dan membandingkannya dengan berita dari media kredibel. Hasilnya, video itu bukan pesawat militer Jepang untuk membela Iran.

    Pesawat dalam video tersebut sebenarnya adalah pesawat angkut militer model Kawasaki C-2 yang sedang dipamerkan di Dubai Airshow pada tahun 2017.

    Situs Aviation International News pada Minggu (12/11/2017) melaansir, pesawat jet Kawasaki Heavy Industries C-2 itu melakukan penampilan internasional pertamanya di Dubai Airshow. Pesawat yang memiliki kemampuan angkut strategis dan taktis tersebut menjadi bagian Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF).

    Selanjutnya, C-2 juga berpartisipasi dalam Royal International Air Tattoo pada 2018, Australian International Airshow dan Paris Air Show (2019).

    Sehubungan dengan konflik Israel dan Iran, Jepang memang telah menempatkan pesawat militernya dalam keadaan siaga. Tetapi pesawat itu bukan untuk membela Iran, melainkan untuk mengevakuasi warganya yang tinggal di negara tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, pesawat dalam video tersebut adalah pesawat angkut militer model Kawasaki C-2 yang sedang dipamerkan di Dubai Airshow pada tahun 2017.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27775) [SALAH] Megawati Menjerit karena Skandal Korupsi Indosat dan Jual Pulau Diusut KPK

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Kanal YouTube ā€œKajianOnlineā€ pada Selasa (3/6/2025) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    ā€œMegawati MENJERIT Skandal Korupsi Indosat & Jual Pulau Diusut KPK! Pantas Mega TOLAK Perampasan Asetā€.

    Hingga Senin (7/7/2025) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 50 ribu kali dan disukai hampir 700 akun.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menonton video berdurasi 15 menit 38 detik itu dari awal hingga akhir. Isinya terdapat cuplikan wawancara kader PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak setuju dengan RUU Perampasan Aset.

    Menurut Ahok, RUU tersebut berpotensi disalahgunakan karena harta dan aset yang disita dari koruptor bisa jadi tidak digunakan untuk kepentingan rakyat dan negara, tetapi dikorupsi kembali oleh para pejabat Indonesia.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci ā€œjual pulau diusut KPKā€ ke mesin pencari Google. Tidak ada laporan resmi dan berita kredibel yang membahas KPK tengah menangani kasus ini.

    Penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan berikut:

    gemapos.id ā€œAparat Hukum Diminta Usut Tuntas Kasus Penjualan Pulau di Situs Onlineā€ yang tayang Rabu (25/6/2025). Wakil Ketua Komisi IV DPR RI mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas perihal informasi pulau-pulau Indonesia yang dijual secara bebas di situs online.
    voi.id ā€œKemendagri Dalami Informasi Empat Pulau di Anambas yang Diduga Dijual di Situs Daringā€ yang tayang Minggu (22/6/2025). Pemberitaan ini berisi respon Kemendagri yang tidak mengetahui adanya pulau-pulau Indonesia yang dijual di laman daring, dan saat ini tengah mendalami isu tersebut.

    TurnBackHoax juga memasukkan kata kunci ā€œkorupsi Indosat diusut KPKā€ ke mesin pencari Google. Penelusuran teratas mengarah ke sejumlah pemberitaan tahun 2022 dan sebelumnya sebagai berikut:

    beritasatu.com ā€œKPK Jadwalkan Periksa Petinggi Indosat Terkait Kasus Gratifikasi di Sidoarjoā€ yang tayang April 2022,
    jpnn.com ā€œUsut Kasus Korupsi, KPK Garap Petinggi Indosatā€ yang juga tayang pada April 2022, dan
    antaranews.com ā€œMAKI sampaikan cara negara dapat kuasai Indosatā€ tayang pada November 2021.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim ā€œMegawati menjerit karena skandal korupsi Indosat dan penjualan pulau diusut KPKā€ merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27774) [SALAH] Kapal Tanker Terbakar karena Iran Melarang Selat Hormuz untuk Dilewati

    Sumber: X/Twitter
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Pada Senin (23/6/2025) beredar video di X (arsip cadangan) oleh akun ā€œPPQSIā€ (@PPQSI_) dengan narasi:

    ā€œSebuah kapal tanker minyak besar terbakar di Selat Hormuz. Iran mengatakan bahwa tidak ada kapal yang akan melewati Selat Hormuz kecuali Iran memberikan izin. Bab al-Mandab sudah ditutup oleh Houthi. Laut Arab kini dalam bahaya. Semua pengiriman di laut ini mulai berhenti."

    di unggahannya. Narasi ini mengaitkan dengan konflik Iran - Israel yang per artikel ini disusun masih berlangsung.

    Per arsip cadangan dibuat, unggahan tersebut sudah dilihat 472 ribu kali, mendapatkan 53 jawaban, dibagikan ulang 695 kali, dan disukai oleh 3.6 ribu pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim menggunakan perkakas (tool) InVID WeVerify yang memfragmentasi video ke dalam bentuk gambar/foto untuk mencari bingkai utama (Keyframe), yang kemudian digunakan untuk melakukan pencarian gambar (image search) menggunakan Google Lens.

    Hasil penelusuran mengarahkan ke beberapa sumber unggahan foto dan video yang mirip dengan konteks informasi yang benar, salah satunya foto di artikel oleh situs Splash247.com terbitan 17 Juni 2025. Situs ini menginformasikan bahwa Adalynn, kapal tanker yang terlihat terbakar di video yang disebarkan oleh akun X ā€œ@PPQSI_ā€, terbakar karena bertabrakan dengan kapal tanker lainnya yaitu Front Eagle VLCC pada 17 Juni 2025 di pelabuhan Khor Fakkan di Teluk Oman.

    Sumber lain yang membagikan dalam bentuk video adalah akun ā€œShipspotter Hayri YAYā€ (@shipspotter_hayriyay) di Instagram pada 17 Juni 2025 dan akun ā€œEd Finley–Richardsonā€ (@ed_fin) di X pada 17 Juni 2025.

    Untuk mengkoroborasi mendukung unggahan oleh sumber-sumber di atas, pencarian menggunakan kata kunci ā€œadalynn front eagle collisionā€ di Google Videos menghasilkan video yang diunggah di berbagai platform media sosial. Selain itu, menggunakan kata kunci yang sama di Google News menghasilkan berbagai artikel oleh sumber-sumber otoritatif dan kredibel.

    Kesimpulan

    Unggahan tersebut masuk ke kategori konten yang menyesatkan (misleading content), faktanya kapal tanker yang terbakar di video yang disebarkan penyebabnya adalah karena bertabrakan dengan kapal lain.

    Rujukan