• (GFD-2025-27781) Keliru: Video Pertempuran Iran-Israel pada 6 Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    SEBUAH video beredar di TikTok [arsip] dan Facebook yang diklaim sebagai pertempuran antara Iran dan Israel kembali meletus pada 6 Juli 2025.

    Video itu memperlihatkan sejumlah pesawat tempur meluncurkan rudal dan mengebom sebuah kota di malam hari. Serangan itu disebut terjadi di Iran pada Minggu 06 Juli 2025.



    Namun, benarkah video itu memperlihatkan serangan ke Iran pada 6 Juli 2025?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video tersebut menganalisis visual dan menggunakan aplikasi pendeteksi konten akal imitasi (AI). Hasilnya, video tersebut tidak hasil manipulasi akal imitasi (AI).



    Tempo menemukan tanda air bertuliskan Veo di sudut kanan bawah. Veo adalah sebuah model kecerdasan buatan generatif milik Google yang dapat membuat video berdasarkan input teks yang dimasukkan pengguna. 

    Baru-baru ini, Google merilis Veo 3, model generatif video yang mampu menghasilkan gambar bergerak lengkap dengan suara latar, efek ambient, hingga dialog karakter yang sinkron dengan gerakan bibir.



    Pemindaian menggunakan Zhuque AI Detection Assistant juga menyatakan bahwa video yang beredar sekitar 60,34 persen melibatkan konten buatan AI. Aplikasi pendeteksi konten AI tersebut dikembangkan Tencent Zhuque Lab, yang didirikan perusahaan raksasa teknologi Cina, Tencent.

    Tidak Ada Serangan Terbaru ke Iran pada 6 Juli 2025

    Iran dan Israel masih menjalani gencatan senjata hingga 6 Juli 2025. Dikutip dari Institute for the Study War, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tampil pertama kali di depan publik sejak ia dipindahkan ke tempat aman sebelum serangan israel pada 13 Juni 2025. Khamenei menghadiri upacara keagamaan umum untuk festival Syiah Ashura di Masjid Imam Khomeini Hosseinyeh di Teheran pada tanggal 5 Juli.

    Ashura adalah hari raya keagamaan Syiah yang penting untuk mengenang cucu Nabi Muhammad, Imam Hossein. Khamenei menyatakan bahwa Iran "tidak akan pernah menyerah" kepada Israel selama upacara tersebut, yang konsisten dengan pesan Iran pascaperang.

    Selain itu, Iran memanfaatkan forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Brasil, 6 sampai 7 Juli 2025. Menurut Aljazeera, Iran menuntut agar AS dan Israel bertanggung jawab atas serangan ke negara mereka selama 12 hari.

    Iran mendapat dukungan negara-negara BRICS+ yang beranggotakan Rusia dan Cina. Mereka menyatakan serangan ke Iran tanpa persetujuan PBB itu termasuk pelanggaran hukum internasional.

    Sementara, pihak Israel berusaha mendekati Rusia melalui komunikasi tingkat tinggi, menurut laporan Anadolu Agency. Menteri Pertahanan Israel menyatakan sedang menyiapkan cara untuk menekan pengembangan nuklir Iran.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan perang antara Israel dan Iran yang terjadi tanggal 6 Juli 2025, adalah klaim keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27780) [SALAH] Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    Akun Youtube “Adhi Japan” pada Senin (30/6/2025) mengunggah video [arsip] yang berisi narasi:

    “China Kejutkan Dunia: Pesawat Militernya Bawa Bantuan Tembus Blokade israel ke Gaza Tanpa Hambatan”

    Per Selasa (8/7/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 36 kali, disukai 1 kali, dibagikan ulang 5 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri lebih lanjut dengan cara memasukkan gambar screenshot lewat Google Lens. Diketahui gambar tersebut merupakan potongan video yang berasal dari momen Jet tempur Mesir dan China terbang di atas Piramida Giza selama latihan udara gabungan yang sedang berlangsung antara Mesir dan China.

    Video serupa juga dimuat dalam akun Instagram dengan nama pengguna ahmed.attarr yang diunggah pada Jumat (2/5/2025). Keberadaan pesawat tersebut merupakan bagian dari latihan angkatan udara gabungan di Mesir bertajuk Eagle of Civilization, yang diadakan pada akhir April 2025.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Pesawat Bantuan China Untuk Gaza Lewat Wilayah Israel” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)
  • (GFD-2025-27779) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Perlihatkan Ronaldo Tiba di Pemakaman Diogo Jota

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan pesepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, tiba di pemakaman Diogo Jota, pemain Liverpool yang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada Kamis (3/7/2025).

    Ronaldo merupakan rekan senegara Jota di tim nasional Portugal.

    Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu perlu diluruskan karena informasinya keliru.

    Video yang diklaim menunjukkan Ronaldo tiba di pemakaman Diogo Jota dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Sabtu (5/7/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    CR7 tiba di pemakaman Diogo Jota

    Dalam video itu, tampak Ronaldo keluar dari mobil dan dikerumuni orang. Dia terus melangkah membelah kerumunan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video itu dengan teknik reverse image search dan kombinasi kata kunci terkait.

    Hasilnya, video yang sama ditemukan di TikTok dan diunggah oleh akun ini pada 3 Juni 2023. Takarir atai caption video menyebutkan bahwa video itu menunjukkan Ronaldo berkunjung ke Singapura.

    Kunjungan Ronaldo ke Singapura diberitakan oleh sejumlah media arus utama, salah satunya CNA pada 2 Juni 2023.

    Foto-foto yang dipublikasikan CNA sesuai dengan video TikTok yang diklaim kedatangan Ronaldo di Singapura.

    Artikal CNA menyebutkan, Ronalda dikerubungi penggemarnya saat ia mengunjungi Singapore Botanic Gardens.

    Cristiano Ronaldo juga dipastikan tidak datang ke pemakaman Diogo Jota. Ronaldo mengaku khawatir kedatangannya akan mengganggu prosesi pemakaman, sebab dilakukan di kota kecil, Gondomar.

    CR7 tidak mau sorotan media terhadapnya mengganggu kesakralan pemakaman Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan Ronaldo tiba di pemakaman Diogo Jota perlu diluruskan.

    Video itu menunjukkan momen Ronaldo dikerubungi penggemarnya saat berkunjung ke Singapura pada 2023, bukan kedatangannya di pemakaman Diogo Jota.

    Cristiano Ronaldo juga dipastikan tidak datang ke pemakaman Diogo Jota.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27778) [HOAKS] Obama Marah karena Trump Ikut Campur Perang Israel-Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama diklaim marah kepada Presiden AS yang kini menjabat, Donald Trump karena ikut campur perang Israel dan Iran.

    Trump terlibat dengan memerintahkan serangan bom di tiga fasilitas nuklir Iran pada 21 Juni 2025.

    Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan udara pada 13 Juni 2025. Iran membalas serangan dengan mengirim rudal.

    Belakangan, kedua negara telah sepakat gencatan senjata.

    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video Obama disebarkan dengan konteks keliru.

    Video Obama marah karena Trump ikut campur perang antara Israel dan Iran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 26 Juni 2025:

    BARACK OBAMAMantan presiden ASMARAH TERHADAP DONALD TRUMPKarena ikut campur terhadap Israel ps iran

    Sementara, berikut teks yang tertera dalam video:

    Barack Obama marah besar kepada Donald Trump karena ikut campur per4ng Iran vs Israel Trump hanyaingin mengorbankan rakyat yg tak bersalah bukan cinta Amerika

     

    Hasil Cek Fakta

    Dalam video, Obama menyinggung sikap Trump dalam mengatasi pandemi Covid-19 ketika menjabat sebagai presiden AS.

    Ia menilai bahwa Trump melepas tanggung jawab dan tidak peduli pada rakyat yang sekarat.

    Berikut terjemahan perkataan Obama:

    Saya tidak tahu apakah orang ingat ini. Saya mengingatnya karena saya memperhatikan. Orang-orang sekarat, rumah sakit kami dibanjiri. Sia adalah presiden Amerika Serikat dan pada suatu ketika dia berkata: saya tidak bertanggung jawab sama sekali.

    Saya tidak yakin ada presiden Amerika mana pun pernah mengucapkan kata-kata itu. Tetapi itulah gagasannya tentang kebebasan. Saya melakukan apa yang saya inginkan dan saya tidak bertanggung jawab atas apa pun.

    Kami memiliki gagasan yang lebih luas: kebebasan kami percaya pada kebebasan untuk menafkahi keluarga kami, untuk menafkahi keluarga kami jika kami mau bekerja, kebebasan untuk menghirup udara bersih dan meminum air bersih, serta menyekolahkan anak-anak kami tanpa perlu khawatir mereka akan pulang ke rumah.

    Kami percaya bahwa kebebasan yang sesungguhnya memberi kita semua hak untuk mengambil keputusan mengenai hidup kita sendiri, dan mengharuskan kita untuk mengakui orang lain memiliki kebebasan untuk membuat pilihan yang berbeda dengan pilihan yang mungkin kita ambil.

    Pidato lengkap Obama diunggah di kanal YouTube MSNBC pada 20 Oktober 2024.

    Obama menyampaikan dukungannya terhadap Kamala Harris dalam rangkaian kampanye yang diadakan di Las Vegas.

    Ia bicara mengenai pandangan liberal dan kebebasan yang dimaknai tanpa melepas tanggung jawab. Lantas, mencontohkan tindakan Trump dalam menghadapi pandemi Covid-19.

    Klip perkataan Obama dapat dilihat di menit ke-25 detik ke-29.

    Dari keseluruan pidato, tidak ada ucapan Obama yang menyinggung mengenai perang antara Israel dan Iran.

    Pasalnya, perang itu memanas pada Juni 2025 dan keterlibatan AS terjadi pada 21 Juni 2025, melalui bom yang dijatuhkan di Iran.

    Kesimpulan

    Pidato Obama pada Oktober 2024 disebarkan dengan konteks keliru.

    Obama menyinggung sikap Donald Trump dalam menangani pandemi Covid-19 saat menjabat sebagai presiden AS.

    Pernyataannya tidak terkait perang Israel dan Iran yang memanas pada Juni 2025.

    Rujukan