• (GFD-2025-27772) Apa Benar Wali Kota Boston Michelle Wu Keturunan Indonesia?

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    tirto.id - Belum lama ini, di jagat maya, berseliweran narasi soal sosok Wali Kota Boston, Michelle Wu, yang disebut sebagai keturunan Indonesia dan berasal dari Yogyakarta. Narasi ini salah satunya disebarkan akun Facebook “Simthud Duror Almubarok” (arsip) dalam bentuk video sepanjang 2 menit 52 detik.

    ADVERTISEMENT

    Video tersebut memperlihatkan kumpulan footage Wu, salah satunya saat memberikan pidato dengan mengenakan pakaian berwarna merah. Video juga disertai suara narator yang menguraikan soal kebijakan-kebijakan progresif Wu.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Wu dikatakan sebagai Wali Kota Boston perempuan dan keturunan Asia pertama. Meski memperoleh banyak dukungan, Wu disebut banyak menghadapi unjuk rasa di depan rumahnya, sampai mendapat ejekan rasis di media sosial.
    #inline3 img{margin: 20px auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “*Walikota Boston USA, Seorang perempuan asal Yogyakarta.* 👍👍👍 *_INI BARU HEIBAAAAT!_* *Umur 37 th, Asli orang Indonesia boleh ikut bangga.*,” begitu bunyi takarir yang dibubuhkan akun pengunggah.
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:20px auto;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Wali Kota Boston. foto/hotline periksa fakta tirto

    Sejak beredar pada Rabu (26/3/2025) sampai Senin (7/7/2025), unggahan ini sudah dilihat sebanyak 736 kali, mendapatkan 4 tanda suka dan 1 komentar. Seorang warganet yang berkomentar itu melontarkan stiker bertuliskan “the best”.

    ADVERTISEMENT

    Akun Facebook lain seperti “Budiman Hadisantoso” juga terlihat membagikan video senada, tapi dengan klaim bahwa Wu berasal dari Banyuwangi.

    Lantas, bagaimana faktanya?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Riset Tirto menelusuri klaim yang berlalu-lalang lewat pencarian Google. Dengan kata kunci “Wali Kota Boston keturunan Indonesia”, kami menemukan klip yang sama persis disiarkan media VOA Indonesia di situs resminya.

    Video itu diunggah pada 3 Juni 2022 dan diberi judul “Michelle Wu, Perempuan Keturunan Taiwan Wali Kota Boston”. Meski memiliki keturunan Asia, jika disimak dari awal hingga akhir, dalam video aslinya tak ada keterangan soal Wu berasal dari Indonesia.

    “Sejak 2021, Michelle Wu mencetak rekor sebagai perempuan, minoritas dan keturunan Asia pertama yang memimpin kota Boston, Massachusetts. Jelang setahun memangku jabatan, pengacara dan politisi usia 37 tahun ini telah meluncurkan sejumlah inisiatif dan perombakan,” begitu bunyi keterangan videonya.

    Tirto tidak menjumpai adanya keterangan resmi atau pemberitaan dari media kredibel yang memuat informasi soal keturunan Wu dari Indonesia. Narasi ini bahkan sudah dinyatakan tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Seperti diwartakan NPR, kemenangan Wu pada pemilihan wali kota tahun 2021 mengakhiri 199 tahun berturut-turut dominasi pemimpin kota laki-laki kulit putih. Wu, yang orang tuanya berimigrasi ke AS dari Taiwan, diketahui pindah ke Boston dari Chicago, dan kuliah di Universitas Harvard dan Sekolah Hukum Harvard.

    Ia telah mengalahkan sesama Anggota Dewan Kota Demokrat, Annissa Essaibi George, yang menggambarkan dirinya sebagai orang Amerika keturunan Arab-Polandia generasi pertama yang lahir dan dibesarkan di kota tersebut.

    “Persaingan antara kedua kandidat itu menandai titik balik dalam politik Boston, yang memiliki sejarah ketegangan rasial yang menegangkan dan desegregasi paksa. Hal ini juga mencerminkan kota yang semakin beragam di mana penduduk kulit hitam, Latin, dan Asia kini menjadi lebih dari setengah populasi dan kelompok kulit putih terus menyusut,” mengutip NPR.

    Dalam platform kampanyenya, Wu tercatat memulai kariernya di bidang pelayanan publik dengan magang di Balai Kota untuk Wali Kota Tom Menino dan merupakan alumni Rappaport Fellows Program di bidang Hukum dan Kebijakan Publik.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim Wali Kota Boston, Michelle Wu, memiliki keturunan Indonesia bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Video serupa disiarkan media VOA Indonesia di situs resminya pada 3 Juni 2022, judulnya yakni “Michelle Wu, Perempuan Keturunan Taiwan Wali Kota Boston”. Meski memiliki keturunan Asia, dalam video aslinya tak ada keterangan soal Wu berasal dari Indonesia.

    Ia merupakan perempuan keturunan Taiwan dan orang tuanya berimigrasi ke AS dari Taiwan. Wu pindah ke Boston dari Chicago dan kuliah di Universitas Harvard dan Sekolah Hukum Harvard.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27771) Hoaks! Tom Lembong bebas dari dakwaan korupsi impor gula pada akhir Juni 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar unggahan di sosial media TikTok dan X menarasikan Menteri Perdagangan periode 2015–2016 Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong dinyatakan bebas dari dakwaan kasus impor gula pada akhir Juni 2025.

    Unggahan tersebut juga memperlihatkan potongan video petugas yang sedang membuka borgol pada kedua tangan Tom Lembong, serta pertemuannya dengan Anies Baswedan di ruang sidang.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Momen borgol Tom Lembong dilepas

    #bebaskanTomLembong”

    Alhamdulillah Tom Lembong bebas

    Menyala gak ttom lembong minta hadirkan Jokowi

    Pak Tom bebas

    Dua tokoh anti korupsi yang selalu di cari cari kesalahannya yg pada akhirnya penyidik yg bermasalah”

    Namun, benarkah Tom Lembong telah bebas dari dakwaan korupsi impor gula pada akhir Juni 2025?

    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran ANTARA, dengan menggunakan perangkat Google Lens ditemukan video serupa dengan konteks yang berbeda berjudul “HARU BANGET! ABAH ANIES MEMELUK TOM LEMBONG” yang dirilis oleh kanal Youtube Aksanation.

    Dalam video tersebut memperlihatkan momen saat mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir di persidangan Tom Lembong pada Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2025) untuk memberikan dukungan sebagai teman baiknya.

    Tom Lembong masih menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (1/7/2025). Baca selengkapnya di sini.

    Jaksa juga menuntut Tom Lembong dengan pidana penjara selama 7 tahun serta denda Rp750 juta yang apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti (subsider) dengan pidana kurungan selama 6 bulan pada Jumat (4/7/2025).

    Jaksa menyatakan Tom Lembong terbukti secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dengan pihak-pihak lainnya, termasuk mantan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Charles Sitorus yang juga menjadi terdakwa dalam perkara itu.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Kasus dugaan korupsi impor gula yang menyeret Tom Lembong bermula saat Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka pada 29 Oktober 2024, atas penerbitan persetujuan impor gula kristal mentah tahun 2015–2016 yang diduga merugikan negara sebesar Rp578,1 miliar.

    Ia diduga menerbitkan izin kepada 10 perusahaan tanpa melalui rapat koordinasi antarkementerian dan tanpa rekomendasi dari Kemenperin, padahal perusahaan-perusahaan tersebut merupakan pabrik gula rafinasi yang secara aturan tidak berwenang mengolah gula kristal mentah menjadi gula kristal putih.

    Tom mengajukan gugatan praperadilan pada 25 November 2024, namun ditolak oleh pengadilan (sumber). Sidang perdana digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 6 Maret 2025, dan proses berlanjut dengan pemeriksaan saksi mulai 20 Maret 2025, meski sempat tertunda pada Mei 2025 karena kondisi kesehatan terdakwa (sumber). Hingga Juli 2025, persidangan masih berlangsung dengan agenda pemeriksaan lanjutan dan pembelaan.

    Tom Lembong didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Klaim : Tom Lembong bebas dari dakwaan korupsi impor gula pada akhir Juni 2025

    Rating : Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Baca juga : Soal tuntutan 7 tahun penjara, istri Tom Lembong: Ini belum akhir

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27770) Hoaks! Foto Ronaldo hadiri pemakaman Diogo Jota

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/07/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto Cristiano Ronaldo sedang menghadiri pemakaman rekannya pesepak bola Tim Nasional Portugal Diogo Jota.

    Jota dilaporkan tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Spanyol, pada Kamis (3/7/2025) dini hari. Berdasarkan informasi dari berbagai media setempat, penyerang Liverpool tersebut sedang bepergian bersama sang adik, Andre Silva (26), yang juga berprofesi sebagai pesepak bola. Namun naas kendaraan mereka keluar jalur di jalan A-52, wilayah Provinsi Zamora dan mengalami kecelakaan tragis. Diogo Jota maupun sang adik meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “I still can’t believe you’re gone, Diogo. We shared the field, the fight, and the dream.

    You were more than a teammate — you were family. Rest in peace, my friend.

    #RIPJota #CristianoRonaldo #Brotherhood #FootballFamily #LegendsNeverDie #TillWeMeetAgain”

    Namun, benarkah Ronaldo hadiri pemakaman mendiang Diogo Jota?

    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Menurut penelusuran ANTARA, tidak ditemukan sumber resmi yang merilis kehadiran Ronaldo di pemakaman mendiang Diogo Jota. Ronaldo memilih untuk tidak menghadiri pemakaman Diogo Jota. Keputusan tersebut diambil demi menjaga kekhidmatan dan ketenangan prosesi perpisahan.

    Absennya Ronaldo memunculkan tanda tanya di kalangan publik. Sebagai kapten tim nasional Portugal, banyak yang berharap kehadirannya dalam momen duka tersebut, mengingat peran penting dan kedekatannya dengan rekan-rekan satu tim.

    Menurut media asal Inggris, Mirror, Ronaldo merasa kehadirannya justru bisa mengganggu jalannya upacara pemakaman. Jota dimakamkan di sebuah kota kecil di Portugal yakni Gondomar.

    Kehadiran figur seterkenal Ronaldo dikhawatirkan dapat mengalihkan perhatian dan mengganggu suasana sakral dalam prosesi perpisahan untuk Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva.

    Meskipun begitu Ronaldo menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya Jota, yang telah menjadi rekan satu tim dan bagian dari keluarga besar sepak bola Portugal.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “Tidak masuk akal. Baru saja kita bersama di Tim Nasional, dan sekarang kamu sudah menikah. Kepada keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, aku menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar kalian semua diberi kekuatan di dunia ini,” kata Ronaldo.

    Insiden tragis ini terjadi hanya dua pekan setelah Jota menikahi kekasihnya, Rute Cardoso. Upacara pernikahan mereka berlangsung di Porto, Portugal, pada pertengahan Juni, menandai momen bahagia yang kini berubah menjadi duka mendalam.

    “Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Beristirahatlah dengan tenang, Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu,” kata Ronaldo. Baca selengkapnya di sini.

    Pemakaman Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, di Gondomar, Portugal, dihadiri pemain dan pelatih ternama. Hampir seluruh skuad Liverpool hadir, termasuk Van Dijk, Robertson, Arne Slot, serta mantan pemain Henderson dan Milner. Dari Timnas Portugal tampak Ruben Dias, Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Diogo Dalot, Ruben Neves, dan Joao Cancelo.

    Ruben Neves bahkan membantu mengangkat peti jenazah rekannya ke peristirahatan terakhir. Sehari sebelumnya, prosesi penghormatan juga digelar di Capela de Ressureicao, dihadiri Presiden Marcelo Rebelo de Sousa dan PM Luis Montenegro. Baca selengkapnya di sini.

    Dengan demikian, klaim bahwa Cristiano Ronaldo menghadiri pemakaman Diogo Jota adalah tidak benar. Tidak ada bukti resmi maupun dokumentasi yang mendukung pernyataan tersebut. Ronaldo secara sadar memilih untuk tidak hadir demi menjaga suasana khidmat.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Ronaldo hadiri pemakaman mendiang Diogo Jota

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27769) [HOAKS] Shin Tae-yong Kembali Diberi Tugas PSSI Latih Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali diberi tugas oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melatih tim nasional Indonesia.

    Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video itu tidak benar atau hoaks.

    Video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali dutugasi melatih timnas Indonesia salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Dalam video, Shin Tae-yong tampak sedang diwawancara oleh beberapa wartawan. Kemudian, terdapat keterangan sebagai berikut:

    Tugas STY TERBARU

    GAK TAKUT TARGET BERAT DI KONTRAK BARU

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu sudah beredar sejak 2024 sebelum Shin Tae-yong dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia.

    Video identik dengan unggahan akun TikTok @Kumparanplay. 

    Dalam video, Shin Tae-yong ditanya oleh wartawan soal kesiapannya mendapat target berat dari PSSI usai kontraknya diperpanjang pada 2024.

    Saat itu, Shin Tae-yong mengatakan, ia tidak takut dengan target baru yang diberikan oleh PSSI dan siap berjuang mengembangkan sepak bola  Indonesia. 

    Namun, pada 6 Januari 2025 PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih Indonesia. Posisinya kemudian digantikan oleh Patrick Kluivert.

    Hingga saat ini Kluivert masih menjadi pelatih timnas Indonesia.

    Pelatih asal Belanda itu tengah mempersiapkan timnas Indonesia untuk berlaga di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

    Kesimpulan

    Video yang mengeklaim Shin Tae-yong kembali mendapat tugas untuk melatih timnas Indonesia merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Unggahan yang beredar merupakan video pada 2024 sebelum Shin Tae-yong dipecat dari kursi pelatih timnas Indonesia. Saat ini timnas Indonesia dilatih oleh Patrick Kluivert.

    Rujukan