• (GFD-2019-3114) [BERITA] Mahasiswa UnSri meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai tiga apartemen Unsri

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/09/2019

    Berita

    "Mahasiswa palembang meninggal akibat demo"

    Sempat beredar isu tentang meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya yang dikait-kaitkan dengan aksi demo yang terjadi kemarin.

    Postingan dari akun Mikhail Raffasya (fb.com/Raffasya.2019) misalnya, dibagikan oleh beberapa akun lain yang mengaitkan wafatnya mahasiswa tersebut dengan aksi demo (Tangkapan layar terlampir)

    Hasil Cek Fakta

    Irfan Maulana Amrullah salah satu mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) asal Provinsi Jambi, jatuh dari lantai 3 Apartemen Putra Mahasiswa Unsri di Kompleks Apartemen Kampus Unsri Indralaya, Sabtu (14/9/19) siang.

    Dikutip dari laman sripoku.com, Irfan awalnya hendak mengambil pakaian yang sedang dijemur di jendela Apartemen tersebut. Untuk mengambil pakaian itu, ia menginjak canopy yang menjadi injakan di lantai 3 tersebut. Namun penyangga canopy tersebut rupanya sudah rapuh.

    Seketika itu Mahasiswa Semester 1 Fakultas MIPA Unsri Jurusan Kelautan itu pun terjatuh hingga ke tanah. Mahasiswa yang melihat peristiwa tersebut segera melarikannya ke rumah sakit.

    Irfan mengalami kritis, karena kepalanya jatuh menghantam tanah terlebih dahulu.

    Irfan yang merupakan siswa SMA Titian Teras angkatan 2016 tersebut terjatuh dari lantai tiga apartemen Unsri tersebut meninggal sekitar pukul 19.00 WIB setelah berjuang dari keadaan koma.

    “Meninggal jam 19.00 WIB tadi. Almarhum kini sedang dikafani dan disalatkan sanak saudara dan kawannya dari Himaja dan mahasiswa Unsri,” kata Nuraidil, orangtua siswa Titian Teras yang datang ke RS melalui pesan WA.

    Jenazah dimandikan dan disalatkan di rumah sakit, dan dikabarkan akan dibawa dengan ambulans ke rumah duka di Sungai Duren, Jambi.

    Terkait aksi demo pada tanggal 24 September 2019 di Palembang, Polisi dan BEM Universitas Sriwijaya (Unsri) sudah menyatakan bahwa tidak ada korban meninggal dunia dalam aksi demo tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2019-3115) [SALAH] “Zainal mahasiswa yg demo di dpn Gedung DPR”

    Sumber: Media Online
    Tanggal publish: 24/09/2019

    Berita

    Yang berada di foto pertama bukan Zainal tetapi Ikhsan, keponakan dari almarhum Zainal Abidin yang meninggal karena diduga berkelahi dengan Polisi setelah ditilang. Untuk foto kedua, dokumentasi peristiwa demo pada tahun 2014 di Kalbar.

    NARASI

    “Innaa lillaahi Wa innaa ilayhi.rooji’uun.
    Adik mahasiswa (Zainal )yg demo di dpn Gedung DPR
    smlm telah meninggal dunia akibat di pukulin ole polisi.
    Smoga Husnul khothimah adik…????????.

    Knpa polisi tdk bs mengayomi rakyat nya
    Dia bkn.musuhmu.. Dia adlh seorg mahasiswa yg sdg meminta keadilan ..”

    Hasil Cek Fakta

    (1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

    Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

    * SUMBER membagikan foto Ikhsan, keponakan dari almarhum Zainal Abidin yang meninggal karena diduga berkelahi dengan Polisi setelah ditilang.

    * SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sehingga membangun premis pelintiran, selain salah menyebut Ikhsan sebagai Zainal menambahkan narasi/klaim yang menghubung-hubungkan dengan peristiwa demo.

    (2) Salah satu sumber foto pertama, TRIBUNNEWS(dot)COM: “Terkuak, Tewasnya Pemuda Desa di Lombok Timur Usai Berkelahi Polisi di Lapangan Apel Polres”

    Deskripsi foto: “Ikhsan didampingi kuasa Hukum dalam agenda memberikan Kesaksian terhadap kasus meninggalnya Zaenal yang diduga oleh oknum Polisi Polres Lombok Timur.”

    Selengkapnya di http://bit.ly/2m9gtH3 / http://bit.ly/2mc9mh6 (arsip cadangan).

    Rujukan

  • (GFD-2019-3100) [SALAH] Makanan Kaleng Produksi Thailand Bisa Tularkan HIVKembali

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/09/2019

    Berita

    narasi:
    Breaking News : Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL
    Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand

    Hasil Cek Fakta

    beredar sebuah pesan berantai yang diklaim berasal dari Dubes KBRI di Kuala Lumpur. Informasi tersebut berisi himbauan agar warga Indonesia berhati-hati dengan makanan kaleng, khususnya yang berasal dari Thailand. Hal itu dikarenakan adanya penyebaran virus HIV dalam makanan kaleng tersebut. Pesan berantai yang sempat viral pada tahun 2014 dan 2017 ini kembali muncul di tahun ini. Jika dilihat dari fakta yang ada pada tahun-tahun sebelumnya, BPOM telah menegaskan bahwa pesan berantai tersebut adalah tidak benar alias hoaks.Selengkapnya terdapat di penjelasan!
    NARASI:Innalillahi wa Inna Illaihi roji’un
    Assalammu’alaikum Wr Wb
    Breaking News : Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL
    Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand. Karena di negara itu ada kira2 200 orang pengidap aids kerja di pabrik kalengan, dan mereka masukkan darah mereka ke dalam kalengan2 itu , dan saat ini masalah tersebut telah diketahui DepKes Thailand sehingga kaleng2an tersebut telah banyak di sita ttpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor. Contoh ; Lecy , Rambutan , Lengkeng , Mangga Puding dll. Setelah terima ini cepat kirim ke saudar2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi kalengan apapun…… Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI
    (Rita Toisuta Arifson Kementrian Kesehatan RI)
    Simak Beritanya :http://health.liputan6.hb/read/678535 {semoga bermanfaat}. Mohon bantu share ya..:pray::pray:
    [ :bangbang::bangbang:WARNING:bangbang::bangbang:
    Tolong disebar luas kan
    Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak (Kanker Otak), Diabetes dan Pengerasan Sumsum Tulang Belakang (Mematikan sumsum tulang belakang).
    Untuk itu, hindarilah minuman sbb:
    :point_right:1. Extra Joss,
    :point_right:2. M-150,
    :point_right:3. Kopi Susu Gelas (Granita),
    :point_right:4. Kiranti,
    :point_right:5. Krating Daeng,
    :point_right:6. Hemaviton,
    :point_right:7. Neo Hemaviton,
    :point_right:8. Marimas,
    :point_right:9. Segar Sari shachet,
    :point_right:10. Frutillo,
    :point_right:11. Pop Ice,
    :point_right:12. Segar Dingin Vit. C,
    :point_right:13. Okky Jelly Drink,
    :point_right:14. Inaco,
    :point_right:15. Gatorade,
    :point_right:16. Nabati,
    :point_right:17. Adem Sari,
    :point_right:18. Naturade Gold,
    :point_right:19. Aqua Splash Fruit.
    Karena ke-19 minuman tsb mengandung ASPARTAME (lebih keras dr biang gula) racun yg menyebabkan diabetes, v otak, dan mematikan sumsum tulang.

    Info:
    RS Fatmawati , RSCM , RS Siloam , All RS
    Nara sumber :
    Dr. H. Ismuhadi, MPH

    Mohon dishare, sayangi keluarga anda.

    ===

    PENJELASAN: Kembali beredar sebuah pesan berantai yang diklaim berasal dari Dubes KBRI di Kuala Lumpur. Dalam pesan yang beredar, dihimbau untuk masyarakat Indonesia agar menghindari makanan kaleng yang berasal dari Thailand. Hal tersebut dikarenakan makanan kaleng yang beredar telah disuntikan darah penderita HIV agar pengkonsumsi makanan tertular virus. Dalam pesan juga diselipkan link yang mengatasnamakan liputan6.com, yang setelah diklik tidak menuju ke situs liputan6.com melainkan situs tidak terjangkau atau tidak ditemukan.Guna menanggapi viralnya pesan tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan pun angkat bicara. Melansir dari okezone.com, BPOM menegaskan bahwa apa yang disampaikan dalam pesan tersebut adalah tidak benar alias hoaks. BPOM juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang disampaikan dalam pesan berantai tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV dalam semua produk makanan kaleng yang dijual di pasar tradisional maupun swalayan.

    Kesimpulan

    BPOM menegaskan bahwa apa yang disampaikan dalam pesan tersebut adalah tidak benar alias hoaks. BPOM juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang disampaikan dalam pesan berantai tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV dalam semua produk makanan kaleng yang dijual di pasar tradisional maupun swalayan.

    Rujukan

  • (GFD-2019-3102) [SALAH] Semoga Apa yang Dikatakan Bang Hotman Jadi Kenyataan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/09/2019

    Berita

    Beredar postingan yang mengklaim bahwa Hotman Paris Hutapea, pengacara kenamaan, membeberkan bahwa pada bulan Oktober 2019. Klaim itu dimunculkan melalui perpaduan postingan foto Hotman paris beserta tangkapan klaim Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan melantik Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

    Berikut kutipan narasinya:

    Smoga ap yg dktakan bng Hotman mnjadi knyataan...nga sabar nunggux????

    (disertai tangkapan layar mengenai klaim MPR akan melantik Prabowo pada Oktober 2019).

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, pernyataan yang diposting dalam bentuk tangkapan layar bukanlah pernyataan Hotman Paris Hutapea. Postingan itu dibantah langsung olehnya melalui akun Instagram terverifikasi miliknya (@hotmanparisofficial).

    Melalui postingannya, Hotman menyatakan bahwa postingan itu hoaks dan bukan berasal darinya. “Beredar postingan hoax! Bukan buatan hotman! Pemilu sah telah selesai dan hotman tdk tertarik politik! Musuhku fitnah aku karena tdk mampu bersaing! Berita di postingan adalah hoax dan fitnah! Mudah mudahan musuhku cepat di penjara,” tulisnya.

    Lalu, mengenai isu pada bulan Oktober 2019 pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI akan ditujukan kepada Prabowo-Sandiaga juga pernah diperiksa faktanya pada tanggal 24 Juli 2019 dengan artikel periksa fakta berjudul [SALAH] “OKTOBER 2019 PRABOWO-SANDI DILANTIK.”

    Dalam periksa fakta tersebut dijelaskan bahwa pemenang Pilpres 2019 ditentukan oleh suara terbanyak. Selain itu, berikut kutipan kesimpulan dari artikel periksa fakta tersebut:

    […] Unggahan akun Facebook Ibho Adji atau @ibho.adji yang bertajuk “OKTOBER 2019 PRABOWO-SANDI DILANTIK” adalah keliru atau tidak benar. Faktanya Jokowi – Ma’ruf memenangi Pilpres 2019 yang berkompetisi dengan Prabowo – Sandi sesuai dengan aturan MK No.50/PUU-XII/2014 terkait kemenangan pasangan capres dan cawapres dengan dua pasang calon, suara terbanyak dan satu putaran.

    Pernyataan @ibho.adji yang mengatakan pasangan Prabowo – Sandi menang di 26 provinsi juga salah. Faktanya Prabowo – Sandi menang di 13 provinsi, sementara Jokowi – Ma’ruf menang di 21 provinsi. Kemenangan Jokowi – Ma’ruf dengan suara terbanyak pun telah ditetapkan KPU setelah putusan MK yang menolak gugatan Prabowo – Sandi.

    Diketahui Prabowo – Sandi berencana menghadiri pelantikan Jokowi – Ma’ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 -2024 oleh MPR pada 20 Oktober nanti. […]

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim bahwa Hotman Paris Hutapea memberikan komentar atau pendapatnya terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Oktober 2019 tidak benar. Selain itu, konten bahwa MPR akan melantik Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden juga tidak benar.

    Berdasarkan hal tersebut, maka tidak ada kaitan antara Hotman Paris dengan klaim yang telah sesat. Dengan demikian, postingan masuk ke dalam kategori False Connection atau Koneksi yang Salah.

    Rujukan