• (GFD-2020-4821) [SALAH] Jokowi: Sengaja Saya Bedakan Mudik & Pulang Kampung, untuk Mengelabui Virus Corona

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 25/04/2020

    Berita

    Akun facebook bernama Putra Sulung mengunggah screenshoot artikel dari pemberitaan CNNIndonesia ke grup SAHABAT ROCKY GERUNG.

    Dalam unggahan tersebut terlihat tampilan artikel milik CNNIndonesia dengan judul “Jokowi: Sengaja Saya Bedakan Mudik & Pulang Kampung, untuk Mengelabui Virus Corona” yang tayang pada Rabu, 22/04/2020 pukul 20:44 WIB.

    Jokowi Mudik

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, unggahan akun Putra Sulung tersebut sudah melalui proses editing, dimana telah terjadi pergantian pada judul artikel. Pada artikel asli CNNIndonesia yang tayang pada Rabu, 22/04/2020 20:44 WIB berjudul “Jokowi Ditanya Soal Mudik Saat Corona: Itu Pulang Kampung”.

    Berdasarkan pemeriksaan fakta tersebut, maka unggahan akun facebook Putra Sulung masuk kedalam Konten Yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Judul artikel CNNIndonesia pada screenshoot tersebut telah disunting atau diedit, dimana judul dari artikel aslinya adalah “Jokowi Ditanya Soal Mudik Saat Corona: Itu Pulang Kampung”

    Rujukan

  • (GFD-2020-4823) [SALAH] Kota Serang Berlakukan PSBB Terhitung Sejak 23 April 2020

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 25/04/2020

    Berita

    Sebuah pesan berantai Whatsapp beredar di kalangan masyarakat Kota Serang, Banten. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa Kota Serang akan mulai berlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhitung sejak 23 April 2020. Dengan Narasi :
    Assalamualaikum menginformasikan pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) akan mulai pada Hari Rabu tgl 23 April 2020

    Pos Cek Point

    1. Terminal Kepandean

    2. Taktakan

    3. Tol Serang Timur

    4. Terminal Pakupatan

    5. Pombensin Kalodran

    6. Sawah Luhur

    7. /4tan Boru

    8. Palima

    Terima kasih

    Taati himbauan pemerintah demi keselamatan bersama..

    Ayo kita bisa memerangi covid19 ini dgn cara *pakai Masker, Biasakan cuci

    tangan, sosial distansi dan Lockdown*

    Hasil Cek Fakta

    Namun informasi tersebut belakangan diketahui tidak tepat, lantaran Kota Serang sendiri belum menerapkan status PSBB. Melansir dari radarbanten.co.id, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas secara tegas menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

    “Itu hoax, sudah distempel di akun Instagram @slawbro. Tapi kita menetapkan check point. Berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 kita membuat delapan pos di wilayah Kota Serang dan efektifnya per hari ini,” jelas Hari.

    Senada dengan Hari, pernyataan serupa juga dilontarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Maman Lutfi. Maman menjelaskan jika informasi yang beredar terkait dengan diberlakukannya status PSBB di Kota Serang adalah tidak benar. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan check point bagi yang keluar masuk Kota Serang.

    “Itu hoaks. Jika PSBB prosesnya Panjang,” jelasnya.

    Kesimpulan

    Melalui pesan berantai Whatsapp, beredar narasi bahwa wilayah Serang Banten akan berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada 23 April 2020. Namun hal tersebut diketahui tidak sesuai dengan fakta setelah Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang.

    Rujukan

  • (GFD-2020-3851) [SALAH] Akun Instagram Peminjaman Online OJK

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 24/04/2020

    Berita

    Di Instagram terdapat sejumlah akun yang mengatasnamakan lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam profil akun-akun tersebut menawarkan pinjaman uang.

    Aplikasi peminjaman

    Hasil Cek Fakta

    Atas beredarnya akun-akun tersebut, pihak OJK sudah memberikan klarifikasi dan menyatakan bahwa akun-akun tersebut palsu. Melalui akun Instagram @ojkindonesia yang sudah terverifikasi, pihak OJK mengimbau agar berhati-hati akun-akun yang beredar atas nama OJK tersebut.

    “Sobat OJK, hati-hati terhadap akun mengatasnamakan OJK yang memberikan penawaran pinjaman/produk/jasa keuangan. Segera hubungi Layanan Konsumen OJK yaitu Kontak OJK 157 dan instagram @kontak157. Sebarkan postingan ini agar tidak menjadi korban penipuan!” tulis akun @ojkindonesia.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hal tersebut, maka akun-akun mengatasnamakan OJK tersebut masuk ke dalam kategori Imposter Content atau Konten Tiruan. Hal itu dikarenakan akun-akun tersebut mengatasnamakan lembaga OJK.

    Rujukan

  • (GFD-2020-4888) [SALAH] “Gubernur SUMUT instruksikan Seluruh MASJID buka pintu selapang lapangnya untuk orang ibadah”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/04/2020

    Berita

    Akun Hijriah (fb.com/yuria.chilelowditzhuqae) mengunggah foto Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dengan narasi sebagai berikut:

    “Gubernur SUMUT instruksikan
    “Seluruh MASJID buka pintu selapang lapangnya untuk orang ibadah…jangan kosongkan masjid.. klw perlu ajak dzikir bersama-sama….Hidup dan mati itu kehendak Allah…Mati sedang shlat, mati sedang berdzikir, mati sedang ibadah lebih baik ketimbang mati mengurung diri tanpa ibadah”
    -Edi Rahmayadi (Gubernur Sumatera Utara) -“

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengintruksikan agar masjid dibuka seluas-luasnya di tengah pandemi COVID-19 adalah klaim yang salah.

    Edy Rahmayadi tidak pernah mengeluarkan intruksi tersebut. Edy hanya pernah menyatakan agar umat Islam tidak meninggalkan masjid pada pertengahan bulan Maret 2020.

    Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait dengan memasukkan kata kunci “Gubernur Sumut Perintahkan Buka Masjid” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang memerintahkan agar masjid dibuka seluas-luasnya untuk beribadah di saat pandemi Covid-19.

    Tidak ditemukan pula kutipan yang berasal dari Edy seperti yang terdapat dalam gambar tangkapan layar di atas bahwa, “Hidup mati itu kehendak Allah. Mati sedang salat, mati sedang zikir, mati sedang ibadah lebih baik ketimbang mengurung diri.”

    Edy hanya pernah menyatakan agar umat Islam tidak meninggalkan masjid. “Khusus beragama Islam, jangan meninggalkan masjid karena takut Corona. Siapkan alas untuk tempat kita bersujud. Dengan sajadah yang kecil juga boleh, yang besar juga boleh, bawa sapu tangan,” ujar Edy di Deli Serdang, Sumut, pada 15 Maret 2020, seperti dilansir dari Kumparan.com.

    Edy juga pernah memerintahkan agar karpet masjid dibuka. Warga yang beragama Islam diminta membawa alas sendiri saat salat berjemaah di masjid. Hal itu disampaikan Edy dalam rapat yang membahas masalah kesehatan di Kantor Gubernur Sumut pada pertengahan Maret 2020.

    Pernyataan tersebut diberitakan salah satunya oleh Detik.com pada 17 Maret 2020 dengan judul “Gubsu Edy Perintahkan Sekolah Libur-Karpet Masjid Dibuka demi Cegah Corona”.

    Saat itu, Edy berkata, “Karpet-karpet sementara dibuka. Biarkan saja di semen. Nanti dipel. Masing-masing pakai sajadah masing-masing.”

    Setelah ditelusuri, gambar tangkapan layar yang diunggah oleh akun Torrellap Brayy tersebut sudah beredar sejak pertengahan Maret 2020. Pemerintah Provinsi Sumut pun membantah bahwa Edy pernah mengintruksikan agar masjid dibuka seluas-luasnya di tengah pandemi Covid-19.

    “Nggak ada, nggak ada. Itu dari mana?” ujar Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Hendra Dermawan Siregar, seperti dikutip dari Medan Bisnis Daily pada 22 Maret 2020.

    Hendra pun menambahkan bahwa gambar tangkapan layar tersebut sudah distempel hoaks.

    “Kan yang ada kemarin, dari WA (WhatsApp) orang masuk, dia (Edy) pakai pakaian tentara, terus membilangkan semua orang masuk ke masjid, itu udah kita stempel hoax,” kata Hendra.

    Kesimpulan

    Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak pernah mengeluarkan instruksi tersebut. Edy hanya pernah menyatakan agar umat Islam tidak meninggalkan masjid pada pertengahan bulan Maret 2020.

    Rujukan