tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial, mengklaim bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai pangkalan atau sub pangkalan LPG resmi dari Pertamina Patra Niaga dengan membayar sejumlah biaya tertentu.
Klaim tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama “pertaminagas3kg_lpg” (arsip) pada Senin, 13 April 2026. Dalam takarir pada unggahan, akun tersebut menjelaskan adanya skema pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG dengan biaya tertentu, yakni sebesar Rp220 ribu untuk pangkalan resmi dan Rp178 ribu untuk sub pangkalan, serta menjanjikan fasilitas seperti izin resmi daerah, spanduk, hingga distribusi tabung gas LPG 3 kg dalam jumlah tertentu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Sudah Termasuk izin Resmi daerah beserta berupa spanduk untuk sub pangkalan kalau untuk pangkalan papan nama pangkalan akan dibawakan sama pihak instruktur pengelolah langsung dipasang depan toko atau gudang rumahan langsung buka agen resmi didaerah,” tulis pengunggah.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan itu juga menyebut bahwa pendaftar dapat membuka pangkalan di rumah atau toko, bahkan tanpa batasan jumlah pemesanan untuk kategori pangkalan resmi.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh 1.466 tanda suka, 498 komentar, dan dibagikan sebanyak 414 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Bocoran Harga dan Cara Beli LPG 3 Kg dari Aturan ESDM yang Baru
Periksa Fakta Pendaftaran Pangkalan Gas LPG.
(GFD-2026-33539) Hoaks, Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Berbayar lewat WhatsApp
Sumber:Tanggal publish: 15/04/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengguna. Di bio akun, pengguna mengklaim bahwa akunnya merupakan akun resmi. Pengguna juga mencantumkan nomor WhatsApp pada bio akun untuk menghubungi layanan pendaftaran atau informasi lebih lanjut terkait produk.
Tirto lantas melakukan penelusuran akun resmi media sosial Pertamina Patra Niaga. Temuan Tirto menunjukkan bahwa akun tersebut bukanlah akun TikTok resmi Pertamina Patra Niaga.
Diketahui, akun resmi TikTok Pertamina Patra Niaga adalah “pertaminapatraniaga” dan memiliki centang biru yang diverifikasi oleh TikTok.
Berdasarkan situs resmi Pertamina Patra Niaga, yakni pertaminapatraniaga.com, kontak resmi perusahaan tidak menggunakan nomor WhatsApp pribadi. Layanan pelanggan disediakan melalui kanal resmi berupa Telepon: 135 dan Email: pcc135@pertamina.com.
Setelah memverifikasi keabsahan akun, selanjutnya Tirto mengecek prosedur pendaftaran pangkalan atau agen LPG. Perlu diketahui, melansir Tirto, pada Februari 2025, pemerintah resmi melarang penjualan gas LPG ke pengecer.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa larangan penjualan LPG 3 kilogram (kg) melalui pengecer yang mulai berlaku 1 Februari 2025 dilakukan karena adanya laporan penyaluran yang kerap tidak tepat sasaran. Penjualan kemudian difokuskan hanya melalui agen resmi PT Pertamina (Persero). Ia juga menyinggung adanya praktik permainan harga LPG di lapangan.
Mengutip Tirto, untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, masyarakat harus mendaftar melalui agen resmi dengan terlebih dahulu membuat akun pada sistem Online Single Submission (OSS) guna memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Proses pendaftaran diawali dengan aktivasi akun OSS melalui situs oss.go.id. Calon pendaftar perlu mengisi formulir dengan data diri lengkap, seperti NIK, tanggal lahir, nomor telepon, dan email. Setelah proses pendaftaran dikirim, sistem akan mengirimkan email aktivasi. Pengguna kemudian diminta mengaktifkan akun dan akan menerima kata sandi melalui email yang telah didaftarkan.
Setelah akun aktif, pendaftar dapat mengajukan Izin Usaha Mikro dan mengurus NIB dengan login ke situs OSS. Selanjutnya, pilih menu “Permohonan” dan klik “IUMK”, lalu lanjutkan ke pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan melengkapi data profil usaha yang diminta.
Pendaftar wajib mengisi seluruh formulir secara lengkap, termasuk detail usaha, kemudian menyetujui ketentuan yang berlaku. Setelah itu, pilih opsi “Proses NIB dan Izin Usaha”. Sistem akan menampilkan dokumen yang perlu dicetak sebagai syarat untuk mendaftar menjadi pangkalan LPG 3 kg melalui agen resmi.
Untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan, serta surat izin usaha. Selain itu, diperlukan pula dokumen legalitas usaha, antara lain Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan perizinan lain yang relevan. Pendaftar juga diwajibkan melampirkan surat referensi bank serta dokumen persetujuan lingkungan.
Pangkalan LPG 3 kg yang resmi wajib memiliki papan identitas yang menunjukkan statusnya sebagai agen resmi Pertamina. Keberadaan identitas ini penting untuk memberikan transparansi kepada masyarakat sekaligus membedakan pangkalan resmi dari penjual ilegal. Selain itu, operasional pangkalan harus dijalankan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan perusahaan guna menjamin keamanan dan kelancaran distribusi.
Dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi serta mematuhi prosedur yang berlaku, pangkalan LPG 3 kg dapat berperan dalam memastikan distribusi gas berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.
Tirto lalu menghubungi pihak Pertamina Patra Niaga melalui pesan WhatsApp. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.
Roberth memastikan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya pada Selasa (14/04/2026).
Roberth mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.
"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi vang mencantumkan biava tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasa dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut vaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_pg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat," tandasnya.
Sekali lagi, Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan, serta selalu melakukan verifkasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media Instagram @pertaminapatraniaga, akun TikTok, atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.
Baca juga:Di Tengah Tantangan, Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
Tirto lantas melakukan penelusuran akun resmi media sosial Pertamina Patra Niaga. Temuan Tirto menunjukkan bahwa akun tersebut bukanlah akun TikTok resmi Pertamina Patra Niaga.
Diketahui, akun resmi TikTok Pertamina Patra Niaga adalah “pertaminapatraniaga” dan memiliki centang biru yang diverifikasi oleh TikTok.
Berdasarkan situs resmi Pertamina Patra Niaga, yakni pertaminapatraniaga.com, kontak resmi perusahaan tidak menggunakan nomor WhatsApp pribadi. Layanan pelanggan disediakan melalui kanal resmi berupa Telepon: 135 dan Email: pcc135@pertamina.com.
Setelah memverifikasi keabsahan akun, selanjutnya Tirto mengecek prosedur pendaftaran pangkalan atau agen LPG. Perlu diketahui, melansir Tirto, pada Februari 2025, pemerintah resmi melarang penjualan gas LPG ke pengecer.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa larangan penjualan LPG 3 kilogram (kg) melalui pengecer yang mulai berlaku 1 Februari 2025 dilakukan karena adanya laporan penyaluran yang kerap tidak tepat sasaran. Penjualan kemudian difokuskan hanya melalui agen resmi PT Pertamina (Persero). Ia juga menyinggung adanya praktik permainan harga LPG di lapangan.
Mengutip Tirto, untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, masyarakat harus mendaftar melalui agen resmi dengan terlebih dahulu membuat akun pada sistem Online Single Submission (OSS) guna memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Proses pendaftaran diawali dengan aktivasi akun OSS melalui situs oss.go.id. Calon pendaftar perlu mengisi formulir dengan data diri lengkap, seperti NIK, tanggal lahir, nomor telepon, dan email. Setelah proses pendaftaran dikirim, sistem akan mengirimkan email aktivasi. Pengguna kemudian diminta mengaktifkan akun dan akan menerima kata sandi melalui email yang telah didaftarkan.
Setelah akun aktif, pendaftar dapat mengajukan Izin Usaha Mikro dan mengurus NIB dengan login ke situs OSS. Selanjutnya, pilih menu “Permohonan” dan klik “IUMK”, lalu lanjutkan ke pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan melengkapi data profil usaha yang diminta.
Pendaftar wajib mengisi seluruh formulir secara lengkap, termasuk detail usaha, kemudian menyetujui ketentuan yang berlaku. Setelah itu, pilih opsi “Proses NIB dan Izin Usaha”. Sistem akan menampilkan dokumen yang perlu dicetak sebagai syarat untuk mendaftar menjadi pangkalan LPG 3 kg melalui agen resmi.
Untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan, serta surat izin usaha. Selain itu, diperlukan pula dokumen legalitas usaha, antara lain Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan perizinan lain yang relevan. Pendaftar juga diwajibkan melampirkan surat referensi bank serta dokumen persetujuan lingkungan.
Pangkalan LPG 3 kg yang resmi wajib memiliki papan identitas yang menunjukkan statusnya sebagai agen resmi Pertamina. Keberadaan identitas ini penting untuk memberikan transparansi kepada masyarakat sekaligus membedakan pangkalan resmi dari penjual ilegal. Selain itu, operasional pangkalan harus dijalankan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan perusahaan guna menjamin keamanan dan kelancaran distribusi.
Dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi serta mematuhi prosedur yang berlaku, pangkalan LPG 3 kg dapat berperan dalam memastikan distribusi gas berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.
Tirto lalu menghubungi pihak Pertamina Patra Niaga melalui pesan WhatsApp. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.
Roberth memastikan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya pada Selasa (14/04/2026).
Roberth mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.
"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi vang mencantumkan biava tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasa dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut vaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_pg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat," tandasnya.
Sekali lagi, Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan, serta selalu melakukan verifkasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media Instagram @pertaminapatraniaga, akun TikTok, atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.
Baca juga:Di Tengah Tantangan, Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai pangkalan atau sub pangkalan LPG resmi dari Pertamina Patra Niaga hanya dengan membayar sejumlah biaya tertentu melalui WhatsApp adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Faktanya, proses pendaftaran pangkalan LPG tidak dilakukan melalui media sosial maupun nomor WhatsApp pribadi, melainkan melalui mekanisme resmi, yakni pendaftaran usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dari hasil penelusuran, akun penyebar klaim juga bukan merupakan akun media sosial resmi Pertamina Patra Niaga. Pihak perusahaan pun membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Faktanya, proses pendaftaran pangkalan LPG tidak dilakukan melalui media sosial maupun nomor WhatsApp pribadi, melainkan melalui mekanisme resmi, yakni pendaftaran usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dari hasil penelusuran, akun penyebar klaim juga bukan merupakan akun media sosial resmi Pertamina Patra Niaga. Pihak perusahaan pun membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@pertaminagas3kg_lpg/video/7627917813356743957?_r=1&_t=ZS-95VUqcaCfYK
- https://archive.ph/jmE5c
- https://tirto.id/bocoran-harga-dan-cara-beli-lpg-3-kg-dari-aturan-esdm-yang-baru-hqMN
- https://www.tiktok.com/@pertaminapatraniaga
- https://tirto.id/alasan-pemerintah-melarang-pengecer-jual-gas-lpg-3-kilogram-g7VJ
- https://tirto.id/cara-daftar-jadi-pangkalan-gas-elpiji-3-kg-untuk-pengecer-g7W1
- https://oss.go.id/id
- https://www.instagram.com/pertaminapatraniaga/
- https://www.tiktok.com/@pertaminapatraniaga?is_from_webapp=1&sender_device=pc
- https://tirto.id/armada-kapal-pertamina-jaga-distribusi-energi-hubi
(GFD-2026-33540) Keliru, Turki Kirim Ribuan Helikopter untuk Bantu Iran
Sumber:Tanggal publish: 15/04/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa ribuan helikopter yang berasal dari Turki dikirim untuk membantu Iran.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Andi Surii” (arsip) pada Senin (16/03/2026). Dalam unggahan video berdurasi 10 detik tersebut, banyak helikopter yang diterbangkan dan ditambahkan bendera Turki.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Ribuan helikopter Turki sdh berangkat ke Iran, Turki bersama Iran. Semakin memanas Ya Allah. Turki merapat ke Iran,” begitu narasi tertulis dalam video. Pengunggah juga menambahkan keterangan dalam unggahan: “Ribuan helikopter Turki berangkat k iran ,,iran bersama Turki.”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (14/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2 ribu tanda suka, 110 komentar, 35 kali dibagikan, dan 116 ribu tayangan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada Instagram @palopokaisar dan YouTube “maduratvnet”. Kedua unggahan tersebut menyebarkan video yang sama terkait diberangkatkannya ribuan helikopter Turki untuk membantu Iran.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Lewat Meme dan AI Slop, Iran Bombardir AS di Dunia Maya
Periksa Fakta Ribuan Helikopter Turki Berangkat ke Iran.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Andi Surii” (arsip) pada Senin (16/03/2026). Dalam unggahan video berdurasi 10 detik tersebut, banyak helikopter yang diterbangkan dan ditambahkan bendera Turki.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Ribuan helikopter Turki sdh berangkat ke Iran, Turki bersama Iran. Semakin memanas Ya Allah. Turki merapat ke Iran,” begitu narasi tertulis dalam video. Pengunggah juga menambahkan keterangan dalam unggahan: “Ribuan helikopter Turki berangkat k iran ,,iran bersama Turki.”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (14/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2 ribu tanda suka, 110 komentar, 35 kali dibagikan, dan 116 ribu tayangan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada Instagram @palopokaisar dan YouTube “maduratvnet”. Kedua unggahan tersebut menyebarkan video yang sama terkait diberangkatkannya ribuan helikopter Turki untuk membantu Iran.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Lewat Meme dan AI Slop, Iran Bombardir AS di Dunia Maya
Periksa Fakta Ribuan Helikopter Turki Berangkat ke Iran.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Turki menerbangkan ribuan helikopter untuk membantu Iran.
Kemudian, Tirto mencoba mengetikkan kata kunci “Turki berangkatkan ribuan helikopter untuk membantu Iran.” Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas yang menyatakan bahwa video yang menampilkan barisan helikopter yang sedang mengudara merupakan peristiwa lama.
Video asli ditemukan dalam unggahan YouTube Radmir Groham. Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama, dengan keterangan pada unggahan yang menyebutkan video itu direkam di Korea Utara pada 11 September 2024.
Senada dengan hal tersebut, dalam tayangan Yuyongwon TV video tersebut diambil dalam kegiatan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata. Namun, hari peringatan parade helikopter tersebut dibatalkan dan dibatasi akibat hujan dan angin kencang.
Melansir laman Metro TV, Turki pernah mengirimkan bantuan teknologi canggih, termasuk drone Bayraktar Akinci dan helikopter yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam (night vision) tipe Cougar, untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran, Ebrahim Raisi, yang jatuh di wilayah Azerbaijan Timur pada 19 Mei 2024. Namun, hal tersebut tidak ada kaitannya dengan Turki membantu Iran dalam perang. Helikopter yang dikirimkan pun tidak berjumlah ribuan.
Dengan demikian, video yang beredar merupakan konten yang dimanipulasi dari video asli dan tidak didasarkan pada fakta ilmiah.
Baca juga:Kepolisian Turki Tangkap 115 Terduga Militan ISIS Jelang Natal
Kemudian, Tirto mencoba mengetikkan kata kunci “Turki berangkatkan ribuan helikopter untuk membantu Iran.” Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas yang menyatakan bahwa video yang menampilkan barisan helikopter yang sedang mengudara merupakan peristiwa lama.
Video asli ditemukan dalam unggahan YouTube Radmir Groham. Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama, dengan keterangan pada unggahan yang menyebutkan video itu direkam di Korea Utara pada 11 September 2024.
Senada dengan hal tersebut, dalam tayangan Yuyongwon TV video tersebut diambil dalam kegiatan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata. Namun, hari peringatan parade helikopter tersebut dibatalkan dan dibatasi akibat hujan dan angin kencang.
Melansir laman Metro TV, Turki pernah mengirimkan bantuan teknologi canggih, termasuk drone Bayraktar Akinci dan helikopter yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam (night vision) tipe Cougar, untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran, Ebrahim Raisi, yang jatuh di wilayah Azerbaijan Timur pada 19 Mei 2024. Namun, hal tersebut tidak ada kaitannya dengan Turki membantu Iran dalam perang. Helikopter yang dikirimkan pun tidak berjumlah ribuan.
Dengan demikian, video yang beredar merupakan konten yang dimanipulasi dari video asli dan tidak didasarkan pada fakta ilmiah.
Baca juga:Kepolisian Turki Tangkap 115 Terduga Militan ISIS Jelang Natal
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Turki menerbangkan ribuan helikopter untuk membantu Iran adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Adapun Turki pernah mengirimkan bantuan helikopter tipe Cougar untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran pada 19 Mei 2024 dan tidak ada kaitannya dengan perang.
Video tersebut merupakan cuplikan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Korea Utara pada 11 September 2024.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Adapun Turki pernah mengirimkan bantuan helikopter tipe Cougar untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran pada 19 Mei 2024 dan tidak ada kaitannya dengan perang.
Video tersebut merupakan cuplikan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Korea Utara pada 11 September 2024.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1466995775146682
- https://archive.ph/Yydea
- https://www.instagram.com/p/DV6D4e-k9cF/
- https://www.youtube.com/shorts/mSLazRq7Ve0
- https://tirto.id/lewat-meme-dan-ai-slop-iran-bombardir-as-di-dunia-maya-huea
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/13/084800582/-hoaks-ribuan-helikopter-turkiye-diterbangkan-untuk-membantu-iran
- https://www.youtube.com/shorts/17S0iTZt4fs
- https://www.youtube.com/watch?v=_iNxPdboSHw
- https://www.metrotvnews.com/read/N4ECJRPD-turki-kirim-koordinat-dugaan-lokasi-jatuhnya-helikopter-presiden-iran
- https://tirto.id/kepolisian-turki-tangkap-115-terduga-militan-isis-jelang-natal-hopu
(GFD-2026-33541) Hoaks, 4 Ribu Tentara AS Tewas Diserang Iran
Sumber:Tanggal publish: 15/04/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa serangan Iran terhadap Amerika Serikat semakin memanas. Dalam unggahan disebutkan 4 ribu tentara Amerika Serikat tewas di Timur Tengah.
Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Udin Sanjaya” (arsip) pada Kamis (19/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua orang presenter berita menyampaikan informasi terkait tewasnya 4 ribu tentara AS akibat serangan Iran.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Serangan Iran ke AS semakin tak terkendali, hingga menewaskan kurang lebih 4.000 tentara AS. Bandara Internasional Ben Gurion Airport dilaporkan hancur setelah sebuah rudal balistik berat milik Iran menghantam langsung area utama bandara pada dini hari. Rudal yang diidentifikasi sebagai Hebar Shekan Missile disebut jatuh tepat di sektor militer bandara yang saat itu sedang digunakan untuk menerima kedatangan pasukan dari United States. Serangan ini memicu ledakan besar yang merusak sebagian besar fasilitas bandara dan menewaskan sekitar 4.000 personil militer Amerika yang baru saja mendarat beberapa jam sebelumnya. Informasi awal dari berbagai sumber keamanan menyebutkan bahwa pasukan Amerika tersebut baru tiba di Israel untuk memulai persiapan eskalasi militer besar terhadap Iran.” Begitu narasi dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (15/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 19,4 ribu tanda suka, 1,3 ribu komentar, dan 851 kali dibagikan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto menemukan unggahan serupa pada akun TikTok @ellank.sulawesi dan akun X @Boediantar4. Kedua unggahan tersebut menampilkan cuplikan presenter berita yang sama, namun dengan tampilan suasana perang yang berbeda.
Lantas, benarkan 4 ribu tentara AS tewas diserang Iran?
Baca juga:Tentara Israel Hancurkan Seluruh Kamera Pengawas Markas UNIFIL
Periksa Fakta 4000 Tentara AS Tewas.
Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Udin Sanjaya” (arsip) pada Kamis (19/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua orang presenter berita menyampaikan informasi terkait tewasnya 4 ribu tentara AS akibat serangan Iran.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Serangan Iran ke AS semakin tak terkendali, hingga menewaskan kurang lebih 4.000 tentara AS. Bandara Internasional Ben Gurion Airport dilaporkan hancur setelah sebuah rudal balistik berat milik Iran menghantam langsung area utama bandara pada dini hari. Rudal yang diidentifikasi sebagai Hebar Shekan Missile disebut jatuh tepat di sektor militer bandara yang saat itu sedang digunakan untuk menerima kedatangan pasukan dari United States. Serangan ini memicu ledakan besar yang merusak sebagian besar fasilitas bandara dan menewaskan sekitar 4.000 personil militer Amerika yang baru saja mendarat beberapa jam sebelumnya. Informasi awal dari berbagai sumber keamanan menyebutkan bahwa pasukan Amerika tersebut baru tiba di Israel untuk memulai persiapan eskalasi militer besar terhadap Iran.” Begitu narasi dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (15/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 19,4 ribu tanda suka, 1,3 ribu komentar, dan 851 kali dibagikan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto menemukan unggahan serupa pada akun TikTok @ellank.sulawesi dan akun X @Boediantar4. Kedua unggahan tersebut menampilkan cuplikan presenter berita yang sama, namun dengan tampilan suasana perang yang berbeda.
Lantas, benarkan 4 ribu tentara AS tewas diserang Iran?
Baca juga:Tentara Israel Hancurkan Seluruh Kamera Pengawas Markas UNIFIL
Periksa Fakta 4000 Tentara AS Tewas.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya menunjukkan bahwa cuplikan video asli berasal dari program berita Liputan6 di SCTV. Video asli diunggah ke saluran YouTube Liputan6 pada 21 Desember 2025. Selama segmen pemberitaan, presenter membahas dampak banjir bandang di Aceh dan tidak ditemukan pernyataan yang membenarkan klaim bahwa 4 ribu tentara AS tewas karena serangan Iran di Timur Tengah.
Melansir ke laman Tempo, pernah beredar sebuah video yang mengklaim bahwa 4.000 tentara AS tewas setelah mendarat di Bandara Ben Gurion di Israel pada 1 April 2026. Unggahan tersebut faktanya menampilkan video yang tidak terkait dengan serangan Iran di Bandara Ben Gurion di Israel. Video berisi cuplikan berbagai peristiwa di luar Israel.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah pembawa berita yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa suara pada video tersebut memiliki probabilitas 97,5 persen sebagai hasil manipulasi AI.
Laman Military.com melaporkan bahwa hingga 3 April 2026, 365 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam Operation Epic Fury yang dimulai dari 28 Februari 2026. Sementara itu, Reuters mengabarkan Lebih dari 3.000 orang tewas di seluruh Iran selama perang, kata kepala forensik Iran kepada media pemerintah pada hari Kamis (09/04/2026).
Di Israel sendiri, menurut Reuters, rudal yang diluncurkan dari Iran dan Lebanon telah menewaskan 23 orang di Israel, menurut layanan ambulans Israel. Militer Israel mengatakan 12 tentaranya juga tewas di Lebanon selatan. Secara terpisah, pasukan Israel salah tembak dan menewaskan seorang petani Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon pada 22 Maret.
WANA melaporkan bahwa Iran berulang kali mengklaim telah menyerang Bandara Ben Gurion, serangan terbaru terjadi pada minggu pertama bulan April. Al Jazeera mencatat bahwa kelompok Houthi juga mengumumkan serangan serupa terhadap bandara internasional Israel. Namun, serangkaian serangan tersebut tidak berdampak signifikan pada operasi di Bandara Ben Gurion.
Rilis Times of Israel pada 5 April 2026 menyatakan bahwa staf bandara hanya terkejut dengan penemuan sebuah paket yang diduga berisi bahan berbahaya yang mengeluarkan asap.
Lebih lanjut, laman Ynetnews menjelaskan bahwa pihak berwenang telah membatasi akses ke Bandara Ben Gurion secara ketat selama dua minggu terakhir. Kementerian Perhubungan mulai melonggarkan pembatasan penerbangan mulai Minggu malam, 6 April, yang memungkinkan maskapai penerbangan untuk menjual hingga 100 kursi, termasuk kuota 30 persen untuk misi kemanusiaan.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan 4 ribu tentara AS tewas karena serangan Iran adalah tidak benar dan merupakan konten yang difabrikasi.
Baca juga:560 Tentara AS Dilaporkan Tewas & Luka Imbas Iran Balas Serangan
Melansir ke laman Tempo, pernah beredar sebuah video yang mengklaim bahwa 4.000 tentara AS tewas setelah mendarat di Bandara Ben Gurion di Israel pada 1 April 2026. Unggahan tersebut faktanya menampilkan video yang tidak terkait dengan serangan Iran di Bandara Ben Gurion di Israel. Video berisi cuplikan berbagai peristiwa di luar Israel.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah pembawa berita yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa suara pada video tersebut memiliki probabilitas 97,5 persen sebagai hasil manipulasi AI.
Laman Military.com melaporkan bahwa hingga 3 April 2026, 365 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam Operation Epic Fury yang dimulai dari 28 Februari 2026. Sementara itu, Reuters mengabarkan Lebih dari 3.000 orang tewas di seluruh Iran selama perang, kata kepala forensik Iran kepada media pemerintah pada hari Kamis (09/04/2026).
Di Israel sendiri, menurut Reuters, rudal yang diluncurkan dari Iran dan Lebanon telah menewaskan 23 orang di Israel, menurut layanan ambulans Israel. Militer Israel mengatakan 12 tentaranya juga tewas di Lebanon selatan. Secara terpisah, pasukan Israel salah tembak dan menewaskan seorang petani Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon pada 22 Maret.
WANA melaporkan bahwa Iran berulang kali mengklaim telah menyerang Bandara Ben Gurion, serangan terbaru terjadi pada minggu pertama bulan April. Al Jazeera mencatat bahwa kelompok Houthi juga mengumumkan serangan serupa terhadap bandara internasional Israel. Namun, serangkaian serangan tersebut tidak berdampak signifikan pada operasi di Bandara Ben Gurion.
Rilis Times of Israel pada 5 April 2026 menyatakan bahwa staf bandara hanya terkejut dengan penemuan sebuah paket yang diduga berisi bahan berbahaya yang mengeluarkan asap.
Lebih lanjut, laman Ynetnews menjelaskan bahwa pihak berwenang telah membatasi akses ke Bandara Ben Gurion secara ketat selama dua minggu terakhir. Kementerian Perhubungan mulai melonggarkan pembatasan penerbangan mulai Minggu malam, 6 April, yang memungkinkan maskapai penerbangan untuk menjual hingga 100 kursi, termasuk kuota 30 persen untuk misi kemanusiaan.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan 4 ribu tentara AS tewas karena serangan Iran adalah tidak benar dan merupakan konten yang difabrikasi.
Baca juga:560 Tentara AS Dilaporkan Tewas & Luka Imbas Iran Balas Serangan
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim 4 ribu tentara AS tewas karena serangan Iran bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Military.com melaporkan bahwa hingga 3 April 2026, 365 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam Operation Epic Fury yang dimulai dari 28 Februari 2026. Sementara itu, Reuters mengabarkan Lebih dari 3.000 orang tewas di seluruh Iran selama perang, kata kepala forensik Iran kepada media pemerintah pada hari Kamis (09/04/2026).
Di Israel sendiri, rudal yang diluncurkan dari Iran dan Lebanon telah menewaskan 23 orang di Israel, menurut layanan ambulans Israel. Militer Israel mengatakan 12 tentaranya juga tewas di Lebanon selatan. Secara terpisah, pasukan Israel salah tembak dan menewaskan seorang petani Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon pada 22 Maret 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan,
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Military.com melaporkan bahwa hingga 3 April 2026, 365 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam Operation Epic Fury yang dimulai dari 28 Februari 2026. Sementara itu, Reuters mengabarkan Lebih dari 3.000 orang tewas di seluruh Iran selama perang, kata kepala forensik Iran kepada media pemerintah pada hari Kamis (09/04/2026).
Di Israel sendiri, rudal yang diluncurkan dari Iran dan Lebanon telah menewaskan 23 orang di Israel, menurut layanan ambulans Israel. Militer Israel mengatakan 12 tentaranya juga tewas di Lebanon selatan. Secara terpisah, pasukan Israel salah tembak dan menewaskan seorang petani Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon pada 22 Maret 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan,
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1313087957327024
- https://archive.ph/uuYuf
- https://www.tiktok.com/@ellank.sulawesi/video/7618591417622957332
- https://x.com/Boediantar4/status/2040580166561529969
- https://tirto.id/tentara-israel-hancurkan-kamera-pengawas-markas-unifil-htKX
- https://www.youtube.com/watch?v=H_9aZn4qErs
- https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-video-4-ribu-tentara-as-tewas-di-bandara-ben-gurion-2127450
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.military.com/daily-news/headlines/2026/04/04/365-us-troops-wounded-action-13-dead-operation-epic-fury.html
- https://www.reuters.com/world/middle-east/how-many-people-have-been-killed-us-israel-war-iran-2026-04-07/
- https://wanaen.com/iranian-army-targets-israeli-positions-at-ben-gurion-airport-with-drones/
- https://www.aljazeera.com/video/newsfeed/2026/4/5/yemens-houthis-claim-cluster-missile-attack-on-israels-ben-gurion-airport
- https://www.timesofisrael.com/package-emitting-smoke-triggers-hazardous-materials-operation-at-ben-gurion-airport/
- https://www.ynetnews.com/travel/article/rybiuvl2zg
- https://tirto.id/560-tentara-as-dilaporkan-tewas-luka-imbas-iran-balas-serangan-hrNT
(GFD-2026-33570) Hoaks, Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Berbayar lewat WhatsApp
Sumber:Tanggal publish: 15/04/2026
Berita
tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial, mengklaim bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai pangkalan atau sub pangkalan LPG resmi dari Pertamina Patra Niaga dengan membayar sejumlah biaya tertentu.
Klaim tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama “pertaminagas3kg_lpg” (arsip) pada Senin, 13 April 2026. Dalam takarir pada unggahan, akun tersebut menjelaskan adanya skema pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG dengan biaya tertentu, yakni sebesar Rp220 ribu untuk pangkalan resmi dan Rp178 ribu untuk sub pangkalan, serta menjanjikan fasilitas seperti izin resmi daerah, spanduk, hingga distribusi tabung gas LPG 3 kg dalam jumlah tertentu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Sudah Termasuk izin Resmi daerah beserta berupa spanduk untuk sub pangkalan kalau untuk pangkalan papan nama pangkalan akan dibawakan sama pihak instruktur pengelolah langsung dipasang depan toko atau gudang rumahan langsung buka agen resmi didaerah,” tulis pengunggah.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan itu juga menyebut bahwa pendaftar dapat membuka pangkalan di rumah atau toko, bahkan tanpa batasan jumlah pemesanan untuk kategori pangkalan resmi.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh 1.466 tanda suka, 498 komentar, dan dibagikan sebanyak 414 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Bocoran Harga dan Cara Beli LPG 3 Kg dari Aturan ESDM yang Baru
Periksa Fakta Pendaftaran Pangkalan Gas LPG.
Klaim tersebut diunggah oleh akun TikTok bernama “pertaminagas3kg_lpg” (arsip) pada Senin, 13 April 2026. Dalam takarir pada unggahan, akun tersebut menjelaskan adanya skema pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG dengan biaya tertentu, yakni sebesar Rp220 ribu untuk pangkalan resmi dan Rp178 ribu untuk sub pangkalan, serta menjanjikan fasilitas seperti izin resmi daerah, spanduk, hingga distribusi tabung gas LPG 3 kg dalam jumlah tertentu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Sudah Termasuk izin Resmi daerah beserta berupa spanduk untuk sub pangkalan kalau untuk pangkalan papan nama pangkalan akan dibawakan sama pihak instruktur pengelolah langsung dipasang depan toko atau gudang rumahan langsung buka agen resmi didaerah,” tulis pengunggah.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan itu juga menyebut bahwa pendaftar dapat membuka pangkalan di rumah atau toko, bahkan tanpa batasan jumlah pemesanan untuk kategori pangkalan resmi.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah memperoleh 1.466 tanda suka, 498 komentar, dan dibagikan sebanyak 414 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Bocoran Harga dan Cara Beli LPG 3 Kg dari Aturan ESDM yang Baru
Periksa Fakta Pendaftaran Pangkalan Gas LPG.
Hasil Cek Fakta
Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengguna. Di bio akun, pengguna mengklaim bahwa akunnya merupakan akun resmi. Pengguna juga mencantumkan nomor WhatsApp pada bio akun untuk menghubungi layanan pendaftaran atau informasi lebih lanjut terkait produk.
Tirto lantas melakukan penelusuran akun resmi media sosial Pertamina Patra Niaga. Temuan Tirto menunjukkan bahwa akun tersebut bukanlah akun TikTok resmi Pertamina Patra Niaga.
Diketahui, akun resmi TikTok Pertamina Patra Niaga adalah “pertaminapatraniaga” dan memiliki centang biru yang diverifikasi oleh TikTok.
Berdasarkan situs resmi Pertamina Patra Niaga, yakni pertaminapatraniaga.com, kontak resmi perusahaan tidak menggunakan nomor WhatsApp pribadi. Layanan pelanggan disediakan melalui kanal resmi berupa Telepon: 135 dan Email: pcc135@pertamina.com.
Setelah memverifikasi keabsahan akun, selanjutnya Tirto mengecek prosedur pendaftaran pangkalan atau agen LPG. Perlu diketahui, melansir Tirto, pada Februari 2025, pemerintah resmi melarang penjualan gas LPG ke pengecer.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa larangan penjualan LPG 3 kilogram (kg) melalui pengecer yang mulai berlaku 1 Februari 2025 dilakukan karena adanya laporan penyaluran yang kerap tidak tepat sasaran. Penjualan kemudian difokuskan hanya melalui agen resmi PT Pertamina (Persero). Ia juga menyinggung adanya praktik permainan harga LPG di lapangan.
Mengutip Tirto, untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, masyarakat harus mendaftar melalui agen resmi dengan terlebih dahulu membuat akun pada sistem Online Single Submission (OSS) guna memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Proses pendaftaran diawali dengan aktivasi akun OSS melalui situs oss.go.id. Calon pendaftar perlu mengisi formulir dengan data diri lengkap, seperti NIK, tanggal lahir, nomor telepon, dan email. Setelah proses pendaftaran dikirim, sistem akan mengirimkan email aktivasi. Pengguna kemudian diminta mengaktifkan akun dan akan menerima kata sandi melalui email yang telah didaftarkan.
Setelah akun aktif, pendaftar dapat mengajukan Izin Usaha Mikro dan mengurus NIB dengan login ke situs OSS. Selanjutnya, pilih menu “Permohonan” dan klik “IUMK”, lalu lanjutkan ke pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan melengkapi data profil usaha yang diminta.
Pendaftar wajib mengisi seluruh formulir secara lengkap, termasuk detail usaha, kemudian menyetujui ketentuan yang berlaku. Setelah itu, pilih opsi “Proses NIB dan Izin Usaha”. Sistem akan menampilkan dokumen yang perlu dicetak sebagai syarat untuk mendaftar menjadi pangkalan LPG 3 kg melalui agen resmi.
Untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan, serta surat izin usaha. Selain itu, diperlukan pula dokumen legalitas usaha, antara lain Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan perizinan lain yang relevan. Pendaftar juga diwajibkan melampirkan surat referensi bank serta dokumen persetujuan lingkungan.
Pangkalan LPG 3 kg yang resmi wajib memiliki papan identitas yang menunjukkan statusnya sebagai agen resmi Pertamina. Keberadaan identitas ini penting untuk memberikan transparansi kepada masyarakat sekaligus membedakan pangkalan resmi dari penjual ilegal. Selain itu, operasional pangkalan harus dijalankan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan perusahaan guna menjamin keamanan dan kelancaran distribusi.
Dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi serta mematuhi prosedur yang berlaku, pangkalan LPG 3 kg dapat berperan dalam memastikan distribusi gas berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.
Tirto lalu menghubungi pihak Pertamina Patra Niaga melalui pesan WhatsApp. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.
Roberth memastikan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya pada Selasa (14/04/2026).
Roberth mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.
"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi vang mencantumkan biava tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasa dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut vaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_pg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat," tandasnya.
Sekali lagi, Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan, serta selalu melakukan verifkasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media Instagram @pertaminapatraniaga, akun TikTok, atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.
Baca juga:Di Tengah Tantangan, Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
Tirto lantas melakukan penelusuran akun resmi media sosial Pertamina Patra Niaga. Temuan Tirto menunjukkan bahwa akun tersebut bukanlah akun TikTok resmi Pertamina Patra Niaga.
Diketahui, akun resmi TikTok Pertamina Patra Niaga adalah “pertaminapatraniaga” dan memiliki centang biru yang diverifikasi oleh TikTok.
Berdasarkan situs resmi Pertamina Patra Niaga, yakni pertaminapatraniaga.com, kontak resmi perusahaan tidak menggunakan nomor WhatsApp pribadi. Layanan pelanggan disediakan melalui kanal resmi berupa Telepon: 135 dan Email: pcc135@pertamina.com.
Setelah memverifikasi keabsahan akun, selanjutnya Tirto mengecek prosedur pendaftaran pangkalan atau agen LPG. Perlu diketahui, melansir Tirto, pada Februari 2025, pemerintah resmi melarang penjualan gas LPG ke pengecer.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa larangan penjualan LPG 3 kilogram (kg) melalui pengecer yang mulai berlaku 1 Februari 2025 dilakukan karena adanya laporan penyaluran yang kerap tidak tepat sasaran. Penjualan kemudian difokuskan hanya melalui agen resmi PT Pertamina (Persero). Ia juga menyinggung adanya praktik permainan harga LPG di lapangan.
Mengutip Tirto, untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, masyarakat harus mendaftar melalui agen resmi dengan terlebih dahulu membuat akun pada sistem Online Single Submission (OSS) guna memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Proses pendaftaran diawali dengan aktivasi akun OSS melalui situs oss.go.id. Calon pendaftar perlu mengisi formulir dengan data diri lengkap, seperti NIK, tanggal lahir, nomor telepon, dan email. Setelah proses pendaftaran dikirim, sistem akan mengirimkan email aktivasi. Pengguna kemudian diminta mengaktifkan akun dan akan menerima kata sandi melalui email yang telah didaftarkan.
Setelah akun aktif, pendaftar dapat mengajukan Izin Usaha Mikro dan mengurus NIB dengan login ke situs OSS. Selanjutnya, pilih menu “Permohonan” dan klik “IUMK”, lalu lanjutkan ke pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan melengkapi data profil usaha yang diminta.
Pendaftar wajib mengisi seluruh formulir secara lengkap, termasuk detail usaha, kemudian menyetujui ketentuan yang berlaku. Setelah itu, pilih opsi “Proses NIB dan Izin Usaha”. Sistem akan menampilkan dokumen yang perlu dicetak sebagai syarat untuk mendaftar menjadi pangkalan LPG 3 kg melalui agen resmi.
Untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg, calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan, serta surat izin usaha. Selain itu, diperlukan pula dokumen legalitas usaha, antara lain Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan perizinan lain yang relevan. Pendaftar juga diwajibkan melampirkan surat referensi bank serta dokumen persetujuan lingkungan.
Pangkalan LPG 3 kg yang resmi wajib memiliki papan identitas yang menunjukkan statusnya sebagai agen resmi Pertamina. Keberadaan identitas ini penting untuk memberikan transparansi kepada masyarakat sekaligus membedakan pangkalan resmi dari penjual ilegal. Selain itu, operasional pangkalan harus dijalankan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan perusahaan guna menjamin keamanan dan kelancaran distribusi.
Dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi serta mematuhi prosedur yang berlaku, pangkalan LPG 3 kg dapat berperan dalam memastikan distribusi gas berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.
Tirto lalu menghubungi pihak Pertamina Patra Niaga melalui pesan WhatsApp. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.
Roberth memastikan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya pada Selasa (14/04/2026).
Roberth mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.
"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi vang mencantumkan biava tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasa dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut vaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_pg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat," tandasnya.
Sekali lagi, Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan, serta selalu melakukan verifkasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media Instagram @pertaminapatraniaga, akun TikTok, atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.
Baca juga:Di Tengah Tantangan, Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai pangkalan atau sub pangkalan LPG resmi dari Pertamina Patra Niaga hanya dengan membayar sejumlah biaya tertentu melalui WhatsApp adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Faktanya, proses pendaftaran pangkalan LPG tidak dilakukan melalui media sosial maupun nomor WhatsApp pribadi, melainkan melalui mekanisme resmi, yakni pendaftaran usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dari hasil penelusuran, akun penyebar klaim juga bukan merupakan akun media sosial resmi Pertamina Patra Niaga. Pihak perusahaan pun membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Faktanya, proses pendaftaran pangkalan LPG tidak dilakukan melalui media sosial maupun nomor WhatsApp pribadi, melainkan melalui mekanisme resmi, yakni pendaftaran usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dari hasil penelusuran, akun penyebar klaim juga bukan merupakan akun media sosial resmi Pertamina Patra Niaga. Pihak perusahaan pun membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@pertaminagas3kg_lpg/video/7627917813356743957?_r=1&_t=ZS-95VUqcaCfYK
- https://archive.ph/jmE5c
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=09efcbbc2c__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=c0a14d3a32__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://tirto.id/bocoran-harga-dan-cara-beli-lpg-3-kg-dari-aturan-esdm-yang-baru-hqMN
- https://www.tiktok.com/@pertaminapatraniaga
- https://tirto.id/alasan-pemerintah-melarang-pengecer-jual-gas-lpg-3-kilogram-g7VJ
- https://tirto.id/cara-daftar-jadi-pangkalan-gas-elpiji-3-kg-untuk-pengecer-g7W1
- https://oss.go.id/id
- https://www.instagram.com/pertaminapatraniaga/
- https://www.tiktok.com/@pertaminapatraniaga?is_from_webapp=1&sender_device=pc
- https://tirto.id/armada-kapal-pertamina-jaga-distribusi-energi-hubi
Halaman: 59/7772





