“VAKSINASI MASSAL SURABAYA
Lokasi ROYAL PLAZA SURABAYA lt 5 area parkir mobil
Tgl 2-6 Agustus 2021
Jam 08.00 s/d selesai
Syarat peserta vaksin membawa fotocopy KTP Surabaya
Berusia 18 tahun keatas
Terbuka untuk umum KTP lain SURABAYA sertakan surat domisili rt/rw
Info hub
rahmaton [no telepon]
dian [no telepon]
vaksinasi surabaya
(GFD-2021-7361) [SALAH] Jadwal Vaksinasi Massal di Royal Plaza Surabaya Tanggal 2-6 Agustus 2021
Sumber: FlayerTanggal publish: 04/08/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah poster yang berisi informasi terkait dengan jadwal vaksinasi yang dilakukan mulai tanggal 2 sampai 6 Agustus 2021 di Royal Plaza Surabaya. Vaksinasi tersebut dilakukan mulai pukul 08.00 hingga selesai. Dalam pelaksanaan vaksin tersebut, peserta vaksin yang berdomisili di Surabaya diwajibkan membawa foto kopi KTP Surabaya, dan untuk peserta yang berdomisili di luar Surabaya diwajibkan membawa KTP dan surat domisili rt/rw. Lalu untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi 2 nomor telepon yang tertera dalam poster tersebut.
Namun melansir dari akun Instagram resmi Royal Plaza Surabaya, yaitu @royalplazasurabaya. Pihak Royal Plaza Surabaya menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoax dan mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan berita hoax seperti itu.
Melansir dari surabaya.go.id, agenda vaksinasi massal terakhir yang diagendakan oleh Pemerintah Kota Surabaya ialah tanggal 31 Juli 2021. Dan sampai dengan saat ini Pemerintah Kota Surabaya belum mengagendakan vaksinasi massal di tanggal yang tertera pada poster.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait jadwal vaksinasi massal yang dilakukan di Royal Plaza Surabaya pada tanggal 2 hingga 6 Agustus 2021 adalah informasi salah atau masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.
Namun melansir dari akun Instagram resmi Royal Plaza Surabaya, yaitu @royalplazasurabaya. Pihak Royal Plaza Surabaya menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoax dan mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan berita hoax seperti itu.
Melansir dari surabaya.go.id, agenda vaksinasi massal terakhir yang diagendakan oleh Pemerintah Kota Surabaya ialah tanggal 31 Juli 2021. Dan sampai dengan saat ini Pemerintah Kota Surabaya belum mengagendakan vaksinasi massal di tanggal yang tertera pada poster.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait jadwal vaksinasi massal yang dilakukan di Royal Plaza Surabaya pada tanggal 2 hingga 6 Agustus 2021 adalah informasi salah atau masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Informasi tersebut salah. Faktanya pihak Royal Plaza mengonfirmasi melalui akun Instagram resminya bahwa informasi tersebut adalah hoax.
Rujukan
(GFD-2021-7362) [SALAH] Air Rebusan Nanas Bisa Membunuh Sel Kanker
Sumber: FacebookTanggal publish: 04/08/2021
Berita
Klaim tentang air rebusan nanas dapat membunuh sel kanker beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan akun Facebook Ahmad Bukhori pada 1 Agustus 2021.
Akun Facebook Ahmad Bukhori mengunggah narasi berisi tata cara mengonsumsi air rebusan nanas yang diklaim bisa membunuh sel kanker.
"ASSALAMUALAIKUM WAROH MATULLOHI WABAROKATUH
TIPS AGAR BADAN SELALU SEHAT DI MUSIM WABAH SAAT INI DARI BUAH NANAS
Lantaran air Nanas Panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup. Nanas Panas >< dapat membunuh sel kanker!
CARANYA
✓Potong 2-3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi "air alkali", minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
✓Air Nanas Panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
✓Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor.
✓Air Nanas Panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
✓Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
✓Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga & teman.
Jaga Kesehatanmu Sebelum Sakitmu Datang...!Semoga Bermanfaat," tulis akun Facebook Ahmad Bukhori.
Konten yang disebarkan akun Facebook Ahmad Bukhori telah 11 kali dibagikan dan mendapat 3 komentar warganet.
Akun Facebook Ahmad Bukhori mengunggah narasi berisi tata cara mengonsumsi air rebusan nanas yang diklaim bisa membunuh sel kanker.
"ASSALAMUALAIKUM WAROH MATULLOHI WABAROKATUH
TIPS AGAR BADAN SELALU SEHAT DI MUSIM WABAH SAAT INI DARI BUAH NANAS
Lantaran air Nanas Panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup. Nanas Panas >< dapat membunuh sel kanker!
CARANYA
✓Potong 2-3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi "air alkali", minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
✓Air Nanas Panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
✓Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor.
✓Air Nanas Panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
✓Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
✓Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga & teman.
Jaga Kesehatanmu Sebelum Sakitmu Datang...!Semoga Bermanfaat," tulis akun Facebook Ahmad Bukhori.
Konten yang disebarkan akun Facebook Ahmad Bukhori telah 11 kali dibagikan dan mendapat 3 komentar warganet.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim air rebusan nanas bisa membunuh sel kanker. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "air nanas membunuh sel kanker" di kolom pencarian Google Search.
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah klaim tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Cek Fakta Kesehatan: Air Nanas Panas untuk Obat Kanker, Hoaks" yang dimuat situs Liputan6.com pada 16 Desember 2019 lalu.
Liputan6.com, Jakarta - Pekan lalu beredar pesan melalui WhatsApp Group (WAG) yang mengaitkan konsumsi air nanas panas dengan pengobatan kanker. Tak hanya itu, beberapa nama tenaga medis pun ikut dicantumkan di dalamnya seperti Profesor Khairul Huseinn dan DR. dr. Rahyussalim, SpOT.
Berikut isi pesan tersebut:
Air Nanas panas
tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!
Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain', pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan ...
Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!
Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup
Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,
Sebarkan cinta keluar!
Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!
Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi "air alkali", minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.
Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.
(DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI
Tim Health Liputan6.com melakukan penelusuran fakta terhadap pesan tersebut. Kami mencoba menghubungi salah satu nama yang tercantum dalam pesan.
Melalui sambungan telepon, DR. dr. Rahyussalim, SpOT mengonfirmasi bahwa ia tak pernah membuat pesan tersebut. Bahkan ia mendapat kiriman pesan serupa dari rekannya.
"Nama saya dicantumkan oleh orang lain," ujar dr Rahyussalim, pada Senin (16/12/2019).
"Entah itu ada orang iseng atau apa," tambahnya.
Jika dicermati, memang ada kejanggalan dalam pesan tersebut. Dr dr Rahyussalim adalah seorang dokter spesialis orthopedi konsultan tulang belakang. Sementara, isi pesan yang disebarkan lewat WAG itu bukan membahas mengenai kesehatan tulang.
Selanjutnya, kami pun mengonfirmasi khasiat air nanas panas untuk mengobati kanker pada ahlinya. Health-Liputan6.com bertanya pada Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof DR. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP.
Dengan sigap, pria yang karib disapa Prof Aru menyanggah isi pesan tersebut. Menurutnya, pesan yang disebarkan itu bohong belaka. Bahkan ia pun menyebut, pesan serupa yang mencantumkan tanaman berbeda seperti misalnya jengkol, petai, atau pun mentimun yang disebut-sebut bisa mengobati kanker mudah ditemukan di media sosial.
"Sama sekali enggak betul. Dan, kadang-kadang walaupun (mencantumkan sumber) dari luar negeri, itu beberapa zat itu diteteskan ke sel kanker di laboratorium, sel kankernya mati. Lalu, mereka bilang bisa untuk ngobatin, padahal sama sekali enggak," jelas Prof Aru.
Terkadang, oknum penyebar pesan hoaks kesehatan itu menemukan kesamaan kandungan zat tertentu dalam obat dan buah lantas secara gegabah mengatakan buah terebut bisa menjadi obat.
"Kadang-kadang kandungan yang dicantumkan itu, ada kandungan X dalam obat kanker lalu dalam buah-buahan juga ditemukan kandungan sejuta X, mereka bilang sudah bisa," lanjut Prof Aru.
Meski begitu, Prof Aru tidak berkeberatan kalau orang yang sedang berobat kanker mengonsumsi buah-buahan. "Nah itu, komplimenter, menunjang agar badannya lebih sehat dan pasti ada manfaatnya."
Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah klaim tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Cek Fakta Kesehatan: Air Nanas Panas untuk Obat Kanker, Hoaks" yang dimuat situs Liputan6.com pada 16 Desember 2019 lalu.
Liputan6.com, Jakarta - Pekan lalu beredar pesan melalui WhatsApp Group (WAG) yang mengaitkan konsumsi air nanas panas dengan pengobatan kanker. Tak hanya itu, beberapa nama tenaga medis pun ikut dicantumkan di dalamnya seperti Profesor Khairul Huseinn dan DR. dr. Rahyussalim, SpOT.
Berikut isi pesan tersebut:
Air Nanas panas
tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!
Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain', pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan ...
Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!
Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup
Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,
Sebarkan cinta keluar!
Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!
Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi "air alkali", minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.
Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.
(DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI
Tim Health Liputan6.com melakukan penelusuran fakta terhadap pesan tersebut. Kami mencoba menghubungi salah satu nama yang tercantum dalam pesan.
Melalui sambungan telepon, DR. dr. Rahyussalim, SpOT mengonfirmasi bahwa ia tak pernah membuat pesan tersebut. Bahkan ia mendapat kiriman pesan serupa dari rekannya.
"Nama saya dicantumkan oleh orang lain," ujar dr Rahyussalim, pada Senin (16/12/2019).
"Entah itu ada orang iseng atau apa," tambahnya.
Jika dicermati, memang ada kejanggalan dalam pesan tersebut. Dr dr Rahyussalim adalah seorang dokter spesialis orthopedi konsultan tulang belakang. Sementara, isi pesan yang disebarkan lewat WAG itu bukan membahas mengenai kesehatan tulang.
Selanjutnya, kami pun mengonfirmasi khasiat air nanas panas untuk mengobati kanker pada ahlinya. Health-Liputan6.com bertanya pada Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof DR. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP.
Dengan sigap, pria yang karib disapa Prof Aru menyanggah isi pesan tersebut. Menurutnya, pesan yang disebarkan itu bohong belaka. Bahkan ia pun menyebut, pesan serupa yang mencantumkan tanaman berbeda seperti misalnya jengkol, petai, atau pun mentimun yang disebut-sebut bisa mengobati kanker mudah ditemukan di media sosial.
"Sama sekali enggak betul. Dan, kadang-kadang walaupun (mencantumkan sumber) dari luar negeri, itu beberapa zat itu diteteskan ke sel kanker di laboratorium, sel kankernya mati. Lalu, mereka bilang bisa untuk ngobatin, padahal sama sekali enggak," jelas Prof Aru.
Terkadang, oknum penyebar pesan hoaks kesehatan itu menemukan kesamaan kandungan zat tertentu dalam obat dan buah lantas secara gegabah mengatakan buah terebut bisa menjadi obat.
"Kadang-kadang kandungan yang dicantumkan itu, ada kandungan X dalam obat kanker lalu dalam buah-buahan juga ditemukan kandungan sejuta X, mereka bilang sudah bisa," lanjut Prof Aru.
Meski begitu, Prof Aru tidak berkeberatan kalau orang yang sedang berobat kanker mengonsumsi buah-buahan. "Nah itu, komplimenter, menunjang agar badannya lebih sehat dan pasti ada manfaatnya."
Kesimpulan
Klaim tentang air rebusan nanas dapat membunuh sel kanker ternyata tidak benar. Faktanya, tidak ada penelitian medis yang mendukung klaim tersebut.
Rujukan
(GFD-2021-7363) [SALAH] Video Sebut Bocoran Jadwal Varian Covid-19 Diluncurkan
Sumber: FacebookTanggal publish: 04/08/2021
Berita
Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan video terkait jadwal varian covid-19 akan diluncurkan ke masyarakat dari WHO. Postingan video itu ramai dibagikan sejak akhir pekan ini.
Dalam video berdurasi 20 detik itu terdapat nama varian covid-19 di sisi kiri dan nama bulan diluncurkan di sisi kanan. Selain itu terdapat juga cuplikan potongan pidato dari Presiden Joko Widodo.
Dalam cuplikan video itu Presiden Jokowi menyampaikan "Tiga hari yang lalu WHO menyampaikan akan muncul lagi varian baru dan ini bisa menyebabkan pandemi bisa lebih panjang dari yang kita perkirakan"
Video itu juga disertai narasi "Bocoran: Jadwal varian diluncurkan/ dipublikasikan"
Dalam video berdurasi 20 detik itu terdapat nama varian covid-19 di sisi kiri dan nama bulan diluncurkan di sisi kanan. Selain itu terdapat juga cuplikan potongan pidato dari Presiden Joko Widodo.
Dalam cuplikan video itu Presiden Jokowi menyampaikan "Tiga hari yang lalu WHO menyampaikan akan muncul lagi varian baru dan ini bisa menyebabkan pandemi bisa lebih panjang dari yang kita perkirakan"
Video itu juga disertai narasi "Bocoran: Jadwal varian diluncurkan/ dipublikasikan"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan memasukkan kata kunci "covid-19 variant list john hopkins" di mesin pencarian Google. Hasilnya ada artikel dari India Today berjudul "Fact Check: Sham list of Covid-19 variants' 'release dates' viral on internet" yang tayang 29 Juli 2021.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa menurut data dari WHO varian Delta bukan baru ditemukan pada Juni 2021. Begitu juga varian lain seperti Epsilon, Zeta, Eta, Lota, Kappa, dan Lambda.
Untuk varian Delta sendiri WHO sudah mendapatkan sampelnya sejak Oktober tahun lalu. Sementara Epsilon pada Maret 2020, Zeta pada April 2020, Eta pada Desember 2020, Lota pada November 2020, Kappa pada Oktober 2020, dan Lambda juga pada Desember 2020.
Sementara untuk varian Theta, sampel awal terdokumentasi pada Januari 2021 di Filipina.
Pada bulan Mei 2021, WHO telah mengubah nama varian yang tadinya berasal dari nama negara menggunakan nama dari alfabet Yunani. Hal ini digunakan untuk lebih mudah mengingat dan tidak ada stigma tertentu pada suatu negara.
Hal inilah yang diduga mengapa jadwal varian hoaks itu dibuat dan seolah-olah baru ditemukan pada Juni 2021.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa menurut data dari WHO varian Delta bukan baru ditemukan pada Juni 2021. Begitu juga varian lain seperti Epsilon, Zeta, Eta, Lota, Kappa, dan Lambda.
Untuk varian Delta sendiri WHO sudah mendapatkan sampelnya sejak Oktober tahun lalu. Sementara Epsilon pada Maret 2020, Zeta pada April 2020, Eta pada Desember 2020, Lota pada November 2020, Kappa pada Oktober 2020, dan Lambda juga pada Desember 2020.
Sementara untuk varian Theta, sampel awal terdokumentasi pada Januari 2021 di Filipina.
Pada bulan Mei 2021, WHO telah mengubah nama varian yang tadinya berasal dari nama negara menggunakan nama dari alfabet Yunani. Hal ini digunakan untuk lebih mudah mengingat dan tidak ada stigma tertentu pada suatu negara.
Hal inilah yang diduga mengapa jadwal varian hoaks itu dibuat dan seolah-olah baru ditemukan pada Juni 2021.
Kesimpulan
Video yang mengklaim ada jadwal varian covid-19 yang akan diluncurkan WHO adalah hoaks.
Rujukan
- https://www.who.int/en/activities/tracking-SARS-CoV-2-variants/
- https://www.who.int/news/item/31-05-2021-who-announces-simple-easy-to-say-labels-for-sars-cov-2-variants-of-interest-and-concern
- https://www.indiatoday.in/fact-check/story/fact-check-sham-list-of-covid-variants-release-dates-viral-on-internet-1834437-2021-07-29
- https://www.newtral.es/bulos-cronograma-cepas-variantes-covid-19/20210726/?fbclid=IwAR0V9Xi3pETmy2ZyZ56dm8QInS0ur5v66Oxlx03jxkVrKeHQ0tiPYl4N5aY
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4619998/cek-fakta-hoaks-video-sebut-bocoran-jadwal-varian-covid-19-diluncurkan
(GFD-2021-8714) Keliru, Klaim Video Luhut Perintahkan Semua Masjid Disegel
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 03/08/2021
Berita
Video bangunan yang diklaim sebagai masjid ditutup balok kayu pada bagian pintunya beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan narasi bahwa Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan semua masjid wajib.
Di Facebook, video tersebut dibagikan akun ini pada 31 Juli 2021. Akun inipun menuliskan narasi:
“VIRAL HARI INIBIADAB !! LUHUT PERINTAHKAN SEMUA MASJID WAJIB D SEGEL! LUHUT PKI ~ NEWS”.
Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah mendapat lebih dari 2000 komentar dan dibagikan lebih dari 400.000 kali.
Apa benar ini video Luhut saat memerintahkan semua masjid wajib disegel?
Tangkapan layar video dengan klaim Video Luhut yang perintahkan semua masjid disegel
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait melalui swejumlah media kredibel. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan Luhut yang memerintahkan penyegelan semua masjid.
Video identik pernah diunggah ke Youtube oleh kanal Poros Tengah pada 4 Juli 2021 dengan judul, “VIRAL HARI INI ~ BIADAB !! LUHUT PERINTAHKAN SEMUA MASJID WAJIB DI SEGEL ! LUHUT PKI ~ NEWS”.
Dalam video berdurasi 11 menit dan 23 detik tersebut juga tidak ditemukan pernyataan Luhut yang mewajibkan menyegel masjid.
Video itu hanya menampilkan thumbnail berupa gambar tangkapan layar dari situs berita, beritasatu.com yang dimuat pada 1 Juli 2021 dengan judul, “PPKM Darurat 3-20 Juli 2021, Tempat Ibadah Ditutup Sementara”. Artikel tersebut memuat foto Luhut.
Gambar tangkapan layar tersebut ditampilkan pada bagian awal video yang diikuti dengan foto Jokowi. Selain gambar tangkapan layar, pada thumbnail video juga memuat gambar Ustad Abdul Somad (UAS).
Situs beritasatu.com memang memuat artikel yang identik dengan gambar tangkapan layar pada thumbnail video di atas. Dalam artikelnya, Beritasatu.com memuat pernyataan Luhut tentang keputusan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat pada 3-20 Juli 2021.
Hal itu disampaikan Luhut dalam keterangan pers secara virtual Kamis, 1 Juli 2021. "Tempat ibadah apakah masjid, musala, gereja, pura, wihara, dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup untuk sementara," katanya.
Kemudian pada 10 Juli 2021 beritasatu.com memuat artikel dengan judul, “Revisi Aturan PPKM Darurat : Resepsi Ditiadakan, Tempat Ibadah Tak Ditutup”.
Artikel tersebut menjelaskan bahwa pemerintah kembali merevisi aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Dalam aturan baru tersebut, tempat ibadah tidak lagi ditutup dan resepsi sepenuhnya ditiadakan.
Perubahan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) 19/2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Mendagri 15/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.
Adapun aturan yang dirubah huruf g dan huruf k adalah tentang penutupan tempat ibadah dan pelaksanaan resepsi pernikahan.
Berikut perubahannya :
Pada Huruf g, tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/ keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM darurat dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah
Kemudian pada Huruf k, pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat.
Dalam instruksi Mendagri 19/2021 itu tertulis aturan baru ini berlaku mulai 10 Juli sampai 20 Juli 2021. Instruksi baru ini sudah diteken oleh Mendagri Tito Karnavian.
Dikutip dari Kompas.com, revisi Aturan PPKM Darurat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus berjalan sejak diberlakukan pada 3 Juli 2021, di tengah melonjaknya kasus Covid-19.
Sejak kebijakan PPKM Darurat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ditetapkan, pemerintah sudah merevisi sejumlah aturan pembatasan PPKM Darurat. Revisi itu dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).
Revisi aturan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 19 Tahun 2021.
Adapun bagian yang direvisi yakni pada diktum ketiga huruf g dan k dalam Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Wilayah Jawa dan Bali. Dalam Inmendagri yang baru poin g disebutkan bahwa masjid, gereja, pura, vihara, kelenteng dan tempat ibadah lainnya tidak lagi ditutup.
Dilansir dari CNN Indonesia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI merevisi aturan tempat ibadah agama selama PPKM darurat Jawa dan Bali diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Pemerintah hanya meniadakan kegiatan keagamaan dari semula harus ditutup.
Perubahan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa Bali.
Mengutip dokumen yang diberikan oleh Juru Bicara Kementerian Maritim dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan perubahan aturan PPKM darurat Jawa Bali terkait dengan tempat ibadah dan acara resepsi pernikahan.
Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA juga telah mengonfirmasi aturan baru ini. Dalam aturan baru disebutkan tempat ibadah, seperti masjid, mushola, gereja, pura, vihara, dan klenteng tidak mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjamaah selama penerapan PPKM darurat.
"Dengan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah," tulis salinan aturan tersebut, dikutip Ahad, 11 Juli 2021.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video yang disertai klaim bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan semua masjid disegel, keliru. Pernyataan Luhut alam keterangan pers secara virtual pada Kamis, 1 Juli lalu yang dimuat situs beritasatu.com yakni tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.
Aturan PPKM Darurat kemudian mengalami beberapa perubahan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021. Salah satu aturan yang berubah yakni tempat ibadah termasuk masjid tidak ditutup. Revisi pertauran itu berlaku mulai 10 Juli sampai 20 Juli 2021.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/luhut-pandjaitan
- https://www.facebook.com/102301245181893/videos/1228671277574028
- https://www.youtube.com/watch?v=FcQP-jRUcVw
- https://www.tempo.co/tag/luhut
- https://www.beritasatu.com/kesehatan/794445/ppkm-darurat-320-juli-2021-tempat-ibadah-ditutup-sementara
- https://www.tempo.co/tag/ppkm-darurat
- https://www.beritasatu.com/nasional/798661/revisi-aturan-ppkm-darurat-resepsi-ditiadakan-tempat-ibadah-tak-ditutup
- https://nasional.kompas.com/read/2021/07/12/09212911/populer-nasional-revisi-aturan-ppkm-darurat-rumah-ibadah-tak-ditutup-saat?page=all
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210711071317-20-665983/revisi-ppkm-darurat-masjid-tak-ditutup-resepsi-dilarang
Halaman: 6512/7967

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3529087/original/037050500_1627961629-AirNanas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3526248/original/082156600_1627636584-cek_fakta_john.jpg)
