• (GFD-2026-31982) Hoaks Listrik Padam 7 Hari & Internet Mati Akibat Krisis Global

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    tirto.id - Baru-baru ini beredar unggahan di media sosial yang menyebarkan klaim akan terjadi pemadaman listrik kurang lebih selama 7 hari dan matinya akses internet karena krisis global yang dipicu perang antara Amerika Serikat dan Iran.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook “Tombol Berita Viral” (arsip), pada Jum’at (16/01/2026). Dalam unggahan memperlihatkan foto Komjen Pol Dharma Pongrekun dan narasi berisikan himbauan kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri karena beberapa negara sudah mengalami krisis tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Gawat! Akan terjadi krisis global. Listrik akan padam selama 7 hari. Akses internet mati. Persiapkan diri!” Begitu klaim tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sejak artikel ini ditulis pada Senin (19/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 165 likes, 121 komentar dan 24 kali dibagikan. Klaim ini memicu berbagai reaksi publik, sejumlah masyarakat meninggalkan komentar yang mengkritik kinerja pemerintah dan kebanyakan komentar mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Lantas, benarkah listrik akan padam selama 7 hari dan akses internet mati akibat terjadinya krisis global?

    Baca juga:Hoaks Bahlil Minta PLN Menaikkan Tarif Token Listrik

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Listrik akan Padam Selama 7 Hari. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim, Tirto mencoba menelusuri informasi tersebut dengan mengetikkan kata kunci pada mesin pencarian Google, “Listrik akan mati 7 hari dan internet mati akibat krisis global.” Hasil penelusuran mengarahkan kami pada unggahan video pada akun Instagram “wakandatalks” yang mengatakan bahwa isu potensi kondisi darurat 7 hari ramai dibicarakan karena pernyataan Komjen (Purn) Dharma Pongrekun yang mengatakan bahwa skenario terburuk dapat terjadi yaitu listrik dan internet padam total, sehingga masyarakat diminta untuk bersiap dengan kebutuhan dasar.

    Isu tersebut juga dikenal dengan istilah blackout atau darurat 7 hari yang ramai dibicarakan di awal tahun 2026, dimana listrik padam total di Indonesia. Namun, informasi ini tidak bersumber dari kebijakan resmi pemerintah melainkan dari narasi tokoh publik yaitu Dharma Pongrekun dalam podcastnya bersama Chrysansia Chitra Dewi atau dikenal dengan Chef Chitra.

    Sebagai informasi, Komjen Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.H. adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Polri, Dharma dikenal sangat populer di media sosial, terutama karena pandangan-pandangannya terhadap pemerintah, teori konspirasi, agenda 2030, dan isu global.

    Tirto juga menemukan laporan yang ditulis Tribunnews Banjarmasin dengan judul “Ingatkan Listrik Mati Total Selama 7 Hari, Dharma Pongrekun Sebut Darurat, WNI: Terjadi di Belanda”, Dharma Pongrekun mengungkapkan pernyataan terkait listrik mati total dalam podcast terbarunya bersama dengan Chef Chitra. Dharma Pongrekun mengingatkan keadaan darurat ini karena beberapa negara di Eropa sudah membagikan buku panduan untuk menghadapi situasi serupa, salah satunya di Belanda.

    Melansir YouTube Ngaji Roso, Dharma Pongrekun memang melakukan siaran podcast secara live bersama Chef Chitra pada Jum’at (09/01/2026). Pada menit 1:24:50 dalam video tersebut, Dharma menyebutkan bahwa akan terjadi keadaan darurat dadakan selama 7 hari, listrik mati, ATM tidak berfungsi, AC mati, kulkas mati, malam tidak ada lampu dan air bersih tidak ada.

    Dalam podcast disebutkan juga negara selain Belanda yang telah mempersiapkan keadaan darurat yaitu Jerman. Namun, tidak ditemukan keterangan yang menyatakan bahwa keadaan darurat disebabkan oleh perang antara Amerika Serikat dan Iran.

    Dharma hanya mengimbau agar masyarakat mempersiapkan diri. Persiapan itu perlu dilakukan karena keadaan darurat mungkin saja terjadi secara mendadak. Tidak ada satupun informasi yang mendukung klaim bahwa krisis global akibat perang AS dan Iran bisa menyebabkan listrik dan internet mati di Indonesia.

    “Saya ingatkan, mulai kasih tahu, adek-adek kasih tahu orangtua untuk mempersiapkan keadaan darurat dadakan selama 7 hari. Bagaimana bertahan selama 7 hari, mulai dari listrik mati, ATM nggak bisa jalan, AC mati, kulkas juga mati berarti bahan makanan busuk, malam tidak ada lampu, air bersih tidak ada karena tergantung pada jet pump atau PDAM dan sebagainya. Mulai pikirkan dari sekarang, sebelum didadak, karena nanti akan terjadi panik," begitu keterangan Dharma dalam podcast.

    Senada dengan Dharma Pongrekun, seorang diaspora pemilik akun TikTok “dinastirahadiyanti”, mengatakan bahwa Amsterdam mengalami pemadaman listrik pada Rabu (14/01/2026). Sebelum pemadaman itu terjadi, pemerintah Belanda sempat membagikan buku manual berisi panduan bertahan hidup selama 72 jam tanpa listrik.

    Pemadaman listrik di Belanda tersebut terjadi karena adanya ledakan di instalasi distribusi listrik di Marnixstraat yang menyebabkan sebagian besar Amsterdam mengalami pemadaman listrik dan bukan karena konflik antar negara. Adapun panduan 72 jam yang dibagikan pemerintah Belanda tersebut berisi cara bertahan dalam kondisi darurat tersebut.

    Melansir CNBC Indonesia, pemadaman listrik bergilir (rancangan) dan pemutusan internet memang terjadi di Iran. Pemerintah Iran memutuskan untuk melakukan pemadaman secara nasional yang dimulai sejak akhir tahun 2024 dan berlanjut hingga tahun 2025. Kebijakan ini diambil akibat krisis energi parah yang melanda negara tersebut. Iran juga melakukan pemutusan akses internet untuk memutus komunikasi jaringan oposisi luar negeri dan sel teroris.

    Dengan demikian, klaim yang menyatakan listrik akan padam selama 7 hari dan internet mati di Indonesia akibat krisis global perang AS dan Iran tidak terbukti secara ilmiah. Hingga saat ini, sebagaimana dilansir dari Berita DIY, tidak ada pernyataan resmi, berita kredibel, maupun peringatan dari pemerintah atau PT PLN (Persero) tentang akan adanya pemadaman listrik nasional dengan durasi waktu tersebut.

    Baca juga:Hoaks Tautan Klaim Token Listrik Gratis PLN Rp250 Ribu

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim listrik akan padam 7 hari dan internet mati karena krisis global akibat perang Amerika Serikat dan Iran adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan kredibel yang menyatakan perang Amerika Serikat dan Iran menyebabkan krisis global yang mengancam pemadaman listrik dan internet di Indonesia.

    Dharma Pongrekun memang mengatakan terkait adanya keadaan darurat dan listrik mati saat menghadiri podcast bersama Chef Chitra, namun pernyataan tersebut tidak terkait dengan hubungan AS dan Iran yang sedang memanas. Dharma hanya menyampaikan bahwa kondisi darurat dapat terjadi secara tiba-tiba dan masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31780) [SALAH] Video “10 Januari 2026 Badai Tornado Terjang Kota Sidoarjo”

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “alexxagokilnews” pada Sabtu (10/1/2025) disertai narasi:

    “BARU SAJA PUTING BELIUNG BAK TORNADO KEMBALI PORAK PORANDA KOTA SIDOARJO JATIM, HARI INI 10 JANUARI 2025

    KOTA SIDOARJO LULUH LANTAK BADAI TORNADO 195KM PER JAM DI SIDOARJO”

    Hingga Senin (19/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 35.000 tanda suka, 2.700-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 18.000 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari  akun Instagram “infolamongan” yang diunggah Rabu (21/2/2024).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen angin puting beliung yang muncul di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung dan sebagian wilayah Sumedang pada Rabu (21/2/2024), bukan di Sidoarjo.

    Untuk diketahui, menukil pemberitaan dari kanal YouTube “KOMPASTV”, Sidoarjo (khususnya kawasan Bandara Internasional Juanda) sempat diterjang angin puting beliung  dengan kecepatan 46 knot (setara 90 kilometer per jam) pada Kamis (8/1/2026).

    Lebih lanjut, berdasarkan pemberitaan detik.com, BMKG pada Sabtu (10/1/2026) memprakirakan cuaca di Sidoarjo berupa hujan ringan dengan suhu 24-31 derajat celcius. Tidak ditemukan informasi angin puting beliung di hari itu.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi angin puting beliung yang muncul di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung dan sebagian wilayah Sumedang pada Rabu (21/2/2024). Jadi, unggahan video berisi klaim “Kota Sidoarjo diterjang badai tornado 10 Januari 2026” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31781) [PENIPUAN] Tautan Layanan “Gratis Pemutihan Pajak Motor dan Mobil Seluruh Indonesia”

    Sumber: mixed
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Pada Senin (12/1/2026) akun Facebook “Kalla Birru” mengunggah video [arsip], isinya memperlihatkan seorang polisi berseragam sedang bersama sejumlah orang di depan gedung Polres Blitar.

    Video itu berisi pembacaan narasi sebagai berikut:

    Pemutihan pajak kendaraan motor dan mobil berlaku di seluruh Indonesia gratis balik nama, gratis bayar pajak, gratis ganti plat tanpa biaya denda, tunggu apalagi segera daftar via online tanpa dipungut biaya, klik link di bio.

    Hingga Senin (19/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 700 tanda suka, 260-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 140 kali.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan unggahan video [arsip] berisi narasi serupa diunggah oleh akun TikTok “Informasi Korlantas 2026”.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pemutihan pajak motor dan mobil gratis di seluruh indonesia tahun 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan cnnindonesia.com “3 Daerah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai Januari 2026” yang tayang pada Senin (12/1/2026).

    Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa di Aceh, Bali, dan Sulawesi Tenggara ada program pemutihan dan diskon pajak kendaraan bermotor pada awal 2026. 

    Sebagai informasi, dilansir dari kompas.com, peminat pemutihan pajak bisa mendatangi samsat induk setiap kabupaten, atau bisa mengunjungi samsat keliling. Secara online, peminat bisa mengakses platform digital yang terintegrasi dengan sistem pembayaran pajak kendaraan, seperti: SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang bisa digunakan di seluruh Indonesia dan juga e-SAMDES.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan dalam unggahan akun Facebook “Kalla Birru”. Diketahui, tautan mengarah ke laman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, alamat, hingga nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk mengetahui konteks video yang disertakan dalam unggahan akun Facebook “Kalla Birru”. Penelusuran mengarah unggahan video di akun Instagram “arif_fazlurrahman” pada Rabu (7/1/2026).

    Diketahui, konteks asli video adalah

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan akses “gratis pemutihan pajak motor dan mobil seluruh Indonesia” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31782) [PENIPUAN] Video "Menteri Agama Resmikan Bantuan Dana Hibah Saudi Arabia"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “SELAMAT KAMU MENERIMA DANA BANTUAN DARI PRABOWO SUBIANTO” pada Senin (13/1/2026) membagikan video [arsip] yang menampilkan Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar sedang berbicara.

    Berikut narasi lengkapnya:

    “ASSALAMUALAIKUM SAYA MENTERI AGAMA MERESMIKAN BANTUAN DANA HIBAH DARI ARAB SAUDI ARABIA BAGI YANG MEMBUTUHKAN SILAKAN HUBUNGI NOMOR KAMI DI BIO PROFIL”

    Unggahan disertai takarir:

    “YANG BELUM MENERIMA DANA BANTUAN SILAHKAN HUBUGI WA ADMIN DI BAWAH INI 

    http://kirimwa[dot]id/danabantuan000”

    Per Senin (19/1/2026) konten tersebut telah mendapat 226 tanda suka, menuai 263 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 16 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax lalu menelusuri tautan nomor WA (083849220271) yang tertera dalam takarir unggahan akun Facebook “SELAMAT KAMU MENERIMA DANA BANTUAN DARI PRABOWO SUBIANTO” melalui Getcontact. Hasilnya, tidak ada keterangan yang berhubungan dengan Menteri Agama maupun dana hibah Saudi Arabia.  

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Menag resmikan bantuan dana hibah Saudi Arabia” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Unggahan video berisi klaim “Menteri Agama resmikan bantuan dana hibah dari Saudi Arabia” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan