• (GFD-2026-31844) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Program Bantuan Budidaya Ikan dari Dinas Perikanan Indonesia

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun TikTok “Program Perikanan” pada Selasa (06/01/2026) membagikan utas [arsip] berisi informasi pendaftaran Program Dinas Perikanan berupa bantuan budidaya ikan air tawar 2026.  

    Unggahan disertai tautan untuk pendaftaran dan narasi sebagai berikut:

    PROGRAM DINAS PERIKANAN TAHUN ANGGARAN 2026

    BANTUAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR GRATIS

    -BENIH IKAN AIR TAWAR

    (IKAN NILA, EMAS, GURAMI,LELE, BANDENG, PATIN

    -PAKAN IKAN AIR TAWAR

    -POMPA AIR

    -KOLAM BIOFLOK

    PENDAFTARAN GRATIS TIDAK PUNGUT BIAYA APAPUN SYARATNYA. ANDA HARUS MEMPUNYAI KOLAM ATAU LAHAN BUDIDAYA”

    Dalam bio profil tertera link pendaftaran program

    Per Selasa (20/01/2026), unggahan dilihat hampir 7.600 kali dan disukai 269 pengguna. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tautan dalam bio TikTok “Program Perikanan”. Hasilnya, tautan tidak mengarah ke laman resmi Dinas Perikanan Indonesia (https://kkp.go.id/). Warganet, justru diminta menuliskan nama lengkap dan nomor Telegram. 

    TurnBackHoax kemudian menelusuri laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (https://kkp.go.id/). Dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 81 Tahun 2025 diinformasikan bahwa masyarakat yang ingin mendapat bantuan budidaya ikan dapat mengusulkan kepada Dinas Provinsi/Kota/Kabupaten bukan melalui tautan.

    Kesimpulan

    Pendaftaran program bantuan budidaya ikan dapat diusulkan melalui Dinas Provinsi/Kota/Kabupaten setempat bukan melalui tautan. Unggahan berisi tautan “pendaftaran program bantuan benih ikan dari Dinas Perikanan tahun 2026” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31845) [SALAH] Chemtrails di Langit Bekasi Dan Jawa Barat diklaim Sebagai Cuaca dan Penyakit Buatan

    Sumber: Instagram
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun Instagram “infocibitung” pada Sabtu (17/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:

    🚨TONTON SAMPAI HABIS DAN BACA SAMPAI HABIS 🚨

    Cuaca Buatan dan “Sakit Buatan” kini bukan lagi sekadar rumor. Setelah beberapa hari terakhir dilaporkan melintasi berbagai Wilayah di Jawa Barat, pagi ini pukul 08:00 WIB, pesawat misterius tersebut kembali menampakkan diri di langit Bekasi, meninggalkan jejak putih panjang yang menutup cakrawala. 

    ✈️? terpantau melintas rendah dan meninggalkan jejak putih panjang (chemtrails) yang tidak kunjung hilang. Fenomena ini diduga kuat bukan sekadar uap air biasa, melainkan penyemprotan bahan kimia berbahaya secara sengaja! ✈️⚠️

    ? Teror Berulang di Langit Jawa Barat

    Warga di beberapa wilayah Jawa Barat melaporkan bahwa intensitas kemunculan pesawat ini semakin sering. Polanya selalu sama: pesawat melintas, meninggalkan jejak kimia (chemtrails), lalu disusul dengan hujan buatan yang membawa dampak buruk bagi kesehatan.

    ? Dampak Nyata: “Sakit Berjamaah”

    Efek dari penyemprotan bahan kimia ini mulai memakan korban. Hujan yang turun bukan membawa berkah, melainkan membawa zat berbahaya yang merusak imun tubuh.

    Laporan Gejala:

    Mata Perih: Air hujan yang mengenai mata terasa sangat menyengat, seperti mengandung zat asam. Sakit Buatan: Lonjakan kasus batuk, pilek, radang tenggorokan, dan demam tinggi terjadi secara mendadak tepat setelah hujan turun. Kulit Gatal: Beberapa warga mengeluhkan iritasi kulit setelah terpapar rintik hujan.

    ? Banyak pihak menduga ini adalah aksi manipulasi cuaca jahat atau eksperimen biologi yang sengaja menargetkan populasi di wilayah padat penduduk seperti Jawa Barat. Bahan kimia yang disemprotkan diduga kuat mengandung zat yang memicu gangguan pernapasan massal.

    “Bukan cuma sekali, belakangan ini sering banget lewat. Habis itu pasti orang serumah langsung pada tumbang kena batuk pilek,” ungkap salah satu warga Bekasi di media sosial.

    Video tersebut menampilkan Dharma Pongrekun sebagai narasumber. Namun, klaim yang disampaikan dalam video tidak didukung oleh sumber resmi, data yang dapat diverifikasi, maupun bukti ilmiah yang kredibel. Nama Dharma Pongrekun beberapa kali menyampaikan pernyataan yang memuat untuk memperkuat narasi konspiratif, terutama soal kesehatan, pandemi, dan agenda global.

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 158 ribu kali, 236 interaksi komentar, 536 dibagikan ulang, dan 843 disimpan.

    Hasil Cek Fakta

    Sebelumnya informasi serupa pernah diulas oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo dalam judul “[SALAH] Chemtrails Penyebar Virus Penyakit Muncul di Langit Pantura” tayang Senin, (19/07/2021).

    Istilah chemtrail merupakan teori konspirasi yang mulai beredar sejak 1990-an dan hingga kini tidak pernah terbukti secara ilmiah. Fenomena garis putih di langit yang sering diklaim sebagai chemtrail sebenarnya adalah contrail (condensation trail), yaitu jejak kondensasi uap air yang membeku menjadi kristal es akibat perbedaan suhu dan kelembapan tinggi di atmosfer saat pesawat melintas. Penjelasan ini telah disampaikan oleh berbagai lembaga resmi seperti FAA, EPA, NASA, dan NOAA.

    Klaim bahwa contrail mengandung zat kimia berbahaya, seperti barium, juga telah dibantah para ahli karena didasarkan pada kesalahan penafsiran data laboratorium. Informasi keliru serupa kembali muncul pada Desember 2025 pascabencana banjir di Sumatera yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan apa yang disebut chemtrail. Klaim ini telah diklarifikasi oleh Kompas.com melalui artikel berjudul “[HOAKS] Chemtrail Penyebab Banjir Sumatera” yang tayang pada 16 Desem

    Kesimpulan

    Klaim tentang contrail sebagai penyebar penyakit, penyebab banjir, maupun pemicu perubahan cuaca tidak memiliki dasar ilmiah dan telah berulang kali dibantah oleh lembaga resmi serta pemeriksa fakta. Garis putih di langit merupakan contrail akibat proses alamiah di atmosfer. Sehingga video dengan klaim “contrail di langit Bekasi dan Jawa Barat diklaim sebagai cuaca dan penyakit buatan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31846) [SALAH] Demo Mahasiswa UGM Tuntut Jokowi Tunjukan Ijazah

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ade Kurniawan” pada Senin (12/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan aksi demonstrasi. Dalam unggahan tersebut diklaim bahwa demo dilakukan oleh mahasiswa UGM lintas fakultas yang menuntut mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo untuk menunjukkan ijazah aslinya dalam waktu 24 jam.

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 1,3 juta kali, 18.464 suka, 1.943 interaksi komentar, dan 1.176 dibagikan ulang.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar menggunakan fitur Google Image Search. Hasil penelusuran menemukan unggahan serupa pada akun TikTok sizwodjo yang diunggah pada Jum’at, (04/07/2025). Video tersebut menunjukkan ciri yang sama pada durasi 00.35 yang menampilkan bangunan berwarna biru putih.

    Narasi pada unggahan tersebut mengklaim bahwa video tersebut merekam situasi ricuh yang terjadi saat aksi unjuk rasa di pabrik Yamaha Music Manufacturing Asia pada awal Juli 2025.

    Sebagaimana dilaporkan Kompas.com, ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan memang menggelar demonstrasi di depan PT Yamaha Music Manufacturing Asia, Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, pada 3 Juli 2025. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan agar perusahaan mempekerjakan kembali dua pekerja yang sebelumnya diberhentikan. Dalam aksi itu, massa sempat menutup akses keluar-masuk pabrik sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi harus dialihkan.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut berkaitan dengan aksi unjuk rasa buruh di depan PT Yamaha Music Manufacturing Asia di Kabupaten Bekasi pada 3 Juli 2025, yang dilakukan untuk menuntut pengaktifan kembali dua pekerja yang dipecat. Dengan demikian, video dengan klaim “demo mahasiswa UGM tuntut Jokowi Tunjukan Ijazah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31860) Hoaks Demonstrasi di Surabaya Bawa Bendera Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah video di media sosial Tiktok, yang mengklaim bahwa terdapat demonstrasi di Surabaya yang menyuarakan perdamaian dengan Israel. Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Tiktok bernama “rutdangi2” (arsip), pada 9 Januari 2025.

    ADVERTISEMENT

    Di dalam unggahan tersebut, salah seorang peserta demonstrasi sedang berjalan sambil mengatakan bahwa di Surabaya ribuan umat Islam turun melakukan aksi damai.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Assalamualaikum teman-teman, ini di Surabaya ribuan umat Islam lagi turun berdamai. Kita bawa bendera Israel sebagai tanda kita ingin damai bukan benci. Semoga dunia dengar pesan kami,” ujar salah seorang peserta aksi di dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Seorang peserta aksi lainnya terlihat sedang mengibarkan bendera Israel sembari mengucap takbir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Allahuakbar, Islam agama damai,” ucapnya.

    Periksa Fakta Demo Umat Muslim Membawa Bendera Israel. foto/hotline periksa fakta tirto

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah meraih lebih dari 9.000 tanda suka dan 1.500 komentar. Dari amatan Tirto di kolom komentar, tidak sedikit netizen yang mempercayai klaim tersebut.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaimnya?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka akun pengunggah. Dari pengamatan Tirto, pengunggah beberapa kali menyebarkan unggahan yang mempromosikan bahwa Israel menciptakan perdamaian.

    Selanjutnya, Tirto mencermati video yang diunggah. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dengan ucapan, serta orang-orang yang berada di atas truk tampak tidak menunjukkan pergerakan sama sekali, seolah-olah membeku.

    Selain itu, spanduk yang terpasang di bagian depan truk memuat tulisan “Islam Agama Dama”, dengan ejaan yang tidak lengkap karena tidak terdapat huruf “i” sebagaimana seharusnya membentuk kata “damai”.

    Sejumlah keanehan tersebut memunculkan indikasi bahwa konten dalam video tersebut kemungkinan dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI). Tirto lantas menggunakan Hive Moderation untuk mengecek persentase penggunaan AI di dalam video.

    Hasilnya, video ini memiliki 85,4 persen kemungkinan mengandung konten hasil AI

    Sementara itu, berdasarkan penelusuran Tirto terhadap pemberitaan media arus utama, aksi yang pernah terjadi di Surabaya adalah aksi solidaritas terhadap Palestina. Melansir Antara, pada 28 Maret 2025, warga menggelar aksi bela Palestina di Surabaya, Jawa Timur. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap warga Palestina yang mengalami penderitaan akibat serangan militer Israel, sekaligus menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung eksistensi Palestina.

    Selain itu, Antara juga melaporkan bahwa pada 19 April 2025, ribuan warga kembali mengikuti Aksi Bela Damai Palestina yang digelar di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, tepat di depan Gedung Negara Grahadi.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa terdapat aksi di Surabaya yang mendorong perdamaian dengan Israel adalah salah dan menyesatkan (false and misleading)

    Video yang beredar menunjukkan indikasi kuat sebagai konten hasil rekayasa AI. Dari penelusuran pemberitaan, aksi yang benar-benar terjadi di Surabaya merupakan aksi solidaritas untuk Palestina, bukan demonstrasi yang menyerukan perdamaian dengan Israel.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan