• (GFD-2026-31839) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar hingga Juni 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 13 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "BANTUAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR
    OLEH PEMERINTAH
    Pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat dalam pengembangan usaha budidaya ikan air tawar guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan pembudidaya.
    KRITERIA PENERIMA BANTUAN
    Petani atau kelompok tani
    Memiliki kolam atau wadah budidaya
    Berencana melakukan budidaya ikan air tawar
    Bersedia mengikuti bimbingan teknis
    MASA BERLAKU PROGRAM
    Bantuan ini berlaku sampai bulan Juni 2026"
    Unggahan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://daftar-segera02.wartaku.click/?fbclid=IwY2xjawPcBpJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETEyZFlzSEU3RE5hRFRGMDFxc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlrEh63zfG3l7LsmBu8ssJ7d2SWqqG2uEoktXolJFwaJ5RttQGa_FcbmRhWx_aem_ijEcvyBbFs38vs2CCCsgH"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui akun Instagram resminya yakni @kkpgoid.
    Berikut isinya:
    "Waspada Penipuan dan Hoax Mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan
    Hai #SahabatBahari, yuk lebih cermat dan cerdas dalam memilih dan memilah informasi!! Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kamu harus lebih waspada lagi yaa. Segala bentuk informasi resmi bisa kamu akses melalui website dan media sosial KKP ?"

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026, tidak benar.
     
  • (GFD-2026-31841) [SALAH] Purbaya Tidak Setuju Perjanjian Dagang Trump-Prabowo

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun Facebook "Amellia Ayu" pada Senin (12/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut :

    "presiden prabowo dan Trump telah sepakat memulai perdagangan besar tapi Purbaya kurang setuju...!!!!! setelah rampas minyak Venezuela Trump minta prabowo berikan akses mineral seperti Nikel dan tambang..!!!saya setuju berikan akses Trump 0% saja pajak dari kita"

    Hingga Selasa (20/01/2026) unggahan itu telah dilihat sekitar 360 ribuan kali, disukai 5 ribuan dan menuai 1,2 ribuan komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci "Purbaya tidak setuju perjanjian dagang Trump-Prabowo" ke mesin pencarian Google. Pencarian mengarah ke sejumlah artikel, yakni:

    • detik.com "Purbaya Sebut Ekonomi RI Kebal Imbas Tarif Trump cs, tapi Harus Tetap Waspada" yang tayang pada Rabu (10/09/2025) dan

    • kompas.tv "Perjanjian Tarif RI AS Segera Diteken Prabowo dan Trump Sebelum Akhir Januari 2026"

    Dalam sumber-sumber tersebut tidak ada klaim yang membenarkan bahwa Purbaya tidak setuju akan perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. 

    Menurut detik.com, Purbaya justru menyatakan ekonomi Indonesia relatif tahan terhadap dampak kebijakan tarif AS, meski tetap perlu waspada terhadap perlambatan ekonomi global. 

    Sementara itu, Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dikabarkan tengah menyiapkan perjanjian tarif yang rencananya diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump sebelum akhir Januari 2026.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan bukti atau pernyataan resmi yang membenarkan klaim. Prabowo dan Trump rencananya akan teken Kesepakatan Dagang RI-AS Akhir pada Januari 2026. Unggahan dengan narasi “Purbaya tidak setuju perjanjian dagang Trump-Prabowo” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31842) [SALAH] Menteri ESDM Bahlil Ancam Mundur Jika Menkeu Purbaya Turunkan Harga BBM

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Amendha Yokutha” pada Minggu (18/10/2025) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “BAHLIL MARAH KE PAK PUR GARA2 MAU TURUNKAN HARGA BBM 

    BAHLILN: KALAU BEGITU SAYA MUNDUR”

    Unggahan disertai takarir:

    “Bahlil Ngambek Bg4imna P3ndapat Bestie”

    Per Selasa (20/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 3.400-an tanda suka, menuai 7.900-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 199 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Menteri ESDM Bahlil ancam mundur jika Menkeu Purbaya turunkan harga BBM” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita kompas.com “Bahlil Ancam Cabut Izin 10 Sumur Minyak yang Tunda Pengembangan”, tayang Selasa (27/5/2025). Berita ini melaporkan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut ada 10 sumur minyak yang perlu dievaluasi karena belum merealisasikan rencana pengembangan.

    • Berita kompas.com “Bahlil Tak Akan Mundur demi Jaga Marwah RI: Jangankan Selangkah, Sejengkal Pun Enggak!”, tayang Jumat (24/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya tidak akan mundur sedikitpun demi menjaga marwah negara dan memenuhi KPI sebagai menteri.

    • Artikel turnbackhoax.id “[SALAH] Purbaya dan Prabowo Sepakat Turunkan Harga BBM Jadi Rp7.000”, tayang Rabu (14/1/2026). Artikel ini menyebut bahwa tidak ada keputusan dari Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya untuk menurunkan harga BBM.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Menteri ESDM Bahlil ancam mundur jika Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya turunkan harga BBM”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Menteri ESDM Bahlil ancam mundur jika Menkeu Purbaya turunkan harga BBM” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31843) [SALAH] Helikopter yang Ditumpangi Sahroni Jatuh saat Berkunjung ke Lumajang

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 20/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Indar Chris Maulana” pada Sabtu (17/10/2025) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “Helikopter yg ditumpangi SAHRONI jatuh saat mengunjungi bencana Lumajang gunung Semeru”

    Per Selasa (20/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.800-an tanda suka, menuai 1.400-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 34 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan foto tersebut ke Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video di laman msn.com “Helicopter crash lands on top of car on motorway - miraculously nobody was hurt”, tayang Minggu (8/6/2025). Konteks asli video adalah momen helikopter mendarat darurat di jalan raya distrik Rudraprayag India pada Sabtu (7/6/2025).

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “helikopter Sahroni jatuh di Lumajang” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan beritajatim.com “Hoaks! Unggahan Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana di Gunung Semeru Lumajang”, tayang Senin (19/1/2026). Dalam berita ini, dilaporkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang telah menegaskan bahwa informasi mengenai jatuhnya helikopter di Lumajang adalah hoaks.

    “Kami pastikan tidak ada kejadian helikopter jatuh di Kabupaten Lumajang, khususnya yang dikaitkan dengan kunjungan penanganan bencana Gunung Semeru,” jelas Kepala Diskominfo Kabupaten Lumajang kepada beritajatim.com, Senin (19/1/2026).

    Sebagai informasi tambahan, turnbackhoax.id pernah membahas klaim yang menampilkan foto serupa dalam artikel berjudul “[SALAH] Helikopter Jatuh di Kebun Kopi Palu”.

    Kesimpulan

    Faktanya, konteks asli video yang beredar adalah momen helikopter mendarat darurat di jalan raya India. Selain itu, Diskominfo Kabupaten Lumajang telah memastikan tidak ada kejadian helikopter jatuh di Lumajang. Unggahan foto berisi klaim “helikopter yang ditumpangi Sahroni jatuh saat berkunjung ke Lumajang” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan