• (GFD-2026-32365) [SALAH] Iran Menembakkan Rudal dari bawah Laut

    Sumber: X
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita

    Pada Sabtu (14/2/2026), beredar sebuah video (arsip cadangan) di X oleh akun “PPQSI” (@PPQSI_) dengan narasi: 

    “Iran Dapat Menembakkan Rudal dari Bawah Laut
    Iran memiliki kemampuan untuk menembakkan rudal dari bawah laut, dan Pentagon saat ini sedang mengevaluasi variabel baru dan berbahaya ini.
    Iran sebelumnya telah mendemonstrasikan kemampuan menembakkan rudal dari bawah laut. Langkah ini menunjukkan kekuatan militer Iran di bidang maritim, hingga membuat kekuatan-kekuatan besar yang mengklaim diri unggul menjadi terkejut!
    Pengujian rudal-rudal ini, apalagi dilakukan secara resmi, telah membuat musuh berada dalam keadaan terkejut dan takut. Maka saat persenjataan tersembunyi (yang disebut “senjata super” menurut ungkapan Syahid Jendral Amir Ali Hajizadeh) digunakan secara nyata di medan perang, berdasarkan prinsip menjaga unsur kejutan, apa yang akan mereka lakukan?” 

    di unggahannya.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah mendapatkan 7 jawaban, di-post ulang 40 kali, disukai 134 kali, dan sudah ditonton 5.9 ribu kali oleh pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa video yang disebarkan dengan cara dijeda (pause) untuk diambil tangkapan layar (screenshot) kemudian digunakan untuk pencarian gambar menggunakan Google Image, hasilnya didapatkan beberapa unggahan dari sumber otoritatif dengan konteks yang benar. 

    Salah satu unggahan tersebut adalah unggahan oleh akun YouTube “Арктик ТВ” (@arctictv51) yang membagikan video yang sama pada 24 Mei 2018 dengan deskripsi “peluncuran empat rudal balistik antarbenua Bulava dari kedalaman laut” (diterjemahkan dari Bahasa Rusia). 

    Selain itu, ditemukan juga sumber-sumber lainnya yang mengkoroborasi mendukung sumber di atas yaitu dua artikel yang berisi video dan foto-foto dari Ensonhaber dan artikel dari Naked Science. 

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang dibagikan adalah rekaman uji peluncuran simultan empat rudal balistik antarbenua R-30 Bulava oleh Rusia yang sudah beredar sejak tahun 2018. Unggahan yang berisi video dengan klaim Iran menembakkan rudal dari bawah laut merupakan kategori konteks yang salah (false context).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32366) [SALAH] Luhut Sebut Rakyat Harus Kerja Supaya Bisa Bayar Pajak

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita

    Akun Instagram “katakitaig” pada Rabu (11/10/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “LUHUT SEBUT RAKYAT HARUS KERJA SUPAYA BISA BAYAR PAJAK: NEGARA MAJU ADALAH NEGARA YANG TAAT PAJAK”

    Unggahan disertai takarir:

    “Supaya kalian paham!!”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di unggahan akun Twitter/X “arifbalikpapan1” [arsip] dan akun Facebook “Kanza Caca” [arsip].

    Per Rabu (18/2/2026) konten tersebut telah mendapat 797 tanda suka dan menuai 1.900-an komentar dari pengguna Instagram lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Luhut: rakyat harus kerja supaya bisa bayar pajak” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita tempo.co “Luhut Minta Masyarakat Patuh Pajak: Melanggar akan Dapat Saksi”, tayang Minggu (11/12026). Berita ini melaporkan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui digitalisasi sistem perpajakan.

    • Berita liputan6.com “Menko Luhut: Ayo Bayar Pajak, Kalau Tidak Alam Akan Marah”, tayang Selasa (8/3/2022). Berita ini melaporkan bahwa Luhut yang kala itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengajak seluruh orang dan badan sebagai wajib pajak untuk segera melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT pajak) sebelum ditutup per 31 Maret 2022.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Luhut sebut masyarakat harus kerja supaya bisa bayar pajak”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Luhut sebut rakyat harus kerja supaya bisa bayar pajak” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32367) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Festival SeaBank Berhadiah

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Program SeaBank 2026” pada Sabtu (7/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    𝗣𝗥𝗢𝗚𝗥𝗔𝗠 Khusus Nasabah SEABANK (Indonesia) Festival Seabank Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah Seabank Indonesia Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai Apresiasi dari Seabank, ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal   𝐊𝐥𝐢𝐤 𝐓𝐨𝐦𝐛𝐨𝐥 Daftar/Gratis ...!

    Hingga Rabu (18/2/2026), unggahan tersebut mendapat 190-an tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan pendaftaran festival seabank berhadiah” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman seabank.co.id “Waspada Modus Penipuan Link Palsu Berkedok Penukaran Poin atau Hadiah”.

    Artikel yang tayang pada Jumat (9/1/2026) itu mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap setiap modus kejahatan yang mengatasnamakan SeaBank, serta mengakses informasi dari laman resmi sebagai berikut:

    • Facebook “SeaBank Indonesia”
    • Instagram “seabank.id”
    • TikTok “SeaBank.ID”
    • X “SeaBankID” dan “SeaBankCare”
    • LinkedIn “SeaBank Indonesia”
    • YouTube “SeaBankIDOfficial”
    • Customer Service Call Center: 1500 130
    • Email cs@seabank.co.id
    • Laman www.seabank.co.id
    • WhatsApp Seabank Indonesia (+628111500511) 

    Dari penelusuran di laman resmi seabank.co.id, tidak ditemukan adanya program “Festival SeaBank Berhadiah” sebagaimana narasi yang disebarkan akun Facebook “Program SeaBank 2026”. Salah satu jenis promo yang diadakan adalah “Buka Rekening dan Nabung dapat bonus 200.000” yang akan berakhir pada Sabtu (28/2/2026).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran festival SeaBank berhadiah” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32368) Cek Fakta: Tidak Benar Video Ini Prabowo Umumkan Pencairan Bansos Rp 7 Juta per KTP

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pencairan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 7 juta per NIK KTP kepada masyarakat. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 16 Februari 2026.
    Dalam video unggahan yang beredar, Prabowo memakai kemeja warna putih dan peci hitam. Dia tampak sedang berpidato. Postingan juga ditambah dengan foto KTP. 
    Berikut isinya: 
    "Saya umumkan kepada masyarakat di Indonesia bahwa bantuan sosial tahap 3 telah resmi saya cairkan, setiap NIK di KTP berisi Rp 7 juta. Bagi yang belum terima, segera verifikasi data diri melalui online, saya pastikan tepat sasaran"
    Unggahan tersebut turut menyertakan caption:
    "SILAHKAN DAFTAR KAN PENGATIFANNYA"
    Lalu benarkah klaim video Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pencairan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pencairan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP. Penelusuran menemukan, klaim video tersebut identik dengan pidato Prabowo Subianto saat membuka Kongres Ke-XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 10 Februari 2025.
    Dikutip dari seskab.go.id, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Muslimat NU dalam memajukan bangsa bersama pemerintah. Dia juga menyampaikan penghargaan kepada NU yang turut membesarkan Muslimat NU.
    "Saya sangat hormat. Saya menyampaikan penghargaan kepada Muslimat, kepada NU yang membesarkan Muslimat. Luar biasa NU dalam sejarahnya, dalam tradisinya, dalam setiap krisis bangsa, NU muncul untuk menyelamatkan bangsa," ujar Prabowo.
    Penelusuran juga mengarah pada video di akun Youtube Sekretariat Presiden berjudul "LIVE: Presiden Prabowo Buka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama, Surabaya, 10 Februari 2025".
    Dalam pidatonya, selain mengapresiasi Muslimat NU, Prabowo bercerita mengenai awalnya tidak begitu mengenal Ketua Umum PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
    Prabowo juga meminta para koruptor segera sadar dan mengembalikan uang yang mereka curi. Dia mempersilakan penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, Polri, BPKP, dan KPK untuk bertindak tegas.
    Dia lalu menyinggung soal efisiensi anggaran dan perjalanan dinas ke luar negri berdalih diskusi dan studi banding.
    Tidak ada pernyataan bahwa Prabowo mengumumkan pencairan bansos Rp 7 juta per NIK KTP. 
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pencairan bansos sebesar Rp 7 juta per NIK KTP, tidak benar.

    Rujukan