KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim, seorang bayi berusia 5 bulan hamil.
Narasi tersebut disertai foto bayi dengan perut yang membesar dan tangkapan layar tayangan berita.
Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar.
Narasi soal bayi berusia 5 bulan hamil dibagikan oleh akun Facebook ini, pada 1 Juni 2024.
Akun tersebut membagikan gambar bayi dengan perut yang membesar dan menuliskan keterangan demikian:
Ya allah nak ???? ada saja kejadian yang tidak masuk dalam logika ???? bayi laki laki usia 5 bulan di nayatakan ham1L 5 bulan, awal nya di sangka tumor, namun stelah di usg benar ada bayi hidup di dalam perut nya usia 6 bulan, kemungkinan saat di perut ibu nya dia menelan janin satunya ???? keputusan dokter akhir nya mengeluarkan janin yang ada di dalam perut bayi ini, stelah di oprasi dan di keluarkan benar ini mirip banget dengan bayi manusia anak nya tapi ada beberapa keanehan ga kuat liat janin nya. lihat di sini janin yang di keluarkan, bagi yang sanggup saja.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim seorang bayi lima bulan hamil
(GFD-2024-20406) [KLARIFIKASI] Bayi 5 Bulan di Sumbar Terkena Tumor, Bukan Hamil
Sumber:Tanggal publish: 06/06/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tangkapan layar pemberitaan mengenai bayi itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Official iNews ini.
Video itu berjudul "Heboh! Bayi Laki-laki Umur 5 Bulan di Pesisir Selatan Hamil" yang diunggah pada 24 Oktober 2023.
Isi video memberitakan seorang bayi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dinyatakan hamil. Setelah dilakukan Ultrasonografi (USG), terdapat janin dalam perutnya.
Seperti diberitakan Kompas.com, bayi tersebut dioperasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat, pada 26 Oktober 2023.
Setelah dilakukan operasi, penyebab perut bayi itu membesar atau membengkak adalah tumor.
Ketua tim dokter bedah yang menangani bayi tersebut, Budi Pratama Arnofyan menjelaskan, tumor telah berhasil diangkat dan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui isinya.
Video itu berjudul "Heboh! Bayi Laki-laki Umur 5 Bulan di Pesisir Selatan Hamil" yang diunggah pada 24 Oktober 2023.
Isi video memberitakan seorang bayi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dinyatakan hamil. Setelah dilakukan Ultrasonografi (USG), terdapat janin dalam perutnya.
Seperti diberitakan Kompas.com, bayi tersebut dioperasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat, pada 26 Oktober 2023.
Setelah dilakukan operasi, penyebab perut bayi itu membesar atau membengkak adalah tumor.
Ketua tim dokter bedah yang menangani bayi tersebut, Budi Pratama Arnofyan menjelaskan, tumor telah berhasil diangkat dan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui isinya.
Kesimpulan
Narasi mengenai bayi berusia 5 bulan dinyatakan hamil merupakan informasi keliru. Setelah dilakukan operasi, yang ada dalam perut bayi bukan janin, melainkan tumor.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/627923338955263/permalink/995532532194340/?mibextid=oFDknk&rdid=cigY744NFdgsDp4X&share_url=
- https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fshare%2Fp%2FRdhypYyzfvB3Rmyr%2F%3Fmibextid%3DoFDknk
- https://www.youtube.com/watch?v=TDCB-p3yBmM
- https://regional.kompas.com/read/2023/10/26/134009578/operasi-bayi-5-bulan-di-padang-berhasil-bukan-janin-di-perut-tapi-tumor
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-21430) (SEBAGIAN BENAR) Ketersediaan Pasokan BBM di Bengkulu
Sumber:Tanggal publish: 06/06/2024
Berita
Sebuah informasi terkait jumlah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu beredar di platform WhatsApp Senin (03/06/2024) dengan narasi
Info dari kwn kantor yg suaminyo kerjo di Pertamina. Pipa penyaluran BBM Pulau Baai ditabrak tongkang. Kalo bisa isilah bensin atau solar sekarang. Dalam seminggu ini tdk ada penyaluran. Takutnyo bentar lagi BBM langka. Isi lah full
Informasi yang bisa menimbulkan kepanikan tersebut juga didapati diunggah di media sosial Facebook Fanpage PTM (pasar tradisional modern) ARGAMAKMUR, yakni sebuah grup publik yang beranggotakan 45 ribu akun. Pesan tersebut diunggah akun Kandra Abu Farhan, dengan narasi
Qaddarallah..
WA berantai ini terus direpost.. sudah tak terhitung lagi..
Dan sekarang sudah dibumbui dengan cerita yg lebih seru lagi..
Dan akhirnya memancing kepanikan..
Ada baiknya hub hotline Pertamina atau hub mereka yg berkompeten atau layak dipercaya…
Untuk mendapatkan info perkembangan dan antisipasi apa yg telah dilakukan Pertamina…
Semoga cepat terselesaikan…
Info dari kwn kantor yg suaminyo kerjo di Pertamina. Pipa penyaluran BBM Pulau Baai ditabrak tongkang. Kalo bisa isilah bensin atau solar sekarang. Dalam seminggu ini tdk ada penyaluran. Takutnyo bentar lagi BBM langka. Isi lah full
Informasi yang bisa menimbulkan kepanikan tersebut juga didapati diunggah di media sosial Facebook Fanpage PTM (pasar tradisional modern) ARGAMAKMUR, yakni sebuah grup publik yang beranggotakan 45 ribu akun. Pesan tersebut diunggah akun Kandra Abu Farhan, dengan narasi
Qaddarallah..
WA berantai ini terus direpost.. sudah tak terhitung lagi..
Dan sekarang sudah dibumbui dengan cerita yg lebih seru lagi..
Dan akhirnya memancing kepanikan..
Ada baiknya hub hotline Pertamina atau hub mereka yg berkompeten atau layak dipercaya…
Untuk mendapatkan info perkembangan dan antisipasi apa yg telah dilakukan Pertamina…
Semoga cepat terselesaikan…
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Bincang Perempuan, diketahui di sejumlah SPBU khususnya di Provinsi Bengkulu khususnya di Bengkulu Utara memang terjadi antrean yang mengular akibat minimnya pasokan BBM jenis pertalite. Antrean tersebut terjadi sejak Senin, 3 Juni 2024.
Keterlambatan kedatangan pasokan diakibatkan adanya kebocoran pipa Pertamina Depo Pulau Baai, Kota Bengkulu, sejak Sabtu (01/06/2024) pukul 23.30 WIB dimana indikasi bocor dari pipa pertamina jalur solar HSD akibat ditabrak tongkang di perairan dangkal. Untuk mengatasi hal tersebut pihak Pertamina sudah melakukan penyiraman menggunakan cairan oil dispresant di sekitar pipa bocor.
Dikonfirmasi Kepala Dinas Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Donni Swabuana, Kamis (06/06/2024) membenarkan hal tersebut. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak panik dengan informasi yang beredar di media sosial. Donni juga memastikan, ketersediaan BBM yang ada di Depo Pertamina Pulau Baai untuk kebutuhan BBM harian dari semua jenis, masih ada dan dapat mencukupi sampai tanggal 15 Juni 2024 mendatang.
Saat ini lanjut Donni, pihak Pemda Provinsi Bengkulu sudah melakukan koordinasi dengan PT. Pelindo II Bengkulu untuk mengantisipasi jika terjadi kekurangan BBM ke depan, dengan mendatangkan minyak dari tiga provinsi terdekat, yakni Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Lampung juga dari Padang.
Keterlambatan kedatangan pasokan diakibatkan adanya kebocoran pipa Pertamina Depo Pulau Baai, Kota Bengkulu, sejak Sabtu (01/06/2024) pukul 23.30 WIB dimana indikasi bocor dari pipa pertamina jalur solar HSD akibat ditabrak tongkang di perairan dangkal. Untuk mengatasi hal tersebut pihak Pertamina sudah melakukan penyiraman menggunakan cairan oil dispresant di sekitar pipa bocor.
Dikonfirmasi Kepala Dinas Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Donni Swabuana, Kamis (06/06/2024) membenarkan hal tersebut. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak panik dengan informasi yang beredar di media sosial. Donni juga memastikan, ketersediaan BBM yang ada di Depo Pertamina Pulau Baai untuk kebutuhan BBM harian dari semua jenis, masih ada dan dapat mencukupi sampai tanggal 15 Juni 2024 mendatang.
Saat ini lanjut Donni, pihak Pemda Provinsi Bengkulu sudah melakukan koordinasi dengan PT. Pelindo II Bengkulu untuk mengantisipasi jika terjadi kekurangan BBM ke depan, dengan mendatangkan minyak dari tiga provinsi terdekat, yakni Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Lampung juga dari Padang.
Kesimpulan
Informasi adanya pipa penyaluran BBM Pulau Baai ditabrak tongkang adalah benar, namun meskipun hal tersebut terjadi pasokan BBM di Provinsi Bengkulu tetap aman dan tidak akan terputus.
(GFD-2024-20407) [HOAKS] Bank Dunia Tuntut Diakhirinya Pertanian pada 2030
Sumber:Tanggal publish: 06/06/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi soal tuntutan Bank Dunia untuk mengakhiri sektor pertanian pada 2030 untuk mengatasi krisis iklim.
Narasi tersebut beredar melalui artikel yang disebarkan oleh para pengguna media sosial.
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tidak benar atau hoaks.
Artikel mengenai tuntutan Bank Dunia untuk mengakhiri pertanian pada 2030 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Pengguna Facebook menyertakan tautan dan tangkapan layar artikel dari News Break.
Berikut judul artikel yang tertera melalui unggahan salah satu akun, pada Kamis (30/5/2024): "World Bank Demands End to Farming by 2030 to Combat Climate Crisis".
Dalam artikel itu disebutkan, Bank Dunia menyepakati penghapusan pertanian secara global dan menempatkan sektor tersebut di bawah kontrol Forum Ekonomi Dunia atau WEF.
Pengurangan produksi pertanian dinilai mampu mengurangi pemanasan global.
Narasi tersebut beredar melalui artikel yang disebarkan oleh para pengguna media sosial.
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tidak benar atau hoaks.
Artikel mengenai tuntutan Bank Dunia untuk mengakhiri pertanian pada 2030 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Pengguna Facebook menyertakan tautan dan tangkapan layar artikel dari News Break.
Berikut judul artikel yang tertera melalui unggahan salah satu akun, pada Kamis (30/5/2024): "World Bank Demands End to Farming by 2030 to Combat Climate Crisis".
Dalam artikel itu disebutkan, Bank Dunia menyepakati penghapusan pertanian secara global dan menempatkan sektor tersebut di bawah kontrol Forum Ekonomi Dunia atau WEF.
Pengurangan produksi pertanian dinilai mampu mengurangi pemanasan global.
Hasil Cek Fakta
Bank Dunia mengampanyekan Sistem Pangan 2030. Program ini merupakan respons atas tingginya angka kelaparan dan makanan yang tidak terjangkau oleh masyarakat miskin.
Dikutip dari situs Bank Dunia, sebanyak 30 persen produksi makanan terbuang. Sementara, sistem pangan saat ini bertanggung jawab atas seperempat emisi gas rumah kaca dan hilangnya sekitar 60 persen keanekaragaman hayati sejak 1970-an.
Oleh sebab itu, Bank Dunia mendukung sistem pangan global yang berkelanjutan. Dengan demikian, tidak benar Bank Dunia menuntut diakhirinya pertanian pada 2030.
"Sistem Pangan 2030 membantu negara-negara memikirkan kembali dan mentransformasikan sistem pangan mereka dari pertanian ke garpu, menghasilkan peningkatan penghidupan dan pola makan yang terjangkau, berkelanjutan, dan bergizi untuk semua," tulis Bank Dunia.
Adapun situs web News Break teridentifikasi oleh Media Bias Fact Check memiliki kredibilitas sumber yang rendah.
Situs web yang didirikan sejak 2015 itu menerbitkan satire seolah sebagai berita sungguhan. Konten ini dapat menjadi misinformasi jika tidak diberi penafian.
Sebelumnya, informasi keliru mengenai rencana Bank Dunia mengakhiri pertanian telah dibantah oleh pemeriksa fakta USA Today.
Dikutip dari situs Bank Dunia, sebanyak 30 persen produksi makanan terbuang. Sementara, sistem pangan saat ini bertanggung jawab atas seperempat emisi gas rumah kaca dan hilangnya sekitar 60 persen keanekaragaman hayati sejak 1970-an.
Oleh sebab itu, Bank Dunia mendukung sistem pangan global yang berkelanjutan. Dengan demikian, tidak benar Bank Dunia menuntut diakhirinya pertanian pada 2030.
"Sistem Pangan 2030 membantu negara-negara memikirkan kembali dan mentransformasikan sistem pangan mereka dari pertanian ke garpu, menghasilkan peningkatan penghidupan dan pola makan yang terjangkau, berkelanjutan, dan bergizi untuk semua," tulis Bank Dunia.
Adapun situs web News Break teridentifikasi oleh Media Bias Fact Check memiliki kredibilitas sumber yang rendah.
Situs web yang didirikan sejak 2015 itu menerbitkan satire seolah sebagai berita sungguhan. Konten ini dapat menjadi misinformasi jika tidak diberi penafian.
Sebelumnya, informasi keliru mengenai rencana Bank Dunia mengakhiri pertanian telah dibantah oleh pemeriksa fakta USA Today.
Kesimpulan
Narasi mengenai Bank Dunia menuntut diakhirinya pertanian pada 2030 untuk memerangi krisis iklim merupakan hoaks.
Informasi ini berasal dari artikel di situs web dengan kredibilitas sumber yang rendah.
Sistem Pangan 2030 yang dikampanyekan Bank Dunia justru mendorong sistem pangan dari pertanian ke pertanian. Program ini dibuat untuk mendorong pertanian berkelanjutan.
Informasi ini berasal dari artikel di situs web dengan kredibilitas sumber yang rendah.
Sistem Pangan 2030 yang dikampanyekan Bank Dunia justru mendorong sistem pangan dari pertanian ke pertanian. Program ini dibuat untuk mendorong pertanian berkelanjutan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/stopsolarfarmsinmississippi/posts/2232706860427094/
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=472270891989243&set=a.180174004532268
- https://www.facebook.com/rickshay45/posts/pfbid08myEwZJ8T9vP3wWXSgfBLKTyLsQZYeuEEyhgDDh7X9eQS3ZppLMZgcnm8rUTJZLRl
- https://www.facebook.com/BeingTheSacrifice/posts/pfbid02BYQ8FHjzdixq28UiSdXJJD9t8BrXSG7Dk9vE7L4hVFk3tY5jxsdqYLxoRVsh2nLBl
- https://original.newsbreak.com/@kristy-tallman-1889994/3453632426887-world-bank-demands-end-to-farming-by-2030-to-combat-climate-crisis?_f=app_share&s=i16&pd=027GPJCu&lang=en_US&send_time=1716378746&trans_data=%7B%22platform%22%3A0%2C%22cv%22%3A%2224.20.0.28%22%2C%22languages%22%3A%22en%22%7D
- https://www.worldbank.org/en/topic/agriculture/brief/food-systems-2030
- https://www.worldbank.org/en/programs/food-systems-2030/overview
- https://mediabiasfactcheck.com/news-break/
- https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2024/06/05/world-bank-abolishing-farming-fact-check/73979060007/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-20418) Manipulasi Foto Donald Trump Ditangkap Polisi
Sumber:Tanggal publish: 06/06/2024
Berita
KOMPAS.com - Foto Presiden Amerika Serikat periode 2017-2021 Donald Trump ditangkap polisi beredar di media sosial.
Foto tersebut dibagikan akun Instagram ini dan ini, serta akun Threads ini, pada 31 Mei 2024, setelah Trump dinyatakan bersalah atas 34 dakwaan terkait kasus uang tutup mulut.
Dilansir Kompas.id, vonis dijatuhkan para juri pada 30 Mei 2024 sore waktu setempat atau 31 Mei 2024 dini hari waktu Indonesia. Pengadilan dipimpin hakim Julian Marchan.
Trump bersalah karena memberikan uang sebesar 130.000 dollar AS kepada mantan pengacaranya, Michael Cohen, pada 2016.
Uang itu digunakan untuk menyuap aktris film dewasa Stromy Daniels agar ia tidak menyebarluaskan fakta pernah berhubungan seksual dengan Trump pada 2006.
Pengumuman hukuman untuk Trump akan diberikan pengadilan pada 11 Juli 2024. Hukuman dapat berupa denda, masa percobaan, atau mungkin hukuman penjara.
Namun, terdapat kejanggalan yang mengindikasikan foto penangkapan Trump itu dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif.
AI generatif mengacu pada penggunaan perangkat kecerdasan buatan untuk membuat konten baru seperti teks, gambar, audio, dan video.
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati salah satu polisi pada foto itu memiliki dua badge di seragamnya. Kemudian, badge di topi masing-masing polisi memiliki bentuk yang berbeda.
Lalu, ada sepasang tangan yang memegang tubuh Trump, tetapi tidak sinkron dengan posisi polisi di sekitarnya.
Selanjutnya, Kompas.com memeriksa foto Trump menggunakan Hive Moderation.
Hasil pemeriksaan menunjukkan, probabilitas foto itu dihasilkan oleh AI generatif mencapai 99,9 persen.
Foto tersebut dibagikan akun Instagram ini dan ini, serta akun Threads ini, pada 31 Mei 2024, setelah Trump dinyatakan bersalah atas 34 dakwaan terkait kasus uang tutup mulut.
Dilansir Kompas.id, vonis dijatuhkan para juri pada 30 Mei 2024 sore waktu setempat atau 31 Mei 2024 dini hari waktu Indonesia. Pengadilan dipimpin hakim Julian Marchan.
Trump bersalah karena memberikan uang sebesar 130.000 dollar AS kepada mantan pengacaranya, Michael Cohen, pada 2016.
Uang itu digunakan untuk menyuap aktris film dewasa Stromy Daniels agar ia tidak menyebarluaskan fakta pernah berhubungan seksual dengan Trump pada 2006.
Pengumuman hukuman untuk Trump akan diberikan pengadilan pada 11 Juli 2024. Hukuman dapat berupa denda, masa percobaan, atau mungkin hukuman penjara.
Namun, terdapat kejanggalan yang mengindikasikan foto penangkapan Trump itu dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif.
AI generatif mengacu pada penggunaan perangkat kecerdasan buatan untuk membuat konten baru seperti teks, gambar, audio, dan video.
Tim Cek Fakta Kompas.com mencermati salah satu polisi pada foto itu memiliki dua badge di seragamnya. Kemudian, badge di topi masing-masing polisi memiliki bentuk yang berbeda.
Lalu, ada sepasang tangan yang memegang tubuh Trump, tetapi tidak sinkron dengan posisi polisi di sekitarnya.
Selanjutnya, Kompas.com memeriksa foto Trump menggunakan Hive Moderation.
Hasil pemeriksaan menunjukkan, probabilitas foto itu dihasilkan oleh AI generatif mencapai 99,9 persen.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
- https://www.instagram.com/thismemeisyourmeme/p/C7m4Ye7PgnY/
- https://www.instagram.com/p/C7m4JV2Rjvs/
- https://www.threads.net/@reallyamericanmedia/post/C7m4KryRpu0
- https://www.kompas.id/baca/internasional/2024/05/31/trump-divonis-bersalah-atas-34-dakwaan
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 3471/7976






