• (GFD-2021-7698) [SALAH] Seorang Pria Mendapatkan Hukuman Mati Setelah Mengkhotbahkan Injil di Suriah

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2021

    Berita

    “He was sentenced to death in Syria for preaching the Gospel and is laughing to the gallows because he knows his time to meet Christ is coming.
    Meanwhile, many of us have a gossip or a small difference to give up everything…
    Let’s meditate on this church!”

    Terjemahan:
    “Dia dijatuhi hukuman mati di Suriah karena memberitakan Injil dan tertawa di tiang gantungan karena dia tahu waktunya untuk bertemu Kristus akan datang.
    Sementara itu, banyak dari kita yang memiliki gosip atau perbedaan kecil untuk merelakan segalanya…
    Mari kita bermeditasi di gereja ini!”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan di Facebook yang membagikan gambar seorang pria tersenyum dengan tali di lehernya dan diklaim sebagai pria yang dijatuhi hukuman mati di Suriah karena “mengkhotbahkan Injil”.

    Setelah ditelusuri, informasi tersebut salah. Faktanya, dilansir dari APF Fact Check, gambar tersebut merupakan gambar pria Iran beberapa saat sebelum dia dieksekusi pada tahun 2007 karena membunuh seorang hakim lokal.

    Lebih lanjut, pencarian gambar juga dilakukan melalui Yandex dan menunjukkan bahwa pria dalam foto tersebut adalah Majid Kavousifar yang muncul dalam pemberitaan tentang hukuman gantung publik, yang terjadi di Taheran pada 2 Agustus 2007.

    Menurut laporan AFP, Kavousifar dan anggota keluarga Hossein Kavousifer digantung karena membunuh Hassan Moghaddas, seorang hakim tinggi Iran, pada 2005.

    Gambar serupa juga pernah dijadikan bahan hoaks pada tahun 2019, gambar orang yang sama beredar di Indonesia bersamaan dengan klaim bahwa dia adalah peretas Aljazair yang dieksekusi karena mencuri uang dari bank Israel.

    Dengan demikian, klaim gambar pria mendapatkan hukuman mati setelah mengkhotbahkan Injil di Suriah adalah hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)

    Informasi tersebut salah. Faktanya, foto tersebut merupakan seorang Pria Iran yang dieksekusi pada tahun 2007 karena membunuh seorang hakim.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7699) [SALAH] “Jokowi Adalah Presiden Pertama yang Menginjakan Kaki di Tanah Papua”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2021

    Berita

    “Jokowi Adalah Presiden Pertama yang Menginjakan Kaki di Tanah Papua”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook bernama Dukung Jokowi Untuk 3 Periode memposting sebuah video yang berdurasi 6 menit. Dalam video tersebut nampak Jokowi yang sedang bercerita tentang kunjungan kerjanya di Papua. Pada video dan caption postingan terdapat klaim yang sama yaitu Jokowi merupakan presiden pertama yang menginjakkan kaki di Papua.

    Setelah ditelusuri pada mesin pencari google ditemukan informasi bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden pernah melakukan kunjungan ke Papua.

    Melansir pada Kompas.com, SBY saat menjadi presiden pernah datang ke Papua dalam rangka meresmikan situs pekabaaran injil berupa Patung Yesus Kristus dan sejumlah proyek di Pulau Mansinam, Papua Barat, Minggu (24/8/2014). Informasi tersebut didapat dari artikel yang berjudul “Berpamitan, SBY Minta Maaf kepada Masyarakat Papua”.

    Dengan demikian, klaim bahwa Jokowi adalah Presiden pertama yang berkunjung ke Papua tidak benar. Selain Jokowi ternyata mantan Presiden SBY pada tahun 2014 pernah melalukan kunjungan ke Papua sehingga masuk dalam kategori konten yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, selain Jokowi ternyata mantan Presiden SBY pada tahun 2014 pernah melalukan kunjungan ke Papua.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7694) [SALAH] Seorang Astronot Menjadi Lebih Muda 28 Detik dari Saudara Kembarnya setelah 2 Tahun di Luar Angkasa

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/10/2021

    Berita

    Akun Facebook dengan nama pengguna “Muhammad Zayn Ibra” (https://www.facebook.com/profile.php?id=100068468722148) dalam forum “Good people” (https://www.facebook.com/groups/944884276271597/?ref=share) mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa seorang astronot asal Amerika Serikat menjadi lebih muda 28 detik dari kembarannya yang tinggal di bumi setelah tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) milik NASA selama 2 tahun.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, astronot Scott Kelly hanya berada di luar angkasa selama 1 tahun, yaitu pada 27 Maret 2015 hingga 1 Maret 2016. Proyek tersebut merupakan bagian dari “NASA Twins Study” atau “Penelitian Kembar oleh NASA”.

    Lebih lanjut, ISS bergerak dengan kecepatan 17.500 mil/jam, atau 28.160 km/jam, yang jauh lebih lambat dari kecepatan relativitas cahaya. Hal ini menyebabkan selisih perbedaan waktu selama yang dialami oleh Scott dan kembarannya Mark adalah sangat kecil, yaitu hanya sebesar 0,005 detik, bukan 28 detik.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Muhammad Zayn Ibra” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Faktanya, astronot Scott Kelly hanya berada di luar angkasa selama 1 tahun. Selain itu, selisih perbedaan waktu selama setahun di ISS hanya sebesar 0,005 detik, bukan 28 detik.

    Rujukan

  • (GFD-2021-7695) [SALAH] Foto Anies Baswedan Memegang Celana Dalam Wanita

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/10/2021

    Berita

    Akun facebook bernama Lucy Suzanna mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sedang memegang celana dalama wanita. Dalam foto tersebut juga terdapat buble chat berisi narasi “yg kayak gini klo dibikin tugu bagus gak ya” dan “Bagus ndasmu”.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, foto tersebut adalah hasil editan. Foto asli adalah Anies yang sedang memegang masker kain saat meninjau produksi masker buatan IKM dan UKM binaan di Jakarta.

    Foto asli ditemukan pada unggahan Anies Baswedan di akun media sosial twitter dan facebooknya pada 01/5/2020.

    “20 juta masker kain diproduksi bagi seluruh penduduk Jakarta. Tiap orang dapat 2 masker, gratis. Ini ikhtiar Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di kampung-kampung”, tulis Anies di akun twitternya.

    Foto editan serupa juga pernah beredar pada oktober 2020 lalu dan sudah diverifikasi faktanya pada webstite turnbackhoax.id berjudul “[SALAH] Anies Borong Celana Dalam Cewek”.

    Kesimpulan

    Foto suntingan atau editan. foto aslinya merupakan foto Anies Baswedan yang sedang memegang masker kain saat meninjau proses produksi masker buatan IKM dan UKM binaan yang beregerak pada komoditi fesyen di Jakarta.

    Rujukan