• (GFD-2026-32955) [SALAH] Kondisi Terbaru Tel Aviv Usai Serangan Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Abdi Negara” pada Kamis (5/3/2026) yang memuat narasi :

    “Iran membalas. Tel Aviv beberapa saat saat yang yang lalu lalu telah berubah menjadi kota hantu.”

    Hingga Senin (16/3/2026) unggahan telah mendapatkan 14 tanda suka, 3 komentar dan telah dibagikan ulang 264 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari kebenarannya dengan menggunakan alat pencarian gambar, Google Lens. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan video serupa yang diunggah oleh akun Facebook media luar bernama “Arabic DAILY SABAH” yang diunggah Senin (6/2/2023).

    Video ini diunggah dalam caption berbahasa Arab yang apabila diterjemahkan isinya adalah tentang kejadian gempa di Kota Pazarcık, Turki. Diketahui bahwa peristiwa ini terjadi 3 tahun lalu, jauh sebelum terjadinya serangan Iran kepada Israel. Dengan demikian artinya video yang beredar bukan pemandangan Tel Aviv yang hancur setelah diserang Iran.

    Kesimpulan

    Faktanya video yang ditampilkan adalah kondisi Kota Pazarcık di Turki setelah gempa di tahun 2023 lalu. Unggahan tentang klaim “kondisi terbaru Tel Aviv usai serangan Iran” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32956) [SALAH] Adik Kandung PM Israel Tewas Terbakar Serangan Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Yusran Akbar” pada Kamis (12/3/2026) menampilkan foto Iddo Netanyahu dan berisi narasi :

    “Adik Kandung Benyamien Netanyahu Tewas Terbakar Akibat Serangan Rudal Iran bersama Knesset Israel”

    Hingga Senin (16/2/2026) unggahan mendapatkan 16 tanda suka dan 2 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran ke sistem pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Iddo Netanyahu tewas terbakar serangan Iran”. Hasilnya penelusuran justru mengarah ke sejumlah artikel yang membantah hal tersebut, diantaranya:

    • Artikel metrotvnews.com “Benarkah Iddo Netanyahu Tewas dalam Serangan Iran?” yang tayang Rabu (11/3/2026). Dalam artikel ini menjelaskan bahwa pemberitaan Iddo Netanyahu tewas tidak benar, tidak ada laporan resmi yang membenarkan klaim tersebut.

    • Artikel cnnindonesia.com “Apakah kabar Iddo Netanyahu tewas benar?” yang tayang Selasa (10/3/2026). CNN juga menjelaskan bahwa tidak ada temuan berita faktual yang memberikan konfirmasi mengenai Iddo Netanyahu tewas akibat serangan Iran.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan adanya pemberitaan yang membenarkan kabar kematian Iddo Netanyahu.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pemberitaan yang membenarkan narasi tersebut. Unggahan berisi klaim “adik kandung PM Israel tewas terbakar serangan Iran” adalah konten palsu (fabricated content).
  • (GFD-2026-32957) [SALAH] Aturan Baru Kemenag: Malam Takbiran Dibatasi Maksimal Pukul 21.00 WIB

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Uden Dens” pada Sabtu (7/3/2026) berisi narasi: 

    ATURAN BARU KEMENAG :

    " Takbiran Hanya Boleh Dari Jam 18.00 Sampai Jam 21.00 Tidak Boleh Menggunakan Sound System Dan Tidak Boleh Keliling ".

    Hingga Kamis (12/3/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 20-an tanda suka dan 120-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo memasukkan kata kunci “aturan kemenag malam takbiran dibatasi maksimal pukul 21.00 wib berlaku di seluruh indonesia” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Kementerian Agama (Kemenag) yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “malam takbiran dibatasi maksimal sampai pukul 21.00 wib” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, yakni:

    • Berita jawapos.com “Hanya Berlaku di Bali! Kemenag Tegaskan Aturan Malam Takbiran Saat Berbarengan dengan Nyepi Tahun Ini”. Pemberitaan yang tayang pada Rabu (11/3/2026) itu melaporkan bahwa Kemenag merilis aturan teknis malam takbiran di Bali, yaitu takbiran dilakukan di Masjid terdekat dari pukul 18.00 WITA sampai 21.00 WITA dengan tidak menggunakan pengeras suara.
    • Berita republika.co.id “Umat Islam di Bali Boleh Takbiran tanpa Pengeras Suara Jika Malam Idul Fitri Bersamaan dengan Nyepi”. Pemberitaan yang tayang pada Rabu (11/3/2026) itu melaporkan bahwa Kemenag menerbitkan panduan melaksanakan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 bagi umat Islam di Bali (apabila jatuh pada 19 Maret 2026 yang berbarengan dengan Hari Raya Nyepi), Salah satu poinnya, umat Islam boleh melaksanakan takbiran tanpa pengeras suara.

    TurnBackHoax lalu memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke beberapa pemberitaan, antara lain:

    • Berita rctiplus.com “Temui Presiden Prabowo, Menag Lapor Soal Hari Nyepi Berbarengan Malam Takbiran”. Dari berita yang tayang pada Rabu (4/3/2026) itu diketahui bahwa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara untuk melaporkan perihal Hari Raya Nyepi berbarengan dengan perkiraan malam takbiran Idul Fitri pada 19 Maret 2026. Kemenag sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh Bali agar malam takbiran tidak bertentangan dengan perayaan Nyepi.
    • Berita detik.com “Menag Sebut Prabowo Beri Petunjuk Nuzulul Quran Digelar di Jakarta”. Dari berita yang tayang pada Rabu (4/3/2026) itu diketahui bahwa Menag Nasaruddin menemui Presiden Prabowo Subianto untuk membahas persiapan perhelatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan. Nasaruddin mengungkapkan acara Nuzulul Quran yang akan dihadiri Presiden Prabowo itu akan dilaksanakan di Istana Negara.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “aturan baru Kemenag: malam takbiran dibatasi maksimal pukul 21.00 wib” itu merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32958) Hoaks! Foto serangan rudal Iran hancurkan wilayah Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menampilkan foto yang diklaim sebagai kondisi wilayah Israel yang hancur dan rata dengan tanah akibat serangan rudal Iran.

    Unggahan tersebut beredar di beberapa platform media sosial dengan narasi yang menyebut bahwa ribuan rudal Iran telah menghancurkan wilayah Israel hingga tidak tersisa bangunan.

    Narasi dalam unggahan tersebut berbunyi:

    “Akibat ribuan rudal serangan balasan Iran”

    Israel rata dengan tanah, satu satunya bangunan yang masih terlihat hanya gedung Mossad

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Daya ledak rudal kiamat al - jahanam Iran memang sangat mengerikan”

    Namun, foto tersebut menunjukkan wilayah Israel yang hancur akibat serangan rudal Iran?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah maupun laporan media kredibel yang menyebutkan bahwa serangan rudal Iran telah menghancurkan wilayah Israel hingga rata dengan tanah.

    Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa foto yang beredar identik dengan foto berjudul “Hiroshima, Japan. 1946-02-28. The First Atom Bomb Was Dropped on Hiroshima on 1945-08-06” yang tersimpan dalam arsip Australian War Memorial.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Foto tersebut merupakan potret kehancuran Kota Hiroshima di Jepang setelah pengeboman atom oleh Amerika Serikat pada 6 Agustus 1945.

    Mengutip laporan ANTARA, pengeboman tersebut menewaskan sekitar 70.000 orang secara langsung. Jumlah korban kemudian meningkat menjadi lebih dari 100.000 jiwa akibat luka bakar dan dampak radiasi.

    Peristiwa tersebut kemudian diikuti oleh pengeboman atom di Nagasaki yang akhirnya membuat Jepang menyerah dan mengakhiri Perang Dunia II.

    Foto tersebut tidak berkaitan dengan konflik di Timur Tengah maupun serangan rudal Iran ke Israel seperti yang diklaim dalam unggahan media sosial.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut foto tersebut menunjukkan wilayah Israel yang hancur akibat serangan rudal Iran merupakan informasi yang keliru atau tidak benar.

    Rating: Foto serangan rudal Iran hancurkan wilayah Israel

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Keliru

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan