• (GFD-2025-27805) [PENIPUAN] Tautan Lowongan Kerja PP Presisi

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 09/07/2025

    Berita

    Akun TikTok “Loker Indonesia” pada (9/6/2025) membagikan foto [arsip] berisi informasi lowongan kerja untuk beberapa posisi di PP Presisi.
    Berikut narasi lengkapnya :
    “ OPEN REKRUTMEN PT PP PRESISI
    KUALIFIKASI UMUM
    Usia maksimal 45 Tahun
    Pendidikan minimal SMK, D3 semua jurusan
    Memiliki pengetahuan dan keterampilan
    dalam perawatan alat berat
    Sehat jasmani dan rohani
    Memiliki kemampuan komunikasi dan inter personal yang baik
    Memiliki kemampuan analisis yang kuat dan detail
    ect.
    POSISI KERJA
    1. Mechanic
    2. Welder
    3. Planner and Technical Support
    4. Driver Dump Truck
    5. Operator Alat Berat
    TUNJANGAN
    BPJS Kesehatan dan BPJS
    Ketenagakerjaan
    Kesehatan dan Keselamatan Kerja
    Tunjangan dan Bonus
    Gaji Berdasarkan posisi
    Tunjangan Transportasi
    Tunjangan Makan”
    Informasi pendaftaran langsung cek website dibio profil.

    Per Rabu (9/7/2025), unggahan sudah dilihat 1300-an kali dan disukai 16 pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pendaftaran dalam unggahan. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi PP Presisi (pp-presisi.co.id). Warganet justru diminta menuliskan nama, asal provinsi, dan nomor handphone yang terhubung dengan akun Telegram.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri informasi lowongan di bagian laman career PP Presisi (pp-presisi.co.id/career). Perusahaan saat ini tidak membuka lowongan pekerjaan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “lowongan kerja PP Presisi” yang mengarah ke laman tak resmi merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27804) Disinformasi! Video Prabowo menyatakan Indonesia siap berperang

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/07/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan Presiden Prabowo Subianto sedang menyampaikan pidato dan di belakangnya tampak Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “INDONESIA SIAP TERLIBAT JIKA PEPERANGAN DI TIMUR TENGAH MEMICU PERANG DUNIA KE 3”

    Namun, benarkah Prabowo menyatakan Indonesia siap berperang?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran, video tersebut serupa dengan siaran langsung yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden berjudul “LIVE: Keterangan Pers Presiden Prabowo, Lawatan ke Timur Tengah dan Türkiye, Jakarta, 9 April 2025”.

    Dilansir dari ANTARA, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke lima negara di Timur Tengah, yakni Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania. Tujuan kunjungan itu adalah untuk meminta dukungan atas rencana Indonesia mengevakuasi 1.000 warga Palestina dari Gaza ke Indonesia.

    Presiden Prabowo menjelaskan bahwa langkah tersebut juga merupakan bagian dari respons terhadap permintaan komunitas internasional yang mendorong Indonesia untuk berperan lebih aktif. Sebagai negara nonblok dan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia dianggap memiliki posisi netral yang dapat diterima oleh semua pihak yang bertikai.

    “Indonesia dianggap bisa diterima oleh semua pihak yang bertikai. Saya kira, posisi ini membuat kita memang memiliki tanggung jawab, karena itu saya sampaikan bahwa Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak untuk berperan. Kami siap berperan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam konferensi pers tersebut.

    Dengan demikian, tidak ada pernyataan Presiden Prabowo yang menyatakan Indonesia siap berperang.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Video Prabowo nyatakan Indonesia siap berperang

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27803) [KLARIFIKASI] Penangkapan Pencuri secara Keliru Diklaim Agen Mossad

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video diklaim memperlihatkan penangkapan 700 anggota badan intelijen Israel, Mossad yang beredar pada Juni 2025.

    Tampak polisi mengiring tiga orang berbaju biru di tengah kerumunan orang dan jurnalis.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.

    Sebelumnya, Israel dan Iran sempat saling serang pada pertengahan Juni 2025. Namun keduanya sepakat gencatan senjata.

    Video penangkapan agen Mossad disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun:

    700 agen mossad ditangkap

    Sementara, berikut teks yang tertera pada video:

    Detik detik mata mata Israel di Iran tertangkap dan akan diadili

    700 agen mossadSpoon Israel ditangkap

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, mengenai penangkapan 700 agen Mossad di Teheran, Iran.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode reverse image search untuk melacak jejak digital video yang beredar.

    Video serupa ditemukan di akun Instagram @sefrdoyekpress yang diunggah pada 5 Maret 2025.

    Keterangan video menyebutkan, momen dalam video merupakan penangkapan tersangka kasus pencurian rumah di Teheran Iran.

    Ada lima pelaku yang ditangkap oleh Divisi I Kepolisian Daerah Teheran Raya.

    Mereka menjarah uang, emas, dan barang-barang rumah tangga senilai miliaran Rial Iran.

    Keterangan polisi atas penangkapan tersebut juga diwartakan media Iran Namasha ini.

    Penangkapan pelaku pencurian tersebut tidak terkait dengan perang Israel dan Iran.

    Kesimpulan

    Video penangkapan 700 agen Mossad di Teheran, Iran merupakan konten dengan konteks keliru.

    Sosok berbaju biru yang ditangkap merupakan pelaku pencurian rumah, bukan agen Mossad. Penangkapan tersebut tidak terkait perang Israel dan Iran.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27802) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Donald Trump Ditembak Saat Keluar dari Gedung Putih pada Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan media sosial berupa video yang diklaim menampilkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengalami penembakan pada awal Juli 2025.

    Dalam video, penembakan terjadi saat Trump keluar dari Gedung Putih. Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Video yang diklaim menampilkan Donald Trump ditembak beredar pada awal Juli 2025, yang dibagikan sejumlah akun Facebook, misalnya ini, ini, dan ini. 

    Unggahan tidak menyertakan konteks waktu, sehingga menghadirkan kesan bahwa penembakan itu baru saja terjadi, usai Trump keluar dari Gedung Putih.

    Dalam video Trump tampak sedang dipapah oleh beberapa pengawalnya.

    Keterangan dalam video yakni sebagai berikut:

    vir4L belum bis4 dipastik4npresid3nt AMERIK4 DON4LDTRVMP TERT3MB4ksa4t KELU4R dari gedun9 putihAaamin ya robbal

    Akun Facebook Narasi yang mengeklaim Donald Trump ditembak pada awal Juli 2025 saat keluar dari Gedung Putih

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Google Search, tidak ditemukan pemberitaan valid Donald Trump mengalami penembakan pada awal Juli 2025.

    Penelusuran menggunakan menggunakan Google Lens menemukan video itu mirip dengan unggahan di kanal YouTube Washington Post  ini.

    Selain juga terdapat video serupa yang diambil dari sudut berbeda di kanal YouTube Time News ini.

    Video itu adalah momen ketika Trump mengalami penembakan di Butler, Pennsylvania pada 13 Juli 2024. Saat itu, Trump sedang melakukan kampanye Pemilihan Presiden AS 2024.

    Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Trump yang sedang berpidato di panggung tiba-tiba mendapat tembakan di bagian telinga kanannya.

    Trump kemudian menunduk di belakang podium, beberapa agen Secret Service AS pun langsung naik ke panggung untuk melindungi Trump.

    Setelah penembak berhasil dilumpuhkan, Trump dikawal turun dari panggung dan masuk ke kendaraannya. Darah terlihat di bagian telinga dan sisi wajah Trump.

    Melalui Truth Social, situs media sosialnya, Trump menyebut sebuah peluru menembus bagian atas telinga kanannya.

    Pelaku penembakan adalah seorang pria berusia 20 tahun bernama Thomas Matthew Crooks. Ia ditembak mati di tempat kejadian oleh agen Secret Service.

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan Donald Trump ditembak pada awal Juli 2025 saat keluar dari Gedung Putih merupakan informasi keliru dan perlu diluruskan.

    Faktanya, video yang beredar memang penembakan terhadap Trump, tapi disebarkan dalam konteks keliru.

    Adapun video itu adalah momen ketika Trump mengalami penembakan di Butler, Pennsylvania saat kampanye Pilpres Amerika Serikat pada 13 Juli 2024.  

    Rujukan