• (GFD-2025-27825) [SALAH] Tubuh Mantan Presiden Israel, Ariel Sharoon Membusuk

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah pesan berantai berisi video di WhatsApp yang menunjukkan kondisi ketika perban di kepada pria tersebut dibuka, tampak banyak belatung yang memenuhi rongga kepala sebagai tanda tubuh pria tersebut mulai membusuk dengan narasi:

    “Ariel Sharon, Perdana Mentri Israel, pemimpin terkejam di dunia yg telah membunuh ribuan rakyat Palestina ,,, mengalami koma 8 tahun dan tubuhnya masih hidup, membusuk, hingga belatung memakan dagingnya ,,, walaupun nyawanya masih dikandung badan ,,, Adzab itu benar-benar nyata🙏🙏🙏. Mudah2an video ini sampai ke orang-orang yang selama ini menyengsarakan rakyat Indonesia 🤲🤲”

    Hasil Cek Fakta

    Sebelumnya, informasi dengan topik serupa pernah beredar dan diklarifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) dengan judul [SALAH] Tubuh Mantan Presiden Israel, Ariel Sharoon, Membusuk dan Kerumuni Belatung, tayang Sabtu, (30/09/2023).

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan penelusuran informasi terkait penyakit Ariel Sharoon dengan menggunakan Google. Hasilnya, klaim tersebut adalah informasi yang tidak benar. Video pria yang dirawat di rumah sakit itu sebenarnya baru beredar di YouTube sejak tahun 2022. Belum ada keterangan pasti siapakah pria dalam video itu.

    Dilansir dari BBC.com, Ariel Sharon mengalami serangan stroke pada 2005 dan 2006 di tengah puncak kekuasaan politiknya. Sejak serangan itu ia berada dalam keadaan koma, hingga akirnya Ia meninggaal pada 11 Januari 2014 di usia 84 tahun.

    Kesimpulan

    Video “tubuh mantan presiden Israel, Ariel Sharoon membusuk” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27824) [SALAH] Ratusan Kapal Perang Cina Tiba di Timur Tengah

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Akun TikTok “aquasedang23” pada Selasa (1/7/2025) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “Ratusan Kapal Perang Berbendera China sudah mulai merapat ke Teluk Oman.
    Kekuatan Militer China Meningkat di Timur Tengah
    Armada Laut Cina Merapat Ke Timur Tengah…ada Apa..?”.

    Hingga Kamis (10/7/2025) unggahan tersebut telah disukai hampir 17 ribu akun dan dibagikan ulang lebih dari 700 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar video itu lewat perangkat Google Lens. Hasilnya, terdapat penjelasan “ringkasan AI” yang membeberkan kapal di video tersebut adalah TCG Anadolu (L-400), kapal serbu amfibi AL Turkiye yang merupakan kapal perang Turki terbesar.

    Hasil pencarian juga mengarah ke sejumlah laporan yang membahas kapal itu, yakni:

    Finabel – The European Land Force Commanders Organisation “TCG Anadolu: The Dawn of Drone-Centric Naval Power Projection” yang tayang Maret 2025, dan
    Presidency of the Republic of Turkiye “TCG Anadolu is the first UCAV carrier in the world” yang tayang April 2023.
    Foto kapal dalam kedua sumber itu sama persis dengan potret dalam unggahan video “aquasedang23”.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan unggahan “aquasedang23” ke Yandex Video Search. Diketahui, video serupa diunggah tahun 2023 di sejumlah sumber berikut:

    YouTube “Cumhuriyet 100. yıl Mustafa Kemal Atatürk 29 Ekim 1923 & 2023 Türk Askeri Türk Donanması Geçişi”, bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia adalah “Republik 100 tahun Mustafa Kemal Atatürk 29 Oktober 1923 & 2023 Militer Turki Angkatan Laut Turki Transisi”.
    TikTok “haberturk” yang merupakan akun resmi Haberturk, organisasi media Turkiye yang mencakup saluran televisi, surat kabar, dan platform berita daring Turkiye. Deskripsi di video ini sama persis seperti yang dijelaskan di kanal YouTube “Barbaros Kızılelma”. Kejadian di video tersebut diambil di Selat Bosporus, Turkiye.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “ratusan kapal perang Cina tiba di Timur Tengah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27823) [HOAKS] Tautan Cek BSU 2025 Tanpa Nomor KTP

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar tautan yang diklaim untuk mengecek penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tanpa perlu data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

    Narasi yang disertakan mengeklaim, masyarakat cukup memasukkan nama lengkap dan nomor telepon di tautan tersebut.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks.

    Tautan yang diklaim untuk mengecek penerima BSU tanpa perlu data NIK dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Senin (7/7/2025).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    "BSU Digital, Cek Bantuan Cuma Pakai Nama & HP"

    Apakah Anda termasuk penerima BSU 2025 senilai Rp600.000?

    Cek cepat tanpa NIK! Cukup masukkan nama lengkap dan nomor HP di:bsu[dot]subsidiupah[dot]com

    Tanpa ribet, tanpa biaya, resmi dari pemerintah untuk mendukung pekerja Indonesia.

    Screenshot Hoaks, tautan cek BSU 2025 tanpa NIK

    Hasil Cek Fakta

    Tautan yang dicantumkan oleh akun Facebook tersebut tidak mengarah ke laman resmi yang digunakan untuk mengecek status penerima BSU 2025.

    Pekerja yang ingin mengetahui apakah namanya masuk penerima BSU 2025 bisa mengunjungi laman resmi BPJS Ketenagakerjaan di https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

    Laman lain yang bisa dituju adalah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di https://bsu.kemnaker.go.id/.

    Baik situs BPJS Ketenagakerjaan maupun situs Kemenaker sama-sama mensyaratkan data NIK untuk mengecek status penerima BSU 2025.

    Proses pencairan bantuan BSU 2025 diawali dengan verifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, hasil verifikasi diberikan kepada Kemenaker untuk diverifikasi ulang dan divalidasi.

    Apabila lolos verifikasi BPJS Ketenagakerjaan, dapat dilanjutkan dengan melakukan pengecekan status penerima BSU 2025 melalui laman Kemnaker.

    Jika muncul notifikasi "Dana BSU sudah tersalurkan ke rekening BANK", artinya dana bantuan Rp 600.000 sudah masuk ke rekening bank Himbara (BNI, BRI, BTN, dan Mandiri), atau Bank Syariah Indonesia (BSI) khusus untuk penerima yang berdomisili di Provinsi Aceh.

    Penyaluran BSU juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia bagi pekerja yang tidak memiliki rekening bank Himbara.

    Adapun penjelasan lengkap mengenai notifikasi pencairan BSU 2025 dapat dicek dalam unggahan Instagram resmi Kemnaker, 5 Juli 2025.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk mengecek penerima BSU tanpa perlu data NIK adalah hoaks.

    Tautan yang dicantumkan oleh akun Facebook tersebut tidak mengarah ke laman resmi yang digunakan untuk mengecek status penerima BSU 2025.

    Selain itu, NIK merupakan data yang dibutuhkan untuk mengecek status penerima BSU, baik melalui laman BPJS Ketenagakerjaan maupun laman Kemenaker.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27822) [KLARIFIKASI] Helikopter Mendarat di Tol Batang, Bukan Tol Medan

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan helikopter mendarat darurat di jalan tol Medan-Tebing Tinggi.

    Pengguna media sosial menyebutkan, helikopter diturunkan darurat untuk menyelamatkan korban yang mengalami kecelakaan bus.

    Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan konteks keliru.

    Video helikopter mendarat darurat di tol Medan-Tebing Tinggi disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (6/7/2025):

    Viral.. detik-detik Helikopter mendarat darurat di jalan tol medan tebing tinggi

     

    Hasil Cek Fakta

    Klip yang beredar merupakan video lama dan bukan berlokasi di tol Medan-Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

    Video serupa terdapat di kanal YouTube tribunjabar video.

    Helikopter yang mendarat di tol Batang-Semarang, Jawa Tengah tepatnya di KM 370-200 pada Kamis, 11 April 2024 pagi.

    Helikopter milik Polri itu mendarat di lokasi kecelakaan bus yang menewaskan tujuh orang.

    Di sisi lain, Kepala Subbidang Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon memastikan kabar helikopter diturunkan di tol Medan-Tebing Tinggi tidak benar.

    "Memang kejadian helikopter mendarat darurat itu benar, tapi bukan hari ini dan bukan di Sumatera Utara. Kalau tidak salah, video itu sudah lama, kata Siti dikutip dari Mistar, Senin (7/7/2025).

    Kesimpulan

    Video helikopter mendarat di Batang-Semarang, Jawa Tengah disebarkan dengan konteks keliru.

    Helikopter milik Polri tersebut mendarat di lokasi kecelakaan bus yang menewaskan tujuh orang. Namun lokasi tolnya bukan di tol Medan-Tebing Tinggi.

    Rujukan