(GFD-2026-33058) Keliru, Kabar Purbaya Gagal Jadi Gubernur Bank Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 16/03/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Murshid 2” (arsip) pada Kamis (12/02/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Purbaya Yudhi Sadewa bersama Puan Maharani, Ketua DPR RI saat ini, dengan latar belakang gambar yang menampilkan gedung MPR RI dan tumpukan uang kertas rupiah. Ini memperkuat narasi finansial dan politik yang diangkat pada unggahan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Jakarta Geger! Purbaya Dulu Pernah di Depak Oleh DPR. Purbaya Gagal Jadi Gubernur Bank Indonesia Karena Kursinya Dijual 900 M Oleh Anggota Dewan! Mentri Purbaya Dikabarkan Pernah Melamar Jadi Gubernur BI Namun Usahanya Kandas Karena Nggak Sanggup Bayar. Netizen: Wow Proyek DPR Luar Biasa yaa, Untuk Jual Kursi Empuk Doang?” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (13/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan seribu tanda suka, 228 komentar, dan 64 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi percaya dari masyarakat terhadap informasi tersebut. Beberapa komentar tampak menyudutkan DPR dan mengklaim memiliki kekayaan karena menjual jabatan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Purbaya Curhat Dimaki-maki di TikTok Imbas Rupiah Jeblok
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Purbaya dulu pernah didepak DPR. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Kemudian, Tirto mengamati gambar yang beredar. Gambar tersebut menampilkan Purbaya dan Puan Maharani. Tirto menemukan kejanggalan visual pada gambar tersebut. Wajah Purabaya dan Puan terlihat tidak proporsional, ekspresi wajah terlihat kaku, tidak natural, dan mata tidak fokus. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam gambar. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil rekayasa AI.
Lebih lanjut, Tirto menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya gagal jadi gubernur Bank Indonesia” di mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas bahwa Purbaya pernah diklaim gagal untuk maju sebagai gubernur Bank Indonesia (BI) pertengahan Februari 2026. Alasannya, Purbaya mengaku tidak sanggup membayar Rp900 miliar. Menurut Kompas, narasi tersebut adalah tidak benar.
Melansir Instagram Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan, melalui akun tersebut Kemenkeu menegaskan bahwa narasi yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditolak menjadi Gubernur Bank Indonesia oleh Puan Maharani karena tidak bisa menyediakan uang Rp900 miliar merupakan berita tidak benar. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.
Purbaya Yudhi Sadewa saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik pada 8 September 2025, dan Purbaya tidak pernah terlibat dalam transaksi untuk posisi Gubernur Bank Indonesia.
Baca juga:Defisit APBN Melonjak 342% di Februari, Ini Penjelasan Purbaya
Kesimpulan
Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Purbaya saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2025–2029. Purbaya tidak pernah terlibat dalam transaksi apapun untuk posisi Gubernur Bank Indonesia.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/murshidd2/posts/pfbid0qinBA4g398ZNPj62ATqb2WDJB7BedJi73vufpztRD4a7GmADejbP7hfqbMjG117Gl?_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/UYNU0
- https://tirto.id/purbaya-curhat-dimaki-maki-di-tiktok-imbas-rupiah-jeblok-hssm
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/02/155900882/infografik--hoaks-purbaya-gagal-jadi-gubernur-bi-karena-tolak-bayar-rp
- https://www.instagram.com/p/DUoeOsWk2-z/
- https://tirto.id/defisit-apbn-melonjak-342-di-februari-ini-penjelasan-purbaya-hsrR
(GFD-2026-32946) [SALAH] Prabowo Hapus Penerima Bansos, Alihkan Anggaran ke MBG
Sumber: facebook.comTanggal publish: 16/03/2026
Berita
Beredar unggahan foto [arsip] pada Sabtu (19/1/2026) dari akun Facebook “Hamidan Rudi” berisi narasi:
“PRESIDEN PRABOWO DAN MENTERI SOSIAL RESMI MENGHAPUS PENERIMA BLT,PKH,BNPT, BPJS, KIP, PIP DLL 5 ANGGARANYA DI ALIHKAN KE- MBG
150 JUTA PENDUDUK MISKIN INDONESIA DI BUNUH PERLAHAN LAHAN DEMI BISNIS POLITIK 2029
2029 JANGAN PILIH WOWO PENGHIANAT RAKYAT.”
Per Senin (16/3/2026), unggahan tersebut telah mendapat 8.000-an tanda suka, 6.100-an komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 600-an kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo hapus penerima bansos, alihkan anggaran ke MBG” ke mesin pencarian Google. Penelusuran mengarah ke pemberitaan cnnindonesia.com “Prabowo: Efisiensi Anggaran Cegah Korupsi, Saya Alihkan ke MBG”.
Dari berita yang tayang Jumat (13/2/2026) diketahui bahwa Presiden Prabowo Subianto menyebut anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari hasil efisiensi uang negara akibat budaya boros anggaran dalam pemerintahan selama ini untuk mencegah dana tersebut habis dikorupsi.
Untuk diketahui, dilansir dari jawapos.com, pemerintah menghentikan penyaluran sejumlah bansos, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi penerima yang terdaftar dalam salah satu dari empat status “exclude”.
Kategori tersebut meliputi pekerjaan yang dinilai mampu, tinggal di wilayah yang tidak sesuai dengan data penerima, penerima yang telah meninggal dunia, serta adanya ketidaksesuaian pada data penerima. Kementerian Sosial menegaskan penerima yang kondisi ekonominya membaik akan dikeluarkan dari program agar kuota bantuan bisa dialihkan ke warga lain yang lebih berhak dan membutuhkan.
Terkait MBG, menukil laporan bbc.com, anggaran program itu mencapai Rp335 triliun dan dialokasikan untuk menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat (termasuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Program ini memicu polemik serius, salah satunya terkait sumber pendanaan yang dinilai menggerogoti anggaran pendidikan.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Prabowo hapus penerima bansos, alihkan anggaran ke MBG.”.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1KJi9DzFVw/
- https://archive.ph/w3cIZ
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260213134501-20-1327868/prabowo-efisiensi-anggaran-cegah-korupsi-saya-alihkan-ke-mbg
- https://radarbanyuwangi.jawapos.com/nasional/756405965/resmi-kemensos-hapus-penerima-pkh-dan-bpnt-yang-masuk-4-status-exclude-ini-daftar-lengkapnya
(GFD-2026-32947) Keliru, Kabar Purbaya Gagal Jadi Gubernur Bank Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 16/03/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Murshid 2” (arsip) pada Kamis (12/02/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Purbaya Yudhi Sadewa bersama Puan Maharani, Ketua DPR RI saat ini, dengan latar belakang gambar yang menampilkan gedung MPR RI dan tumpukan uang kertas rupiah. Ini memperkuat narasi finansial dan politik yang diangkat pada unggahan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Jakarta Geger! Purbaya Dulu Pernah di Depak Oleh DPR. Purbaya Gagal Jadi Gubernur Bank Indonesia Karena Kursinya Dijual 900 M Oleh Anggota Dewan! Mentri Purbaya Dikabarkan Pernah Melamar Jadi Gubernur BI Namun Usahanya Kandas Karena Nggak Sanggup Bayar. Netizen: Wow Proyek DPR Luar Biasa yaa, Untuk Jual Kursi Empuk Doang?” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (13/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan seribu tanda suka, 228 komentar, dan 64 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi percaya dari masyarakat terhadap informasi tersebut. Beberapa komentar tampak menyudutkan DPR dan mengklaim memiliki kekayaan karena menjual jabatan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Purbaya Curhat Dimaki-maki di TikTok Imbas Rupiah Jeblok
ADVERTISEMENT
Periksa Fakta Purbaya dulu pernah didepak DPR. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Kemudian, Tirto mengamati gambar yang beredar. Gambar tersebut menampilkan Purbaya dan Puan Maharani. Tirto menemukan kejanggalan visual pada gambar tersebut. Wajah Purabaya dan Puan terlihat tidak proporsional, ekspresi wajah terlihat kaku, tidak natural, dan mata tidak fokus. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam gambar. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil rekayasa AI.
Lebih lanjut, Tirto menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “Purbaya gagal jadi gubernur Bank Indonesia” di mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas bahwa Purbaya pernah diklaim gagal untuk maju sebagai gubernur Bank Indonesia (BI) pertengahan Februari 2026. Alasannya, Purbaya mengaku tidak sanggup membayar Rp900 miliar. Menurut Kompas, narasi tersebut adalah tidak benar.
Melansir Instagram Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan, melalui akun tersebut Kemenkeu menegaskan bahwa narasi yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditolak menjadi Gubernur Bank Indonesia oleh Puan Maharani karena tidak bisa menyediakan uang Rp900 miliar merupakan berita tidak benar. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.
Purbaya Yudhi Sadewa saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik pada 8 September 2025, dan Purbaya tidak pernah terlibat dalam transaksi untuk posisi Gubernur Bank Indonesia.
Baca juga:Defisit APBN Melonjak 342% di Februari, Ini Penjelasan Purbaya
Kesimpulan
Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Purbaya saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2025–2029. Purbaya tidak pernah terlibat dalam transaksi apapun untuk posisi Gubernur Bank Indonesia.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/murshidd2/posts/pfbid0qinBA4g398ZNPj62ATqb2WDJB7BedJi73vufpztRD4a7GmADejbP7hfqbMjG117Gl?_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/UYNU0
- https://tirto.id/purbaya-curhat-dimaki-maki-di-tiktok-imbas-rupiah-jeblok-hssm
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/02/155900882/infografik--hoaks-purbaya-gagal-jadi-gubernur-bi-karena-tolak-bayar-rp
- https://www.instagram.com/p/DUoeOsWk2-z/
- https://tirto.id/defisit-apbn-melonjak-342-di-februari-ini-penjelasan-purbaya-hsrR
(GFD-2026-32948) [SALAH] Foto "Dua Kapal Tanker Rusia Hancur Akibat Rudal Iran di Laut Persia"
Sumber: twitter.comTanggal publish: 16/03/2026
Berita
Akun X “DeHoutman_iQ” pada Rabu (4/3/2026) mengunggah foto [arsip] dengan narasi:
“Dua kapal tanker Rusia di laut Persia hancur kena serangan rudal Iran. Perang ini benar benar membuat Iran putus asa, makanya nembak roket secara amburadul.”
Per Senin (16/3/2026) gambar itu dilihat 46 ribu, disukai 324, dibagikan ulang 59 kali dan menuai 201 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Dua kapal tanker Rusia hancur akibat rudal Iran di Laut Persia” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim lebih lanjut dengan memasukkan gambar tersebut ke Google Lens. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel milik en.highnorthnews.com dengan judul “Russian Arctic LNG Tanker Attacked in The Mediterranean Raises Concerns” yang tayang pada Senin (9/3/2026).
Konteks asli foto merupakan kapal pengangkut LNG Arctic Metagaz di Laut Mediterania terbakar setelah diduga diserang oleh Ukraina pada tanggal 3 Maret 2026.



.png)