tirto.id - Polemik status wilayah empat pulau yang melibatkan pemerintah daerah Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara sudah rampung usai Presiden Prabowo Subianto menetapkan hak wilayah pulau-pulau tersebut berada di Provinsi Aceh. Empat pulau yang dimaksud adalah Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang. Namun, di media sosial, diskursus tentang Provinsi Aceh masih terus berlanjut.
ADVERTISEMENT
Belum lama ini, beredar narasi di media sosial yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto, memperbolehkan Pemerintah Daerah Provinsi Aceh mengibarkan bendera bulan bintang Aceh dengan catatan dikibarkan di bawah bendera merah-putih Republik Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Klaim tersebut diantaranya diunggah oleh akun Facebook “Buraq Lam Rimba” (arsip) lewat unggahan foto tangkapan layar yang menampilkan Prabowo tengah bercengkrama dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf disertai narasi bahwa Presiden memperbolehkan pengibaran bendera bulan bintang di seluruh Aceh. Foto tersebut juga dibingkai dengan mencatut kanal berita BBC World News.
#inline3 img{margin: 20px auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Berikut bunyi takarir dalam foto tersebut:
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:20px auto;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
"BENDERA BINTANG BULAN SAH BERKIBAR DI ACEH PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO MEMPERBOLEHKAN BENDERA ACEH BULAN BINTANG BERKIBAR DENGAN CATATAN HARUS DIBAWAH BENDERA MERAH PUTIH, BENDERA ACEH BEBAS DIKIBARKAN SELURUH ACEH TANPAHAMBATAN
APA BILA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGINTIMIDASI PENGIBARAN BENDERA ACEH SEGERA LAPORKAN DAN PRESIDEN LANGSUNG AKAN MENGAMBIL TINDAKAN."
ADVERTISEMENT
periksa fakta hoaks Prabowo izinkan pengibaran bendera Aceh.
Sejak diunggah ke Facebook pada 28 Juni 2025 hingga Kamis 10 Juli 2025, unggahan itu sudah mendapat 34 komentar dan dibagikan ulang 34 kali. Rata-rata komentar postingan turut mendukung narasi yang disampaikan di dalam foto terkait pengibaran bendera Aceh.
Penelusuran lebih jauh, postingan serupa juga diunggah oleh beberapa akun media sosial lain, seperti pada unggahan ini (arsip), ini (arsip), dan ini (arsip).
Lantas, benarkah informasi dalam unggahan yang menyebut bahwa Prabowo memberikan izin pengibaran bendera bulan bintang Aceh tersebut?
(GFD-2025-27833) Keliru, Prabowo Perbolehkan Bendera Bulan Bintang Aceh Berkibar
Sumber:Tanggal publish: 10/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Pertama, Tirto melakukan penelusuran publikasi pemberitaan dengan memasukan kata kunci “Prabowo mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang Aceh” di mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun pemberitaan kredibel yang mewartakan adanya pernyataan Prabowo sebagai yang dinarasikan dalam unggahan di media sosial.
Selanjutnya, Tirto melakukan penelusuran dengan metode reverse image search dengan fokus pada tangkapan gambar yang menampilkan Prabowo dan Muzakir Manaf. Hasilnya, justru membawa Tirto ke laman resmi milik Pemprov Aceh yang mengunggah gambar serupa.
Namun, informasi yang diunggah Pemprov Aceh sama sekali tidak menyebutkan soal pernyataan Prabowo terkait bendera bulan bintang Aceh. Justru, informasi sesungguhnya memuat pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang mendukung penuh kebijakan swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.
Momen itu terjadi ketika menghadiri penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Sebagai informasi, Muzakir Manaf memang sempat buka suara terkait polemik bendera bulan bintang Aceh. Saat itu, ia merespons bahwa urusan izin pengibaran bendera Aceh itu masih dalam proses. Mualem, sapaannya, belum menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang Aceh.
“Dalam proses, Insya Allah secepat mungkin,” kata Mualem di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (17/6/2025) sebagaimana dilansir Media Indonesia.
Di sisi lain, pihak Istana yang diwakili Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi meminta agar urusan terkait polemik 4 pulau Aceh tidak merembet ke isu-isu lainnya. Ini disampaikan Prasetyo merespons pertanyaan terkait bendera bulan bintang Aceh.
Sebagai informasi, hasil nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005 menyatakan Aceh diberi sebuah status khusus dalam Negara Republik Indonesia. Status khusus yang diperoleh Aceh di antaranya boleh memiliki partai politik yang dilokalisir keikutsertaannya dalam pemilu di wilayah Aceh dan diperbolehkan untuk memiliki lambang, bendera, dan lagu daerah yang berlaku secara khusus di Aceh.
Setelahnya, Pemerintah Indonesia, bersama-sama dengan DPR, mengundangkan UU No 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh pada 1 Agustus 2006. Sebagaimana dalam Nota Kesepahaman, UU Pemerintahan Aceh mengatur bahwa Aceh berhak memiliki bendera, lambang, dan himne tersendiri, namun tidak boleh dianggap sebagai lambang kedaulatan Aceh.
Namun, pada 10 Desember 2007 pemerintah juga mengeluarkan PP No 77 Tahun 2007 tentang Lambang Daerah. Regulasi ini melarang bendera, lambang, dan himne daerah memiliki persamaan pada pokoknya atau secara keseluruhan dengan bendera, lambang, dan himne organisasi terlarang atau organisasi/perkumpulan/lembaga/gerakan separatis.
Lambang daerah Aceh juga tercantum resmi dalam Qanun Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penetapan Bendera dan Lambang Aceh. Bendera dan Lambang Aceh yang disahkan dalam qanun ini pada dasarnya adalah bendera dan lambang yang dahulu digunakan oleh Gerakan Aceh Merdeka.
Dengan begitu, hingga artikel ini dibuat pada Kamis (10/7/2025), belum ada pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto soal izin mengibarkan bendera bulan bintang Aceh di bawah bendera merah-putih. Adapun logo BBC World News dalam unggahan foto di media sosial dengan klaim narasi demikian, bisa dipastikan merupakan hasil manipulasi yang mencatut nama BBC.
Selanjutnya, Tirto melakukan penelusuran dengan metode reverse image search dengan fokus pada tangkapan gambar yang menampilkan Prabowo dan Muzakir Manaf. Hasilnya, justru membawa Tirto ke laman resmi milik Pemprov Aceh yang mengunggah gambar serupa.
Namun, informasi yang diunggah Pemprov Aceh sama sekali tidak menyebutkan soal pernyataan Prabowo terkait bendera bulan bintang Aceh. Justru, informasi sesungguhnya memuat pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang mendukung penuh kebijakan swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.
Momen itu terjadi ketika menghadiri penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Sebagai informasi, Muzakir Manaf memang sempat buka suara terkait polemik bendera bulan bintang Aceh. Saat itu, ia merespons bahwa urusan izin pengibaran bendera Aceh itu masih dalam proses. Mualem, sapaannya, belum menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang Aceh.
“Dalam proses, Insya Allah secepat mungkin,” kata Mualem di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (17/6/2025) sebagaimana dilansir Media Indonesia.
Di sisi lain, pihak Istana yang diwakili Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi meminta agar urusan terkait polemik 4 pulau Aceh tidak merembet ke isu-isu lainnya. Ini disampaikan Prasetyo merespons pertanyaan terkait bendera bulan bintang Aceh.
Sebagai informasi, hasil nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005 menyatakan Aceh diberi sebuah status khusus dalam Negara Republik Indonesia. Status khusus yang diperoleh Aceh di antaranya boleh memiliki partai politik yang dilokalisir keikutsertaannya dalam pemilu di wilayah Aceh dan diperbolehkan untuk memiliki lambang, bendera, dan lagu daerah yang berlaku secara khusus di Aceh.
Setelahnya, Pemerintah Indonesia, bersama-sama dengan DPR, mengundangkan UU No 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh pada 1 Agustus 2006. Sebagaimana dalam Nota Kesepahaman, UU Pemerintahan Aceh mengatur bahwa Aceh berhak memiliki bendera, lambang, dan himne tersendiri, namun tidak boleh dianggap sebagai lambang kedaulatan Aceh.
Namun, pada 10 Desember 2007 pemerintah juga mengeluarkan PP No 77 Tahun 2007 tentang Lambang Daerah. Regulasi ini melarang bendera, lambang, dan himne daerah memiliki persamaan pada pokoknya atau secara keseluruhan dengan bendera, lambang, dan himne organisasi terlarang atau organisasi/perkumpulan/lembaga/gerakan separatis.
Lambang daerah Aceh juga tercantum resmi dalam Qanun Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penetapan Bendera dan Lambang Aceh. Bendera dan Lambang Aceh yang disahkan dalam qanun ini pada dasarnya adalah bendera dan lambang yang dahulu digunakan oleh Gerakan Aceh Merdeka.
Dengan begitu, hingga artikel ini dibuat pada Kamis (10/7/2025), belum ada pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto soal izin mengibarkan bendera bulan bintang Aceh di bawah bendera merah-putih. Adapun logo BBC World News dalam unggahan foto di media sosial dengan klaim narasi demikian, bisa dipastikan merupakan hasil manipulasi yang mencatut nama BBC.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan bukti yang membenarkan klaim dalam unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang di seluruh Aceh.
Konteks asli foto yang digunakan dalam narasi tersebut adalah perjumpaan Prabowo dengan Muzakir Manaf di acara International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025). Dalam momen itu juga tak disebutkan sama sekali pembicaraan terkait bendera bulan bintang Aceh.
Maka, informasi yang menyebutkan bahwa Prabowo telah mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang Aceh bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Konteks asli foto yang digunakan dalam narasi tersebut adalah perjumpaan Prabowo dengan Muzakir Manaf di acara International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025). Dalam momen itu juga tak disebutkan sama sekali pembicaraan terkait bendera bulan bintang Aceh.
Maka, informasi yang menyebutkan bahwa Prabowo telah mengizinkan pengibaran bendera bulan bintang Aceh bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://tirto.id/jusuf-kalla-4-pulau-milik-sumut-masuk-aceh-sesuai-uu-241956-hcZd
- https://web.facebook.com/photo.php?fbid=122221531076159289&set=a.122120979002159289&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/hKnpT
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2069__znnid=318__cb=d2362ce799__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fproduk-asuransi%2Funtuk-hidup%2Fzurich-travel-insurance%3Futm_source%3Dbanner_ads%26utm_medium%3Dmotion%26utm_campaign%3Dsh_campaign_tirto_travel_insurance_jun%26utm_content%3Dzurich_dmtm_consideration
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2069__znnid=319__cb=a27e9ca764__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fproduk-asuransi%2Funtuk-hidup%2Fzurich-travel-insurance%3Futm_source%3Dbanner_ads%26utm_medium%3Dmotion%26utm_campaign%3Dsh_campaign_tirto_travel_insurance_jun%26utm_content%3Dzurich_dmtm_consideration
- https://web.facebook.com/photo/?fbid=679813898391115&set=a.148681881504322&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/QJTso
- https://web.facebook.com/photo/?fbid=122279296622069326&set=a.122098035152069326&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/zrQ8A
- https://www.instagram.com/reel/DLcnRuzvw_4/?igsh=dzlseGQzdjhvZ2xi
- https://archive.ph/EFab3
- https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/783157/gubernur-muzakir-manaf-sebut-bendera-aceh-segera-dapat-izin-untuk-dikibarkan
- https://tirto.id/farid-husain-merintis-perdamaian-gam-ri-lewat-perjanjian-helsinki-cSi6
(GFD-2025-27832) [KLARIFIKASI] Video Ronaldo Menangis Tidak Terkait Meninggalnya Diogo Jota
Sumber:Tanggal publish: 10/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Beredar unggahan media sosial berupa video yang diklaim menampilkan bintang sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo menangis ketika mengenang rekannya Diogo Jota.
Jota meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Provinsi Zamora, Spanyol pada Kamis, 3 Juli 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Informasi dalam unggahan itu perlu diluruskan.
Video yang diklaim menampilkan Ronaldo menangis ketika mengenang Diogo Jota salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Narasi dalam video yakni sebagai berikut:
Reaksi Ronaldo melihat Diogo jota rip
Jota meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Provinsi Zamora, Spanyol pada Kamis, 3 Juli 2025.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Informasi dalam unggahan itu perlu diluruskan.
Video yang diklaim menampilkan Ronaldo menangis ketika mengenang Diogo Jota salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Narasi dalam video yakni sebagai berikut:
Reaksi Ronaldo melihat Diogo jota rip
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Lifestyle Feed ini.
Dalam keterangannya, video itu bersumber dari wawancara Ronaldo dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan pada 2019.
Saat itu Ronaldo menangis setelah diperlihatkan video yang menampilkan almarhum ayahnya, Jose Dinis Aveiro.
Dalam video, Dinis menyampaikan kebanggaannya terhadap Ronaldo yang bermain di Euro 2004. Video itu diambil sebelum Euro 2004 berlangsung.
Dilansir The Sun, dalam wawancara dengan Piers Morgan, Ronaldo mengungkapkan bahwa ayahnya seorang pencandu alkohol yang tidak pernah mendapat kesempatan melihatnya menjadi bintang sepak bola.
Ronaldo mengaku hampir tidak mengenali ayahnya karena jarang mengobrol hingga ayahnya meninggal pada 2005 di usia 52 tahun.
"Saya benar-benar tidak mengenal ayah saya 100 persen. Dia adalah seorang pemabuk. Saya tidak pernah berbicara dengannya seperti percakapan pada umumnya. Itu sangat sulit," kata Ronaldo.
Seperti diketahui, Ronaldo mengunggah ucapan duka terhadap meninggalnya Jota di akun Instagram-nya. Ia mengaku tidak menyangka rekannya di timnas Portuga itu meninggal.
"Tidak masuk akal. Kami baru saja bersama di timnas dan kamu baru saja menikah. Untuk keluargamu, kepada istri dan anak-anakmu, saya turut berduka cita dan mendoakan mereka semua kekuatan di dunia. Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Beristirahatlah dalam damai Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu," tulis Ronaldo.
Dalam keterangannya, video itu bersumber dari wawancara Ronaldo dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan pada 2019.
Saat itu Ronaldo menangis setelah diperlihatkan video yang menampilkan almarhum ayahnya, Jose Dinis Aveiro.
Dalam video, Dinis menyampaikan kebanggaannya terhadap Ronaldo yang bermain di Euro 2004. Video itu diambil sebelum Euro 2004 berlangsung.
Dilansir The Sun, dalam wawancara dengan Piers Morgan, Ronaldo mengungkapkan bahwa ayahnya seorang pencandu alkohol yang tidak pernah mendapat kesempatan melihatnya menjadi bintang sepak bola.
Ronaldo mengaku hampir tidak mengenali ayahnya karena jarang mengobrol hingga ayahnya meninggal pada 2005 di usia 52 tahun.
"Saya benar-benar tidak mengenal ayah saya 100 persen. Dia adalah seorang pemabuk. Saya tidak pernah berbicara dengannya seperti percakapan pada umumnya. Itu sangat sulit," kata Ronaldo.
Seperti diketahui, Ronaldo mengunggah ucapan duka terhadap meninggalnya Jota di akun Instagram-nya. Ia mengaku tidak menyangka rekannya di timnas Portuga itu meninggal.
"Tidak masuk akal. Kami baru saja bersama di timnas dan kamu baru saja menikah. Untuk keluargamu, kepada istri dan anak-anakmu, saya turut berduka cita dan mendoakan mereka semua kekuatan di dunia. Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Beristirahatlah dalam damai Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu," tulis Ronaldo.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan Ronaldo menangis ketika mengenang Diogo Jota dibagikan dengan konteks keliru.
Konten aslinya adalah momen ketika Ronaldo menangis saat diperlihatkan video yang menampilkan almarhum ayahnya, Jose Dinis Aveiro.
Adapun video Ronaldo menangis bersumber dari wawancaranya dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan pada 2019.
Konten aslinya adalah momen ketika Ronaldo menangis saat diperlihatkan video yang menampilkan almarhum ayahnya, Jose Dinis Aveiro.
Adapun video Ronaldo menangis bersumber dari wawancaranya dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan pada 2019.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/1FGAeB8KTw/
- https://www.facebook.com/share/r/16WFHx32H8/
- https://www.facebook.com/share/r/1XvA4fhbp5/
- https://www.youtube.com/watch?v=eu5HUrEHsmc&ab_channel=LifestyleFeed
- https://www.thesun.co.uk/sport/9934746/cristiano-ronaldo-sobs-alcoholic-father-dad-superstar/
- https://www.instagram.com/p/DLpE8JjxKob/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27831) [KLARIFIKASI] Video Gorila Membantu Bayi Dibuat dengan AI
Sumber:Tanggal publish: 10/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan momen haru ketika seekor gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya.
Tampak bayi dan ibu terhalang pagar, kemudian seekor gorila datang menggendong bayi itu dan menyerahkannya pada sang ibu.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (7/7/2025):
Detik-detik gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya
Tampak bayi dan ibu terhalang pagar, kemudian seekor gorila datang menggendong bayi itu dan menyerahkannya pada sang ibu.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.
Video gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (7/7/2025):
Detik-detik gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian menelusurinya dengan teknik reverse image search.
Hasil pencarian mengarahkan ke video serupa di kanal YouTube @AI-Videos-Arg yang diunggah pada 29 Juni 2025.
Keterangan video menyebutkan bahwa konten tersebut merupakan rekayasa digital atau buatan, bukan berdasarkan peristiwa nyata.
Selain itu, terdapat beberapa kejanggalan dalam video apabila diperhatian dengan saksama.
Misalnya, kepala bayi yang tampak aneh serta tangan gorila dan sang ibu yang tiba-tiba menyatu lalu menghilang.
Agar lebih meyakinkan, Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya di platform pendeteksi konten artificial intelligence (AI), bernama Hive Moderation.
Hasilnya menunjukkan, video gorila membantu bayi memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan oleh AI.
Hasil pencarian mengarahkan ke video serupa di kanal YouTube @AI-Videos-Arg yang diunggah pada 29 Juni 2025.
Keterangan video menyebutkan bahwa konten tersebut merupakan rekayasa digital atau buatan, bukan berdasarkan peristiwa nyata.
Selain itu, terdapat beberapa kejanggalan dalam video apabila diperhatian dengan saksama.
Misalnya, kepala bayi yang tampak aneh serta tangan gorila dan sang ibu yang tiba-tiba menyatu lalu menghilang.
Agar lebih meyakinkan, Tim Cek Fakta Kompas.com mengeceknya di platform pendeteksi konten artificial intelligence (AI), bernama Hive Moderation.
Hasilnya menunjukkan, video gorila membantu bayi memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan oleh AI.
Kesimpulan
Video gorila membantu bayi yang lepas dari pelukan ibunya merupakan konten manipulatif.
Konten serupa pertama kali diunggah di sebuah akun YouTube dengan menyertakan bahwa video itu dibuat dengan rekayasa digital.
Hive Moderation juga mengidentifikasinya sebagai video AI.
Konten serupa pertama kali diunggah di sebuah akun YouTube dengan menyertakan bahwa video itu dibuat dengan rekayasa digital.
Hive Moderation juga mengidentifikasinya sebagai video AI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/2743649299161482
- https://www.facebook.com/reel/4040504516192805
- https://www.facebook.com/reel/1295813562254224
- https://www.facebook.com/reel/2543706882650266
- https://www.facebook.com/reel/740558731998085
- https://www.facebook.com/reel/1785749392020223
- https://www.youtube.com/shorts/6ypNR9acav8
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=CjwKCAjwg7PDBhBxEiwAf1CVu5ThkUYDtYKDSlM9NSPFXCT2w92Mx_NDxu-yAxNAdSNoqfXfy17xLxoCWSQQAvD_BwE
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27830) [HOAKS] Video Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Taman Pondok Gede
Sumber:Tanggal publish: 09/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang memperlihatkan seekor buaya masuk ke rumah warga saat banjir. Peristiwa itu disebut terjadi di perumahan Taman Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Video yang diklaim menunjukkan buaya masuk ke rumah warga saat banjir di Taman Pondok Gede dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Salah satu video dibagikan pada Senin (7/7/2025). Berikut narasi yang dibagikan:
ada tamu anak buaya masuk rumah warga RT.02 RW 01 Taman pondok gede
Screenshot Hoaks, video buaya masuk perumahan Taman Pondok Gede saat banjir
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Video yang diklaim menunjukkan buaya masuk ke rumah warga saat banjir di Taman Pondok Gede dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Salah satu video dibagikan pada Senin (7/7/2025). Berikut narasi yang dibagikan:
ada tamu anak buaya masuk rumah warga RT.02 RW 01 Taman pondok gede
Screenshot Hoaks, video buaya masuk perumahan Taman Pondok Gede saat banjir
Hasil Cek Fakta
Video yang sama pernah beredar pada awal Januari 2025 dan dinarasikan seekor buaya masuk ke rumah warga di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Namun, narasi itu dibantah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi. Video buaya masuk ke rumah warga itu disebut sudah beredar sejak 2022.
Sementara itu, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video asli pertama kali diunggah di TikTok oleh akun ini pada 12 Oktober 2022.
Dalam unggahan itu terdapat tagar yang menunjukkan lokasi video berada di Bogor, Jawa Barat. Kemungkinan besar, buaya tersebut merupakan hewan peliharaan.
Sebab, pemilik akun TikTok beberapa kali membagikan konten yang menampilkan dirinya sedang menghabiskan waktu bersama buaya di rumahnya, misalnya dalam konten ini dan ini.
Namun, narasi itu dibantah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi. Video buaya masuk ke rumah warga itu disebut sudah beredar sejak 2022.
Sementara itu, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video asli pertama kali diunggah di TikTok oleh akun ini pada 12 Oktober 2022.
Dalam unggahan itu terdapat tagar yang menunjukkan lokasi video berada di Bogor, Jawa Barat. Kemungkinan besar, buaya tersebut merupakan hewan peliharaan.
Sebab, pemilik akun TikTok beberapa kali membagikan konten yang menampilkan dirinya sedang menghabiskan waktu bersama buaya di rumahnya, misalnya dalam konten ini dan ini.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan buaya masuk ke rumah warga saat banjir di Taman Pondok Gede, Bekasi, adalah hoaks.
Faktanya, video itu sudah ada sejak 2022. Kemungkinan besar buaya itu merupakan hewan peliharaan dan lokasinya berada di Bogor, Jawa Barat.
Faktanya, video itu sudah ada sejak 2022. Kemungkinan besar buaya itu merupakan hewan peliharaan dan lokasinya berada di Bogor, Jawa Barat.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=1251547569843924
- https://www.facebook.com/watch/?v=2157915748051316
- https://www.facebook.com/reel/2180897015670235
- https://www.facebook.com/reel/2197583777340423
- https://www.tiktok.com/@setabayuangga1/video/7153453732485745946
- https://www.tiktok.com/@setabayuangga1/video/7153626078974709019
- https://www.tiktok.com/@setabayuangga1/video/7167688962557889818
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 220/6537