• (GFD-2025-27837) [SALAH] Bambu Petuk di Cianjur Mengeluarkan Air Tanpa Selang atau Pipa

    Sumber: X
    Tanggal publish: 11/07/2025

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun X @KangManto123 pada Kamis (3/7/2025) berupa unggahan disertai narasi pada foto sebagai berikut:

    “Yang lagi Viral di Cianjur Bambu pethuk mengeluarkan Air walau tanpa selang air.”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri unggahan tersebut dengan menggunakan kalimat “bambu petuk di Cianjur mengeluarkan air tanpa selang atau pipa” sebagai kata kunci di mesin pencarian Google. Hasilnya ditemukan artikel dari Kumparan mewawancarai orang yang memasang bambu petuk tersebut.

    Rudi, selaku orang yang memasang bambu petuk tersebut di halaman rumahnya, membantah ada unsur magis pada bambu tersebut, dan alasan dipasangnya bambu tersebut ditujukan sebagai karya seni dan hiasan halaman rumah.

    “Awalnya memang dari beredarnya video yang menyebutkan jika bambu petuk ini mengalirkan air, padahal bambu itu terpotong. Tapi ini hanya sebuah karya seni untuk memperindah halaman rumah saja” ujarnya.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “bambu petuk di Cianjur mengeluarkan air tanpa selang atau pipa” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27836) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Akun Facebook ”dewi putri” pada Sabtu (5/7/2025) membagikan foto [arsip] disertai narasi:
    “Bantuan bansos PIP bulan Juli 2025 Siap Disalurkan oleh pemerintah Ini Besar Dana yang Diberikan
    Siswa SD
    Rp.450.000 per tahun
    Rp.225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
    Siswa SMP
    Rp.750.000 per tahun
    Rp.375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
    Siswa SMA
    Rp.1.800.000 per tahun
    Rp.500.000 – Rp.900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
    Pendaftaran secara gratis bagi punya anak sekolah segara daftar sekarang sebelum masih terbuka
    𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗨𝗡𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗡𝗢𝗠𝗢𝗥 𝗧𝗘𝗟𝗘𝗚𝗥𝗔𝗠
    DAFTAR SEKARANG”
    Per Kamis (10/7/2025), konten tersebut telah mendapat 322 emoji reaksi dan 164 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.
    Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan keuangan dari pemerintah untuk peserta didik usia 6 hingga 21 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu.
    Pendaftaran program ini tidak menggunakan akun Telegram seperti yang diunggah akun Facebook “dewi putri. Calon penerima PIP harus mengumpulkan berkas persyaratan ke lembaga pendidikan terdekat. Sekolah kemudian mencatat data siswa calon penerima dan mendaftarkannya ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
    Adapun pengecekan pencairan bantuan PIP hanya bisa dilakukan melalui pip.kemendikdasmen.go.id.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran bantuan PIP” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27835) [SALAH] Prabowo Resmi Izinkan Rusia Bangun Pangkalan Militer di Indonesia

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Anna Lily” pada Selasa (1/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “PRESIDEN IZINKAN RUSIA BANGUN PANGKALAN MILITER
    RATUSAN JET TEMPUR SUKHOI TIBA DI INDONESIA
    PUTIN RESMIKAN PANGKALAN MILITER RUSIA DI INDONESIA
    AS & AUSTRALIA PANIK !! KEKUATAN RI & RUSIA !
    RUSIA SIAP BANGUN PANGKALAN MILITER DI INDONESIA
    Resmi Presiden Prabowo Izinkan Rusia Bangun Pangkalan Militer Di Indonesia ! Ratusan Jet Rusi Tiba!
    PENDUKUNG INDONESIA DAN RUSIA MANA SUARANYA KETIK YESSS”
    Per Kamis (10/7/2025), konten tersebut telah dibagikan sekitar 1.100-an kali dan mendapat lebih dari 8.100 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pangkalan militer Rusia di Indonesia” ke mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke sejumlah pemberitaan sebagai berikut:
    kompas.com “Isu Rusia Mau Bangun Pangkalan Militer di Papua, Benar atau Tidak?”, serta
    cnbcindonesia.com “Pemerintah RI Buka Suara Rusia Bakal Buka Pangkalan Udara di Papua”
    Dikutip dari kedua artikel yang tayang April 2025 itu, diketahui kalau Kementerian Pertahanan membantah keras adanya rencana penggunaan pangkalan Indonesia oleh Rusia. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri menegaskan Indonesia tidak pernah memberikan izin kepada negara asing untuk membuka pangkalan di wilayah Indonesia.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Prabowo izinkan Rusia bangun pangkalan militer di Indonesia” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27834) Hoaks Video Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Bekasi

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    tirto.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk di Bekasi, Jawa Barat. Di tengah ramainya perbincangan mengenai banjir ini, sebuah video yang memperlihatkan seekor buaya masuk ke rumah warga saat banjir mulai beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Menariknya, video yang sama diklaim terjadi di berbagai lokasi berbeda di Bekasi. Akun media sosial bernama “BJ Green”(arsip) dan “Suci Budiarti” (arsip) mengunggah video tersebut masing-masing pada Senin (7/7/2025) dan Selasa (8/7/2025), dengan narasi bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Ada tamu anak buaya masuk rumah warga RT.02 RW 01 Taman pondok gede,” tulis keterangan penyerta salah satu unggahan tersebut.
    #inline3 img{margin: 20px auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sementara itu, akun lain bernama “Aten Suparman”(arsip) yang mengunggah video serupa pada Selasa (8/7/2025), menyebut lokasi kejadian berada di daerah Narogong, Bekasi.
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:20px auto;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “PASKA HUJAN LEBAT DAN BANJIR ADA BUAYA MASUK RUMAH DI NAROGONG BEKASI,” tulis keterangan unggahan tersebut.

    PERIKSA FAKTA Hoaks Video Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Bekasi.

    ADVERTISEMENT

    Sepanjang Selasa (8/7/2025) hingga Kamis (10/7/2025) atau selama dua hari tersebar di Facebook, unggahan itu telah memperoleh 12 reaksi, 12 komentar dan 149 tayangan. Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut? Benarkah video buaya masuk ke rumah warga tersebut terjadi di Bekasi pada awal Juli ini?

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama, Tirto menelusuri video yang memperlihatkan seekor buaya masuk ke rumah warga yang tergenang banjir. Setelah diamati secara menyeluruh dari awal hingga akhir, memang nampak jelas seekor buaya berenang dan masuk ke dalam sebuah rumah yang digenangi air. Namun, tidak terdapat informasi waktu maupun lokasi pasti di dalam video tersebut yang bisa menunjukan kapan dan di mana peristiwa itu terjadi.

    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kata kunci yang terkait dengan klaim melalui mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukan bahwa video dengan narasi serupa soal buaya masuk rumah saat banjir di Bekasi, ternyata sudah pernah beredar sebelumnya.

    Pada awal tahun 2025, video yang sama sempat mencuat ke publik dengan narasi serupa. Sejumlah pemeriksa fakta seperti Kompas.com, Jabar Saber Hoaks dan Turnbackhoax telah melakukan verifikasi klaim serupa dan menyatakan bahwa narasi dalam video tersebut tidak benar.

    Seturut pemberitaan Kompas.com saat itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks.

    “Dari hasil penelusuran pihak Kecamatan Babelan, untuk Babelan tidak ada info tentang buaya, itu hoaks,” ujar Dodi saat dikonfirmasi pada Rabu (29/1/2025).

    Lebih lanjut, Dodi menyebut bahwa video yang kembali beredar saat ini sejatinya adalah video lama. Berdasarkan penelusuran pihak BPBD, video tersebut telah diunggah pertama kali pada tahun 2022.

    “Kami sudah telusuri dan menemukan bahwa video yang sama telah diunggah pada 2022 lalu. Tapi kami juga tidak tahu pasti lokasi buaya tersebut di mana,” jelasnya.

    Tirto memang menemukan video yang sama pernah diunggah oleh akun TikTok bernama “setabayuangga1” pada tahun 2022 lalu tepatnya (12/10/2022). Dalam keterangan takarir yang diunggah oleh akun tersebut disebutkan bahwa lokasi video tersebut berada di Bogor, Jawa Barat.

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video buaya masuk rumah yang kembali ramai dibagikan di media sosial bukanlah terjadi pada awal Juli 2025 di Bekasi. Melainkan, video lama yang kembali dimunculkan dan disebarkan dengan narasi yang dikaitkan dengan banjir terbaru di wilayah Bekasi.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukan, video buaya masuk rumah warga saat banjir yang dinarasikan terjadi di Bekasi awal Juli ini bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video yang sama telah beberapa kali beredar sebelumnya. Tirto menemukan video tersebut merupakan video lama yang pertama kali diunggah pada tahun 2022 lalu dan tidak terkait dengan narasi atau kejadian banjir di Bekasi awal Juli ini.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan