• (GFD-2026-31456) Cek fakta, virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebut “superflu” sudah masuk ke Indonesia dan diklaim lebih berbahaya daripada COVID-19

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Virus Super Flu Sudah Masuk Ke Indonesia dan Katanya Lebih berbahaya dari COVID 19”

    Namun, benarkah virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan “superflu” atau influenza A (H3N2) subclade K yang sebenarnya sudah ada sejak lama dan sifatnya seperti flu biasa, sehingga tidak mematikan seperti COVID-19 atau tuberkulosis (TBC).

    "Jadi nggak usah khawatir bahwa ini seperti COVID-19 mematikannya. Tidak. Ini adalah flu biasa. Influenza H3N2," kata Budi, dilansir dari ANTARA.

    Ia menjelaskan bahwa influenza bisa menyerang kembali seperti flu pada umumnya, dan kasusnya biasanya meningkat saat musim dingin di negara empat musim, sementara di Indonesia kenaikannya cenderung tidak setinggi itu.

    Meski demikian, masyarakat tetap perlu menjaga kesehatan dengan istirahat cukup, berolahraga rutin, dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular.

    Selengkapnya mengenai “superflu” di sini

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31455) Cek fakta, artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar artikel berbahasa Inggris yang seolah-olah menyebut Mahkamah Internasional menyatakan ijazah diploma Presiden ke-7 RI, Joko Widodo merupakan asli.

    Berikut judul dalam tangkapan layar artikel tersebut:

    “Breaking News: The Internasional Court Declared Joko Widodo’s Diploma Genuine”

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “BREAKING NEWS Mahkamah Internasional: Ijazah Jokowi asli”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli?



    Hasil Cek Fakta

    Mahkamah Internasional tidak menangani kasus ijazah palsu Jokowi. Mahkamah ini didirikan untuk menangani sengketa antar negara, sehingga tidak akan ditemukan artikel seperti klaim dalam unggahan tersebut.

    ANTARA juga menelusuri laman Better World Campaign yang logonya muncul pada tangkapan layar, tetapi tidak menemukan artikel dengan judul seperti itu.

    Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan diketahui merupakan foto lain yang pernah dimuat VOA dengan keterangan para hakim memimpin pembukaan sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, pada 11 Januari 2024.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, tangkapan layar judul artikel tersebut merupakan hasil suntingan. Tidak ada pernyataan Mahkamah Internasional terkait ijazah Jokowi.

    Klaim: Artikel Mahkamah Internasional menyatakan ijazah Jokowi asli

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31454) Hoaks! Video tentara China mendarat di bandara Manado pada awal Januari

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video yang diunggah di Facebook pada 6 Januari menampilkan sejumlah orang berseragam militer turun dari pesawat, lalu dinarasikan seolah-olah “tentara China” mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado.

    Selain itu, dalam videonya juga dinarasikan China ingin membuka kantor polisi di Indonesia.

    Berikut narasi dalam video tersebut:

    “TENTARA CHINA TERANG – TERANGAN MENDARAT DI BANDARA SAM RATULANGI MANADO

    NGAPAIN COBA TENTARA CHINA KE INDONESIA MAU PERANG APAH

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Sangat mencurigakan”

    Unggahan tersebut juga diberi narasi:

    “Heboh China Tiongkok Buka Kantor Polisi Di Indonesia”

    Namun, benarkah video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak benar.

    Divisi Humas Polri telah mengklarifikasi bahwa video itu merupakan rekaman kepulangan pasukan Brimob Polri yang selesai menjalankan tugas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz di Papua, bukan kedatangan tentara China.

    Video serupa juga pernah beredar sebelumnya dan sudah pernah diklarifikasi di sini

    Dengan demikian, narasi yang menyebut tentara China mendarat di Manado pada awal Januari 2026 dan akan membangun kantor polisi di Indonesia merupakan hoaks.

    Klaim: Video tentara China mendarat di bandara manado pada awal Januari

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31453) Cek fakta, video puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) - Kabar mengenai banjir di berbagai wilayah Indonesia sudah menghiasi media massa maupun media sosial sejak Desember 2025 hingga awal 2026 ini.

    Kalimantan menjadi salah satu daerah yang tak luput dari bencana hidrometeorolgi tersebut.

    Di tengah gempuran informasi banjir itu, muncul sebuah rekaman yang mengklaim bahwa ada perumahan elit di wilayah Sosok, Kalimantan Barat, terendam air hingga setinggi atap rumah.

    Cuplikan gambar tersebut beredar melalui media sosial TikTok sejak 29 Desember 2025.

    Berikut isi narasi dalam unggahan video tersebut:

    “Viral banjir di Sosok Kalbar sudah setinggi ini Tuhan tolong kami, puluhan rumah elit menjadi seketika menjadi lautan.”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah peristiwa dalam video tersebut terjadi di Kalimantan Barat?



    Hasil Cek Fakta

    Faktanya, cuplikan itu merupakan rekaman banjir yang menghantam Kota Orenburg, Rusia, pada April 2024.

    Informasi yang membenarkan kejadian di video tersebut berlangsung di Rusia, dapat ditemukan di sini.

    ANTARA turut mendapatkan rekaman pendukung yang menunjukkan kondisi perumahan di Orenburg, saat diterjang banjir pada 2024. Memang saat itu, ketinggian air mencapai atap rumah. Rekaman itu dapat dilihat di sini dan di sini.

    Dalam catatan ANTARA, banjir itu membuat lebih dari 13.500 orang dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di Rusia.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Narasi yang menyatakan bahwa video TikTok itu menggambarkan banjir di Sosok, Kalbar, adalah hoaks.

    Klaim: Video, puluhan rumah elit di Kalbar terendam banjir setinggi atap

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan