• (GFD-2026-34254) Tidak Benar, Bill Gates Sebut Vaksin untuk Mengurangi Penduduk

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/05/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa vaksin adalah cara paling ampuh untuk mengurangi jumlah penduduk sebesar 10 persen sampai 15 persen.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Belle Serbetto” (arsip) pada Jumat (16/05/2025). Cuplikan video berdurasi 30 detik tersebut menampilkan gambar Bill Gates tengah berbicara dalam kegiatan TED.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “PIDATO BILL GATES 15 TAHUN LALU. Bill Gates: VAKSIN bisa mengurangi jumlah 10% 15%,” begitu narasi tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan terkait unggahannya, “VAKSIN ADALAH CARA MENGURANGI PENDUDUK PALING AMPUH.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Elit Global mempunyai 3 cara untuk mengurangi penduduk. :

    Perang Dunia.Pendemi/Virus.Vaksin.

    Vaksin ini seolah membantu mengobati dan menyembuhkan.

    Tapi vaksin sejatinya adalah untuk :

    Memperpendek Umur/Usia.Menghancurkan hormon reproduksi hingga menyulitkan untuk mendapatkan keturunan.Membuat orang jadi overthinking termasuk para remaja takut untuk menikah.MrNa dalam vaksin bisa merusak DNA, sehingga ada anak kecenderungan jadi LGBT.Dalam vaksin terdapat hormon2 yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.Tripsin babi serta kolagen babi dalam vaksin adalah komposisi yang harus ada dalam pembuatan vaksin.

    Kandungan tersebut membuat manusia menjadi pelupa dan eror.

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (11/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1 like, 1 komentar, 2 kali dibagikan, dan 187 kali ditayangkan.

    Lantas, benarkah vaksin bertujuan untuk mengurangi jumlah penduduk?

    Baca juga:Tidak Benar, Vaksin TBC Mengandung Nanobots

    periksa fakta Vaksin Bill Gates.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke laman TEDx yang menampilkan video asli pada unggahan tersebut.

    Dalam video tersebut, Bill Gates menyampaikan pemikirannya terkait “Innovating to Zero” pada Februari 2010. Pada menit ke-04.21 dalam video tersebut, Gates menyebutkan bahwa peningkatan layanan kesehatan dan vaksinasi di negara berkembang dapat menurunkan angka kematian anak. Secara statistik, ketika tingkat kelangsungan hidup anak meningkat, orang tua cenderung memiliki lebih sedikit anak, yang pada akhirnya dapat memperlambat laju pertumbuhan populasi secara sukarela, bukan membunuh penduduk yang ada.

    “First, we've got population. The world today has 6.8 billion people. That's headed up to about nine billion. Now, if we do a really great job on new vaccines, health care, reproductive health services, we could lower that by, perhaps, 10 or 15 percent. But there, we see an increase of about 1.3.” Begitu yang dikatakan Gates.

    Dalam pidato TED tersebut, Bill Gates tidak mengatakan bahwa vaksin digunakan untuk “mengurangi populasi” secara langsung atau untuk membunuh manusia. Pernyataannya sering dipotong dan disalahartikan di media sosial. Yang sebenarnya dibahas adalah hubungan antara pertumbuhan populasi, kesehatan, dan perubahan iklim. Saat menjelaskan rumus emisi CO2, Gates mengatakan: “Jika kita melakukan pekerjaan yang sangat baik pada vaksin baru, layanan kesehatan, dan kesehatan reproduksi, kita mungkin bisa menurunkan [pertumbuhan populasi] sekitar 10–15 persen.”

    Menurut Gates, di negara miskin, angka kelahiran sering tinggi karena banyak anak meninggal muda dan akses kesehatan buruk. Jika vaksin dan layanan kesehatan membaik, lebih banyak anak bertahan hidup. Ketika angka kematian anak turun dan pendidikan serta layanan reproduksi meningkat, keluarga cenderung memilih memiliki anak lebih sedikit. Akibatnya, laju pertumbuhan populasi melambat, bukan populasi “dikurangi” lewat vaksin.

    Hal tersebut merupakan konsep yang umum dalam demografi dan pembangunan global: negara dengan kesehatan dan pendidikan lebih baik biasanya memiliki angka kelahiran lebih rendah.

    Melansir Reuters, Gates tidak menyarankan agar populasi global dimusnahkan menggunakan vaksin. Sebaliknya, Gates mengatakan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat melalui vaksinasi dapat mengurangi pertumbuhan populasi yang tidak berkelanjutan di masa depan dan dengan demikian menurunkan emisi karbon.

    “However, Gates was not suggesting the global population should be killed off using vaccines. He is instead saying that improving public health using vaccinations can reduce unsustainable population growth in the future – and with it, lower carbon emissions.”

    Senada dengan hal tersebut, dalam laman Kompas, artikel dalam koran The Sovereign Independent edisi Juni 2011 adalah yang menyebarkan klaim tersebut. Faktanya, koran itu tidak ditulis oleh Gates, melainkan oleh penulis bernama Rachel Windeer.

    Kutipan yang ditampilkan di halaman depan koran edisi Juni 2011 tersebut memang pernyataan otentik dari Gates. Namun, kutipan tersebut telah diambil di luar konteks. “Dunia saat ini memiliki 6,8 miliar orang. Jumlah itu akan terus bertambah hingga sekitar 9 miliar. Sekarang jika kita melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam hal vaksin baru, perawatan kesehatan, layanan kesehatan reproduksi, kita dapat menurunkannya sekitar 10 atau 15 persen,” demikian kutipan pernyataan Gates.

    Gates menyampaikan kutipan ini dalam sebuah ceramah TEDx tahun 2010 yang berjudul “Innovating to Zero”. Namun, dia tidak berbicara tentang mengurangi populasi dengan vaksin. Gates membahas bahwa vaksin dan perawatan kesehatan yang lebih baik dapat membantu mengurangi laju pertumbuhan populasi global dan menurunkan emisi karbon.

    Baca juga:Hoaks, Vaksin MMR Sebabkan Autisme pada Anak

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Bill Gates mengatakan bahwa vaksin bertujuan untuk mengurangi populasi manusia bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Klaim tersebut sering dibagikan bersama foto halaman depan koran "The Sovereign Independent" edisi 2011 yang memuat judul provokatif. Faktanya, artikel di koran tersebut tidak ditulis oleh Bill Gates, melainkan oleh seorang penulis opini yang dikenal sering menyebarkan teori konspirasi.

    Pada video TEDx tersebut, Bill Gates tidak pernah menyarankan penggunaan vaksin untuk membunuh manusia atau melakukan depopulasi paksa, melainkan sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup agar pertumbuhan populasi menjadi lebih stabil.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-34255) Salah, Purbaya Resmikan Bantuan Dana Hibah Rp900 Miliar

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/05/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa meresmikan dan mengajak masyarakat untuk mendaftar program bantuan dana hibah dengan total anggaran Rp900 miliar untuk seluruh wilayah di Indonesia.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @bantuan.dana.hiba3649 (arsip) pada Selasa (28/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan Purbaya berada di sebuah kantor dengan tulisan latar belakang “Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Program Dana Hibah.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Program Dana Hibah sudah saya resmikan dengan jumlah total anggaran 900 miliar. Ayo daftarkan diri Anda segera. Jangan sampai terlambat,” begitu narasi yang diucapkan Purbaya dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan lain: “MENTERI KEUANGAN MERESMIKAN BANTUAN DANA HIBAH KE SELURUH WILAYAH INDONESIA. BANTUAN DANA HIBAH. AYO DAFTAR SEGERA,” begitu keterangan tertulis dalam video.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (11/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1566 likes, 1036 komentar, dan 44,5 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap program tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok @danahibah2026program, YouTube “BANTUANDANAHIBAH-s6n” dan “BANTUANDANAHIBAH-f5w.” Semua unggahan tersebut menampilkan cuplikan video serupa terkait program bantuan dana hibah Rp900 miliar yang diresmikan Purbaya.

    Lantas, benarkah Purbaya meresmikan bantuan dana hibah Rp900 miliar tersebut?

    Baca juga:Purbaya: Selama Saya Jadi Menkeu, Tidak akan Lakukan Tax Amnesty

    Periksa Fakta Dana Hibah 900 M.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 1289 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “jika minat silahkan hubungi link dibawah ?.” Namun, tidak ditemukan tautan yang dapat diakses.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 470,7 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Bantuan dana hibah Rp 900 miliar dari Purbaya” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu yang menyatakan bahwa video yang mencatut Menteri Keuangan Purbaya, yang menyatakan telah meresmikan program dana hibah dengan jumlah anggaran sebesar Rp 900 miliar dan mengajak masyarakat untuk segera mendaftar, merupakan video hoaks deepfake.

    Senada dengan hal tersebut, melansir akun Instagram @cekfaktakeuangan, juga menyatakan bahwa video yang diunggah oleh akun TikTok bantuan.dana.hiba3649 mengenai program dana hibah sebesar Rp900 miliar adalah tidak benar. Visual dalam video yang diunggah terindikasi hasil manipulasi digital (deepfake) dan mencatut identitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

    Faktanya, secara birokrasi, bantuan dari pemerintah asing seperti Arab Saudi tidak pernah dikelola oleh Kementerian Keuangan melalui pendaftaran di media sosial seperti TikTok. Dana hibah resmi antarnegara dikelola melalui mekanisme G2G (Government to Government) yang transparan dan diumumkan melalui situs web resmi kementerian terkait (Kemenkeu atau Kemenag).

    Dalam CNBC Indonesia, Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa video tersebut merupakan hoaks yang menggunakan teknologi deepfake.

    “Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu,” begitu keterangan Tim PPID Kemenkeu melalui akun media sosialnya, dikutip Senin (11/5/2026).

    Sebelumnya, Kemenkeu juga pernah mendapati hoaks yang menyeret Sekretariat Jenderal Kemenkeu. Tahun lalu, beredar pesan pada aplikasi WhatsApp dengan pengirim yang mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kemenkeu yang masih dijabat oleh Heru Pambudi.

    Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan:

    ✅ Waspada konten yang berasal dari sumber yang TIDAK KREDIBEL

    ✅ Cek Fakta pada situs resmi

    ✅ Jangan menyebarkan konten tanpa ada sumber dan bukti yang tepercaya

    Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Purbaya Beri Batas Waktu Repatriasi Dana Luar Negeri 6 Bulan

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya meresmikan dan mengajak masyarakat mendaftar program bantuan dana hibah dengan total anggaran Rp900 miliar bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan dana hibah Rp900 miliar tersebut adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-34256) [SALAH] Menag Minta Warga Setor Dana untuk Pengganti Kurban

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/05/2026

    Berita

    Pada Rabu (29/4/2026) akun Facebook “Status Untuk Ayah” mengunggah unggahan [arsip] yang Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyarankan agar masyarakat menyetor dana uang sebagai pengganti Kurban. Berikut narasi lengkapnya: 

    "VIR4L..‼️😱

    Pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar Yang menyarankan agar masyarakat menyetor dana uang untuk Kurban bisa lewat transfer atau cash ke pihak Akikah, Kurban ke Baznas atau dikelola Pemerintah dari pada repot-repot memotong sapi dan kambing sendiri. 27 April 2026,

    KEMENAG beranggapan "Berkurban itu adalah tradisi yang kurang populer .

    Jadi untuk mengatasinya cukup serahkan dana ke Baznas agar bisa diserahkan kepada orang yang tepat.

    Baznas kini bekerja sama dengan pemerintah agar dana dana umat bisa terapliasi dengan benar"

    Hingga Selasa (12/5/2026) unggahan itu mendapat lebih dari 280 tanda suka, menuai lebih dari 450 komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 20 kali. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa klaim soal “Menag minta warga setor dana pengganti kurban” dengan menelusurinya melalui Google. Hasil pencarian mengarah ke siaran pers Kementerian Agama “Menag Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban” yang dipublikasikan Selasa (28/4/2026).

    Dalam keterangan resminya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, membantah informasi tersebut. Ia menyatakan narasi yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan maksud pernyataan Menteri Agama dan telah dipelintir dari konteks aslinya.

    Thobib menjelaskan, Menteri Agama hanya menyampaikan gagasan agar pengelolaan penyembelihan hewan kurban lebih tertata dan memberi manfaat lebih luas, tanpa menghapus praktik ibadah kurban.

    Kesimpulan

    Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks. Unggahan dengan narasi “Menag minta warga setor dana untuk pengganti kurban” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-34257) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen Bersama SKK Migas dan Petronas Carigali Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas Petronas Carigali Indonesia, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 Mei 2026.
    Klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas Petronas Carigali Indonesia berupa poster digital yang terdapat logo SKK Migas dan Petronas, dalam poster tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.
    "OPEN RECRUITMENT OPERATOR & TEKNISI PERUSAHAAN MIGAS PETRONAS CARIGALI INDONESIA
    DIBUKA SAMPAI 02 JUNI 2026"
    Unggahan menyertakan menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.
    "https://apdaftarskrg.dilinii.com/?fbclid=IwY2xjawRvZQxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFIaFMwblBjSGEydm9Da2N6c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHsR57n-gpGu5iy6JsbHCiOJfpuQA7wt31gufPvjCZYyO_m8NiH8PiXUgkMwC_aem_3iRx39BOGbbWAYLWusdNjA"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
    Unggahan tersebut diberik keterangan sebagai berikut.
    "Program Rekrutmen Bersama Skk Migas & Kkks 2026.
    Daftar Dan Cek Posisi👇👇👇"
    Benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas Petronas Carigali Indonesia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas Petronas Carigali Indonesia, penelusuran mengarah pada artikel berujudul "Awas Penipuan Rekrutmen Bersama SKK Migas dan KKKS, Perhatikan Hal Ini untuk Hindarinya" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 8 Juni 2025.
    Dalam artikel situs Liputan6.com, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengimbau masyarakat, untuk mewaspadai informasi pendaftaran  rekrutmen bersama SKK Migas dan KKKS. Pasalnya, menjadi modus penipuan yang bisa merugikan.
    Kepala Divisi Program dan Komunikasi  SKK Migas Hudi D. Surodipuro mengatakan, saat ini marak terjadinya penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait lowongan kerja di lingkungan hulu migas.
    "Perlu adanya kesadaran dan ketelitian terhadap informasi," kata Hudi, dikutip dari akun Instagram @skkmigasofficial, Minggu (8/6/2025).
    Dia pun menyebutkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika mendapat informasi terkait lowongan kerja SKK Migas, yaitu pastikan hanya mengakses informasi rekrutmen melalui portal resmi rekrutmen bersama hulu migas di https://jobs.talentics.id/skk-migas dan informasi di kanal resmi SKK Migas.
    "Hati-hati dan perhatikan nama perusahaan pembuka lowongan, jadwal rekrutmen dan prosedur pendaftaran dengan seksama," tutur Hudi dalam unggahan tersebut.
    SKK Migas dan KKKS tidak pernah meminta biaya apapun dalam bentuk apapun dalam proses rekrutmen. Serta, tidak meyebarkan informasi lowongan kerja yang tidak dan belum terverifikasi pada rekrutmen bersama hulu migas.
    Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "? PERHATIAN! Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan ?
    Sobat Migas, belakangan marak banget modus penipuan berkedok lowongan pekerjaan di sektor hulu migas. Yuk, kita sama-sama lebih waspada dan teliti!
    Bagikan informasi ini ke teman, keluarga, dan rekan kerja agar semakin banyak yang terhindar dari penipuan, ya! ⚠️".
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran rekrutmen bersama SKK Migas Petronas Carigali Indonesia tidak benar.
    Saat ini marak terjadinya penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait lowongan kerja di lingkungan hulu migas.
    Pastikan hanya mengakses informasi rekrutmen melalui portal resmi rekrutmen bersama hulu migas di https://jobs.talentics.id/skk-migas dan informasi di kanal resmi SKK Migas.