• (GFD-2026-33648) Salah, Purbaya Tawarkan Bantuan Modal Usaha Rp85 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Menteri Keuangan RI tawarkan bantuan modal usaha sebesar Rp85 juta dengan cara mendaftar langsung dengan menghubungi Purbaya.



    Video tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @purb4ya_ _ (arsip) dengan keterangan nama akun “Menteri Keuangan RI.” Dalam video berdurasi 10 detik tersebut terlihat Purbaya dan beberapa orang di belakangnya tengah berjalan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Bagi yang melihat video ini, berarti Anda berkesempatan mendapatkan modal usaha dari saya sebesar 85 juta rupiah. Segera hubungi saya sekarang untuk daftarkan data diri Anda,” begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada video tersebut.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Namun, Tirto menemukan beberapa kejanggalan di mana video yang ditayangkan terlihat tidak proporsional dan gerak bibir yang tidak sesuai. Selain itu, dua orang di belakang Purbaya terlihat memiliki ekspresi wajah yang datar dan pucat.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (20/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2985 likes, 1752 komentar, dan 50,9 ribu kali ditonton. Kolom komentar terbagi dua, sebagian memercayai informasi tersebut dan yang lainnya mempertanyakan kebenarannya.

    Lantas, benarkah Purbaya menawarkan bantuan modal usaha sebesar Rp85 juta?

    Baca juga:Anak Buah Purbaya Febrio Nathan Kacaribu Jadi Komisaris BNI

    Periksa Fakta Bantuan 85 Juta Menkeu Purbaya. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 157 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “AKUN PRIBADI PURBAYA YUDHI SADEWA DIKELOLA OLEH STAF PRIBADI.”

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 473,1 ribu pengikut dengan centang biru, dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Bantuan 85 juta dari Purbaya”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu dan laman PPID Kemenkeu. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya menawarkan bantuan dana modal usaha sebesar Rp85 juta adalah video hoaks deepfake.

    Purbaya tidak pernah memberikan bantuan berbentuk uang langsung kepada masyarakat dengan cara menghubunginya. Akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Purbaya biasanya meminta pengguna menghubungi melalui Messenger atau membayar sejumlah biaya sebagai syarat, yang merupakan indikasi phishing atau penipuan.

    Adapun bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) umumnya dilakukan melalui program pembiayaan UMKM (Ultra Mikro/UMi), hibah, atau beasiswa LPDP. Cara utamanya adalah mengajukan melalui lembaga penyalur resmi (seperti Pegadaian atau PNM untuk UMi), mendaftar via portal resmi Kemenkeu, atau melalui dinas terkait, dengan syarat utama WNI, memiliki NIK/KTP, dan memiliki usaha/izin yang sah.

    Melansir laman resmi Kementerian Keuangan RI, adapun bantuan yang diberikan Kemenkeu yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menuju kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Purbaya Klaim Sukses Yakinkan World Bank dan S&P soal Fiskal

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya menawarkan bantuan modal usaha Rp85 juta bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan modal usaha Rp85 juta adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33649) [SALAH] Video "Gedung DPRD Makassar Dibakar"

    Sumber: TIKTOK.COM
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Akun Tiktok “backreturn_” pada Kamis (9/4/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “tidak ada yg bisa diharapkan dari seorang pemimpin yg dihasilkan dari kecurangan”

    Per Selasa (21/4/2026) video itu dilihat 809 ribu, disukai 15 ribu, dibagikan ulang 2.526 kali dan menuai 1.992 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tersebut ke Google Lens. Hasilnya ditemukan video serupa pada kanal Youtube dengan nama pengguna milik banjarmasinpostnews yang tayang pada  Sabtu (30/8/2025).


    Diketahui, konteks asli video tersebut merupakan momen ketika gedung DPRD Makassar terbakar saat terjadi kerusuhan pada Jumat (29/8/2025). Aksi unjuk rasa itu dipicu kemarahan massa atas insiden tewasnya driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

    Kesimpulan

    Faktanya, konteks asli video tersebut adalah video momen ketika gedung DPRD Makassar terbakar saat terjadi kerusuhan pada Jumat (29/8/2025). Unggahan video berisi narasi “gedung DPRD Makassar dibakar” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33650) [SALAH] Indonesia Kirim Kapal dan Jet Tempur untuk Bantu Iran

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Jafar Sodik” pada Selasa (14/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “INDONESIA SIAP BANTU IRAN KIRIMKAN KAPAL DAN JET TEMPUR”

    Per Selasa (21/4/2026) konten tersebut telah menuai 154 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 8 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis video menggunakan alat deteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 76,6 persen.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Indonesia kirimkan kapal dan jet tempur untuk bantu Iran” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan berita, antara lain:

    • Artikel turnbackhoax.id “[PARODI] Indonesia Kirimkan Bantuan Rudal untuk Iran”, tayang Jumat (13/4/2026). Artikel ini menyebut bahwa klaim Indonesia mengirim bantuan rudal ke Iran merupakan hoaks.

    • Berita antaranews.com “PMI sebut siap salurkan bantuan masyarakat RI untuk Iran”, tayang Kamis (9/4/2026). Berita ini melaporkan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia bagi warga terdampak konflik di Iran.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Indonesia kirim kapal dan jet tempur untuk bantu Iran”.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 76,6 persen. Unggahan video berisi klaim “Indonesia kirim kapal dan jet tempur untuk bantu Iran” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33651) [SALAH] Foto "Pilot F-15 yang Berhasil Diselamatkan AS"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 21/04/2026

    Berita


    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Johan Pance” pada Rabu (8/4/2025) yang mengklaim penyelamatan pilot F-15 oleh Amerika Serikat. Berikut narasi lengkapnya:

    Berani dan Tangguh ! Pasukan Elit AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F15 Yang Jatuh di Wilayah Iran dengan Sangat Cepat.

    Aksi yang sangat berbaya dilakukan oleh Navy Aeal AS dalam menyelamatkan Pilot jet Tempur F15.

    Begitu berharganya Nyawa seorang Pilot bagi Amerika Serikat, sehingga Nekat Memasuki wilayah yang sangat berbaya hanya demi menyelamatkan seorang pilot AS.

    Menurut Anda, Pasukan khusus Amerika Serikat yang terlalu hebat atau Tentara Iran Yang Lemah ?

    Mari kita bahas bersama 👌

    Hingga Selasa (21/4/2026) unggahan tersebut telah mendapat 3 tanda suka dan 1 kali dibagikan ulang oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan foto tersebut ke alat pendeteksi AI hivemoderation.com. Diketahui konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci “pilot F-15 yang berhasil diselamatkan AS” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada artikel tempo.co berjudul “Keliru: Foto Pilot F-15 yang Berhasil Diselamatkan AS” yang tayang Jumat (17/4/2024).

    Dalam artikel tersebut menjelaskan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataan melalui akun Truth Social miliknya, @realDonaldTrump tentang operasi penyelamatan awak F-15E pada Minggu (54//2026). Perwira Angkatan Laut berpangkat kolonel tersebut ditemukan dalam kondisi luka-luka. 

    Meski operasi penyelamatan kru F-15E benar-benar terjadi, otoritas militer Amerika Serikat belum merilis foto resmi para kru setelah evakuasi.

    Kesimpulan

    Faktanya, foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Unggahan foto berisi klaim “pilot F-15 yang berhasil diselamatkan AS” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan