(GFD-2026-34495) Cek Fakta: Hoaks Dana Bantuan Khusus Pensiunan
Sumber:Tanggal publish: 19/05/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim program dana bantuan khusus pensiunan periode pendaftaran 4 - 29 Mei 2026. Informasi tersebut diunggah sejumlah akun TikTok, salah satunya pada 5 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"INFO RESMI BANTUAN PENSIUNAN 2026 🇮🇩
Kabar baik untuk para pensiunan di seluruh Indonesia.
Program bantuan dana khusus kembali dibuka dengan proses pendaftaran GRATIS tanpa biaya apa pun.
✅ Program resmi
✅ Syarat mudah & jelas
✅ Untuk seluruh pensiunan Indonesia
✅ Kuota terbatas
Pastikan berkas dan data pendaftaran lengkap sesuai ketentuan yang berlaku agar proses verifikasi berjalan lancar.
⏳ Periode pendaftaran terbatas
Jangan sampai ketinggalan informasi penting ini.
⚠️ Hati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan bantuan dan meminta biaya tertentu. Selalu pastikan informasi melalui kanal resmi"
Postingan disertai dengan poster, berisi tulisan sebagai berikut:
"INFO RESMI
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
RESMI DI BUKA!
BANTUAN PENSIUNAN
DANA BANTUAN KHUSUS PARA PENSIUNAN DI INDONESIA
Bisa menerima ini apabila berkas pendafftaran lengkap dan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
RESMI DI BUKA
04 - 29 Mei 2026
PENDAFTARAN GRATIS TANPA BIAYA APAPUN!
BANTUAN DANA LANGSUNG
PROGRAM RESMI PEMERINTAH
SYARAT MUDAH & JELAS
UNTUK SELURUH PENSIUNAN
JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI!
SEGERA DAFTAR SEBELUM KUOTA HABIS!
INFORMASI HANYA MELALUI KANAL RESMI PEMERINTAH
Aman
Terpercaya
Tidak Dipungut Biaya"
Warganet yang bertanya mengenai cara mendaftar di kolom komentar kemudian diarahkan oleh pemilik akun ke nomor telepon tertentu.
Lalu benarkah klaim program dana bantuan khusus pensiunan periode pendaftaran 4 - 29 Mei 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim program dana bantuan khusus pensiunan periode pendaftaran 4 - 29 Mei 2026. Penelusuran menemukan unggahan dari PT Taspen (Persero) melalui akun Instagram resminya yakni @taspen.
Dalam unggahannya Taspen menyampaikan bahwa tidak semua yang terlihat di internet itu valid.
"Termasuk berita hoax dan penipuan yang mengatasnamakan Taspen dengan menjanjikan program bantuan untuk pensiunan. Dalihnya sih untuk bantu perekonomian pensiun di Indonesia, nyatanya itu penipuan loh," tulis Taspen dalam unggahannya yang dikutip pada Selasa (19/5/2026).
Taspen pun meminta masyarakat lebih waspada terhadap hoax dan modus penipuan yang mengatasnamakan pihaknya.
"Segala informasi yang berkaitan dengan Taspen hanya dapat diakses melalui situs resmi www.taspen.co.id dan media sosial Taspen," demikian tulis Taspen.
Penelusuran juga menemukan bahwa aturan untuk pensiunan di Tanah Air tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim program dana bantuan khusus pensiunan periode pendaftaran 4 - 29 Mei 2026 merupakan hoaks.
Rujukan
(GFD-2026-34508) Hoaks, Purbaya Beri Bantuan 100 Orang Tercepat Lewat Video
Sumber:Tanggal publish: 19/05/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video yang beredar.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @purbafxdznk (arsip) pada Senin (18/05/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan Purbaya mengenakan jas hitam dan kemeja putih, dengan memegang kertas di tangannya, menawarkan bantuan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Hari Senin ini saya mencari 100 orang tercepat untuk saya bantu. Mohon dibantu viralkan. Caranya cukup tekan semua tombol di samping.” Begitu narasi dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam video berdurasi 9 detik tersebut, pengunggah juga menambahkan keterangan pada unggahan: “Klarifikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai program bantuan dana hibah.”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (18/05/2026) 19 jam setelah video diunggah, unggahan tersebut telah mendapatkan 2814 likes, 1237 komentar, dan 32,3 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kepercayaan masyarakat dan komentar agar mendapatkan bantuan.
Lantas, benarkah Purbaya mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dana dengan cara menekan tombol pada video?
Baca juga:Kemenkeu Sebut Video Purbaya Bagi-bagi Bantuan Modal Usaha Hoaks
Periksa Fakta Purbaya Dana Hibah. foto/hotline periksa fakta tirto
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @purbafxdznk (arsip) pada Senin (18/05/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan Purbaya mengenakan jas hitam dan kemeja putih, dengan memegang kertas di tangannya, menawarkan bantuan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Hari Senin ini saya mencari 100 orang tercepat untuk saya bantu. Mohon dibantu viralkan. Caranya cukup tekan semua tombol di samping.” Begitu narasi dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam video berdurasi 9 detik tersebut, pengunggah juga menambahkan keterangan pada unggahan: “Klarifikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai program bantuan dana hibah.”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (18/05/2026) 19 jam setelah video diunggah, unggahan tersebut telah mendapatkan 2814 likes, 1237 komentar, dan 32,3 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kepercayaan masyarakat dan komentar agar mendapatkan bantuan.
Lantas, benarkah Purbaya mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dana dengan cara menekan tombol pada video?
Baca juga:Kemenkeu Sebut Video Purbaya Bagi-bagi Bantuan Modal Usaha Hoaks
Periksa Fakta Purbaya Dana Hibah. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan foto Purbaya sebagai foto profil, memiliki 1872 pengikut, dan menuliskan keterangan pada akun: “0857-3562-6557 daftar.”
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 469,8 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya cari 100 orang tercepat untuk berikan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime yang menyatakan bahwa video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video adalah hoaks.
Senada dengan informasi tersebut, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan dalam laman resminya juga menyatakan bahwa klaim video yang beredar tersebut tidak benar. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.
“Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip pada laman PPID Senin (18/05/2026).
Purbaya tidak pernah menawarkan bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang sering dijadikan sasaran hoaks karena posisinya yang mengelola keuangan negara dan gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos. Pelaku memanfaatkan popularitas ini untuk penipuan, manipulasi politik, hingga pencurian data pribadi masyarakat.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Purbaya Akui Rotasi Pejabat Kemenkeu karena Persoalan Internal
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 469,8 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya cari 100 orang tercepat untuk berikan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime yang menyatakan bahwa video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video adalah hoaks.
Senada dengan informasi tersebut, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan dalam laman resminya juga menyatakan bahwa klaim video yang beredar tersebut tidak benar. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya.
“Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip pada laman PPID Senin (18/05/2026).
Purbaya tidak pernah menawarkan bantuan melalui nomor ataupun video tidak resmi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang sering dijadikan sasaran hoaks karena posisinya yang mengelola keuangan negara dan gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos. Pelaku memanfaatkan popularitas ini untuk penipuan, manipulasi politik, hingga pencurian data pribadi masyarakat.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Purbaya Akui Rotasi Pejabat Kemenkeu karena Persoalan Internal
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim Purbaya mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dana dengan menekan tombol pada video bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang beredar mencatut nama Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video adalah video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang beredar mencatut nama Purbaya yang sedang mencari seratus orang tercepat untuk diberikan bantuan dengan cara memviralkan video dan menekan seluruh tombol pada video adalah video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@purbafxdznk/video/7640936438384561426
- https://archive.today/oWCXm
- https://tirto.id/kemenkeu-sebut-video-purbaya-bagi-bagi-bantuan-modal-usaha-hoaks-hwiY
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.instagram.com/p/DYeUJsSkv9u/
- https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/-%5Bhoaks%5D-menteri-keuangan-purbaya-yang-sedang-mencari-seratus-orang-tercepat-untuk-diberikan-bantuan-dengan-cara-memviralkan-video-dan-menekan-seluruh-tombol-pada-video
- https://tirto.id/purbaya-akui-rotasi-pejabat-kemenkeu-karena-persoalan-internal-huXE
(GFD-2026-34764) Hoaks, Gubernur BI Umumkan Pendaftaran Bantuan Langsung
Sumber:Tanggal publish: 19/05/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ditugaskan sebagai Staf Menteri Keuangan untuk mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @update.terkini.mekeu (arsip) dengan nama Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (18/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Saya selaku staf Menteri Keuangan yang langsung ditugaskan untuk mengumumkan pendaftaran menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan untuk cara mendaftar, langsung hubungi saya.” Begitu narasi diucapkan dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (19/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1162 likes, 581 komentar, 400 kali disimpan, dan 36,8 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar diisi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan beberapa mengetikkan nomor WhatsApp pribadinya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Gubernur BI mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya?
Baca juga:Prabowo Lantik Eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Jadi Wamenkeu
Periksa Fakta Bantuan langsung Gubernur BI. foto/Hotline periksa fakta
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @update.terkini.mekeu (arsip) dengan nama Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (18/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Saya selaku staf Menteri Keuangan yang langsung ditugaskan untuk mengumumkan pendaftaran menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan untuk cara mendaftar, langsung hubungi saya.” Begitu narasi diucapkan dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (19/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1162 likes, 581 komentar, 400 kali disimpan, dan 36,8 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar diisi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan beberapa mengetikkan nomor WhatsApp pribadinya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Gubernur BI mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya?
Baca juga:Prabowo Lantik Eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Jadi Wamenkeu
Periksa Fakta Bantuan langsung Gubernur BI. foto/Hotline periksa fakta
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan logo centang biru sebagai foto profil, memiliki 2230 pengikut, dan menuliskan keterangan pada bio akun: “Silahkan langsung hubungi Staf saya WhatsApp 0858-4992-7732.”
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 470,6 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Gubernur Bank Indonesia umumkan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu yang menyatakan bahwa video yang beredar mencatut nama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan merupakan video hoaks.
“Video yang beredar mengenai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip Instagram resmi PPID Kemenkeu Selasa (19/05/2026).
Senada dengan hal tersebut, akun Instagram @kemenkeu.prime dan laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan menegaskan bahwa video yang beredar mengatasnamakan Menteri Purbaya menugaskan Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan, yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya adalah hoaks.
Faktanya, Purbaya tidak pernah menyebarkan nomor ponsel untuk pendaftaran bantuan dana apa pun. Klaim pendaftaran bantuan dana melalui nomor atau dengan menghubungi nomor secara tidak resmi tersebut bukan berasal dari Purbaya ataupun Kemenkeu dan terindikasi sebagai penipuan.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Profil 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot: Luky Alfirman & Febrio K
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 470,6 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Gubernur Bank Indonesia umumkan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu yang menyatakan bahwa video yang beredar mencatut nama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan merupakan video hoaks.
“Video yang beredar mengenai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip Instagram resmi PPID Kemenkeu Selasa (19/05/2026).
Senada dengan hal tersebut, akun Instagram @kemenkeu.prime dan laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan menegaskan bahwa video yang beredar mengatasnamakan Menteri Purbaya menugaskan Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan, yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya adalah hoaks.
Faktanya, Purbaya tidak pernah menyebarkan nomor ponsel untuk pendaftaran bantuan dana apa pun. Klaim pendaftaran bantuan dana melalui nomor atau dengan menghubungi nomor secara tidak resmi tersebut bukan berasal dari Purbaya ataupun Kemenkeu dan terindikasi sebagai penipuan.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Profil 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot: Luky Alfirman & Febrio K
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan mengumumkan pendaftaran bantuan langsung bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang mencatut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang mencatut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@update.terkini.mekeu/video/7640887401568636180?is_from_webapp=1&web_id=7496041695453365767
- https://archive.today/MqcsG
- https://tirto.id/prabowo-lantik-eks-deputi-gubernur-bi-juda-agung-jadi-wamenkeu-hqyD
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.instagram.com/p/DYgWWL_Tnhu/
- https://www.instagram.com/p/DYgWOO6Eo2c/?igsh=NTJqeGp6ODdsdzAy
- https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/%5Bhoaks%5D-gubernur-bank-indonesia-perry-warjiyo-sebagai-staf-menteri-keuangan-mengumumkan-bantuan-dana-hibah
- https://tirto.id/profil-2-dirjen-kemenkeu-yang-dicopot-luky-alfirman-febrio-k-huQH
(GFD-2026-34509) Hoaks, Gubernur BI Umumkan Pendaftaran Bantuan Langsung
Sumber:Tanggal publish: 19/05/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ditugaskan sebagai Staf Menteri Keuangan untuk mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @update.terkini.mekeu (arsip) dengan nama Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (18/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Saya selaku staf Menteri Keuangan yang langsung ditugaskan untuk mengumumkan pendaftaran menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan untuk cara mendaftar, langsung hubungi saya.” Begitu narasi diucapkan dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (19/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1162 likes, 581 komentar, 400 kali disimpan, dan 36,8 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar diisi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan beberapa mengetikkan nomor WhatsApp pribadinya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Gubernur BI mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya?
Baca juga:Prabowo Lantik Eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Jadi Wamenkeu
Periksa Fakta Bantuan langsung Gubernur BI. foto/Hotline periksa fakta
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @update.terkini.mekeu (arsip) dengan nama Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (18/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Saya selaku staf Menteri Keuangan yang langsung ditugaskan untuk mengumumkan pendaftaran menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan untuk cara mendaftar, langsung hubungi saya.” Begitu narasi diucapkan dalam video tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (19/05/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1162 likes, 581 komentar, 400 kali disimpan, dan 36,8 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar diisi dengan reaksi kepercayaan masyarakat terhadap informasi tersebut dan beberapa mengetikkan nomor WhatsApp pribadinya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Gubernur BI mengumumkan pendaftaran bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya?
Baca juga:Prabowo Lantik Eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Jadi Wamenkeu
Periksa Fakta Bantuan langsung Gubernur BI. foto/Hotline periksa fakta
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut menggunakan logo centang biru sebagai foto profil, memiliki 2230 pengikut, dan menuliskan keterangan pada bio akun: “Silahkan langsung hubungi Staf saya WhatsApp 0858-4992-7732.”
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 470,6 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Gubernur Bank Indonesia umumkan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu yang menyatakan bahwa video yang beredar mencatut nama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan merupakan video hoaks.
“Video yang beredar mengenai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip Instagram resmi PPID Kemenkeu Selasa (19/05/2026).
Senada dengan hal tersebut, akun Instagram @kemenkeu.prime dan laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan menegaskan bahwa video yang beredar mengatasnamakan Menteri Purbaya menugaskan Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan, yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya adalah hoaks.
Faktanya, Purbaya tidak pernah menyebarkan nomor ponsel untuk pendaftaran bantuan dana apa pun. Klaim pendaftaran bantuan dana melalui nomor atau dengan menghubungi nomor secara tidak resmi tersebut bukan berasal dari Purbaya ataupun Kemenkeu dan terindikasi sebagai penipuan.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Profil 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot: Luky Alfirman & Febrio K
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 470,6 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara pada video yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Gubernur Bank Indonesia umumkan bantuan dana” pada laman pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu yang menyatakan bahwa video yang beredar mencatut nama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan merupakan video hoaks.
“Video yang beredar mengenai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.” Begitu dikutip Instagram resmi PPID Kemenkeu Selasa (19/05/2026).
Senada dengan hal tersebut, akun Instagram @kemenkeu.prime dan laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan menegaskan bahwa video yang beredar mengatasnamakan Menteri Purbaya menugaskan Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan, yang mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya adalah hoaks.
Faktanya, Purbaya tidak pernah menyebarkan nomor ponsel untuk pendaftaran bantuan dana apa pun. Klaim pendaftaran bantuan dana melalui nomor atau dengan menghubungi nomor secara tidak resmi tersebut bukan berasal dari Purbaya ataupun Kemenkeu dan terindikasi sebagai penipuan.
Kemenkeu mengimbau untuk bijak bermedia sosial dan selalu memastikan waspada terhadap konten yang berasal dari sumber yang tidak kredibel, memeriksa fakta pada situs resmi, dan tidak menyebarkan konten tanpa sumber dan bukti yang terpercaya.
Jika masyarakat menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs web www.kemenkeu.go.id.
Baca juga:Profil 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot: Luky Alfirman & Febrio K
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebagai staf Menteri Keuangan mengumumkan pendaftaran bantuan langsung bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang mencatut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menegaskan bahwa video yang mencatut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan sebagai staf Menteri Keuangan yang ditugaskan mengumumkan pendaftaran untuk menerima bantuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya merupakan video hoaks deepfake.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@update.terkini.mekeu/video/7640887401568636180?is_from_webapp=1&web_id=7496041695453365767
- https://archive.today/MqcsG
- https://tirto.id/prabowo-lantik-eks-deputi-gubernur-bi-juda-agung-jadi-wamenkeu-hqyD
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.instagram.com/p/DYgWWL_Tnhu/
- https://www.instagram.com/p/DYgWOO6Eo2c/?igsh=NTJqeGp6ODdsdzAy
- https://e-ppid.kemenkeu.go.id/in/post/%5Bhoaks%5D-gubernur-bank-indonesia-perry-warjiyo-sebagai-staf-menteri-keuangan-mengumumkan-bantuan-dana-hibah
- https://tirto.id/profil-2-dirjen-kemenkeu-yang-dicopot-luky-alfirman-febrio-k-huQH
Halaman: 175/8119



