• (GFD-2026-33093) Tidak Benar, Natalius Pigai Setujui Yaqut Jadi Tahanan Rumah

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/03/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial unggahan yang mengklaim Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai setujui Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama RI tahun 2020-2024 menjadi tahanan rumah. Unggahan tersebut mengklaim Pigai menyatakan bahwa korupsi yang dilakukan Yaqut sudah sesuai prosedur dan tidak melanggar HAM.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Ricky ELfarizi” (arsip) pada Senin (23/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua gambar yang disatukan yaitu Pigai dalam gambar utama dan Yaqut dalam gambar berbentuk lingkaran. Adapun narasi tertulis dalam gambar: “Pigai menjelaskan Yaqut korupsi sesuai prosedur: menurut saya itu tidak melanggar HAM.”

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Pigai juga mengklaim bahwa dalam korupsi dana haji tidak ada orang yang tersakiti karena semua jamaah aman dari HAM.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Pigai sangat setuju pasal Yaqul jadi tahanan rumah menurutnya iya korupsi sudah sesuai prosedur jadi tidak melanggar HAM. Pigai juga menegaskan: dalam korupsi dana haji tidak ada orang yang tersakiti apalagi jamaah semua aman dari HAM,” begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (26/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 13 ribu tanda suka, 12 ribu komentar, dan 979 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi reaksi kekecewaan dan kritik negatif terhadap Pigai.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Aman Ibnu”, “Edukasi.id”, “Bah Ry” dan “Ulum Samudra”. Semua unggahan menyebutkan klaim yang sama yaitu terkait Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, menyebutkan bahwa Yaqut melakukan korupsi sesuai prosedur dan tidak melanggar HAM, sehingga Pigai diklaim menyetujui Yaqut menjadi tahanan rumah,

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Pigai Buka Opsi Polisikan Pemilik Sosmed Penyebar Hoaks Dirinya

    Periksa Fakta Yaqut Korupsi Sesuai Prosedur. foto/Hotline periska Fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami pada laman Kompas.com, Pigai mengatakan Kementerian HAM menemukan sejumlah narasi tidak benar yang beredar dan mencatut namanya selaku Menteri HAM. Beberapa di antaranya, “Yaqut korupsi sesuai prosedur, menurut saya tidak melanggar HAM” hingga “Pigai mengiyakan keputusan KPK untuk seluruh tahanan korupsi menjadi tahanan rumah, itu salah satu tindakan kemanusiaan”.

    “Penyebaran informasi yang tidak benar di ruang digital berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta merugikan berbagai pihak,” begitu keterangan Pigai.

    Kementerian Hak Asasi Manusia RI, melalui siaran pers pada Rabu (25/03/2026), menanggapi hoaks yang beredar, yang mencatut nama Pigai. Berbagai hoaks yang beredar di masyarakat tersebut berbentuk narasi, kutipan, maupun unggahan konten digital yang mengaitkan Menteri HAM dengan isu kasus korupsi serta kasus penyiraman air keras.

    Menteri HAM menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan berasal dari dirinya dan tidak pernah disampaikan dalam forum resmi maupun komunikasi publik dalam bentuk apa pun. Adapun sejumlah narasi hoaks yang beredar dan mengatasnamakan Menteri HAM di antaranya sebagai berikut:

    “Yaqut korupsi sesuai prosedur, menurut saya tidak melanggar HAM.”“Pigai mengiyakan keputusan KPK untuk seluruh tahanan korupsi menjadi tahanan rumah, itu salah satu tindakan kemanusiaan.”“Kasus penyiraman air keras itu termasuk kebodohan si korban dan tidak ada sangkut pautnya dengan HAM.”

    Hoax! Saya tegaskan ini bukan pernyataan saya. Siapa pun yang memproduksi ini dan menyebarkan berita bohong (hoax) bertentangan dengan hukum,

    Adapun sejumlah akun media sosial yang turut menyebarkan informasi hoaks tersebut antara lain:

    tune_junk – Instagramajroelrahman – Instagramdj_iwan_tahura – Instagrampekalonganterkini_ – Instagram dan Facebookndeminsgaul – Instagramkualimerahputih – Instagramkementerian_kurangajar – InstagramRickyELfarizi – FacebookApoySheno – FacebookNexsTimes – FacebookHermawatiErsya – Facebook

    Dalam rangkuman Tirto “Pigai Buka Opsi Polisikan Pemilik Sosmed Penyebar Hoaks”, Kementerian HAM telah mencatat sejumlah akun yang menyebarkan berita-berita tersebut dan memastikan kepada masyarakat bahwa seluruh konten yang dimaksud adalah hoaks.

    Pigai tengah mempelajari sejumlah hoaks tersebut dan mempertimbangkan langkah-langkah hukum, termasuk kemungkinan melaporkan pihak-pihak yang memproduksi maupun menyebarluaskan informasi bohong tersebut kepada aparat penegak hukum.

    Mantan komisioner Komnas HAM ini mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi sebelum membagikannya kepada publik serta merujuk pada sumber resmi pemerintah dalam memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Adapun informasi terkait Kementerian Hak Asasi Manusia RI bisa didapatkan melalui Call Center: 150145, email: humas@kemenham.go.id, website: www.kemenham.go.id, Instagram: @kementerian_ham, Tiktok: kementerianham, Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia, dan Youtube: @kementerian_ham.

    Baca juga:Pegawai Gugat Menteri HAM Natalius Pigai ke PTUN soal Mutasi

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), menyatakan bahwa dirinya menyetujui Yaqut menjadi tahanan rumah karena korupsi yang dilakukan sesuai prosedur adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Siaran pers yang dirilis oleh Kementerian Hak Asasi Manusia RI pada Rabu (25/03/2026), menyatakan bahwa narasi yang mengaitkan Menteri HAM dengan isu kasus korupsi serta kasus penyiraman air keras adalah tidak benar.

    Kementerian HAM mempertimbangkan langkah hukum terhadap sejumlah akun yang menyebarkan berita-berita tersebut dan memastikan kepada masyarakat bahwa seluruh konten yang beredar tersebut adalah hoaks. Menteri HAM, Natalius Pigai, tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33094) [SALAH] Kantor Kedubes AS di Arab Saudi Diserang Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Tengku Zulkifli Usman” pada Selasa (3/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Kedubes AS di Arab Saudi baru saja diserang oleh drone Iran, ledakan parah dan menimbulkan kerusakan yang signifikan.”

    Hingga Jumat (27/3/2026) unggahan telah mendapatkan 5.000 tanda suka, 499 komentar dan telah dibagikan ulang 467 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mengunduh foto tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Deep AI. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 53 persen. 

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “kantor kedubes AS di Arab Saudi diserang Iran” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Sementara itu, gambar yang beredar bukan merupakan kantor kedutaan besar Amerika Serikat, melainkan fasilitas radar milik Amerika Serikat. Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Maps, lokasi fasilitas tersebut berada di dekat wilayah Lehnaizeeba, Qatar. 

    Dilansir dari UOL.com, fasilitas tersebut dihancurkan melalui serangan rudal presisi. Namun, pemerintah Qatar hanya mengkonfirmasi bahwa perangkat tersebut terkena serangan, tanpa merinci tingkat kerusakannya.

    Kesimpulan

    Faktanya, foto yang beredar merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 53 persen. Unggahan berisi klaim “kantor Kedubes AS di Arab Saudi diserang Iran ” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33095) [SALAH] Bandara di Dubai Lumpuh Akibat Serangan Iran

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 27/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “rmtv9.0” pada Selasa (10/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Bandara Dubai Lumpuh Disebut Diserang Rudal Iran, Situasi Mencekam

    Sebuah pernyataan yang beredar menyebutkan bahwa Bandara Dubai tidak lagi beroperasi setelah dihantam rudal Iran. Serangan tersebut diklaim menyebabkan kerusakan parah hingga membuat aktivitas bandara lumpuh total.”

    Hingga Jumat (27/3/2026) unggahan telah mendapatkan 6.815 tanda suka dan 79 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 84 persen. 

    Sementara itu, dilansir dari Financial Times diketahui bahwa memang terdapat insiden serangan drone di sekitar Bandara Internasional Dubai yang sempat menyebabkan gangguan sementara pada operasional penerbangan. Namun, gangguan tersebut tidak berlangsung lama dan operasional bandara kembali berjalan normal.

    Selain itu, dilansir dari The Times of India, otoritas penerbangan Uni Emirat Arab menyatakan bahwa penutupan wilayah udara dilakukan sebagai langkah pencegahan. Setelah kondisi dinyatakan aman, aktivitas penerbangan kembali normal.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 84 persen. Unggahan berisi klaim “bandara di Dubai lumpuh akibat serangan Iran” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33096) [SALAH] Prabowo dan Puan Setuju China Kelola Tanah Bekas Bencana

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 27/03/2026

    Berita

    Akun Threads “iswanto9970” pada Rabu (11/3/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “PRABOWO DAN PUAN MENYETUJUII TANAH BEKAS BENCANA DIKELOLA CHINA. SEBAGAI WUJUD KERJASAMA ANTARA CHINA DAN INDONESIA”

    Unggahan disertai takarir: 

    Dpr sepakat tanah bekas bencana dikelola pihak asing, dari pada tanah nganggur yang rusak tidak dimanfaatkan. Puan resmi teken kerjasama antara Indonesia dengan China untuk mengelola lahan yang rusak akibat bencana.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di unggahan akun Facebook “Irwan Subekhi” [arsip] dan akun Instagram “iswanto9970’ [arsip].

    Per Jumat (27/3/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 558 tanda suka, menuai 1.100-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 152 kali oleh pengguna Threads lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo dan Puan setuju China kelola tanah bekas bencana” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita tribunnews.com “Prabowo Izinkan Jual Lumpur Sisa Bencana Sumatera untuk Dorong Ekonomi Daerah: Ini Bagus Sekali”, tayang Jumat (2/1/2026). Berita ini melaporkan bahwa Presiden Prabowo membuka peluang penjualan material lumpur sisa bencana Sumatra untuk kepentingan ekonomi daerah.

    • Berita kompas.com “Puan Maharani Terima Kunjungan Ketua MPR China, Minta Kemitraan RI-China Ditingkatkan Lagi”, tayang Kamis (4/12/2025). Berita ini melaporkan bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua MPR China (Chinese People’s Political Consultative Conference/CPPCC) sebagai momentum baru penguatan hubungan Indonesia-China yang telah memasuki usia 75 tahun.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Prabowo dan puan setuju China kelola tanah bekas bencana”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Prabowo dan Puan setuju China kelola tanah bekas bencana” merupakan konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan