• (GFD-2025-27968) [SALAH] Obama Tolak Amerika Ikut Campur Perang Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Yuliani Ani Ame” pada Selasa (24/6/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “breaking news
    mantan presiden Amerika Barack Obama menolak kebijakan trump
    Barack Obama menolak Amerika ikut campur per4ng dengan Iran”
    Unggahan disertai takarir:
    “Mantan presiden amerika yang berkelas dan berhati baik menjadi contoh untuk rakyat amerika supaya menjadi negara yang adil dan bijaksana dalam menentukan kebenaran konflik terjadi di palestina dan israel akar masalah yg menjajah palestina”
    Per Jumat (18/7/2025), konten tersebut telah mendapatkan lebih dari 14.100 tanda suka dan 637-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar video—yang menampilkan mantan Presiden Amerika Barack Obama—itu menggunakan Google Lens.
    Hasil penelusuran mengarah ke video kanal YouTube PBS NewsHour “WATCH: Former President Barack Obama’s full speech at 2024 Democratic National Convention”.
    Konteks asli video adalah momen Obama dalam Konvensi Nasional Demokrat di Chicago pada Rabu (21/8/2024). Obama saat itu mengkritik Presiden AS Donald Trump beserta kebijakannya, ia menyebut Trump memandang kekuasaan tidak lebih dari sekadar alat untuk mencapai tujuannya. Namun, sepanjang pidato tersebut tidak ditemukan pernyataan Obama tentang penolakan untuk ikut campur atas perang Iran.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Obama tolak Amerika ikut campur perang Iran” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27967) [SALAH] Jokowi Meninggal Dunia

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah informasi dalam bentuk video [arsip] yang diunggah oleh akun X “@kopipahitgulo” pada, Sabtu (12/07/2025) menyebutkan bahwa Joko Widodo, mantan Presiden Republik Indonesia ke-7. Dalam video itu disebutkan bahwa laporan tersebut didapat dari seorang bernama Christovita Wiloto Chairman. Meninggalnya Joko Widodo disebut belum dinyatakan secara resmi oleh negara. Dengan transkip video sebagai berikut:

    Jokowi Diduga Sudah Meninggal, Laporan Strategis Khusus, oleh Christofita Wiloto, Chairman Strategik Indonesia, Laporan Intelijen, Laporan dari Intelijen Kawakan kami mengabarkan bahwa sejak awal minggu ini Jokowi Dodo alias Jokowi Diduga telah meninggal dunia.

    Kabar ini belum dinyatakan secara resmi oleh negara, tetapi telah menjadi sorotan dalam jaringan intelijen dalam dan luar negeri.

    (transkip selengkapnya pada refrenensi).

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan pencarian informasi melalui “Google” terkait kabar meninggalnya Jokowi. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel atas kabar tersebut.

    Diketahui, Jokowi mengalami alergi kulit seusai melakukan lawatan ke Vatikan beberapa bulan lalu. Alergi tersebut menyebabkan peradangan di area wajah yang hingga kini belum sepenuhnya sembuh.

    Sebelumnya pada bulan Juni 2025 Jokowi sempat diisukan bahwa kondisinya kritis di rumah sakit. Dilansir dari detik.com, Kompol Syarif Fitriansyah saat dikonfirmasi menegaskan kabar tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat lebih bijak menerima informasi di media sosial.

    Kesimpulan

    Informasi “Jokowi Meninggal Dunia” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Arief Putra Ramadhan)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27966) [SALAH] Narasi “Putin Bakal Bantu Indonesia Jika Diserang Amerika-Israel”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Satrio Bimo” pada Selasa (24/6/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “AKSI PRESIDEN RUSIA BUKAN KALENG-KALENG
    JIKA MILITER INDONESIA DISERANG AMERIKA DAN ISRAEL VLADIMIR PUTIN TIDAK SEGAN AKAN MENYERANG AMERIKA DAN ISRAEL SECARA BRUTAL
    HAL INI DISAMPAIKAN LANGSUNG SECARA RESMI VLADIMIR PUTIN DI SAAT MILITER INDONESIA BERADA DI GAZA
    NGERI NGERI SEDAP”
    Per Jumat (18/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 31 ribu tanda suka dan lebih dari 370 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Putin bantu Indonesia jika diserang Amerika dan Israel” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ada informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
    TurnBackHoax lalu menelusuri tangkapan layar video—yang menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin—menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan kanal YouTube Boost Your Russian “Russian Speech with Russian and English subtitles (Vladimir Putin - Victory Day 2021)” pada Mei 2021.
    Diketahui, konteks asli video adalah momen pidato Putin dalam Victory Day (Hari Kemenangan) Rusia tahun 2021. Dalam pidatonya, Putin menegaskan kemenangan atas nazisme adalah warisan bangsa Rusia sebagai keturunan para pemenang.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “pernyataan Putin yang akan bantu Indonesia jika diserang Amerika-Israel” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27965) [SALAH] Putin Kirim Ribuan Pasukan sebagai Fasilitas Pertahanan di Papua

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 18/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Mohamad Fahmi Fildhafi” pada Minggu (6/7/2025) membagikan video [arsip] disertai narasi:
    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat kami di Indonesia, kawasan Pasifik dinamis untuk memperkuat pertahanan kedaulatan anda dan stabilitas regional, Rusia mengusulkan fasilitas pertahanan bersama di Papua, Indonesia. Kami siap menempatkan sistem pertahanan udara five hundred di sana, perisai terkuat kami untuk langit anda. Ingat, seluruh kekuatan strategis Rusia, termasuk potensi nuklir kami adalah jaminan keamanan bagi kemitraan kita. Ini semua tentu dengan menghormati penuh kedaulatan Indonesia. Bersama di Papua, kita bangun stabilitas kekuatan pertahanan Indonesia”
    Unggahan disertai takarir:
    “Putin lepas keberangkatan ribuan pasukan ke indonesia”
    Per Jumat (18/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 15.600 tanda suka dan seribu komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten itu dengan perangkat deteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, audio dalam konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri tangkapan layar video menggunakan Yandex Image serta Google Lens. TurnBackHoax juga memanfaatkan perangkat Google Translate untuk melakukan penerjemahan.
    Hasil penelusuran video pertama (bagian atas) mengarah ke pemberitaan media Rusia 1tv.ru pada September 2023. Video yang memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin itu diambil dari momen pidatonya mengenai peringatan satu tahun penyatuan kembali empat wilayah baru ke Rusia, yakni wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
    Sementara itu, video kedua (bagian bawah) merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan, antara lain:
    YouTube Kementerian Pertahanan Rusia: Penyambutan pasukan terjun payung Rusia pada Januari 2022. Mereka kembali usai melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian kolektif CSTO di Republik Kazakhstan.
    YouTube Kemhan RI: Pertemuan Menteri Pertahanan Prabowo dan Putin pada Selasa (31/7/2024). Dalam pertemuan itu, keduanya menyoroti hubungan bilateral jangka panjang, terutama terkait ketahanan pangan dan energi.
    YouTube Sekretariat Presiden: Momen Presiden Prabowo menerima kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, Sergei K. Shoigu, pada Selasa (25/2/2025). Kunjungan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam mempererat kemitraan strategis dan membuka peluang lebih luas untuk kerja sama di masa depan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Putin kirim ribuan pasukan ke Papua” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan