• (GFD-2025-28004) Cek Fakta: Hoaks Artikel Erick Thohir Minta Polisi Hentikan Pengusutan Kasus Ijazah Palsu Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/07/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Erick Thohir meminta polisi menghentikan pengusutan kasus ijazah palsu mantan presiden Jokowi. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Juli 2025.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNBC.com berjudul:
    "Erick Thohir Minta ke Polisi Tidak Usah lagi usut Ijazah Palsu Jokowi Jika Diusut Mau Mati Tragis Kayak Laskar FPI Berapa Tahun yang Lalu"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Kalau benar Erick Thorir berkata demikian berarti bliau takut jokowi kalah dalam.persidang Ijazah palsu habislah koruptor semua jungkir balik"
    Lalu benarkah postingan artikel Erick Thohir meminta polisi menghentikan pengusutan kasus ijazah palsu mantan presiden Jokowi?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah CNBC.com pada 8 Juli 2025.
    Kesamaan terdapat pada foto, nama penulis, dan juga waktu tayang artikel tersebut. Namun dalam artikel asli berjudul:
    "Erick Thohir Akan Berkantor di Danantara Seminggu Sekali"
     
    Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas permintaan Erick Thohir pada polisi untuk menghentikan kasus ijazah palsu mantan presiden Jokowi.
    Isi artikel tersebut menjelaskan rencana Erick Thohir untuk berkantor di gedung Wisma Danantara sekali dalam sepekan.

    Kesimpulan


    Postingan artikel Erick Thohir meminta polisi menghentikan pengusutan kasus ijazah palsu mantan presiden Jokowi adalah tidak benar. Faktanya judul dalam artikel tersebut telah disunting.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28003) [SALAH] Video “Pengakuan Kekalahan Israel”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/07/2025

    Berita

    Pada Senin (14/7/2025) akun Facebook “Ipang Frantina” membagikan video [arsip] berisi narasi :

    “”PM Israel Akui Kekalahan: ‘Kami Bukan Israel Lagi’”

    Dalam pernyataan mengejutkan yang mengguncang dunia, Perdana Menteri Israel akhirnya mengakui kekalahan negaranya dalam perang panjang melawan perlawanan Palestina, khususnya dari kelompok Hamas. Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Palestina dan Hamas, menyatakan bahwa negaranya telah kalah. “Dalam perang, ada yang menang dan ada yang kalah. Kami kalah. Negara Israel kini sudah tidak ada. Kami bukan Israel lagi,” ungkapnya dengan nada penuh penyesalan. Pengakuan ini menjadi titik balik sejarah, membuka harapan baru bagi perdamaian dan kebebasan Palestina.”

    Hingga Senin (21/7/2025) unggahan mendapatkan 50 tanda suka, 13 komentar dan telah dibagikan ulang 15 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video itu lewat Google Lens. Pencarian teratas mengarah ke unggahan kanal YouTube IsraeliPM dengan judul berbahasa Ibrani: “רה”מ נתניהו ברצועת עזה: ״אנחנו ממשיכים עד הסוף – עד הניצחון. שום דבר לא יעצור אותנו. עם ישראל חי״” (Perdana Menteri Netanyahu di Jalur Gaza:”Kami akan terus sampai akhir – sampai kemenangan. Tidak ada yang bisa menghentikan kami. Bangsa Israel hidup.”).

    Dalam video yang diunggah November 2023 itu, Netanyahu menyatakan Israel memiliki tiga tujuan utama dalam perang ini, yaitu menghancurkan Hamas, memulangkan seluruh sandera yang ditawan, dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan Israel. Tidak ditemukan narasi Netanyahu menyatakan kekalahan militer Israel maupun permintaan maaf kepada Palestina.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “pengakuan kekalahan Israel” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28002) [SALAH] Video “Warga Israel Mengungsi di Gurun Pasir”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/07/2025

    Berita

    Pada Sabtu (28/6/2025) akun TikTok “sriramawati81” membagikan video [arsip] berisi narasi :

    “UPDATE TERBARU PENGUNGSI WARGA ISRAEL YANG BERTAHAN

    pengungsi warga ISRAEL yang bertahan Di Gurun pasir mulai di serang Trauma Berat Bahkan team Medical melaporkan dampak ini bisa menjadi ke lebih parah, yaitu Gila Massal

    Pintu2 perbatasan telah ditutup, gimana nasib warga israel?”

    Hingga Senin (21/7/2025) unggahan mendapatkan lebih dari 4.384 tanda suka, 365 komentar dan telah dibagikan ulang 589 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video itu lewat Google Lens. Pencarian teratas mengarah ke video unggahan akun Instagram jurnalis Gaza “mazen_breem” pada Minggu (1/6/2025).

    Diketahui, konteks asli video bukan mengenai warga Israel yang mengungsi di gurun pasir. Dalam takarirnya, “mazen_breem” menuliskan “Gunfire on Unarmed Civilians During Delivery of U.S. Aid Leaves Dozens Dead and Injured” (Penembakan terhadap Warga Sipil Tak Bersenjata saat Pengiriman Bantuan AS, Puluhan Tewas dan Terluka).

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “warga Israel mengungsi di Gurun Pasir” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28001) [SALAH] Artikel CNBC Indonesia: “Raja Salman Sebut: Negara Termunafik Nomor Satu Indonesia”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 21/07/2025

    Berita

    Akun X “Tita83079013” pada Jumat (11/7/2025) mengunggah gambar [arsip] yang berisi narasi:

    Indonesia ga punya harga diri lagi. Raja Salman Sebut: Negara Termunafik Nomor Satu Indonesia

    Per Senin (21/7/2025) video itu sudah dilihat lebih dari 14 ribu kali, disukai 459 kali, dibagikan ulang lebih dari 143 kali dan menuai 110 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya sudah mengusut kebenaran klaim serupa lewat artikel “[SALAH] Artikel CNBC Indonesia: “Raja Salman Sebut: Negara Termunafik Nomor Satu Indonesia” yang tayang pada kamis (26/10/2024).

    Tangkapan layar berita tersebut telah dimanipulasi, tidak ditemukan sumber valid termasuk CNBC Indonesia yang memberitakan bahwa Raja Salman menyebut hal tersebut.

    Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut pada laman CNBC Indonesia ditemukan artikel CNBC Indonesia asli dengan judul “Raja Salman Segera Lengser? MBS Resmi Jadi PM Baru Arab Saudi” yang diwartakan oleh sef dan tayang pada 28 September 2022.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “Fenomena Aphelion Penyebab Cuaca Dingin di Indonesia” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Yudho Ardi)