(GFD-2026-31659) Hoaks! Akun mengatasnamakan ATR/BPN untuk pengurusan tanah gratis
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok dari akun bernama “Sertifikat Tanah” dengan foto profil menyerupai Kementerian ATR/BPN menarasikan adanya program pemutihan sertifikat tanah gratis 2026 dan mengklaim bahwa masyarakat bisa mengurus sertifikat tanah tanpa biaya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Dalam video tersebut disebutkan bahwa layanan yang diklaim gratis meliputi balik nama sertifikat, pembuatan sertifikat baru, pembebasan pajak dan denda tunggakan, serta konsultasi dan pengurusan dokumen tanpa biaya.
Unggahan itu juga menuliskan seolah-olah Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pengurusan surat tanah gratis melalui akun tersebut.
Berikut narasi dalam unggahan video tersebut:
“PEMUTIHAN SERTIFIKAT TANAH GRATIS 2026
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
1. Gratis balik nama sertifikat
2. Gratis pembuatan sertifikat baru
3. Bebas pajak dan denda tunggakan
4. Konsultasi & pengurusan dokumen gratis”
Unggahan tersebut juga disertai narasi:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“MANFAATKAN PROGRAM GRATIS SERTIFIKAT TANAH GRATIS
Badan Pertanahan Nasional (BPN) INDONESIA mengajak masyarakat memanfaatkan program pendaftaran Tanah sistematis lengkap (PTSL) UNTUK PENGURUSAN SURAT TANAH ITU SECARA GRATIS”
Namun, benarkah akun mengatasnamakan ATR/BPN untuk pengurusan tanah gratis tersebut?
Hasil Cek Fakta
Informasi resmi terkait layanan pertanahan hanya disampaikan melalui media sosial resmi Kementerian ATR/BPN dan Kantor Pertanahan setempat, serta biaya pengurusan sertifikat dapat dicek melalui aplikasi resmi “Sentuh Tanahku”.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, akun tersebut bukan saluran resmi ATR/BPN dan klaim pengurusan sertifikat tanah gratis melalui akun tersebut merupakan hoaks.
Klaim: Akun mengatasnamakan ATR/BPN untuk pengurusan tanah gratis
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31660) Hoaks! Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Dalam video tersebut, muncul klaim bahwa selama dua dekade uang negara diduga dicuri dan rakyat menderita akibat transaksi tersebut.
Unggahan itu juga menyebut Purbaya seolah-olah membuka “kotak Pandora” terkait dugaan aliran dana besar ke luar negeri saat Jokowi menjabat.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA! SELAMA 2 DEKADE RAKYAT SENGSARA!! SELAMA NI UANG NEGARA RAIB DICURI?”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Video tersebut disertai narasi:
“PURBAYA BONGKAR KOTAK PANDORA... SELAMA 10 TAHUN RAKYAT MENDERITA DAN SENGSARA... PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA.....”
Namun, benarkah Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Tidak ada pula bukti atau laporan resmi dari lembaga penegak hukum terkait klaim tersebut.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Purbaya membongkar transaksi Rp1.000 triliun Jokowi di Bank China tidak benar atau hoaks.
Klaim: Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31661) Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Apoteker dari Kemenkes
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun bernama “bantuan sosial Indonesia” (arsip) pada 13 Januari 2026. Pengunggah mencantumkan informasi gaji hingga Rp7,5 juta serta persyaratan untuk melamar kerja.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Berbagai persyaratan itu antara lain, pelamar harus berstatus warga negara Indonesia, tidak terikat kontrak dengan instansi lain, tidak berstatus sebagai CPNS/PNS maupun anggota TNI/Polri, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“DIBUKA LOWONGAN KERJA KEMENKES 2026. Wilayah untuk seluruh Indonesia. Pendaftaran silahkan klik link dibawah,” terang pengunggah di takarir.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Lowongan Kerja Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto
Unggahan juga menyertakan tautan pendaftaran yakni https://daftar-segera04.insert.blog/ dan menyebutkan bahwa rekrutmen tidak dipungut biaya.
ADVERTISEMENT
Hingga artikel ini ditulis pada 14 Januari 2026, unggahan tersebut sudah mendapatkan 33 tanda suka dan tiga komentar.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra
Hasil Cek Fakta
Tirto lantas melakukan verifikasi ke situs Whois, untuk mengecek kredibilitas situs. Hasilnya, tidak ditemukan afiliasi situs tersebut dengan institusi Kementerian Kesehatan. Dari hasil verifikasi, situs https://daftar-segera04.insert.blog/ baru dibuat pada 3 Januari 2026.
Selanjutnya, Tirto mengecek akun dan situs resmi Kemenkes untuk mengecek kebenaran klaim. Namun, tidak terdapat informasi terkait pembukaan pendaftaran lowongan kerja Kemenkes.
Melansir situs Kemenkes, lowongan terakhir yang dibuka oleh Kemenkes adalah rekrutmen bagi tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) untuk penempatan tahun 2026. Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.
Perlu diketahui, informasi rekrutmen dari Kemenkes hanya dapat diakses dari laman resminya yaitu kemkes.go.id, atau media sosial resmi Kemenkes yaitu “@kemenkes_ri” (Instagram).
Baca juga:Kemenkes Ikut Pantau Penanganan Banjir-Longsor di Sumatra
Kesimpulan
Situs pendaftaran yang dicantumkan tidak terafiliasi dengan Kemenkes dan baru dibuat pada Januari 2026. Sementara itu, tidak ada pengumuman resmi serupa di laman maupun media sosial resmi Kemenkes. Dengan demikian, informasi tersebut dapat dipastikan salah dan menyesatkan.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/61585798336644/posts/122107224015193277/?rdid=ENfeydajN64qQYbZ#
- https://archive.ph/OMS05
- https://tirto.id/kemenkes-revitalisasi-800-puskesmas-terdampak-bencana-di-sumatra-hofg
- https://kemkes.go.id/id/kemenkes-buka-lowongan-tenaga-global-fund-gf-atmr-tahun-2026-cek-formasi-dan-syaratnya
- https://kemkes.go.id/id/home
- https://tirto.id/kemenkes-ikut-pantau-penanganan-banjir-longsor-di-sumatra-hmHe
(GFD-2026-31662) [SALAH] Rakyat Venezuela Demo Minta Bantuan Usai Presiden Diculik Trump
Sumber: TikTokTanggal publish: 15/01/2026
Berita
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “voxpopulivoxdey” pada Rabu (7/1/2025), isinya memperlihatkan kerumunan massa.
Unggahan disertai narasi:
“rakyat Venezuela demo meminta bantuan negara lain setelah Presiden Venezuela diculik Donald Trump”
Hingga Kamis (15/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 105.000-an tanda suka, 4.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 6.000-an kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari akun TikTok “ellen_jos” yang diunggah pada Kamis (11/12/2025).
Diketahui, konteks asli video adalah dokumentasi momen University of California (UCLA) Undie Run pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan itu merupakan tradisi mahasiswa UCLA, di mana mereka (dengan mengenakan pakaian dalam) berlarian dari terowongan di Charles E. Young Drive South dan Gayley Avenue ke Dickinson Court di UCLA Los Angeles. Momen itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan rakyat Venezuela.
Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, Presiden AS Donald Trump mengirim pasukan khusus untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.
Usai penculikan itu, berdasarkan pemberitaan antaranews.com, ribuan pendukung Nicolas Maduro turun ke jalanan ibu kota Caracas pada Kamis (8/1/2026) untuk menggelar aksi demonstrasi pembebasan Presiden Venezuela tersebut.
Kesimpulan
Rujukan
- https://vt.tiktok.com/ZS5XD7fYN/
- https://archive.ph/ngkrU
- https://www.tiktok.com/@ellen_jos/video/7582524785960193294
- https://news.detik.com/internasional/d-8295298/maduro-ditangkap-as-rusia-dukung-hak-venezuela-tentukan-pemerintahan-baru#google_vignette
- https://ramadhan.antaranews.com/foto/5338885/warga-venezuela-bela-kedaulatan-negerinya-tuntut-pembebasan-presiden-nicolas-maduro




.png)