tirto.id - Di media sosial, beredar unggahan video yang mengklaim Kementrian Kesehatan RI membuka pendaftaran CPNS tahun 2026. Dalam unggahan tersebut diklaim bahwa posisi yang dibutuhkan yaitu dokter, perawat, dan bidan, serta dapat diikuti oleh lulusan SMA, SMK, D2, maupun S1. Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 diklaim dibuka pada 1 Januari 2026 sampai dengan 30 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok “info.seputar.cpns5” (arsip), pada Selasa (6/01/2026). Dalam unggahan video berdurasi 5 detik tersebut, ditemukan logo Abdi Negara dan Kemenkes RI, serta tayangan memperlihatkan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi seolah-olah menyampaikan klaim ajakan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 resmi dibuka.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Namun, terlihat gestur dan gerak bicara pada video tersebut tidak sesuai dan tidak proporsional. Dalam unggahan juga disebutkan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang dicantumkan pada bio akun.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
“Pendaftaran CPNS Kementrian Kesehatan Tahun 2026 resmi dibuka, buruan daftarkan diri Anda di website pendaftaran yang ada di bio profil,” begitu klaim dalam video tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sejak artikel ini ditulis pada Kamis (15/01/2026), unggahan video tersebut telah mendapakan 3903 likes, 90 komentar dan 658.8 ribu kali tayangan.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “pesalmuhh” (arsip). Unggahan tersebut menampilkan cuplikan video dan klaim yang sama.
“Pendaftaran CPNS Kemenkes RI 2026 DIBUKA! Kesempatan emas buat dokter, perawat, bidan & lulusan SMA/SMK/D3/S1. ⚠️ Pendaftaran GRATIS, jangan sampai ketinggalan!” begitu klaim tertulis dalam unggahan.
ADVERTISEMENT
Lantas, benarkah Kementrian Kesehatan RI membuka pendaftaran CPNS tahun 2026 dengan cara mendaftar pada tautan tersebut?
Baca juga:Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Apoteker dari Kemenkes
Periksa Fakta Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto
(GFD-2026-31900) Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Pertama-tama, Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Akun ini tidak menyertakan tautan yang berhubungan dengan situs resmi Kemenkes RI pada kemkes.go.id. Tautan yang yang dicantumkan dalam bio akun TikTok tersebut yaitu https://grefth.it.com/daftar-kemenkes.
Kemudian, kami mencoba mengecek keaslian laman yang diklaim untuk mendaftar CPNS Kemenkes 2026 pada akun TikTok tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik Kemenkes. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain grefth.it.com, dibuat pada 11 Januari 2026 dan berlaku selama 3 bulan.
Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan tersebut. Pengunjung lalu diarahkan pada pengisisan data pribadi, seperti nama lengkap, provinsi, dan nomor Telegram aktif. Dalam situs juga memperlihatkan testimoni masyarakat yang berhasil mendaftar.
Setelah itu, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirimkan melalui nomor Telegram yang didaftarkan. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.
Phishing sendiri adalah teknik penipuan digital untuk mencuri data pribadi dengan cara mengelabui korban agar mau memberikannya secara sukarela. Sering kali pelaku menyamar sebagai entitas terpercaya, seperti bank atau perusahaan terkenal. Modus itu biasanya disebarkan melalui media sosial palsu yang berisi tautan berbahaya.
Kami juga mendapati bahwa foto yang terdapat dalam unggahan video TikTok tersebut adalah Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, saat menyampaikan komentar dalam pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023). Hal ini seperti dilansir dari Antara News. Jadi, bisa disimpulkan bahwa gambar visual yang ada dalam unggahan TikTok tersebut tidak ada kaitannya dengan pembukaan CPNS Kemenkes 2026.
Tirto juga menemukan beberapa kejangganlan dalam video. Salah satunya, saat tokoh dalam unggahan tersebut berbicara, terlihat gesturnya tidak sesuai dengan gerak bicara Siti Nadia Tarmizi. Atas kecurigaan tersebut kami pun menganalisis video dengan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan (AI) dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan sebagai hasil manipulasi sebesar 99,7 persen.
Dengan demikian, narasi pembukaan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 dalam video tersebut berpotensi sebagai hasil penyuntingan dan tidak berasal dari pernyataan asli Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi.
Melansir laman resmi CASN Kemenkes sesuai dengan aturan Alur Pendaftaran CASN 2024, pelamar dapat menemukan informasi dan ketentuan terkait pendaftran CPNS pada laman casn.kemkes.go.id. Pelamar juga bisa mengakses laman SSCASN pada sscasn.bkn.go.id.
Untuk mendaftar, pelamar harus membuat akun dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) atau NIK kepala keluarga agar bisa mencetak kartu informasi. Jadi, untuk mendaftar CPNS Kemenkes, pelamar tidak perlu menggunakan nomor Telegram aktif.
Seleksi CPNS 2026 hanya dilakukan melalui portal resmi melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN dengan laman resmi sscasn.bkn.go.id. Tidak ada jalur pendaftaran resmi selain portal tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap situs atau pihak yang mengaku dapat membantu pendaftaran di luar kanal resmi.
Adapun kualifikasi CPNS Kemenkes pada umumnya adalah; WNI, berusia 18-35 tahun (lebih untuk nakes spesialis), sehat jasmani/rohani, tidak pernah pidana/diberhentikan tidak hormat, serta memiliki ijazah sesuai formasi (S1, S2, D3 Nakes) dengan IPK minimal (seringkali 3.00) dan akreditasi kampus minimal B. Beberapa persyaratan tambahan yang umumnya diterapkan adalah pelamar harus bebas narkoba, mampu mengoperasikan komputer, serta bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, unggahan yang menyertakan tautan pendaftran CPNS Kemenkes 2026 dan meminta pelamar memberikan nomor Telegram aktif adalah tidak benar dan terindikasi penipuan.
Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra
Kemudian, kami mencoba mengecek keaslian laman yang diklaim untuk mendaftar CPNS Kemenkes 2026 pada akun TikTok tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik Kemenkes. Tautan tersebut milik Cloudflarenet dengan domain grefth.it.com, dibuat pada 11 Januari 2026 dan berlaku selama 3 bulan.
Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan tersebut. Pengunjung lalu diarahkan pada pengisisan data pribadi, seperti nama lengkap, provinsi, dan nomor Telegram aktif. Dalam situs juga memperlihatkan testimoni masyarakat yang berhasil mendaftar.
Setelah itu, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirimkan melalui nomor Telegram yang didaftarkan. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.
Phishing sendiri adalah teknik penipuan digital untuk mencuri data pribadi dengan cara mengelabui korban agar mau memberikannya secara sukarela. Sering kali pelaku menyamar sebagai entitas terpercaya, seperti bank atau perusahaan terkenal. Modus itu biasanya disebarkan melalui media sosial palsu yang berisi tautan berbahaya.
Kami juga mendapati bahwa foto yang terdapat dalam unggahan video TikTok tersebut adalah Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, saat menyampaikan komentar dalam pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023). Hal ini seperti dilansir dari Antara News. Jadi, bisa disimpulkan bahwa gambar visual yang ada dalam unggahan TikTok tersebut tidak ada kaitannya dengan pembukaan CPNS Kemenkes 2026.
Tirto juga menemukan beberapa kejangganlan dalam video. Salah satunya, saat tokoh dalam unggahan tersebut berbicara, terlihat gesturnya tidak sesuai dengan gerak bicara Siti Nadia Tarmizi. Atas kecurigaan tersebut kami pun menganalisis video dengan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan (AI) dari Hive Moderation. Hasil analisis menunjukan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan sebagai hasil manipulasi sebesar 99,7 persen.
Dengan demikian, narasi pembukaan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 dalam video tersebut berpotensi sebagai hasil penyuntingan dan tidak berasal dari pernyataan asli Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi.
Melansir laman resmi CASN Kemenkes sesuai dengan aturan Alur Pendaftaran CASN 2024, pelamar dapat menemukan informasi dan ketentuan terkait pendaftran CPNS pada laman casn.kemkes.go.id. Pelamar juga bisa mengakses laman SSCASN pada sscasn.bkn.go.id.
Untuk mendaftar, pelamar harus membuat akun dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) atau NIK kepala keluarga agar bisa mencetak kartu informasi. Jadi, untuk mendaftar CPNS Kemenkes, pelamar tidak perlu menggunakan nomor Telegram aktif.
Seleksi CPNS 2026 hanya dilakukan melalui portal resmi melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN dengan laman resmi sscasn.bkn.go.id. Tidak ada jalur pendaftaran resmi selain portal tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap situs atau pihak yang mengaku dapat membantu pendaftaran di luar kanal resmi.
Adapun kualifikasi CPNS Kemenkes pada umumnya adalah; WNI, berusia 18-35 tahun (lebih untuk nakes spesialis), sehat jasmani/rohani, tidak pernah pidana/diberhentikan tidak hormat, serta memiliki ijazah sesuai formasi (S1, S2, D3 Nakes) dengan IPK minimal (seringkali 3.00) dan akreditasi kampus minimal B. Beberapa persyaratan tambahan yang umumnya diterapkan adalah pelamar harus bebas narkoba, mampu mengoperasikan komputer, serta bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, unggahan yang menyertakan tautan pendaftran CPNS Kemenkes 2026 dan meminta pelamar memberikan nomor Telegram aktif adalah tidak benar dan terindikasi penipuan.
Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim informasi tautan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi Kemenkes dan berujung pada permintaan data pribadi pengunjung. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).
Video yang beredar di media sosial tersebut tidak menampilkan pernyataan asli Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi.
Adanya narasi ajakan mendaftar CPNS Kemenkes 2026 pada unggahan tersebut diduga akibat manipulasi audio dan video menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sementara itu, gambar Siti Nadia Tarmizi yang sedang berkomentar terkait pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023), tidak ada kaitannya dengan pembukaan CPNS Kemenkes 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta
Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi Kemenkes dan berujung pada permintaan data pribadi pengunjung. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).
Video yang beredar di media sosial tersebut tidak menampilkan pernyataan asli Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi.
Adanya narasi ajakan mendaftar CPNS Kemenkes 2026 pada unggahan tersebut diduga akibat manipulasi audio dan video menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sementara itu, gambar Siti Nadia Tarmizi yang sedang berkomentar terkait pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 di Balai Sidang JCC, Jakarta, Jumat (23/2/2023), tidak ada kaitannya dengan pembukaan CPNS Kemenkes 2026.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@info.seputar.cpns5/video/7592127541175913748
- https://archive.ph/80vFu
- https://www.tiktok.com/@pesalmuhh/video/7592851068044807432
- https://archive.ph/lJwU1
- https://tirto.id/tidak-benar-kemenkes-buka-lowongan-apoteker-hpg7
- https://kemkes.go.id/id/home
- https://grefth.it.com/daftar-kemenkes
- https://urlscan.io./result/019bc039-8beb-7778-babb-cd4177bf87e6/
- https://www.antaranews.com/berita/3416622/kemenkes-perkuat-vaksinasi-covid-19-varian-baru-masih-ditemukan
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://tirto.id/kemenkes-revitalisasi-800-puskesmas-terdampak-bencana-di-sumatra-hofg
(GFD-2026-31656) Hoaks! Bahlil minta PLN naikan harga listrik
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan klaim bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak PT PLN menaikkan harga listrik prabayar (token) agar PLN tidak merugi dan masyarakat “belajar menghemat arus”.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arus”
Namun, Bahlil minta PLN naikan harga listrik?
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arus”
Namun, Bahlil minta PLN naikan harga listrik?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil maupun Kementerian ESDM yang memerintahkan atau meminta PLN menaikkan harga token listrik.
Kementerian ESDM justru menyatakan tarif tenaga listrik Triwulan I 2026 (periode Januari–Maret) untuk pelanggan non-subsidi tetap atau tidak mengalami kenaikan, dan tarif pelanggan bersubsidi juga tetap.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, dilansir dari ANTARA.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi bagi rumah tangga dan pelaku usaha pada awal 2026.
Dengan demikian, pernyataan Bahlil minta PLN naikan harga listrik tidak berdasar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Bahlil minta PLN naikan harga listrik
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil maupun Kementerian ESDM yang memerintahkan atau meminta PLN menaikkan harga token listrik.
Kementerian ESDM justru menyatakan tarif tenaga listrik Triwulan I 2026 (periode Januari–Maret) untuk pelanggan non-subsidi tetap atau tidak mengalami kenaikan, dan tarif pelanggan bersubsidi juga tetap.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, dilansir dari ANTARA.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi bagi rumah tangga dan pelaku usaha pada awal 2026.
Dengan demikian, pernyataan Bahlil minta PLN naikan harga listrik tidak berdasar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Bahlil minta PLN naikan harga listrik
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31657) Hoaks! Video Purbaya sebut kepala desa jadi kaya sejak ada dana desa
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan sosok yang diklaim sebagai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan menarasikan seolah-olah ia menyatakan bahwa kepala desa menjadi kaya sejak adanya dana desa, serta menyarankan agar dana desa lebih baik dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di pedalaman karena dianggap banyak disalahgunakan.
Dalam narasi video disebutkan bahwa sejak ada dana desa, para kepala desa memiliki banyak sawah dan tanah, sehingga dana desa dinilai tidak tepat sasaran.
Berikut narasi dalam unggahan video tersebut:
“Sepertinya sejak dana desa dihapuskan, Kadesnya yang paling menderita. Sejak ada dana desa kadesnya jadi kaya-kaya, sawah, tanah dimana-mana. Lebih baik dana desa dialokasikan buat infrastruktur dipedalaman karena selama ini dana desa banyak disalahgunakan, selain itu manajemen dan pola pikir kepala desa dalam mengolah dana desa tidak mengerti tujuan dan manfaatnya.”
Namun, benarkah video Purbaya sebut kepala desa jadi kaya sejak ada dana desa?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam narasi video disebutkan bahwa sejak ada dana desa, para kepala desa memiliki banyak sawah dan tanah, sehingga dana desa dinilai tidak tepat sasaran.
Berikut narasi dalam unggahan video tersebut:
“Sepertinya sejak dana desa dihapuskan, Kadesnya yang paling menderita. Sejak ada dana desa kadesnya jadi kaya-kaya, sawah, tanah dimana-mana. Lebih baik dana desa dialokasikan buat infrastruktur dipedalaman karena selama ini dana desa banyak disalahgunakan, selain itu manajemen dan pola pikir kepala desa dalam mengolah dana desa tidak mengerti tujuan dan manfaatnya.”
Namun, benarkah video Purbaya sebut kepala desa jadi kaya sejak ada dana desa?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan video resmi atau pernyataan Purbaya yang mengatakan bahwa kepala desa menjadi kaya sejak adanya dana desa.
Hasil pemeriksaan menggunakan pendeteksi AI juga menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut sangat kuat terindikasi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan.
Video itu diketahui serupa dengan pemberitaan Tribunnews berjudul “Menkeu Purbaya Tak Goyah meski Didemo Kades se-Indonesia terkait Pencairan Dana Desa: Gak Berubah”, yang membahas respons Purbaya terhadap aksi protes kepala desa terkait pencairan dana desa tahap II tahun 2025, di mana ia menjelaskan bahwa sebagian dana ditahan untuk pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih dan pemerintah tidak akan mengubah aturan yang sudah ditetapkan.
Dengan demikian, klaim bahwa Purbaya menyebut kepala desa menjadi kaya sejak ada dana desa adalah tidak benar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Video Purbaya sebut kepala desa jadi kaya sejak ada dana desa
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Hasil pemeriksaan menggunakan pendeteksi AI juga menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut sangat kuat terindikasi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan.
Video itu diketahui serupa dengan pemberitaan Tribunnews berjudul “Menkeu Purbaya Tak Goyah meski Didemo Kades se-Indonesia terkait Pencairan Dana Desa: Gak Berubah”, yang membahas respons Purbaya terhadap aksi protes kepala desa terkait pencairan dana desa tahap II tahun 2025, di mana ia menjelaskan bahwa sebagian dana ditahan untuk pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih dan pemerintah tidak akan mengubah aturan yang sudah ditetapkan.
Dengan demikian, klaim bahwa Purbaya menyebut kepala desa menjadi kaya sejak ada dana desa adalah tidak benar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Video Purbaya sebut kepala desa jadi kaya sejak ada dana desa
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-31658) Hoaks! Video mahasiswa protes program MBG saat Ramadhan
Sumber:Tanggal publish: 15/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan seorang perempuan mengenakan jas kuning yang berdiri di depan mikrofon dengan latar tulisan DPR RI, serta seorang pria berseragam TNI di sampingnya.
Video tersebut dinarasikan seolah-olah perempuan yang diklaim sebagai mahasiswa sedang memprotes kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan selama bulan Ramadhan di ruang sidang DPR RI.
Berikut narasi dalam unggahan video tersebut:
“Mahasiswa menolak keras pernyataan yang mengatakan selama bulan Ramadhan MBG tetap berjalan. Ibadah itu bukan alasan untuk memindahkan jam makan seolah rakyat tidak punya martabat. Kebijakan seharusnya diambil bukan asal-asalan dari balik meja kekuasaan. Anak-anak ini sudah sahur, sudah niat puasa, sudah diajarkan orang tuanya tentang kewajiban ibadah sejak dini. Lalu, di sekolah malah dikasih makan di siang hari mengatakan yang puasa dimakan saat buka, yang tidak puasa makan sembunyi-sembunyi disekolah karena itu bukan solusi….”
Namun, benarkah video mahasiswa protes program MBG saat Ramadhan?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Video tersebut dinarasikan seolah-olah perempuan yang diklaim sebagai mahasiswa sedang memprotes kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan selama bulan Ramadhan di ruang sidang DPR RI.
Berikut narasi dalam unggahan video tersebut:
“Mahasiswa menolak keras pernyataan yang mengatakan selama bulan Ramadhan MBG tetap berjalan. Ibadah itu bukan alasan untuk memindahkan jam makan seolah rakyat tidak punya martabat. Kebijakan seharusnya diambil bukan asal-asalan dari balik meja kekuasaan. Anak-anak ini sudah sahur, sudah niat puasa, sudah diajarkan orang tuanya tentang kewajiban ibadah sejak dini. Lalu, di sekolah malah dikasih makan di siang hari mengatakan yang puasa dimakan saat buka, yang tidak puasa makan sembunyi-sembunyi disekolah karena itu bukan solusi….”
Namun, benarkah video mahasiswa protes program MBG saat Ramadhan?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan video asli yang menunjukkan adanya aksi protes mahasiswa di DPR RI terkait pelaksanaan MBG selama Ramadhan.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga menunjukkan bahwa video tersebut terindikasi 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dilansir dari ANTARA menjelaskan bahwa program MBG tetap dilaksanakan selama Ramadhan dengan penyesuaian, yakni untuk sebagian siswa SD tetap diberikan seperti biasa, sementara untuk siswa tingkat menengah di daerah mayoritas Muslim, MBG diberikan dalam bentuk makanan siap saji yang tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk berbuka.
Dengan demikian, klaim bahwa ada mahasiswa memprotes MBG di ruang sidang DPR RI saat Ramadhan tidak benar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Video mahasiswa protes program MBG saat Ramadhan
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga menunjukkan bahwa video tersebut terindikasi 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dilansir dari ANTARA menjelaskan bahwa program MBG tetap dilaksanakan selama Ramadhan dengan penyesuaian, yakni untuk sebagian siswa SD tetap diberikan seperti biasa, sementara untuk siswa tingkat menengah di daerah mayoritas Muslim, MBG diberikan dalam bentuk makanan siap saji yang tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk berbuka.
Dengan demikian, klaim bahwa ada mahasiswa memprotes MBG di ruang sidang DPR RI saat Ramadhan tidak benar.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Video mahasiswa protes program MBG saat Ramadhan
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Halaman: 830/8116






