Akun Facebook “Koleksionoskatuangkuno” pada Selasa (1/7/2025) membagikan video [arsip] yang memperlihatkan Nagita Slavina sedang berbicara.
Narasinya sebagai berikut:
“Saya Nagita Slavina. Kalian punya harapan untuk tukar uang kuno kalian ke saya intinya gini uang kuno apa saja yang jelasnya uang kuno Indonesia ya. Tenang saya akan beli uang kuno kalian. Ini untuk warga Indonesia spesial dari saya Nagita Slavina. Terima kasih”
Per Selasa (22/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 22 ribu tanda suka dan 26 ribu komentar.
(GFD-2025-28030) [PENIPUAN] Pembelian Uang Kuno oleh Nagita Slavina
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh audio konten dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, detect.resemble.ai. Diketahui, audio itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Nagita Slavina beli uang kuno” ke mesin pencarian Google dan menelusuri akun Instagram “raffinagita1717” serta akun TikTok “raffi_nagita” milik Nagita Slavina.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan konten dan informasi kredibel mengenai Nagita Slavina yang menawarkan pembelian uang kuno kepada masyarakat Indonesia.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Nagita Slavina beli uang kuno” ke mesin pencarian Google dan menelusuri akun Instagram “raffinagita1717” serta akun TikTok “raffi_nagita” milik Nagita Slavina.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan konten dan informasi kredibel mengenai Nagita Slavina yang menawarkan pembelian uang kuno kepada masyarakat Indonesia.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “pembelian uang kuno oleh Nagita Slavina” adalah konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
Rujukan
- http[detect.resemble.ai] Hasil deteksi AI [Instagram] Akun Instagram Nagita Slavina “raffinagita1717” [TikTok] Akun TikTok Nagita Slavina “raffi_nagita”
- https://detect.resemble.ai/results/0646e9c66b6d712fe7ab2e4834affb1b
- https://www.instagram.com/raffinagita1717
- https://www.tiktok.com/@raffi_nagita?lang=id-ID
- https://web.facebook.com/reel/23905693119117658 (unggahan akun Facebook “Koleksionoskatuangkuno”)
- https://archive.ph/7lMBU (arsip unggahan akun Facebook “Koleksionoskatuangkuno”)
- https://turnbackhoax.id/2025/07/22/penipuan-pembelian-uang-kuno-oleh-nagita-slavina/
(GFD-2025-28029) [SALAH] Video “Warga Malaysia Dukung Kemerdekaan Aceh”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/07/2025
Berita
Akun Facebook “Adami” pada Jumat (27/6/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
“MALAYSIA -ACEH 2025
ACEH MERDEKA
REFERENDUM SOLUTION MERDEKA ACEH”
Unggahan disertai takarir:
“PENDUKUNG KEMERDEKAAN ACEH,,”
Per Selasa (22/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 3.600 tanda suka dan 1.600 komentar.
“MALAYSIA -ACEH 2025
ACEH MERDEKA
REFERENDUM SOLUTION MERDEKA ACEH”
Unggahan disertai takarir:
“PENDUKUNG KEMERDEKAAN ACEH,,”
Per Selasa (22/7/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 3.600 tanda suka dan 1.600 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 95,9 persen.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Malaysia dukung kemerdekaan Aceh” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan unggahan resmi atau rekaman asli mengenai dukungan warga Malaysia atas kemerdekaan Aceh.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Malaysia dukung kemerdekaan Aceh” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan unggahan resmi atau rekaman asli mengenai dukungan warga Malaysia atas kemerdekaan Aceh.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “warga Malaysia dukung kemerdekaan Aceh” adalah konten palsu (fabricated content).
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
(Ditulis oleh ‘Ainayya)
Rujukan
- http[hivemoderation.com] Hasil deteksi AI
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://web.facebook.com/reel/1436530654034868 (unggahan akun Facebook “Adami”)
- https://archive.ph/Wk4NR (arsip unggahan akun Facebook “Adami”)
- https://turnbackhoax.id/2025/07/22/salah-video-warga-malaysia-dukung-kemerdekaan-aceh/
(GFD-2025-28028) [SALAH] Video “Rudal R-Han Milik Indonesia”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/07/2025
Berita
ada Senin (14/7/2025) akun Facebook “Mahfud Sidqi” membagikan video [arsip] berisi narasi :
“SEBERAPA HEBAT RUDAL R-HAN BUATAN INDONESIA? TERNYATA INDONESIA PUNYA RUDAL BUATAN SENDIRI BISA BIKIN NEGARA TETANGGA KAGUM. R-HAN ADALAH SINGKATAN DARI RUDAL PERTAHANAN HANUD NASIONAL DAN DIKEMBANGKAN OLEH KONSORSIUM INDONESIA PT PINDAD LAPAN PT DAHANA DAN TNI AD ”
Hingga Selasa (22/7/2025) unggahan mendapatkan 54 tanda suka dan telah dibagikan ulang 1 kali.
“SEBERAPA HEBAT RUDAL R-HAN BUATAN INDONESIA? TERNYATA INDONESIA PUNYA RUDAL BUATAN SENDIRI BISA BIKIN NEGARA TETANGGA KAGUM. R-HAN ADALAH SINGKATAN DARI RUDAL PERTAHANAN HANUD NASIONAL DAN DIKEMBANGKAN OLEH KONSORSIUM INDONESIA PT PINDAD LAPAN PT DAHANA DAN TNI AD ”
Hingga Selasa (22/7/2025) unggahan mendapatkan 54 tanda suka dan telah dibagikan ulang 1 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video itu lewat Google Lens. Pencarian teratas mengarah ke Shorts video kanal YouTube WaarZone-AI dengan judul “Game Changer: Indonesia Reveals Long-Range ICBM Technology!”.
Kanal ini diketahui secara konsisten memproduksi video menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kanal ini diketahui secara konsisten memproduksi video menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “rudal R-Han milik Indonesia” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
(GFD-2025-28027) [SALAH] Menuang Tepung di Dekat Kompor Bisa Picu Ledakan Setara Bom
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 22/07/2025
Berita
Pada Rabu (25/6/2025) akun Facebook “Hafshah Syifa” membagikan narasi [arsip] sebagai berikut:
“🔥 *6 Hal Yang Berbahaya Di Dapur.* 🔥
Semoga warga kita terhindar dari 6 hal berbahaya ini, yang bisa menyebabkan kematian.
📌 1. Menuang Tepung Di Samping Kompor Yang Sedang Menyala ♨ 🔥
Sepasang suami istri,
sewaktu sedang memasak di dapur,
menuang tepung terigu di samping kompor gas yang sedang menyala.
Bermaksud menyiapkan makanan ringan.
Terjadilah 💥 ledakan yang menyebabkan suami istri tersebut mengalami luka bakar di tubuh lebih dari 50%.
🏷 Para ahli memperingatkan :
Tepung bertemu api yang sedang menyala,
akan menimbulkan meletusnya serpihan tepung.
Kekuatannya seimbang dengan daya ledak 💣 bom.
🏷 Ingatlah :
Di dapur jangan sekali-kali menuangkan Tepung di dekat api menyala.”
Hingga Selasa (22/7/2025) unggahan mendapatkan 10 ribu tanda suka, 1.600-an komentar dan telah dibagikan ulang hampir 700 kali.
“🔥 *6 Hal Yang Berbahaya Di Dapur.* 🔥
Semoga warga kita terhindar dari 6 hal berbahaya ini, yang bisa menyebabkan kematian.
📌 1. Menuang Tepung Di Samping Kompor Yang Sedang Menyala ♨ 🔥
Sepasang suami istri,
sewaktu sedang memasak di dapur,
menuang tepung terigu di samping kompor gas yang sedang menyala.
Bermaksud menyiapkan makanan ringan.
Terjadilah 💥 ledakan yang menyebabkan suami istri tersebut mengalami luka bakar di tubuh lebih dari 50%.
🏷 Para ahli memperingatkan :
Tepung bertemu api yang sedang menyala,
akan menimbulkan meletusnya serpihan tepung.
Kekuatannya seimbang dengan daya ledak 💣 bom.
🏷 Ingatlah :
Di dapur jangan sekali-kali menuangkan Tepung di dekat api menyala.”
Hingga Selasa (22/7/2025) unggahan mendapatkan 10 ribu tanda suka, 1.600-an komentar dan telah dibagikan ulang hampir 700 kali.
Hasil Cek Fakta
Ledakan bisa terjadi jika tepung tersebar di udara dalam jumlah cukup dan bertemu dengan nyala api. Ini dikenal sebagai ledakan debu (dust explosion) yang bisa terjadi tidak hanya di skala industri.
Tim Pemeriksa Fakta kemudian menelusuri fenomena dust explosion melalui video eksperimen ilmiah yang relevan. Salah satunya bisa dilihat pada shorts kanal YouTube sciencenorth berjudul “Dust Can Be Explosive?! Watch This!”.
Dalam video yang diunggah pada (6/2/2025) tersebut, diperlihatkan bahwa tepung yang dibiarkan mengendap tidak terbakar, meskipun disulut dengan api secara langsung. Namun, saat tepung disebarkan ke udara dan membentuk awan debu, ia menjadi sangat mudah terbakar dan dapat memicu ledakan kecil apabila terdapat sumber nyala api.
Standar keselamatan industri menyebutkan bahwa konsentrasi minimal debu tepung yang dapat memicu ledakan adalah sekitar 50 gram per meter kubik udara. Dalam konteks rumah tangga, konsentrasi sebesar ini sangat jarang tercapai, kecuali jika terjadi tumpahan besar dan penyebaran partikel yang meluas ke udara, disertai dengan nyala api terbuka di sekitar lokasi kejadian.
Tim Pemeriksa Fakta kemudian menelusuri fenomena dust explosion melalui video eksperimen ilmiah yang relevan. Salah satunya bisa dilihat pada shorts kanal YouTube sciencenorth berjudul “Dust Can Be Explosive?! Watch This!”.
Dalam video yang diunggah pada (6/2/2025) tersebut, diperlihatkan bahwa tepung yang dibiarkan mengendap tidak terbakar, meskipun disulut dengan api secara langsung. Namun, saat tepung disebarkan ke udara dan membentuk awan debu, ia menjadi sangat mudah terbakar dan dapat memicu ledakan kecil apabila terdapat sumber nyala api.
Standar keselamatan industri menyebutkan bahwa konsentrasi minimal debu tepung yang dapat memicu ledakan adalah sekitar 50 gram per meter kubik udara. Dalam konteks rumah tangga, konsentrasi sebesar ini sangat jarang tercapai, kecuali jika terjadi tumpahan besar dan penyebaran partikel yang meluas ke udara, disertai dengan nyala api terbuka di sekitar lokasi kejadian.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “menuangkan tepung di dekat kompor bisa memicu terjadinya ledakan setara bom” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[wikipedia] Dust explosion
- https://en.wikipedia.org/wiki/Dust_explosion [YouTube] Dust Can Be Explosive?! Watch This!
- http://www.youtube.com/shorts/_q6WXyWU0G0
- https://www.facebook.com/hafshah.syifa.2025/posts/690394500572143 (unggahan akun Facebook “Hafshah Syifa”)
- https://archive.ph/q8jmz (arsip unggahan akun Facebook “Hafshah Syifa”)
Halaman: 814/7179



