• (GFD-2025-31863) CEK FAKTA: Viral Video Macan Tutul Jawa di Pos 3 Gunung Salak Sukabumi

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/12/2025

    Berita



    SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial baru-baru ini diramaikan dengan video berdurasi 33 detik yang menampilkan seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) berjalan di antara pepohonan yang diduga berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

    Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun TikTok @deni.zz95 pada Senin, 19 Januari 2026, dengan judul video “Menuju Pos 3 Gunung Salak Sukabumi”.

    Hingga Rabu (21/01/2026), video tersebut telah ditonton lebih dari 124 ribu kali, 2.779 suka, dan 300 komentar. Dimana warganet banyak penasaran dengan kebenaran postingan itu dan mempertanyakan lokasi pasti perekaman video

    Dalam komentar video itu pemilik akun @deni.zz95, menjelaskan kepada warganet yang bertanya terkait lokasi, bahwa menurutnya pengambilan video itu berada dekat Kebun Teh Cianten, Bogor, mengarah ke Star Energy, dengan akses masuk melalui Gemilang Kebun Teh.

    Tak sedikit warganet yang menanyakan kebenaran sang predator dilindungi tersebut yang dinarasikan dalam video berada di Gunung Salak Sukabumi.

    Lalu benarkah video seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) tersebut asli di rekam di Gunung Salak Sukabumi?

    Hasil Cek Fakta

    Hasil penelusuran tim Cek Fakta sukabumiupdate.com menyatakan bahwa informasi mengenai video yang menampilkan macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) merupakan video lama yang diupload dan dikemas ulang.

    Berdasarkan konfirmasi lanjutan terkait kebenaran video, Gungun Ganjar Gunawan, Kepala Resor (Kares) Kawah Ratu, menyatakan bahwa video tersebut telah ada sejak tahun lalu.

    “Ini sudah di posting di IG TNGHS bulan Juli 2025” ujarnya, kepada Sukabumiupdate.com.

    Gungun mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya pernah diupload oleh akun resmi Instagram TNGHS pada 9 Juli 2025 dengan judul caption “Dua Macan Tutul Jawa Terekam Kamera HP Petugas di Jalan Kawasan TNGHS”.

    Video tersebut direkam pada 8 Juli 2025 di kawasan TNGHS dan menampilkan momen langka dua ekor macan tutul Jawa yang melintas di jalan baru sebelum lokasi Bukit Halimun Resort (BHR), tepatnya di area yang dikenal sebagai Awi 16.

    Rekaman tersebut diabadikan oleh Ucup Supriadi, anggota Patroli Mobil SEGS, saat sedang bertugas di lapangan. Rekaman dikirim oleh Mas Henk, dan langsung dibagikan oleh Yogi Prast ke grup internal.

    “Terbaru tadi siang di jalan baru sebelum lokasi BHR. Video dari Ucup Supriadi, anggota Patroli Mobil SEGS. Lokasi di Awi 16. Dari Mas Henk, Pak. Situtul Jawa tertangkap kamera HP.” dikutip dari Instagram TNGHS yang diupload pada Rabu 9 Juli 2025.

    Dengan demikian, video penampakan yang viral tersebut bukan kejadian baru, melainkan rekaman lama di kawasan TNGHS yang kembali tersebar di media sosial.

    Klaim bahwa video tersebut direkam di Gunung Salak Sukabumi yang menurut sang pemilik akun adalah kejadian baru dapat dipastikan False Context.

    Hal tersebut kemudian dibantah oleh sejumlah warganet yang menyebutkan bahwa video tersebut pernah diunggah beberapa bulan lalu. Bahkan, dalam kolom komentar, salah satu warganet mengaku sebagai pihak yang merekam langsung video tersebut.

    Berdasarkan hasil Cek Fakta sukabumiupdate.com, informasi tentang “Macan Tutul Jawa dengan narasi dalam video Menuju Pos 3 Gunung Salak Sukabumi ” adalah False Context.

    Sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang keliru, di mana video dari peristiwa yang pernah terjadi di suatu tempat ditampilkan kembali, namun keterangan dan konteks yang dituliskan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
  • (GFD-2025-30987) [SALAH] Foto Proses Pembuatan Patung Megawati

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 20/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Yana Rifat Evolution” pada Minggu (14/12/2025) yang menampilkan proses pembuatan patung Megawati. Berikut narasi lengkapnya:

    Proses pembuatan patung Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri

    Hingga Sabtu (20/12/2025) unggahan tersebut telah mendapat 80 tanda suka, menuai 3 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 1 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan foto tersebut ke alat pendeteksi AI hivemoderation.com. Diketahui konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci “pembuatan patung Megawati” ke mesin pencarian Google. Sejauh penelusuran, tidak terdapat pemberitaan atau informasi kredibel terkait adanya pembangunan patung Megawati.

    Kesimpulan

    Faktanya, foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Unggahan foto berisi klaim “proses pembuatan patung Megawati” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

  • (GFD-2025-30989) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Bibit Ikan Gratis

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/12/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 17 Desember 2025.
    Berikut isi unggahannya:
    "Saatnya masyarakat bangkit dan mandiri! �
    Kami menghadirkan Program Bantuan Bibit Ikan GRATIS sebagai upaya mendukung budidaya ikan, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
    Program ini terbuka untuk warga yang serius ingin berusaha dan berkembang.
    Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!
    https://segerahdaftar10.exrem.pro/
    https://segerahdaftar10.exrem.pro/
    https://segerahdaftar10.exrem.pro/"
    Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
    "GRATIS UNTUK MASYARAKAT
    Dapatkan Bibit Ikan Gratis Untuk Budidaya & Ketahanan Pangan!
    BIBIT IKAN LELE
    BIBIT IKAN NILA
    PELATIHAN BUDIDAYA
    - Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga
    - Mendorong Ketahanan Pangan
    - Tingkatkan Gizi Masyarakat"
    Sementara itu, pada link dalam postingan, ketika diklik mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama provinsi dan nomor Telegram aktif.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis?. Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis. Penelusuran mengarah pada informasi dari akun Instagram resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yakni @kkpgoid seperti dikutip pada Jumat 19 Desember 2025.
    Berikut unggahannya:
    "Waspada Penipuan dan Hoax Mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan
    Hai #SahabatBahari, yuk lebih cermat dan cerdas dalam memilih dan memilah informasi!! Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kamu harus lebih waspada lagi yaa. Segala bentuk informasi resmi bisa kamu akses melalui website dan media sosial KKP ?"

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis, tidak benar.
  • (GFD-2025-31006) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Token Listrik dari PLN

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/12/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik dari PLN. Postingan ini beredar di salah satu akun Facebook pada 18 Desember 2025.
    Berikut isi unggahannya:
    "⚡ Program Bantuan Listrik dari PLN
    PLN bersama pemerintah kembali menyalurkan bantuan token listrik hingga Rp250.000
    Cek status penerimaan Anda melalui situs resmi PLN dan nikmati kemudahan akses energi di rumah Anda.
    UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAFTAR SEKARANG 👇👇"
    Unggahan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut: 
    "https://token-listrik-gratis-3181.vercel.app/home"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta ID pelanggan PLN. 
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN. Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN" yang tayang pada 23 September 2025.
    Dalam artikel ini, masyarakat diingatkan tidak mudah tergiur tawaran promo token listrik gratis. Pasalnya, ini merupakan hoaks yang menjadi modus kejahatan siber.
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
    "PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa 23 September 2025.
    Dia menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.
    PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
    "Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," kata Gregorius.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik hingga Rp 250.000 dari PLN, tidak benar.