(GFD-2020-8205) [Fakta atau Hoaks] Benarkah Siswa Secapa AD Bantah Positif Covid-19 di Depan Kasad TNI?
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 28/07/2020
Berita
Video saat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi siswa Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD Bandung yang dinyatakan positif Covid-19 beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan narasi bahwa sejumlah siswa Secapa AD yang ditanyai oleh Andika dalam video itu membantah positif terkena Covid-19.
Di Facebook, video dan klaim tersebut diunggah salah satunya oleh akun Anyta Putry, yakni pada 16 Juli 2020. Berikut narasi lengkap yang ditulis oleh akun Anyta Putry:
“Pak KASAD klarifikasi....!!!! setelah 1300 lebih anggota TNI di bandung dinyatakan Positif Corona Pak Andika KROSCEK langsung secara acak pada anggota nya , apa benar kena Covid ..?? ternyata rata2 membantah Positif kena Covid 19!!.... jadii Covid ituu sebenarnya............??? waspada Pesantren &TNI mulai di gembosin, PKI benar2 sedang beraksi... dan mrka sangat jahaaat sekali.”
Hingga artikel ini dimuat, video unggahan akun tersebut telah ditonton lebih dari 123 ribu kali dan dibagikan lebih dari 2.500 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Anyta Putry.
Namun, apa benar para siswa Secapa AD yang ditanyai oleh Kasad TNI dalam video itu membantah positif terkena Covid-19?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, video yang diunggah oleh akun Anyta Putry itu bersumber dari kanal YouTube milik situs media iNews.id, iNews Portal. Video yang dibagikan pada 11 Juli 2020 itu diberi judul “Dikunjungi KSAD, Siswa Positif Covid-19 di Secapa Mengaku Sehat Secara Fisik Namun Merasa Sedih”.
Dalam video berdurasi 4 menit 52 detik tersebut, Kasad TNI Andika menanyakan kondisi tiga siswa Secapa AD setelah dinyatakan positif Covid-19. Berikut transkripnya:
Andika: Oke, kita pernah kordinasi soal saya akan tanya ke Zakiyah?Zakiyah: Siap, tidak.Andika: Belum pernah ya?Zakiyah: Siap, belum pernah.Andika: Coba, saya ingin tahu, harus jujur ya Zakiyah, apa yang dirasakan setelah positif Covid-19?Zakiyah: Siap, yang dirasakan saat kami dinyatakan positif Covid-19 adalah, pertama, kami merasa sehat Jenderal, tidak ada keluhan flu, demam, atau pun yang lain-lain.Andika: Jadi, sama sekali tidak ada yang dirasakan ya?Zakiyah: Siap, tidak ada Jenderal.
Pertanyaan yang sama juga diajukan oleh Andika kepada dua siswa lainnya, yakni Dede dan Aditya. Jawaban mereka sama dengan Zakiyah, yakni tidak merasakan keluhan secara fisik. Keduanya pun merasa sedih setelah dinyatakan positif Covid-19. Namun, tidak terdapat pernyataan dari ketiganya yang membantah telah positif Covid-19.
Kunjungan Andika ke Secapa AD ini juga diberitakan oleh Tempo. Andika mengatakan terungkapnya siswa Secapa AD yang tertular Covid-19 terjadi secara tidak disengaja. “Jadi, tepatnya dua minggu lalu, ada laporan pertama dari Komandan Secapa AD kepada saya. Diawali ketidaksengajaan,” kata dia di Makodam III/Siliwangi, Bandung, pada 11 Juli 2020.
Andika menjelaskan klaster Covid-19 Secapa AD berawal dari berobatnya dua siswa ke Rumah Sakit Dustira, Cimahi. “Yang satu keluhan karena bisul, demam karena adanya infeksi, dan satu lagi masalah tulang belakang atau HMP. Tapi ternyata, saat mereka di-swab, positif,” ujar Andika.
Pada hari itu juga, Andika mengirim alat rapid test dari Jakarta sebanyak 1.250 buah. "Karena jumlah siswa Secapa AD saat itu dan sampai saat ini adalah 1.198. Tapi, karena pertimbangan ada para pelatih yang sehari-hari berinteraksi dengan mereka, akhirnya kami kirim 1.400,” tuturnya.
Hasil rapid test mendapati 187 penghuni Secapa AD reaktif Covid-19. Agar lebih yakin, Andika meminta dilakukan tes swab. “Saya kirim VTM, kemudian dilakukan tes swab. Dari situ akhirnya ditemukan,” kata Andika.
Orang tanpa gejala Covid-19
Dilansir dari BBC Indonesia, sebanyak 1.262 siswa dan pelatih Secapa AD dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah itu, hanya 17 orang yang dirawat di rumah sakit, sementara sisanya yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) menjalani isolasi di Secapa AD.
Berdasarkan arsip berita Tempo pada 29 Juni 2020, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Doni Monardo pernah menyatakan bahwa kasus positif Covid-19 di Indonesia didominasi oleh OTG. Karena itu, menurut Doni, penyebaran virus dari OTG harus benar-benar diwaspadai.
"Faktanya, di negara kita, lebih dari 70 persen. Bahkan, beberapa daerah ada yang mendekati 90 persen, mereka yang tidak ada gejala, positif Covid-19," kata Doni usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 29 Juni 2020.
Dilansir dari berita di Kompas.com pada 13 Juni 2020, OTG diartikan sebagai mereka yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tapi memiliki kontak erat. Karena tidak dapat diketahui secara kasat mata, OTG sulit terdeteksi.
OTG juga kerap disebut asimptomatik, berarti seseorang yang telah terinfeksi virus, namun tidak merasa sakit atau mengalami gejala apa pun. Meskipun begitu, menurut WHO, OTG dapat menularkan Covid-19. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan tingkat penularannya.
Orang yang tidak bergejala ini dapat melepaskan virus dengan berbagai cara, termasuk melalui meludah, batuk, dan bersin. Infeksi juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan orang lain atau dengan mencemari suatu permukaan atau benda. "Ketika Anda berbicara, kadang-kadang Anda akan meludah sedikit," ujar Anne Rimoin, profesor epidemiologi di School of Public Health Universitas California Los Angeles.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa siswa Secapa AD membantah positif Covid-19 di depan Kasad TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, keliru. Tiga siswa Secapa AD yang ditanyai oleh Andika hanya mengatakan bahwa mereka tidak memiliki keluhan secara fisik. Tidak terdapat pernyataan dari ketiganya yang membantah telah positif Covid-19. Siswa dan pelatih Secapa AD yang dinyatakan positif Covid-19 memang mencapai 1.262 orang. Namun, hanya 17 orang yang dirawat di rumah sakit. Sisanya berstatus orang tanpa gejala (OTG).
ZAINAL ISHAQ
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- http://archive.ph/Bqj4l
- https://bit.ly/39zbX98
- https://bit.ly/2X5u5mh
- https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-53371977
- https://nasional.tempo.co/read/1359204/doni-monardo-70-persen-kasus-positif-di-indonesia-adalah-otg
- https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/12/080500965/mengenal-apa-itu-otg-dan-bagaimana-mengujinya?page=all#page2
- https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/13/193100665/5-hal-yang-perlu-diketahui-soal-otg-pada-covid-19?page=all
(GFD-2020-4475) [SALAH] Gambar Jokowi Memanahkan Suntikan ke Ahok dalam Artikel CNBC Indonesia
Sumber: facebook.comTanggal publish: 28/07/2020
Berita
“OTAQ MANA OTAQ Nyawa Rakyat Kok Jadi Klinci Percobaan Kalo sama Binatang sih Gpp,”, gambar yang diunggah akun Facebook Mufida Sbj atau @mufida.sholehah.3 dengan logo media daring CNBC dan judul berita “Doakan Ya, Jokowi Beberkan Uji Klinis Vaksin Corona RI, Kamis (23/7).
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Mufida Sbj atau @mufida.sholehah.3 mengunggah screenshot atau tangkapan layar dari media daring CNBC Indonesia atau cnbc.com dengan judul “Doakan Ya, Jokowi Beberkan Uji Klinis Vaksin Corona RI”. Nampak gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
Pada gambar Presiden Jokowi dan Ahok tersebut, terdapat tulisan berikut, “OTAQ MANA OTAQ Nyawa Rakyat Kok Jadi Klinci Percobaan Kalo sama Binatang sih Gpp”.
Setelah melakukan penelusuran melalui mesin pencari, diketahui unggahan tangkapan layar akun Facebook Mufida Sbj adalah salah atau keliru.
Tangkapan layar tersebut benar berasal dari cnbc.com dengan judul “Doakan Ya, Jokowi Beberkan Uji Klinis Vaksin Corona RI” yang ditulis oleh Septi Oktarianisa dan ditayangkan pada Rabu (22/7). Namun, foto yang digunakan bukanlah gambar seperti yang diunggah akun Facebook Mufida Sbj. Aslinya adalah foto dari Presiden Jokowi seorang dengan keterangan “Foto: cover topik/ jokowi bubarkan Lembaga RI_thumbnail”.
Berdasarkan kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft, unggahan akun Facebook Mufida Sbj dapat disebut sebagai Mainpulated Content atau Konten yang Dimanipulasi dengan arti ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.
Pada gambar Presiden Jokowi dan Ahok tersebut, terdapat tulisan berikut, “OTAQ MANA OTAQ Nyawa Rakyat Kok Jadi Klinci Percobaan Kalo sama Binatang sih Gpp”.
Setelah melakukan penelusuran melalui mesin pencari, diketahui unggahan tangkapan layar akun Facebook Mufida Sbj adalah salah atau keliru.
Tangkapan layar tersebut benar berasal dari cnbc.com dengan judul “Doakan Ya, Jokowi Beberkan Uji Klinis Vaksin Corona RI” yang ditulis oleh Septi Oktarianisa dan ditayangkan pada Rabu (22/7). Namun, foto yang digunakan bukanlah gambar seperti yang diunggah akun Facebook Mufida Sbj. Aslinya adalah foto dari Presiden Jokowi seorang dengan keterangan “Foto: cover topik/ jokowi bubarkan Lembaga RI_thumbnail”.
Berdasarkan kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft, unggahan akun Facebook Mufida Sbj dapat disebut sebagai Mainpulated Content atau Konten yang Dimanipulasi dengan arti ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.
Kesimpulan
Gambar tersebut adalah hasil suntingan atau editan. Aslinya foto yang dipakai cnbc.com dalam artikel berjudul “Doakan Ya, Jokowi Beberkan Uji Klinis Vaksin Corona RI” adalah hanya foto Presiden Jokowi seorang, dengan keterangan “Foto: cover topik/ jokowi bubarkan Lembaga RI_thumbnail”.
Rujukan
(GFD-2020-4476) [SALAH] “jika wanita sedang HAID maka sekali-kali jangan lakukan 4 hal”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 28/07/2020
Berita
Akun Nhita Nhita (fb.com/nhita.nhita.31542) mengunggah beberapa gambar dengan narasi sebagai berikut:
“Berhati-hati lah :
#PARA_WANITA_SEDANG_DATANG_HAID
Share untuk para wanita (Bila pria yang menerima tolong di teruskan ke wanita), jika wanita sedang HAID maka sekali-kali jangan lakukan 4 hal ini :
1. Jangan minum air es, air soda dan kelapa saat haid…
2. Jangan keramas pada saat sedang haid, karena pori-pori di kepala terbuka, bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya, efek ini bisa di rasakan saat muda dan saat tua nanti…
3. Jangan makan mentimun saat sedang haid, karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebab kan haid tersisa di dinding rahim…
4. Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras terutama bagian perut, karena bisa menyebab kan muntah darah, rahim bisa terluka…
Dan ini lah “ASAL-USUL KANKER RAHIM”
Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebab kan darah haid tersisa di dinding rahim…
Setelah 5-10 tahun dapat menyebab kan “KISTA dan KANKER RAHIM”…
Tolong informasi ini disebarbkan ke banyak wanita, baik ibu, istri, anak putri kita, maupun teman wanita, sebagai kepedulian kita terhadap sesama.
Sayangi mereka…
Indah nya berbagi, menyelamatkan 1 orang wanita, dapat pahala yang tidak terduga…
Semoga bermanfaat bagi para wanita…
Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin !!!…
Sumber: LPKI (Lembaga Penyuluhan Kanker Indonesia)”
“Berhati-hati lah :
#PARA_WANITA_SEDANG_DATANG_HAID
Share untuk para wanita (Bila pria yang menerima tolong di teruskan ke wanita), jika wanita sedang HAID maka sekali-kali jangan lakukan 4 hal ini :
1. Jangan minum air es, air soda dan kelapa saat haid…
2. Jangan keramas pada saat sedang haid, karena pori-pori di kepala terbuka, bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya, efek ini bisa di rasakan saat muda dan saat tua nanti…
3. Jangan makan mentimun saat sedang haid, karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebab kan haid tersisa di dinding rahim…
4. Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras terutama bagian perut, karena bisa menyebab kan muntah darah, rahim bisa terluka…
Dan ini lah “ASAL-USUL KANKER RAHIM”
Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebab kan darah haid tersisa di dinding rahim…
Setelah 5-10 tahun dapat menyebab kan “KISTA dan KANKER RAHIM”…
Tolong informasi ini disebarbkan ke banyak wanita, baik ibu, istri, anak putri kita, maupun teman wanita, sebagai kepedulian kita terhadap sesama.
Sayangi mereka…
Indah nya berbagi, menyelamatkan 1 orang wanita, dapat pahala yang tidak terduga…
Semoga bermanfaat bagi para wanita…
Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin !!!…
Sumber: LPKI (Lembaga Penyuluhan Kanker Indonesia)”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Periksa Fakta AFP Indonesia, klaim bahwa jika wanita sedang haid maka jangan minum air es, air soda, kelapa, jangan keramas, jangan makan mentimun dan tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras terutama bagian perut adalah klaim yang salah.
Faktanya, klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Kanker rahim dan kista sama sekali tidak berhubungan denganminum air es, air soda, kelapa, jangan keramas, jangan makan mentimun dan tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras saat wanita sedang haid.
Berikut penjelasan lengkapnya seperti dilansir dari AFP Indonesia:
Rekomendasi tanpa “dasar ilmiah”
Salah – “Jangan minum air es, air soda, dan kelapa saat haid.”
“Satu hal tidak ada hubungannya dengan yang lain,” kata Anais Reyes Navarro, ginekolog dari Meksiko dan anggota Doctoralia, situs online untuk para ahli medis dari seluruh dunia. “Memakan atau tidak memakan/meminum makanan dan minuman itu tidak mengubah siklus hormon dan juga tidak memengaruhi tubuh terhadap penyakit apapun yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita.”
“Tidak ada hubungan antara mengonsumsi kelapa atau minum air es dengan penyakit-penyakit itu: baik infertilitas maupun kanker,” kata Kiyoshi Macotela Nakagaki, dokter spesialis reproduksi dari Meksiko.
“Pernyataan ini tidak memiliki dasar ilmiah,” katanya.
Salah – “Jangan keramas saat sedang haid, karena pori-pori di kepala terbuka, bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya, efek ini bisa dirasakan saat muda dan tua nanti.”
Menurut Reyes Navarro, sakit kepala selama menstruasi dikaitkan dengan apa yang disebut sindrom pra-menstruasi, yakni “satu set gejala yang terjadi selama menstruasi terkait dengan variasi kadar hormon.” Selain sakit kepala, gejala lainnya termasuk payudara sensitif, perubahan emosi secara cepat dan kram.
Jawaban Macotela Nakagaki: “Saya tidak punya komentar, kedengarannya seperti lelucon.”
Salah – “Jangan makan mentimun saat sedang haid, karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebabkan haid tersisa di dinding rahim…”
“Ini juga tidak ada hubungannya,” kata Reyes Navarro, mengacu pada efek yang diduga akibat dari getah mentimun di dinding rahim.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RS Siloam, Christofani Ekapatria, mengatakan: “Saya tidak menemukan dasar keilmuannya.” Dia menambahkan bahwa haid “bukan tersisa [di dinding rahim] tapi terjadi penebalan karena hormon progesteron tidak turun karena tidak ada ovulasi.”
Tidak Tepat – “Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras terutama bagian perut, karena bisa menyebabkan muntah darah, rahim bisa terluka…”
Rahim tidak berada di perut melainkan di ruang panggul (di bawah perut), kata Macotela Nakagaki. Jadi pukulan atau serangan oleh benda keras pada wanita hamil harus cukup kuat untuk mematahkan tulang.
Reyes Navarro mengatakan bahwa rahim “dikelilingi oleh usus, lemak, otot dan kulit”, jadi “satu-satunya cara itu bisa terpengaruh adalah jika ia menerima tikaman yang dalam, maka akan ada luka.”
“Kalau dipukul bisa juga muntah darah haid atau tidak. Signifikansinya tidak ada. Pembuluh darah di lambung pecah akibat dipukul juga bisa menyebabkan muntah darah,” Ekapatria said.
Dia juga berpendapat sama dengan Macotela Nakagaki bahwa jika tulang panggul tidak retak atau patah, rahim tetap aman.
Apakah minum air es menyebabkan kista dan kanker?
Penelitian membuktikan, minum es selama menstruasi dapat menyebabkan sisa darah menstruasi di dinding rahim, setelah 5-10 tahun dapat menyebabkan “KISTA dan KANKER RAHIM,” menurut klaim di unggahan menyesatkan.
Klaim ini “tidak memiliki dasar ilmiah”, kata Macotela Nakagaki. “Tidak ada yang bisa dilakukan atau dihentikan seorang wanita untuk merusak dinding rahim.”
Postingan tersebut “tampaknya berusaha mempromosikan disinformasi, dan bahwa praktik yang sangat diperlukan seperti pap smear tidak boleh dipraktikkan karena wanita itu dapat mengatakan, ‘Saya tidak minum air es lagi,’ atau ‘Saya tidak minum air dingin jadi saya tidak punya risiko lagi dan saya tidak perlu melakukan pap smear,’” tambah Macotela Nakagaki.
Klaim itu “salah,” kata Reyes Navarro.
Endometrium adalah jaringan yang terbentuk di dalam rahim setiap bulan dan, ketika tidak ada kehamilan, jaringan itu dibuang melalui menstruasi.
“Ada kepercayaan,” katanya, bahwa dengan tidak adanya menstruasi, “darah tetap berada di dalam rahim.” Tetapi ini tidak terjadi karena kurangnya perdarahan dapat disebabkan oleh masalah dalam perkembangan endometrium.
Sementara itu, Ekapatria berkata bahwa minum air es “tidak menyebabkan kanker rahim. Kista juga tidak.”
“Kanker rahim”
Kedua ginekolog Meksiko juga mengatakan istilah “kanker rahim” tak begitu tepat. Di area sistem reproduksi wanita, dua jenis kanker yang paling umum adalah: kanker endometrium dan kanker servik (kanker leher rahim), dan dapat terjadi pada pasien dengan usia yang berbeda.
Meskipun penyebab kanker endometrium tidak diketahui, beberapa faktor termasuk obesitas, diabetes dan hal-hal yang mempengaruhi kadar hormon bisa mempengaruhi risiko kanker tersebut, menurut American Cancer Society.
Macotela Nakagaki mengatakan sebagian besar wanita yang menderita kanker endometrium berusia lebih dari 40 tahun dan telah memasuki masa menopause. Gejalanya meliputi pendarahan vagina yang tidak biasa dan nyeri panggul.
Menurut Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), jenis kanker yang paling umum di antara perempuan di Indonesia adalah kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium, kanker kolorektal dan kanker tiroid.
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengatakan Human Papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama kanker serviks. Pap smear adalah tes yang harus dilakukan wanita secara teratur untuk mengetahui, diantara yang lain, apakah mereka membawa virus atau tidak.
Faktanya, klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Kanker rahim dan kista sama sekali tidak berhubungan denganminum air es, air soda, kelapa, jangan keramas, jangan makan mentimun dan tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras saat wanita sedang haid.
Berikut penjelasan lengkapnya seperti dilansir dari AFP Indonesia:
Rekomendasi tanpa “dasar ilmiah”
Salah – “Jangan minum air es, air soda, dan kelapa saat haid.”
“Satu hal tidak ada hubungannya dengan yang lain,” kata Anais Reyes Navarro, ginekolog dari Meksiko dan anggota Doctoralia, situs online untuk para ahli medis dari seluruh dunia. “Memakan atau tidak memakan/meminum makanan dan minuman itu tidak mengubah siklus hormon dan juga tidak memengaruhi tubuh terhadap penyakit apapun yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita.”
“Tidak ada hubungan antara mengonsumsi kelapa atau minum air es dengan penyakit-penyakit itu: baik infertilitas maupun kanker,” kata Kiyoshi Macotela Nakagaki, dokter spesialis reproduksi dari Meksiko.
“Pernyataan ini tidak memiliki dasar ilmiah,” katanya.
Salah – “Jangan keramas saat sedang haid, karena pori-pori di kepala terbuka, bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya, efek ini bisa dirasakan saat muda dan tua nanti.”
Menurut Reyes Navarro, sakit kepala selama menstruasi dikaitkan dengan apa yang disebut sindrom pra-menstruasi, yakni “satu set gejala yang terjadi selama menstruasi terkait dengan variasi kadar hormon.” Selain sakit kepala, gejala lainnya termasuk payudara sensitif, perubahan emosi secara cepat dan kram.
Jawaban Macotela Nakagaki: “Saya tidak punya komentar, kedengarannya seperti lelucon.”
Salah – “Jangan makan mentimun saat sedang haid, karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebabkan haid tersisa di dinding rahim…”
“Ini juga tidak ada hubungannya,” kata Reyes Navarro, mengacu pada efek yang diduga akibat dari getah mentimun di dinding rahim.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RS Siloam, Christofani Ekapatria, mengatakan: “Saya tidak menemukan dasar keilmuannya.” Dia menambahkan bahwa haid “bukan tersisa [di dinding rahim] tapi terjadi penebalan karena hormon progesteron tidak turun karena tidak ada ovulasi.”
Tidak Tepat – “Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda-benda keras terutama bagian perut, karena bisa menyebabkan muntah darah, rahim bisa terluka…”
Rahim tidak berada di perut melainkan di ruang panggul (di bawah perut), kata Macotela Nakagaki. Jadi pukulan atau serangan oleh benda keras pada wanita hamil harus cukup kuat untuk mematahkan tulang.
Reyes Navarro mengatakan bahwa rahim “dikelilingi oleh usus, lemak, otot dan kulit”, jadi “satu-satunya cara itu bisa terpengaruh adalah jika ia menerima tikaman yang dalam, maka akan ada luka.”
“Kalau dipukul bisa juga muntah darah haid atau tidak. Signifikansinya tidak ada. Pembuluh darah di lambung pecah akibat dipukul juga bisa menyebabkan muntah darah,” Ekapatria said.
Dia juga berpendapat sama dengan Macotela Nakagaki bahwa jika tulang panggul tidak retak atau patah, rahim tetap aman.
Apakah minum air es menyebabkan kista dan kanker?
Penelitian membuktikan, minum es selama menstruasi dapat menyebabkan sisa darah menstruasi di dinding rahim, setelah 5-10 tahun dapat menyebabkan “KISTA dan KANKER RAHIM,” menurut klaim di unggahan menyesatkan.
Klaim ini “tidak memiliki dasar ilmiah”, kata Macotela Nakagaki. “Tidak ada yang bisa dilakukan atau dihentikan seorang wanita untuk merusak dinding rahim.”
Postingan tersebut “tampaknya berusaha mempromosikan disinformasi, dan bahwa praktik yang sangat diperlukan seperti pap smear tidak boleh dipraktikkan karena wanita itu dapat mengatakan, ‘Saya tidak minum air es lagi,’ atau ‘Saya tidak minum air dingin jadi saya tidak punya risiko lagi dan saya tidak perlu melakukan pap smear,’” tambah Macotela Nakagaki.
Klaim itu “salah,” kata Reyes Navarro.
Endometrium adalah jaringan yang terbentuk di dalam rahim setiap bulan dan, ketika tidak ada kehamilan, jaringan itu dibuang melalui menstruasi.
“Ada kepercayaan,” katanya, bahwa dengan tidak adanya menstruasi, “darah tetap berada di dalam rahim.” Tetapi ini tidak terjadi karena kurangnya perdarahan dapat disebabkan oleh masalah dalam perkembangan endometrium.
Sementara itu, Ekapatria berkata bahwa minum air es “tidak menyebabkan kanker rahim. Kista juga tidak.”
“Kanker rahim”
Kedua ginekolog Meksiko juga mengatakan istilah “kanker rahim” tak begitu tepat. Di area sistem reproduksi wanita, dua jenis kanker yang paling umum adalah: kanker endometrium dan kanker servik (kanker leher rahim), dan dapat terjadi pada pasien dengan usia yang berbeda.
Meskipun penyebab kanker endometrium tidak diketahui, beberapa faktor termasuk obesitas, diabetes dan hal-hal yang mempengaruhi kadar hormon bisa mempengaruhi risiko kanker tersebut, menurut American Cancer Society.
Macotela Nakagaki mengatakan sebagian besar wanita yang menderita kanker endometrium berusia lebih dari 40 tahun dan telah memasuki masa menopause. Gejalanya meliputi pendarahan vagina yang tidak biasa dan nyeri panggul.
Menurut Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), jenis kanker yang paling umum di antara perempuan di Indonesia adalah kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium, kanker kolorektal dan kanker tiroid.
Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengatakan Human Papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama kanker serviks. Pap smear adalah tes yang harus dilakukan wanita secara teratur untuk mengetahui, diantara yang lain, apakah mereka membawa virus atau tidak.
Kesimpulan
Klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Kanker rahim dan kista sama sekali tidak berhubungan dengan keramas, makan mentimun, minum es, dan benturan saat wanita sedang haid.
Rujukan
- https://periksafakta.afp.com/mengonsumsi-timun-kelapa-atau-air-dingin-saat-menstruasi-tidak-menyebabkan-kanker-rahim
- https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538435/
- https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/endometrial-cancer/symptoms-causes/syc-20352461
- https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cervical-cancer/symptoms-causes/syc-20352501
- https://www.cancer.org/cancer/endometrial-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html
- https://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/populations/360-indonesia-fact-sheets.pdf
- https://www.paho.org/hq/index.php?option=com_content&view=article&id=14873:sti-human-papilloma-virus-hpv&Itemid=3670&lang=en
(GFD-2020-4477) [SALAH] Inventaris Pesawat Terbang Untuk Para Camat di Kabupaten Cilacap
Sumber: facebook.comTanggal publish: 28/07/2020
Berita
“Vidio iventaris pesawat terbang untuk para Camat di Kab Cilacap , hebat Cilacap Bercahaya.”
Hasil Cek Fakta
Belum lama ini beredar sebuah video cukup viral di media sosial terkait klaim yang menyebutkan bahwa para camat se Kabupaten Cilacap mendapatkan kendaraan inventaris berupa pesawat terbang. Salah satu yang membagikan video tersebut adalah akun facebook Suwidi Atmojo.
“Alhamdulillah, untuk camat di Cilacap mendapatkan satu inventaris pesawat, satu-satu. Ini adalah upaya meningkatkan koordinasi dan transportasi bagi para camat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan,” ujar suara Camat dalam video tersebut.
Berdasarkan penelusuruan, Dilansir dari kumparan.com, Sekda Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf buka suara. Menurut Farid, video itu merupakan candaan para camat yang bermimpi dapat pesawat untuk dinas.
“Itu bercandaan pak Camat. Tidak mungkin Pemda beli pesawat untuk dinas camat,” ujar Farid, kepada wartawan, Senin (27/7).
Diketahui, Lokasi pengambilan video berada di Bandara Udara Tunggul Wulung Cilacap. Pesawat yang dijadikan background foto merupakan pesawat latih milik Perkasa Flying School.
Farid mengatakan video itu diambil pada Sabtu pekan lalu. Pada saat itu, sejumlah camat di Cilacap menggelar olahraga di sekitar Bandara Udara Tunggul Wulung di Kecamatan Jeruk Legi.
Pada saat itu, usai olahraga, para camat ini bercanda memiliki pesawat untuk kendaraan dinasnya. Tak dinyana, video candaan itu menjadi viral.
Farid juga menambahkan pada saat pandemi Covid-19 ini tidak ada anggaran untuk pengadaan inventaris bagi para camat, apalagi masing-masing satu buah pesawat. Pasalnya anggaran pemerintah daerah juga sudah direfocusing untuk penanganan pandemi virus corona.
“Lagi covid mau beli mobil aja ga jadi, apalagi pesawat ya,” katanya.
“Alhamdulillah, untuk camat di Cilacap mendapatkan satu inventaris pesawat, satu-satu. Ini adalah upaya meningkatkan koordinasi dan transportasi bagi para camat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan,” ujar suara Camat dalam video tersebut.
Berdasarkan penelusuruan, Dilansir dari kumparan.com, Sekda Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf buka suara. Menurut Farid, video itu merupakan candaan para camat yang bermimpi dapat pesawat untuk dinas.
“Itu bercandaan pak Camat. Tidak mungkin Pemda beli pesawat untuk dinas camat,” ujar Farid, kepada wartawan, Senin (27/7).
Diketahui, Lokasi pengambilan video berada di Bandara Udara Tunggul Wulung Cilacap. Pesawat yang dijadikan background foto merupakan pesawat latih milik Perkasa Flying School.
Farid mengatakan video itu diambil pada Sabtu pekan lalu. Pada saat itu, sejumlah camat di Cilacap menggelar olahraga di sekitar Bandara Udara Tunggul Wulung di Kecamatan Jeruk Legi.
Pada saat itu, usai olahraga, para camat ini bercanda memiliki pesawat untuk kendaraan dinasnya. Tak dinyana, video candaan itu menjadi viral.
Farid juga menambahkan pada saat pandemi Covid-19 ini tidak ada anggaran untuk pengadaan inventaris bagi para camat, apalagi masing-masing satu buah pesawat. Pasalnya anggaran pemerintah daerah juga sudah direfocusing untuk penanganan pandemi virus corona.
“Lagi covid mau beli mobil aja ga jadi, apalagi pesawat ya,” katanya.
Kesimpulan
Sekda Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf menegaskan video itu merupakan candaan para camat. Farid mengatakan video itu diambil pada Sabtu pekan lalu. Pada saat itu, sejumlah camat di Cilacap menggelar olahraga di sekitar Bandara Udara Tunggul Wulung di Kecamatan Jeruk Legi.
======
======
Rujukan
Halaman: 7228/7906



