Akun Facebook “Shohih NUE” pada Selasa (25/11/2025) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan potongan dokumentasi Roy Suryo berbaju tahanan dan Anies Baswedan.
Unggahan disertai narasi:
“Tumpengan bolo. Roy Suryo ditahan Mas Anies Tumpengan”.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan gambar dari video Anies Baswedan yang sedang tumpengan tersebut dengan Google Lens. Hasilnya menemukan foto dengan momen serupa pada unggahan Instagram “ruang.narasi” pada Kamis (15/5/2025).
Diketahui, konteks asli video adalah momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten oleh perkumpulan Aksi Bersama yang melibatkan Anies Baswedan.
Penelusuran berlanjut dengan memasukkan kata kunci “Anies makan tumpeng di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten” di kolom pencarian YouTube. Video serupa diunggah oleh kanal YouTube “ENO Glowing Channel” pada Selasa (18/11/2025).
TurnBackHoax kemudian menelusuri foto Roy Suryo yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Penelusuran teratas mengarah ke unggahan akun Facebook “Girana Sedayu” pada Senin (24/11/2025). Unggahan tersebut serupa dengan konten yang disebarkan akun Facebook “Shohih NUE”. Terdapat tanda air “Dola AI”, yang berarti foto tersebut merupakan hasil rekayasa akal imitasi (AI).
Sebagai informasi, dilansir dari metrotvnews.com pada Jumat (21/11/2025), Polda Metro Jaya menetapkan Roy Suryo sebagai tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Belum dilakukan penahanan atas Roy Suryo, melainkan hanya ditetapkan untuk wajib lapor.
Akun Facebook “special program dana bantuan bapak Purbaya Yudi Sadewa” pada Rabu (10/12/2025) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya menuturkan narasi berikut:
“Siapapun yang melihat video ini dan sedang dalam keadaan kesulitan ekonomi, termasuk biaya untuk modal usaha, bayar, utang, biaya sekolah, dan lain-lain. Tolong segera hubungi saya ya, karena saya sedang mengadakan program berbagi rezeki. Acara ini benar dan resmi, dan berlaku untuk semua orang yang benar-benar membutuhkan”.
Dalam video juga tertulis narasi:
“Program Dana Bantuan Menuju Indonesia Emas”
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan gambar dari video tersebut dengan Google Lens. Hasil penelusuran teratas mengarah ke video serupa yang tayang pada kanal YouTube “Sekretariat Presiden” berjudul “Keterangan Pers Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Jakarta, 10 September 2025”.
Diketahui, konteks asli video adalah momen Menkeu Purbaya menjelaskan laporan terkait perkembangan proses pembahasan APBN. Ia menekankan angka-angka dalam rancangan APBN masih sementara karena belum diputuskan bersama DPR. Tidak ada pernyataan tentang bagi-bagi dana bantuan menuju Indonesia emas.
TurnBackHoax kemudian mengunduh video tersebut dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Hasilnya, video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9%.
Akun Facebook “qiofernanda21” pada Minggu (7/12/2025) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan kepulan yang terlihat seperti awan hitam.
Unggahan disertai narasi:
“Merinding sekali melihat hujan ini, hujan pasir di kawasan Balaraja Kab Tangerang di Banten duhh hujan hitam begitu beneran cuaca beneran lagi gak baik baik saja semoga kita semua dilindungi Allah”
Sampai Senin (22/12/2025), video tersebut disukai oleh lebih 6.000-an akun dan menuai 700-an komentar.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan gambar dari video tersebut dengan Google Lens. Hasil penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan metrotvnews.com “Viral! Ledakan Pabrik Hebel Picu Hujan Pasir di Tangerang, Warga Panik”, tayang pada Jumat (28/11/2025).
Diketahui, konteks asli dokumentasi tersebut adalah ledakan dari pabrik produksi bata ringan milik PT Jaya Celcon Prima. Ledakan tersebut menimbulkan banyak pasir yang berterbangan hingga membentuk seperti awan hitam atau asap hitam.
Pihak PT Jaya Celcon Prima menjelaskan ledakan itu berasal dari salah satu mesin pembakaran batu hebel yang berada di ruang produksi. Kepulan pasir yang berterbangan tersebut merupakan partikel batu yang sedang dimatangkan saat sedang diproduksi. Tidak ada kaitannya dengan cuaca.
Akun Facebook “Metaberita” pada Rabu (10/12/2025) membagikan gambar [arsip], isinya memperlihatkan Bahlil Lahadalia berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
Unggahan disertai narasi:
“Bohongi Presiden Prabowo dan Warga Aceh Soal Kondisi Listrik di Aceh Sudah Pulih 93 Persen dan Menyala, Prabowo Pecat Bahlil dari Kursi Menteri”.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri akun Instagram resmi Bahlil Lahadalia, “bahlillahadalia”, salah satu unggahan terbarunya merupakan video keterangan pers terkait stok BBM, gas, dan listrik jelang Natal dan tahun baru. Unggahan tersebut berkolaborasi dengan akun Instagram resmi Kementerian ESDM “kesdm”.
Di laman resmi Kementerian ESDM esdm.go.id, dalam bagian struktur organisas, nama Bahlil Lahadalia masih tertulis sebagai Menteri ESDM. TurnBackHoax tidak menemukan pemberitaan valid yang membenarkan klaim Bahlil Lahadalia dipecat dari kursi menteri.
TurnBackHoax kemudian menelusuri gambar Bahlil yang sedang berjabat tangan dengan Presiden Prabowo tersebut dengan Google Lens. Hasil penelusuran teratas mengarah ke unggahan Instagram resmi “presidenrepublikindonesia”. Konteks asli foto tersebut adalah dokumentasi momen kunjungan jajaran petinggi Partai Golkar di Istana Merdeka Rabu (27/8/2025).