• (GFD-2024-23492) [PENIPUAN] Informasi Rekrutmen PT Inalum

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 19/10/2024

    Berita

    Pada Jumat (4/10/2024) akun Facebook "info lowongan kerja terbaru 2024" membagikan unggahan narasi disertai foto [arsip] sebagai berikut:
    "Lowongan Kerja PT Indonesia Asahan Alumunium (INALUM) :
    • Manager Servise

    Persyaratan:
    • Pria/Wanita, usia maksimal 18 tahun ke Atas
    • Pendidikan minimal lulusan SMA/SMK, D1, D2, D3, S1, S2. semua jurusan (1,4,5)
    • Teliti dan pekerja keras.
    • Peserta sehat rohani dan jasmani
    Info lengkap silahkan klik link pendaftaran
    https://lokerbumn45[dot]jobsstret[dot]om”
    Unggahan tersebut per Jumat (18/10/2024) sudah disukai 680 akun, dibagikan ulang hampir 750 kali, dan menuai 190-an komentar yang mayoritasnya antusias untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama, tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri akun Instagram resmi PT Inalum (@inalum). Hasilnya, perusahaan telah menegaskan kalau informasi sebagaimana yang diedarkan akun Facebook "info lowongan kerja terbaru 2024" merupakan hoaks.
    “Saat ini INALUM belum membuka rekrutmen ya. Ketika secara official dilakukan pembukaan rekrutmen, kita akan langsung update informasinya,” tulis akun Instagram @inalum, Kamis (10/10/2024).


    Kesimpulan

    Unggahan akun Facebook “info lowongan kerja terbaru 2024” tentang rekrutmen PT Inalum merupakan konten tiruan (impostor content) untuk modus penipuan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23489) [SALAH] Tangkapan Layar tvniasnews.com “Sandiaga Uno Bakal Polisikan Anis Baswedan Bila Utang Anis yang 52,3 Miliar Tidak Segera Dibayar”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 04/10/2024

    Berita

    Beneran ga nih?” (di post/cuitan).

    * “SANDIAGA UNO BAKAL POLISIKAN ANIS BASWEDAN BILA UTANG ANIS YANG 52,3 MILYAR TIDAK SEGERA DIBAYAR” (di tangkapan layar).

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, termasuk “Konten yang Menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”. [1]
    SUMBER membagikan foto tangkapan layar yang berasal dari akun pembuat konten PELINTIRAN atau HOAKS yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN.
    FAKTA: selain memelesetkan atau mencatut logo TVRI, alamat domain tvniasnews.com TIDAK ditemukan karena TIDAK terdaftar.
    Verifikasi Foto
    Logo yang dipelesetkan atau dicatut dari situs resmi TVRI [2]
    Referensi Lainnya yang Berkaitan
    Verifikasi domain tvniasnews.com menggunakan MXToolBox, hasilnya: “The remote name could not be resolved: ‘tvniasnews.com‘ (http://tvniasnews.com)”. [3]
    Akun sumber pelintiran/hoaks, @ikn_news di TikTok. [4]
    Artikel periksa fakta yang sebelumnya dengan sumber dari akun yang sama, turnbackhoax.id pada 27 Agu 2024: “Hasil SUNTINGAN menunggangi aksi demo menolak revisi UU Pilkada yang sedang menjadi tren/trending, FAKTA: judul artikel ASLI yang terbit di cnnindonesia.com pada Kamis, 22 Agu 2024 15:20 WIB adalah “Cara Atasi Perih akibat Gas Air Mata saat Demo, Bukan Pakai Odol”.” [5]

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, berasal dari akun pembuat konten PELINTIRAN atau HOAKS. FAKTA: selain memelesetkan atau mencatut logo TVRI, alamat domain tvniasnews.com TIDAK ditemukan karena TIDAK terdaftar.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23488) [SALAH] Gibran Ancam Mundur dari Kursi Wapres kalau PDIP Gabung Koalisi Pemerintahan

    Sumber: x.com
    Tanggal publish: 18/10/2024

    Berita

    Beredar video melalui akun X “ArdieSuhardi321" pada Sabtu (5/10/2024), yang mengklaim Gibran Rakabuming—wakil presiden (wapres) terpilih—mengancam akan mengundurkan diri bila Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bergabung dengan koalisi Prabowo.

    Berikut narasi lengkapnya: 

    "Gibran ancam akan mundur jadi wapres jika PDI Gabung Koalisi dengan Prabowo !!?

    Gua punya info nih tapi infonya a10 kemarin katanya gibran tidak hadir di pelantikan DPR dan MPR baru karena takut diteriaki fufufafa. yang kedua, gibran ancam akan mundur dari posisinya sebagai wakil presiden apabila pdip bergabung dengan koalisi

    kalau gua yang jadi pak prabowo terus mendapatkan ancaman seperti itu, ya tentu gua seneng banget hilanglah beban aku"

    Per Rabu (16/10/2024) telah ditonton lebih dari 21 ribu kali dan dicuitkan ulang 150 kali

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “Gibran ancam mundur jika PDI gabung koalisi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi yang dapat membuktikan kebenaran dari klaim tersebut.

    Terbaru, Ketua Bidang Politik PDIP Puan Maharani dalam pemberitaan Okezone.com yang tayang Senin (7/10/2024) tidak memberikan keterangan apapun terkait isu bergabungnya PDIP ke koalisi pemerintahan.

    Sebelumnya, beredar klaim yang menyebut Gibran akan mundur dari posisinya sebagai wapres. Dari penelusuran TurnBackHoax, klaim itu dinarasikan dari potongan video yang merupakan dokumentasi saat Gibran membacakan pengunduran diri sebagai Wali Kota Solo pada Juli 2024.

    Kesimpulan

    Narasi berisi klaim “Gibran ancam akan mundur dari posisi sebagai wapres jika PDIP bergabung menjadi koalisi” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-23487) [SALAH] Potongan Video Puan dan Prabowo Mengabaikan Jokowi

    Sumber: x.com
    Tanggal publish: 18/10/2024

    Berita

    Akun X @NenkMonica pada Rabu (2/10/2024) mengunggah potongan video yang menampilkan Ketua DPR RI Puan Maharani serta Prabowo Subianto (Presiden RI terpilih) sedang berbincang dan berjalan bersama. Terlihat juga sosok Joko Widodo (Jokowi) yang berjalan di depan, tanpa ada interaksi dengan Puan dan Prabowo. 

    Unggahan disertai cuitan: 

    "Sakit yg tidak berdarah, tunggu pembalasanku!
    DEMI INDONESIA MAJU BU PUAN DAN PAK PRABOWO BERSATU MEMBANGUN NEGRI" 

    Per Jumat (11/10/2024), konten tersebut telah ditonton sekitar 415 ribu kali, diunggah ulang 671 kali dan menuai hampir 2.500 tanda suka. Ada 300-an komentar yang merespons unggahan, salah satunya berbunyi: Jokowi diacuhkan dan tanpa kawan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memanfaatkan Google Image. Hasilnya, video tersebut diketahui merupakan dokumentasi upacara Hari Kesaktian Pancasila.

    Momen itu salah satunya ditayangkan di kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa (1/10/2024) dalam video "Momen Prabowo-Puan Berbincang dengan Jokowi usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila".

    Faktanya, narasi yang beredar di media sosial itu keliru. Video di unggahan akun X @NenkMonica itu terpotong sehingga konteksnya tak utuh. Presiden Jokowi tidak berjalan sendiri, ia didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

    Kesimpulan

    Jadi, video yang memperlihatkan Puan dan Prabowo mengabaikan Jokowi itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan