(GFD-2025-31466) Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru
Sumber:Tanggal publish: 31/12/2025
Berita
ADVERTISEMENT
Di Facebook, sebuah unggahan menyebut adanya fenomena Squall Line alias garis badai memanjang di Samudra Hindia. Bahaya dari fenomena alam itu disebut sedang bergerak menuju pesisir selatan dan utara Pulau Jawa di hari terakhir tahun 2025.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Jakarta siaga satu! BMKG Deteksi "squall line" raksasa mengarah ke Jawa, malam tahun baru terancam badai ekstrem?" begitu tulis pesan unggahan akun “Neotive” (arsip) di Facebook, Minggu (28/12/2025).
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan tersebut juga menjelaskan kalau garis badai tersebut terdeteksi dari citra satelit yang memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, “yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi,” begitu tulis penjelasan unggahan tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta BMKG Squall Line.
Sampai dengan Rabu (31/12/2025), unggahan tersebut telah mengumpulkan 6.700 tanda suka 1.000 komentar dan 1.400 kali dibagikan ulang.
ADVERTISEMENT
Lalu bagaimana kebenaranya? Benarkah BMKG mendeteksi fenomena “squall line” di pulau Jawa?
Hasil Cek Fakta
Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut.
Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Adapun kanal resmi mereka mencakup::
Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG
Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan.
Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan.
Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam.
Kesimpulan
Pihak BMKG mengatakan tidak pernah merilis pernyataan atau peringatan dini soal Squall Line dan ancaman badai ekstrem pada malam pergantian tahun 2026. Perkiraan cuaca BMKG, cuaca pada Rabu (31/12/2026) di wilayah sekitar Jakarta akan diguyur hujan ringan dengan intensitas kurang dari 1-5 mm per jam.
Rujukan
(GFD-2025-31232) [SALAH] Penerima Vaksin Covid-19 Wajib Menjalani Tes Penyumbatan Darah D-dimer
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 30/12/2025
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Instagram “sastroimam” pada Jumat (5/12/2025) disertai narasi sebagai berikut:
“Yang sudah pernah vaksin covid diwajibkan menjalani tes nomor 5 untuk mengetahui apakah terdapat sumbatan di pembuluh darah. Nama tes tersebut adalah D-Dimer, yang disebut sebagai tes nomor 5 dan diwajibkan bagi bapak ibu yang sudah pernah vaksin covid. Hal ini dikaitkan dengan klaim adanya penelitian terbaru di Lancet yang menyebutkan bahwa 74 persen kasus meninggal mendadak disebabkan oleh vaksin covid. Disebutkan pula bahwa hal tersebut terjadi karena banyak sumbatan, di mana vaksin covid diklaim membuat darah menjadi kental dan menimbulkan daging di pembuluh darah sehingga menyebabkan kematian mendadak. Oleh karena itu, bapak ibu diwajibkan melakukan tes D-Dimer.”
Hingga Selasa (30/12/2025) unggahan telah mendapatkan 4.100 tanda suka dan menuai 500 komentar.
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Periksa Fakta tempo.co
Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Alergi-Imunologi Klinik Universitas Airlangga, dr Ari Baskoro, SpPD, K-AI, FINASIM, menjelaskan bahwa vaksin Covid-19, seperti vaksin lainnya, dapat menimbulkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), mulai dari ringan hingga berat, meski kejadiannya sangat jarang.
Salah satu KIPI berat adalah pembekuan darah atau vaccine-induced immune thrombotic thrombocytopenia (VITT), namun kasus ini sangat langka dan umumnya tidak ditemukan pada vaksin berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna. Secara global, insiden pembekuan darah akibat vaksin Covid-19 hanya sekitar dua hingga 15 kasus per satu juta vaksinasi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan CDC menegaskan bahwa manfaat vaksin jauh lebih besar dibanding risikonya. Karena itu, masyarakat yang telah divaksin, termasuk penerima AstraZeneca atau Johnson & Johnson, tidak perlu menjalani tes D-dimer secara rutin, sebab risiko penggumpalan darah hanya muncul dalam rentang 4–42 hari pasca-vaksinasi.
Terkait klaim bahwa jurnal Lancet mempublikasikan penelitian tentang 74 persen kematian mendadak akibat vaksin Covid-19, Ari menegaskan informasi tersebut tidak benar. Lancet justru menerbitkan berbagai studi yang menunjukkan efektivitas vaksin dalam mencegah dampak buruk Covid-19. Memang sempat beredar artikel preprint yang mengklaim hal tersebut, namun Lancet menariknya dalam waktu 24 jam karena metodologi penelitian tidak memadai dan belum melalui proses peer-review. Lancet menegaskan bahwa temuan dalam artikel preprint tidak boleh dijadikan dasar pengambilan keputusan klinis maupun kebijakan kesehatan.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2025-31233) Cek Fakta: Tidak Benar Link Ini untuk Mengecek Penerima BLT Kesra
Sumber:Tanggal publish: 30/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar unggahan di media sosial klaim link untuk mengecek penerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) 2025-2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 23 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Cara Cek Penerima BLT Kesra Lewat HP, Cek Bantuan Rp900 Ribu Secara Online
Cek Bantuan Rp900 Ribu Secara Online
Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) 2025-2026 kembali menjadi sorotan publik karena memberikan dukungan finansial sebesar Rp900.000 kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Banyak warga kini mencari informasi tentang cara mengecek penerima, akses link resmi, serta alur pengecekan tanpa harus datang ke kantor pemerintah."
Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"DIGITALISASI BANSOS MULAI OKTOBER 2025 SAMPAI JANUARI 2026
BLT (bantuan langsung tunai)
BLT RP.900 SIAP MASUK KANTONG
CEK NAMA ANDA DENGAN CARA KLIK DAFTAR"
Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
"https://registrasi-sekarang.cekregist.com/?fbclid=IwY2xjawPAC2ZleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR5GF-mbS-dvLOHBE2wpFcYtl_sIR7XIKqnWIaKDoZAoFYZEAdVczRtFkwUTAw_aem_Qqtye2ZNbvGYja5sefITMw"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek penerima BLT Kesra 2025-2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link untuk mengecek penerima BLT Kesra 2025-2026. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Cek BLT Kesra Desember 2025, Panduan Lengkap Pencairan Bantuan dan Cara Hindari Hoaks" yang tayang pada 19 Desember 2025.
Dalam artikel ini, masyarakat dapat mengecek status penerimaan BLT Kesra secara online melalui platform resmi yang disediakan oleh pemerintah.
1. Melalui Website Resmi Kemensos:
2. Melalui Aplikasi "Cek Bansos":
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek penerima BLT Kesra 2025-2026, tidak benar.
(GFD-2025-31234) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72
Sumber:Tanggal publish: 30/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Desember 2025.
Klaim link pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72 berupa poster digital yang berisi tulisan sebagai berikut.
"RESMI DIBUKA!
Kartu Prakerja Gelombang 72 Akan Beri Insentif Total Rp 4,2 Juta"
Dalam unggahan menyertakan menu daftar lewat link berikut ini.
"https://kartu.prakerja2026.my.id/?fbclid=IwY2xjawPAKkxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFwVGxVcHpVckpqSnNvOVpNc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHrEGoUfDu8_WE-2JDWrqAJqXzjZfRoiTNZgp0weQ6LxR_WXiErQ-6EzhS_rT_aem_kxjDRRi1IfSsM_sO_NS72A"
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"📢 Pendaftaran Prakerja 2025 DibukaManfaatkan peluang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.
Daftar Sekarang agar tidak tertinggal gelombang"
Benarkah klaim link pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72, berdasarkan akun Instagram resmi Kartu Prakerja yakni @prakerja.go.id, belum ada informasi terbaru mengenai Kartu Pekerja 2025.
Website resmi Kartu Prakerja yakni prakerja.go.id juga tidak dibisa dibuka. Pendaftaran terakhir Kartu Prakerja yang dibuka adalah Gelombang 71 pada Agustus 2024.
Penelusuran juga mengarah pada artikel Liputan6.com yang berjudul: "Prakerja.go.id: Portal Resmi Program Kartu Prakerja Indonesia"
Dalam artikel ini, Prakerja.go.id merupakan portal resmi yang menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses Program Kartu Prakerja.
Situs ini dikelola oleh pemerintah dan menyediakan berbagai layanan penting, mulai dari pendaftaran peserta hingga akses ke ribuan kelas pengembangan kompetensi kerja
Program Kartu Prakerja sendiri dicetuskan oleh Presiden Jokowi pada Februari 2019. Tujuannya adalah membantu angkatan kerja Indonesia dalam melakukan proses skilling, upskilling, dan reskilling agar lebih siap untuk memasuki pasar kerja.
Sejak diluncurkan pada tahun 2020, prakerja.go.id telah melayani 19.867.589 surat keputusan penetapan peserta dengan tingkat kepuasan pengguna yang terus meningkat.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran Prakerja 2025 gelombang 72 tidak benar.
Portal resmi yang menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses Program Kartu Prakerja adalah prakerja.go.id.
Pendaftaran terakhir Kartu Prakerja yang dibuka adalah Gelombang 71 pada Agustus 2024.


