KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim aktor Furry Setya Raharja mendekam di penjara.
Narasi itu disertai foto yang memperlihatkan pemeran tokoh Mas Pur dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan itu mengenakan baju tahanan.
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan.
Narasi Furry Setya mendekam di penjara dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Lama tak terlihat di layar kaca...
Furry Setya Raharja atau yang kita lebih kenal mas pur purnomo di serial top tukang ojek pengkolan,kini harus mendekam di duga tarkait kasus...Selengkapnya
Screenshot Klarifikasi, tidak benar aktor Furry Setya mendekam di penjara
(GFD-2025-28621) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Aktor Furry Setya Mendekam di Penjara
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan foto Furry Setya memakai baju tahanan diunggah di akun Facebook-nya sendiri pada 20 Juli 2025.
Furry turut menyematkan komentar di unggahan tersebut, "Jangan lupa ya gais nonton nya di SL Media".
Setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan bahwa foto tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.
Sebagaimana diberitakan Brilio.net, 24 Juli 2025, Furry terlibat dalam proyek serial horor bersama komedian Sule bertajuk Di mana Mana Setan.
Serial tersebut disutradarai dan diperankan langsung oleh Sule, serta mengambil lokasi syuting di Prikitiwland dan Mapolsek Pagaden, Subang, Jawa Barat.
Episode pertama serial tersebut telah tayang di kanal YouTube SL Media pada 6 Agustus 2025.
Furry turut menyematkan komentar di unggahan tersebut, "Jangan lupa ya gais nonton nya di SL Media".
Setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan bahwa foto tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.
Sebagaimana diberitakan Brilio.net, 24 Juli 2025, Furry terlibat dalam proyek serial horor bersama komedian Sule bertajuk Di mana Mana Setan.
Serial tersebut disutradarai dan diperankan langsung oleh Sule, serta mengambil lokasi syuting di Prikitiwland dan Mapolsek Pagaden, Subang, Jawa Barat.
Episode pertama serial tersebut telah tayang di kanal YouTube SL Media pada 6 Agustus 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Furry Setya mendekam di penjara perlu diluruskan.
Foto Furry memakai baju tahanan yang dicantumkan dalam narasi tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.
Foto Furry memakai baju tahanan yang dicantumkan dalam narasi tersebut merupakan bagian dari promosi serial terbaru yang dibintangi oleh Furry.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid024DiJjAdSjhLTd77FnUiaUDACsPGkKVWR7bG5nd3sggXMD9dUWT2a9ypHxoVQXuKal&id=61577219392055
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02hBj2WhwpefY44xLYyxPnTFMwvNVVPj851S8gLJnUB68T56wZY4YfxVggP1EPepgjl&id=100044545779334
- https://www.facebook.com/11nasehatbunda/posts/pfbid02k6g39UAGgLCWrcMLi9s5uFrMKsPNWaosFqNjxupnhLkEzFgib4RMpk8Ga9r6jciUl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0bzk4yNo7VbwjDMDJaKkE2k8UPmZkYJE4XpVnuguAEot717LVVcg4zKfQMYfREiZvl&id=100065010601093
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=10239189918232257&set=a.1478577170372
- https://www.brilio.net/selebritis/heboh-furry-setya-mas-pur-tukang-ojek-pengkolan-ditangkap-polisi-ini-fakta-di-baliknya-2507243.html
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28620) [HOAKS] Pasha Ungu Mundur dari DPR RI
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang mengeklaim penyanyi Sigit Purnomo Syamuddin Said alias Pasha Ungu mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota DPR RI.
Pasha merupakan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia lolos ke DPR dari Daerah Pemilihan III Jakarta.
Setelah ditelusuri, narasi pengunduran diri Pasha Ungu dari jabatan anggota DPR adalah hoaks.
Unggahan yang mengeklaim Pasha Ungu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, ini ini, ini dan ini.
Dalam unggahan disebutkan, Pasha memilih mundur sebagai anggota DPR RI karena ia tidak mau memakan uang haram.
Diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno membantah narasi soal mundurnya Pasha sebagai anggota DPR RI.
Sampai saat ini Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
"Hoaks itu," ujar Eddy Senin (25/8/2025).
Adapun unggahan keliru soal pengunduran Pasha muncul usai sejumlah anggota DPR RI menjadi sorotan karena berjoget pada momen Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).
Saat itu, Pasha yang memilih diam dan tidak ikut berjoget mendapat pujian dari warganet. Dia dinilai peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Meski dipuji, Pasha justru membela rekan DPR-nya dan membantah bahwa mereka tidak peka dengan kondisi masyarakat.
"Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka, lah. Karena salah satu tujuan kita ini kan undang-undang dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan," kata Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Pasha merupakan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia lolos ke DPR dari Daerah Pemilihan III Jakarta.
Setelah ditelusuri, narasi pengunduran diri Pasha Ungu dari jabatan anggota DPR adalah hoaks.
Unggahan yang mengeklaim Pasha Ungu mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, ini ini, ini dan ini.
Dalam unggahan disebutkan, Pasha memilih mundur sebagai anggota DPR RI karena ia tidak mau memakan uang haram.
Diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno membantah narasi soal mundurnya Pasha sebagai anggota DPR RI.
Sampai saat ini Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
"Hoaks itu," ujar Eddy Senin (25/8/2025).
Adapun unggahan keliru soal pengunduran Pasha muncul usai sejumlah anggota DPR RI menjadi sorotan karena berjoget pada momen Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).
Saat itu, Pasha yang memilih diam dan tidak ikut berjoget mendapat pujian dari warganet. Dia dinilai peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Meski dipuji, Pasha justru membela rekan DPR-nya dan membantah bahwa mereka tidak peka dengan kondisi masyarakat.
"Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka, lah. Karena salah satu tujuan kita ini kan undang-undang dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan," kata Pasha saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim Pasha Ungu mundur sebagai anggota DPR RI merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menyebut kader partainya itu tidak pernah mengundurkan diri. Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menyebut kader partainya itu tidak pernah mengundurkan diri. Pasha masih tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/p/1AyBzyVt9N/
- https://www.facebook.com/share/r/1AQn7Sz8bg/
- https://www.facebook.com/share/p/1E3AuHJGvq/
- https://www.facebook.com/share/p/1Ec39bUBfP/
- https://www.facebook.com/share/p/1Dc6d3ksaw/
- https://www.facebook.com/share/r/16u8j1MLuR/?mibextid=9drbnH
- https://nasional.kompas.com/read/2025/08/22/20484651/tuai-pujian-karena-sikapnya-pasha-ungu-justru-bela-anggota-dpr-yang-joget-di
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28619) Cek Fakta: Hoaks Jusuf Hamka Bagikan Rp 50 Juta Hanya Dengan Daftar Melalui WhatsApp
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Jusuf Hamka membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun bernama Jusuf Hamka Berbagi mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Agustus 2025.
Akun tersebut menggunakan foto pengusaha Jusuf Hamka dan membuat narasi sebagai berikut:
"📌Ada Dana 🎁Hadiah Bantuan 50.000.000
Silahkan Langsung Clik Link Di Bawah Ini👇👇https://wa.me/message/P4XVMRUQ3OAFM
Semoga terwujud"
Lalu benarkah postingan Jusuf Hamka membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka link yang ditautkan pada postingan. Link itu mengarah pada nomor Whatsapp tertentu dan meminta kita memasukkan data pribadi.
Ini merupakan modus pencurian data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi seperti buku tabungan untuk diunggah di media sosial. Pasalnya data pribadi ini rawan digunakan untuk penipuan.
Cek Fakta Liputan6.com beberapa kali menemukan akun palsu Jusuf Hamka di Facebook dengan klaim serupa. Padahal Jusuf Hamka sudah menjelaskan tidak punya akun media sosial selain @jusufhamka di Instagram dan @mohjusufhamka_official di Tiktok.
Ia juga menjelaskan tidak punya akun resmi di Facebook. Postingan pada 31 Maret 2023 itu juga disertai narasi:
"HATI2 PENIPUAN. Banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan dengan menggunakan nama saya.
Untuk itu saya tegaskan kembali melalui video di atas ini. Mohon tidak mudah percaya kepada akun-akun lain, kecuali Instagram dan Tiktok seperti video di atas ini.
Bila ada yang minta-minta nomor rekening atau uang administrasi, mohon jangan dilayani karena itu pasti penipuan.
Think smart, do smart, and be smart."
Kesimpulan
Postingan Jusuf Hamka membagikan uang Rp 50 juta hanya dengan mendaftar melalui Whatsapp adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2025-28618) [SALAH] KPK Panggil Megawati Terkait Puluhan Kasus Korupsi
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 26/08/2025
Berita
Pada Sabtu (12/07/2025) akun Facebook “Kadek Deva” mengunggah video [arsip] yang menampilkan Megawati Soekarno Putri menghadiri panggilan KPK terkait puluhan kasus korupsi. Video tersebut disertai narasi :
MENYALA PAK P3RSID3N PER4BOWO SUBIANTO “
"KPk p4ngGil M3G4W4TI Untuk dip3riks4 !! Mak Panik Puluh4n kasuS Kurupsi t3rbOngk4r S3KAND4L P3njual4n Pulau hingga 1ndOsat di Usut KPK PDIP bis4 dibu4rk4n kar3n4 dibiy4yai uwang kurupsi!.apa rakyat Indonesia Setuju Jika partai PDIP diBub4rkan… bagaiman4 tanggap4n Kali4n…"
Hingga Selasa (26/8/2025) video tersebut telah dilihat lebih dari 2,9 juta kali, disukai 41 ribu, dan menuai 9 ribu komentar.
MENYALA PAK P3RSID3N PER4BOWO SUBIANTO “
"KPk p4ngGil M3G4W4TI Untuk dip3riks4 !! Mak Panik Puluh4n kasuS Kurupsi t3rbOngk4r S3KAND4L P3njual4n Pulau hingga 1ndOsat di Usut KPK PDIP bis4 dibu4rk4n kar3n4 dibiy4yai uwang kurupsi!.apa rakyat Indonesia Setuju Jika partai PDIP diBub4rkan… bagaiman4 tanggap4n Kali4n…"
Hingga Selasa (26/8/2025) video tersebut telah dilihat lebih dari 2,9 juta kali, disukai 41 ribu, dan menuai 9 ribu komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran dengan memasukkan gambar pada video tersebut ke mesin pencarian foto Google Image Search.
Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel antara.com yang diunggah Jumat (25/10/2025) berjudul “Konsolidasi pemenangan PDIP pada Pilkada 2024 di Jateng”. Pada foto itu tampak Megawati didampingi Puan Maharani berjalan keluar usai menghadiri Konsolidasi Organisasi Internal Partai.
Hasil penelusuran TurnBackHoax dengan kata kunci “Megawati dipanggil KPK” tidak menemukan bukti bahwa Megawati dipanggil KPK. RRI.co.id sempat memberitakan isu pemanggilan terkait kasus Hasto pada Agustus 2024, namun panggilan itu tidak pernah terjadi.
Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel antara.com yang diunggah Jumat (25/10/2025) berjudul “Konsolidasi pemenangan PDIP pada Pilkada 2024 di Jateng”. Pada foto itu tampak Megawati didampingi Puan Maharani berjalan keluar usai menghadiri Konsolidasi Organisasi Internal Partai.
Hasil penelusuran TurnBackHoax dengan kata kunci “Megawati dipanggil KPK” tidak menemukan bukti bahwa Megawati dipanggil KPK. RRI.co.id sempat memberitakan isu pemanggilan terkait kasus Hasto pada Agustus 2024, namun panggilan itu tidak pernah terjadi.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “KPK panggil Megawati terkait puluhan kasus korupsi” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2025/08/26/salah-kpk-panggil-megawati-terkait-puluhan-kasus-korupsi/ [antarafoto.com] Konsolidasi pemenangan PDIP pada Pilkada 2024 di Jateng [rri.co.id] KPK Mungkin Panggil Megawati untuk Kasus Harun Masiku
- https://www.facebook.com/reel/1123747939801812 (unggahan akun Facebook “Kadek Deva”)
- https://archive.ph/wip/YCg8b (arsip unggahan akun Facebook “Kadek Deva)
Halaman: 715/7228
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4906948/original/016442900_1722501838-IMG_20240801_134149.jpg)

