tirto.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu isu yang mencuat adalah terkait tunjangan rumah senilai Rp50 juta yang dikabarkan akan diberikan kepada para wakil rakyat.
ADVERTISEMENT
Kebijakan ini menuai kritik tajam dan memicu gelombang protes dari masyarakat. Pada Senin (25/8/2025), sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR. Salah satu tuntutan utama mereka adalah penolakan terhadap tunjangan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Di tengah ramainya kritik terhadap DPR, media sosial diramaikan oleh unggahan yang menyebutkan bahwa anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sigit Purnomo Said, atau yang akrab disapa Pasha Ungu, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR RI. Dalam unggahan tersebut, alasan Pasha mengundurkan diri adalah karena ia tidak ingin menikmati uang haram.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Narasi itu disebarkan oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Ani Soraya” (arsip), “Andi Juliardi”, dan “Liana Natalia Gustan” pada Sabtu (23/8/2025) dan Minggu (24/8/2025).
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Unggahan tersebut menampilkan video, di antaranya ada yang berisi klip potongan pernyataan Pasha Ungu saat rapat di DPR. Sisanya hanya menampilkan foto Pasha Ungu disertai keterangan bahwa yang bersangkutan mengundurkan diri dari DPR.
“VIRAL PASHA UNGU MENGUNDURKAN DIRI MENJADI ANGGOTA DPR RI. Kata PASHA UNGU saya nggak mau ikut-ikutan makan uang haram lebih baik mundur demi rakyat saya,” tulis keterangan teks dalam video salah satu unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
PERIKSA FAKTA Hoaks Pasha Ungu Mengundurkan Diri dari DPR RI.
Sepanjang Sabtu (23/8/2025) hingga Selasa (26/8/2025), atau selama tiga hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan tersebut telah memperoleh 5,2 ribu tanda suka, 464 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 62 kali.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut? Benarkah Pasha mengundurkan diri dari anggota DPR RI?
(GFD-2025-28629) Hoaks Pasha Ungu Mengundurkan Diri dari DPR RI
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto mengamati satu per satu video yang disertakan dalam klaim unggahan. Hasilnya, tidak ada satupun keterangan dalam video tersebut yang mengonfirmasi kebenaran klaim yang menyebut bahwa Pasha mengundurkan diri dari anggota DPR-RI.
Salah satu video yang menampilkan klip omongan Pasha saat rapat di DPR pun tidak berkaitan dengan klaim ini. Dalam kesempatan tersebut, Pasha diketahui sedang membahas soal penyelenggaraan haji.
Klaim bahwa Pasha mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI pun terbantahkan oleh Tirto. Pada Senin (25/8/2025) reporter Tirto mewawancarai langsung Pasha Ungu dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI. Dalam wawancara tersebut, Pasha bahkan memberikan tanggapan terkait polemik tunjangan perumahan anggota dewan yang nilainya mencapai Rp50 juta per bulan.
Pasha mengatakan, dalam menentukan besaran tunjangan perumahan, DPR RI telah melakukan perhitungan dengan berbagai mekanisme. Mengenai anggapan bahwa besaran tunjangan itu terlalu besar dan menyia-nyiakan uang rakyat, menurutnya, tidak bisa dibicarakan di tempat terbuka secara bebas. Menurutnya, persoalan itu mesti dibahas dengan cara duduk bersama.
"Ada masyarakat yang menganggap kok seolah-olah berlebihan, misalnya, kok seolah-olah ini buang-buang uang rakyat, misalnya, ya ini kan kita tidak bisa bicarakan di meja yang bebas. Ini harus kita dudukkan bersama," tutur Pasha.
Melalui unggahan dalam akun Instagram resminya, @pashaungu_vm, Pasha juga masih mengunggah kegiatannya sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Pada Senin (25/8/2025), ia menghadiri rapat kerja Komisi VIII bersama mitra kerja dalam agenda penyampaian pendapat akhir Fraksi PAN atas perubahan ketiga RUU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
“rapat kerja @komisi_8 bersama mitra kerja dalam agenda penyampaian pendapat akhir fraksi partai @amanatnasional atas perubahan ketiga RUU no 8 tahun 2019 tentang UU penyelenggaraan ibadah haji dan umrah sekaligus diserahkan kepada ketua komisi 8 serta wakil pemerintah dalam hal ini menteri hukum RI dan panja pemerintah yang diketuai oleh wamensetneg,” tulis Pasha dalam unggahan Instagramnya, Senin.
Artinya, ia belum mengundurkan diri dan tak terbukti menyatakan mundur dari DPR karena tidak mau makan uang haram, seperti disebut dalam klaim.
Salah satu video yang menampilkan klip omongan Pasha saat rapat di DPR pun tidak berkaitan dengan klaim ini. Dalam kesempatan tersebut, Pasha diketahui sedang membahas soal penyelenggaraan haji.
Klaim bahwa Pasha mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI pun terbantahkan oleh Tirto. Pada Senin (25/8/2025) reporter Tirto mewawancarai langsung Pasha Ungu dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI. Dalam wawancara tersebut, Pasha bahkan memberikan tanggapan terkait polemik tunjangan perumahan anggota dewan yang nilainya mencapai Rp50 juta per bulan.
Pasha mengatakan, dalam menentukan besaran tunjangan perumahan, DPR RI telah melakukan perhitungan dengan berbagai mekanisme. Mengenai anggapan bahwa besaran tunjangan itu terlalu besar dan menyia-nyiakan uang rakyat, menurutnya, tidak bisa dibicarakan di tempat terbuka secara bebas. Menurutnya, persoalan itu mesti dibahas dengan cara duduk bersama.
"Ada masyarakat yang menganggap kok seolah-olah berlebihan, misalnya, kok seolah-olah ini buang-buang uang rakyat, misalnya, ya ini kan kita tidak bisa bicarakan di meja yang bebas. Ini harus kita dudukkan bersama," tutur Pasha.
Melalui unggahan dalam akun Instagram resminya, @pashaungu_vm, Pasha juga masih mengunggah kegiatannya sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Pada Senin (25/8/2025), ia menghadiri rapat kerja Komisi VIII bersama mitra kerja dalam agenda penyampaian pendapat akhir Fraksi PAN atas perubahan ketiga RUU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
“rapat kerja @komisi_8 bersama mitra kerja dalam agenda penyampaian pendapat akhir fraksi partai @amanatnasional atas perubahan ketiga RUU no 8 tahun 2019 tentang UU penyelenggaraan ibadah haji dan umrah sekaligus diserahkan kepada ketua komisi 8 serta wakil pemerintah dalam hal ini menteri hukum RI dan panja pemerintah yang diketuai oleh wamensetneg,” tulis Pasha dalam unggahan Instagramnya, Senin.
Artinya, ia belum mengundurkan diri dan tak terbukti menyatakan mundur dari DPR karena tidak mau makan uang haram, seperti disebut dalam klaim.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut Sigit Purnomo Said atau yang akrab disapa Pasha Ungu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR RI bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hingga Senin (25/8/2025) kemarin Pasha masih beraktivitas menjadi anggota DPR RI. Nama Pasha sendiri masih terdaftar di situs resmi DPR RI sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Lebih lanjut, tidak ada informasi dari partai Pasha, PAN, yang membenarkan klaim yang menyebut mantan Wakil Walikota Palu tersebut mengundurkan diri sebagai anggota DPR-RI.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hingga Senin (25/8/2025) kemarin Pasha masih beraktivitas menjadi anggota DPR RI. Nama Pasha sendiri masih terdaftar di situs resmi DPR RI sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Lebih lanjut, tidak ada informasi dari partai Pasha, PAN, yang membenarkan klaim yang menyebut mantan Wakil Walikota Palu tersebut mengundurkan diri sebagai anggota DPR-RI.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://tirto.id/puan-bantahanggota-dpr-naik-gaji-itu-kompensasi-uang-rumah-hfXU
- https://web.facebook.com/reel/785171420730028
- https://web.facebook.com/watch/?v=1292494089047183
- https://web.facebook.com/reel/1709227107132933
- https://www.instagram.com/p/DNxdRS6WLNP/?hl=en
- https://www.instagram.com/p/DNxaLOKYquZ/?img_index=1
- https://en.dpr.go.id/anggota/detail/id/2175
(GFD-2025-28628) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Roblox akan Ditutup pada 1 September 2025
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim platform Roblox bakal ditutup permanen pada 1 September 2025.
Sebagai informasi, Roblox merupakan platform daring tempat pengguna dapat memainkan beragam gim yang dibuat dan dibagikan oleh pengguna lain (user-generated content/UGC).
Saat ini, Roblox tengah diterpa isu keamanan anak dan beberapa negara telah melarang platform tersebut.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi Roblox akan tutup permanen perlu diluruskan.
Narasi yang mengeklaim Roblox akan ditutup permanen pada 1 September 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar unggahan X (Twitter) sebagai berikut:
Resmi! Roblox akan Tutup pada 1 September
Unggahan X tersebut mencantumkan gambar yang diklaim pengumuman resmi dari Roblox:
Setelah pertimbangan yang matang, kami memutuskan untuk menutup platform kami secara permanen. Keputusan ini merupakan respons langsung atas tingginya permintaan publik, di samping meningkatnya kekhawatiran tentang keselamatan dan keamanan.
Screenshot Klarifikasi, tidak benar Roblox tutup pada 1 September 2025
Sebagai informasi, Roblox merupakan platform daring tempat pengguna dapat memainkan beragam gim yang dibuat dan dibagikan oleh pengguna lain (user-generated content/UGC).
Saat ini, Roblox tengah diterpa isu keamanan anak dan beberapa negara telah melarang platform tersebut.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi Roblox akan tutup permanen perlu diluruskan.
Narasi yang mengeklaim Roblox akan ditutup permanen pada 1 September 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Agustus 2025.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar unggahan X (Twitter) sebagai berikut:
Resmi! Roblox akan Tutup pada 1 September
Unggahan X tersebut mencantumkan gambar yang diklaim pengumuman resmi dari Roblox:
Setelah pertimbangan yang matang, kami memutuskan untuk menutup platform kami secara permanen. Keputusan ini merupakan respons langsung atas tingginya permintaan publik, di samping meningkatnya kekhawatiran tentang keselamatan dan keamanan.
Screenshot Klarifikasi, tidak benar Roblox tutup pada 1 September 2025
Hasil Cek Fakta
Setelah dicermati, pengumuman penutupan Roblox pada 1 September 2025 bersumber dari akun parodi. Akun tersebut bukan akun resmi Roblox.
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran ke akun resmi Roblox dan tidak menemukan pernyataan yang menyebut bahwa platform bakal ditutup.
Sebaliknya, Roblox pada Januari 2020 telah angkat bicara mengenai isu penutupan platform yang berulang kali beredar di internet.
"Mari kita luruskan semuanya: Roblox tidak akan "ditutup". Hoaks yang sama (dengan beberapa detail yang diubah) beredar setiap satu atau dua tahun," tulis Roblox.
Sementara itu, isu penutupan Roblox baru-baru ini diduga terkait dengan kasus predator anak yang disebut menjangkiti platform tersebut.
Dilansir The Economic Times, Roblox telah diblokir di Turki, Oman, Qatar, dan China terkait kekhawatiran tentang konten yang tidak pantas dan risiko terhadap keselamatan anak.
Di Amerika Serikat, Roblox juga menghadapi gugatan hukum di Louisiana. Platform dituduh mengekspos anak-anak terhadap konten eksplisit dan ancaman predator dunia maya.
Menanggapi kritik, Roblox telah memperkuat langkah-langkah keamanan, seperti verifikasi usia dan syarat usia 17 tahun ke atas untuk mengakses beberapa permainan.
Perusahaan juga meningkatkan alat moderasinya dan memperluas kepatuhan terhadap peraturan internasional.
Roblox menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjangnya untuk menjadikan platform lebih aman bagi semua pengguna.
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran ke akun resmi Roblox dan tidak menemukan pernyataan yang menyebut bahwa platform bakal ditutup.
Sebaliknya, Roblox pada Januari 2020 telah angkat bicara mengenai isu penutupan platform yang berulang kali beredar di internet.
"Mari kita luruskan semuanya: Roblox tidak akan "ditutup". Hoaks yang sama (dengan beberapa detail yang diubah) beredar setiap satu atau dua tahun," tulis Roblox.
Sementara itu, isu penutupan Roblox baru-baru ini diduga terkait dengan kasus predator anak yang disebut menjangkiti platform tersebut.
Dilansir The Economic Times, Roblox telah diblokir di Turki, Oman, Qatar, dan China terkait kekhawatiran tentang konten yang tidak pantas dan risiko terhadap keselamatan anak.
Di Amerika Serikat, Roblox juga menghadapi gugatan hukum di Louisiana. Platform dituduh mengekspos anak-anak terhadap konten eksplisit dan ancaman predator dunia maya.
Menanggapi kritik, Roblox telah memperkuat langkah-langkah keamanan, seperti verifikasi usia dan syarat usia 17 tahun ke atas untuk mengakses beberapa permainan.
Perusahaan juga meningkatkan alat moderasinya dan memperluas kepatuhan terhadap peraturan internasional.
Roblox menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjangnya untuk menjadikan platform lebih aman bagi semua pengguna.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Roblox akan ditutup permanen pada 1 September 2025 perlu diluruskan.
Pengumuman itu bersumber dari akun parodi, bukan akun resmi Roblox. Perusahaan menyatakan, narasi penutupan Roblox merupakan hoaks yang telah berulang kali beredar.
Pengumuman itu bersumber dari akun parodi, bukan akun resmi Roblox. Perusahaan menyatakan, narasi penutupan Roblox merupakan hoaks yang telah berulang kali beredar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/raymiku99/posts/pfbid02aMBbYpW9jqANB1Soq1rSj6nSiNXfZKVfcBBfQ48g21aEuEWVQAwELbV5Ncu5WRwkl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid026m388ZmR7GotN2qwJW7PnoYBRmD7jNRrL7Z3yJgFMLKxGZfrHurfafs6YnLXpZhDl&id=100092872790054
- https://www.facebook.com/lela.johnson.718689/posts/pfbid0SuaxB6gzFtMCviXbpSypGLkrUAH1LqcUKfB2DADdianTZmYSDnbaKSU7XFJouFCHl
- https://www.facebook.com/yurichka.gerkin/posts/pfbid0bnjLJKR1DLfQDKWPKHqcCVF4BgJ8gzDiTURLGUuNTD8VY8mi4sHNUJptmjzQZnFkl
- https://x.com/Roblox/status/1217180210744852480
- https://twitter.com/Roblox/status/1217180210744852480?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://economictimes.indiatimes.com/news/international/us/roblox-shutdown-rumors-spread-online-explained-company-closing-down-on-september-1-2025-recurring-hoax-lawsuit-legal-case-government-ban-safety-concerns-complete-truth-roblox-corporation-official-statement/articleshow/123440921.cms?from=mdr
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28627) [KLARIFIKASI] Konteks Keliru, Video Warga Surabaya ke Jakarta untuk Tuntut Pembubaran DPR
Sumber:Tanggal publish: 25/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah di media sosial diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 25 Agustus 2025.
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu keliru dan perlu diluruskan.
Sebagai konteks, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat melakukan aksi demonstrasi bertajuk "Revolusi Rakyat Indonesia" di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI ditengah sulitnya kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Video yang diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan sejumlah orang dengan kendaraan memenuhi jalan raya. Narasi dalam video yakni sebagai berikut:
Seruan Ajakan Demo 25 Agustus 2025
Warga Surabaya Berangkat Ke Jakarta Ikut Demo Bubarkan DPR
Kalian Dimana, Dari Mana, Jangan Biarkan Saudara Kita Berjuang Sendirian Semangat 45 Membara
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR
Penelusuran Kompas.com
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Kompas.com menggunakan Yandex, diketahui bahwa video itu sudah beredar sejak tahun 2024.
Adapun video identik dengan unggahan akun TikTok ini.
Dalam keterangannya, video itu menampilkan konvoi yang dilakukan oleh Bonek yang merupakan suporter Persebaya Surabaya.
Video diberi keterangan: "Pov: ketika persebaya juara dan bonek bonita merayakan bersama."
Jadi dapat disimpulkan bahwa video itu tidak terkait dengan aksi demonstrasi menuntut pembubaran DPR di Jakarta.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat telah berkumpul di depan gerbang utama Gedung DPR RI untuk melakukan aksi demonstrasi.
Massa yang menamakan diri "Revolusi Rakyat Indonesia" turun ke jalan untuk menuntut pembatalan kenaikan tunjangan DPR serta mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu keliru dan perlu diluruskan.
Sebagai konteks, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat melakukan aksi demonstrasi bertajuk "Revolusi Rakyat Indonesia" di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI ditengah sulitnya kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Video yang diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR dibagikan di Facebook, misalnya oleh akun ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan sejumlah orang dengan kendaraan memenuhi jalan raya. Narasi dalam video yakni sebagai berikut:
Seruan Ajakan Demo 25 Agustus 2025
Warga Surabaya Berangkat Ke Jakarta Ikut Demo Bubarkan DPR
Kalian Dimana, Dari Mana, Jangan Biarkan Saudara Kita Berjuang Sendirian Semangat 45 Membara
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi menuntut pembubaran DPR
Penelusuran Kompas.com
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Kompas.com menggunakan Yandex, diketahui bahwa video itu sudah beredar sejak tahun 2024.
Adapun video identik dengan unggahan akun TikTok ini.
Dalam keterangannya, video itu menampilkan konvoi yang dilakukan oleh Bonek yang merupakan suporter Persebaya Surabaya.
Video diberi keterangan: "Pov: ketika persebaya juara dan bonek bonita merayakan bersama."
Jadi dapat disimpulkan bahwa video itu tidak terkait dengan aksi demonstrasi menuntut pembubaran DPR di Jakarta.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, pada Senin (25/8/2025) sejumlah masyarakat telah berkumpul di depan gerbang utama Gedung DPR RI untuk melakukan aksi demonstrasi.
Massa yang menamakan diri "Revolusi Rakyat Indonesia" turun ke jalan untuk menuntut pembatalan kenaikan tunjangan DPR serta mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan sejumlah warga Surabaya berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi menuntut pembubaran DPR merupakan informasi keliru.
Adapun video aslinya adalah momen ketika suporter Persebaya Surabaya melakukan konvoi.
Video itu sudah ada di media sosial sejak 2024, jauh sebelum ada aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25/8/2025).
Adapun video aslinya adalah momen ketika suporter Persebaya Surabaya melakukan konvoi.
Video itu sudah ada di media sosial sejak 2024, jauh sebelum ada aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25/8/2025).
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/1B3KZG8p5K/
- https://www.facebook.com/share/r/1Arwy2owC4/
- https://www.facebook.com/share/r/19XzBFZ175/?mibextid=9drbnH
- https://www.tiktok.com/@husenmochi21/video/7376865531225214213?_r=1&_t=ZS-8z9yb0S5YRN
- https://megapolitan.kompas.com/read/2025/08/25/10000221/massa-demo-25-agustus-mulai-padati-dpr-polisi-pasang-barikade-beton
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28626) Cek Fakta: Hoaks Alfamart Membagikan 280 iPhone dalam Rangka Ulang Tahun
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim Alfamart membagikan 280 iPhone dalam rangka ulang tahun. Informasi tersebut diunggah di salah satu akun Facebook pada Minggu 24 Agustus 2025.
Unggahan berupa tulisan sebagai berikut:
"🎊 Untuk merayakan ulang tahun 𝐀𝐥𝐟𝐚𝐦𝐚𝐫𝐭 𝐟𝐚𝐧𝐬., kami akan membagikan 280 iphone. Cukup ketik @ dan tekan tombol sorotan. Jika berubah menjadi biru, Anda telah terpilih.Pemenang akan diumumkan pada tanggal 27 Agustus 2025, pukul 20.00. Semoga berhasil! 🎂🥰."
Dalam foto yang diunggah, menampilkan sejumlah orang berfoto di depan sebuah gerai Alfamart sambil memegang spanduk bertuliskan Alfamart dengan tulisan 2000 TH STORE OPENING.
Di bawah foto, berjejer sejumlah handphone dan tumpukan kotak kemasan ponsel berlogo apel, ciri khas iPhone.
Benarkah klaim Alfamart membagikan 280 iPhone dalam rangka ulang tahun? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Alfamart membagikan 280 iPhone dalam rangka ulang tahun, dengan menghubungi Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Solihin.
Dia menyatakan, klaim bagi-bagi iPhone tersebut adalah hoaks.
"Itu hoax ya, bukan dari Alfamart, dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Solihin kepada Liputan6.com, Selasa (26/8/2025).
Penelusuran juga mengarah ke laman Instagram resmi Alfamart yang terverifikasi.
Pada highlights Instagram Alfamart terdapat unggahan yang meminta masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Alfamart.
"Awas penipuan mengatasnamakan Alfamart.
Yuk #BijakHadapiHoax, Jangan lengah, tetap waspada
Hati-hati terhadap link penipuan (phising) mengiming-imingi hadiah atau undian yang mencatut nama Alfamart di dalamnya yang disebarkan melalui broadcast Whatsapp ataupun media sosial tidak resmi.
Segala bentuk program promo, hadiah, dan kuis Alfamart dapat dicek pada sosial media atau media sosial resmi Alfamart dan situs resmi perusahaan (www.alfamart.co.id).
Abaikan dan laporkan segera jika menemukan link phising tersebut ke layanan resmi KOMINFO di aduankonten.id atau dapat konfirmasi melalui Alfacare di 1500-959.
Saring sebelum Sharing!"
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Alfamart membagikan 280 iPhone dalam rangka ulang tahun, tidak benar.
Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Solihin menyatakan, klaim tersebut adalah hoaks.
Rujukan
Halaman: 713/7228


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328082/original/078007000_1756197328-alfa_4.jpg)