(GFD-2025-28625) Cek Fakta: Tidak Benar Pasha Ungu Mundur dari Jabatan Anggota DPR RI
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Agustus 2025.
Klaim Pasha Ungu mudur Anggota DPR RI berupa video yang menampilkan tulisan sebagai berikut.
"Mundur sebelum dibubarkan itu jauh lebih terhormat.
Pasha ungu resmi mengundurkan diri jadi Anggota DPR RI ini dari hari atau ada unsur politik, hanya Dia dan Allah yang tahu"
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Nnayanih pemirsa.
Kalau DPR di bubarkan,,artis yg udah duduk di bangku DPR bakal balik jadi artis lagi nggak ya??Pantas lah hiburan tanah air sepi, ternyata udah JD DPR semua.Ahhhh,,,,gocak loe bolo nggak seru.
Semoga keputusan bapak Pasha ungu ini menjadi keputusan yg tepat. Mmg selama menjabat JD DPR,beliau selalu mengutarakan kepentingan rakyat,tp ttp nggak bisa menang krn 1 banding 1000 ".
Benarkah klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI, penelusuran mengarah pada artikel berujudul "Viral Isu Pasha Ungu Mundur dari DPR RI, Simak Fakta Sebenarnya" yang dimuat di Liputan6.com.
Pasha Ungu membantah informasi pengunduran diri yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan, dia menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pengunduran dirinya dari jabatan DPR.
"Saya tidak pernah merasa menyampaikan statemen bahwa saya mundur dari DPR," kata Pasha, dikutip dari ungghan akun YouTube Liputan6 SCTV, Selasa (26/8/2025).
Menurut Pasha, jabatan anggota DPR merupakan amanat diberikan oleh rakyat dan harus dipertanggungjawabkan, dia pun berkomitmen terus menjalankan amanat tersebut.
"Ini kan enggak main-main jadi anggota DPR kita kan punya tanggung jawab, kita punya amanat besar dari masyarakat khususnya dapil saya mewakili aspirasi mereka, kalau satu tahun juga belum saya kira kurang ksatria," ujar Pasha.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI tidak benar.
Pasha Ungu membantah informasi pengunduran diri yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan, dia menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang pengunduran dirinya dari jabatan DPR.
(GFD-2025-28624) Keliru: Tautan Pendaftaran Bansos PKH dari Kemenkominfo
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
SEBUAH tautan disertai gambar beredar di Facebook [arsip] dengan klaim sebagai formulir pendaftaran penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Tautan itu mengarah ke formulir berisi kolom nomor ponsel dan provinsi tempat tinggal. Gambar yang menyertainya menampilkan infografis PKH dengan logo Kementerian Kominfo.
Benarkah tautan pendaftaran tersebut berasal dari Kementerian Kominfo?
Tautan itu mengarah ke formulir berisi kolom nomor ponsel dan provinsi tempat tinggal. Gambar yang menyertainya menampilkan infografis PKH dengan logo Kementerian Kominfo.
Benarkah tautan pendaftaran tersebut berasal dari Kementerian Kominfo?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi konten itu dengan pencarian gambar terbalik Google dan membandingkan narasinya dengan informasi dari sumber kredibel. Hasilnya, data menunjukkan formulir pendaftaran tersebut palsu.
Konten yang beredar sebenarnya menampilkan poster lama berlogo Kementerian Kominfo di laman Indonesia.go.id pada 2021. Poster itu telah diubah dari versi aslinya.
Pada gambar yang beredar ditambahkan teks “daftarkan diri anda”. Analisis lebih lanjut menunjukkan poster tersebut memuat informasi PKH 2021 sebesar Rp28,31 triliun. Versi asli poster tidak berisi ajakan agar warga segera mendaftar.
Selain itu, Kementerian Kominfo kini sudah berganti nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Tautan formulir yang disertakan dalam unggahan juga mengarahkan pengguna ke situs https://daftar3-sekarang.online/. Situs ini bukan milik resmi pemerintah.
Pendaftaran Penerima Bansos
Dilansir Tempo, sejumlah bansos pemerintah cair pada atau mulai Agustus 2025. Penyaluran menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang datanya tersimpan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebelumnya bernama Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Jenis bansos yang disalurkan adalah PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Untuk menerima bansos, nama warga harus terdaftar di DTSEN. Masyarakat dapat memeriksa statusnya melalui aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Google Play Store atau di laman www.cekbansos.kemensos.go.id
Konten yang beredar sebenarnya menampilkan poster lama berlogo Kementerian Kominfo di laman Indonesia.go.id pada 2021. Poster itu telah diubah dari versi aslinya.
Pada gambar yang beredar ditambahkan teks “daftarkan diri anda”. Analisis lebih lanjut menunjukkan poster tersebut memuat informasi PKH 2021 sebesar Rp28,31 triliun. Versi asli poster tidak berisi ajakan agar warga segera mendaftar.
Selain itu, Kementerian Kominfo kini sudah berganti nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Tautan formulir yang disertakan dalam unggahan juga mengarahkan pengguna ke situs https://daftar3-sekarang.online/. Situs ini bukan milik resmi pemerintah.
Pendaftaran Penerima Bansos
Dilansir Tempo, sejumlah bansos pemerintah cair pada atau mulai Agustus 2025. Penyaluran menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang datanya tersimpan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebelumnya bernama Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Jenis bansos yang disalurkan adalah PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Untuk menerima bansos, nama warga harus terdaftar di DTSEN. Masyarakat dapat memeriksa statusnya melalui aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Google Play Store atau di laman www.cekbansos.kemensos.go.id
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan, narasi yang menyebut tautan berisi formulir pendaftaran bansos pemerintah dari Kementerian Kominfo adalah keliru. Tautan itu diduga bagian dari praktik phishing untuk mengumpulkan data masyarakat melalui formulir palsu.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0ZaWu9SoBx4z7UCwbd2YUNTVijaYUbmvnMMdZVuhgs765sKdBfZ66DnDhzTuyHZS6l&id=61579298192837&__cft__[0]=AZVO7ReHjifHFHXF-rbryYdEyqG2-2sdNRtMWMWjlz22jI97j36zYwQTXmsrmWFYONuwJyq6bi8pC_BmfsBpxmeR5EC3iZpxtcu-lhw9JqGiwUhd9_rfs5JMsdqGTyZGzRXqGgmODuCzmilGO48pDis_b5YRoOhiGEWtgIWjdnlx3Q&__tn__=%2CO%2CP-R
- https://mvau.lt/media/dad22047-2d75-446d-b338-d74ede202cdb
- https://indonesia.go.id/mediapublik/detail/1174
- https://www.tempo.co/ekonomi/daftar-bansos-yang-cair-agustus-2025-2056142
- https://www.tempo.co/politik/-segini-besaran-bansos-pkh-2025-dan-cara-mengeceknya-2052061
- http://www.cekbansos.kemensos.go.id /cdn-cgi/l/email-protection#0c6f69676a6d67786d4c7869617c63226f63226568
(GFD-2025-28623) Keliru: Video Dokter Tirta Temukan Obat Wasir dari Air Putih dan Garam
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2025
Berita
SEBUAH video beredar di Facebook [arsip] dengan klaim dokter Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta menemukan metode pengobatan wasir menggunakan air putih dan garam dapur.
Video itu menampilkan Tirta saat diwawancarai Deddy Corbuzier. Ia terlihat memberi testimoni soal penyembuhan wasir dengan air putih dan garam.
Benarkah dr. Tirta pernah menyampaikan temuannya soal metode pengobatan wasir dengan air garam?
Video itu menampilkan Tirta saat diwawancarai Deddy Corbuzier. Ia terlihat memberi testimoni soal penyembuhan wasir dengan air putih dan garam.
Benarkah dr. Tirta pernah menyampaikan temuannya soal metode pengobatan wasir dengan air garam?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi narasi itu dengan analisis konten, pencarian gambar terbalik, dan pemindaian menggunakan alat deteksi akal imitasi (AI). Hasilnya, konten tersebut telah dimanipulasi dengan teknologi imitasi.
Video yang beredar bersumber dari siniar di saluran YouTube Tirta PengPengPeng milik dr Tirta pada 2023. Siniar itu terdiri atas tiga bagian (satu, dua, tiga), namun tidak satu pun membahas penyembuhan wasir.
Kesamaan terlihat dari warna dinding, pakaian, alat siniar, hingga sudut pengambilan gambar. Bedanya, pada video di Facebook gerak bibir dan garis rahang tidak sinkron. Ekspresi Tirta juga tampak monoton, berbeda dengan video asli yang lebih variatif. Keganjilan semacam ini umum ditemukan pada konten berbasis akal imitasi.
Analisis dengan alat Hive Moderation menunjukkan 99,8 persen audio dalam video itu melibatkan akal imitasi.
Sementara pemindaian dengan Hiya Deepfake Voice Detector mencatat skor autentikasi suara hanya 28 persen, yang berarti 72 persen kemungkinan suara dibuat dengan akal imitasi.
Pengobatan Wasir
Menurut Harvard University, Amerika Serikat, wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar rektum dan anus. Vena ini berbentuk seperti bantalan kecil yang dimiliki semua orang.
Pembengkakan bisa terjadi di rektum bawah (wasir internal) atau di bawah kulit sekitar anus (wasir eksternal). Wasir internal biasanya menimbulkan pendarahan tanpa rasa sakit, sementara wasir eksternal lebih menyakitkan. Rasa sakit muncul saat terbentuk gumpalan darah di dekat anus. Menggaruk atau mengusap bagian tersebut justru memperparah kondisi.
Pengobatan bisa dilakukan di rumah, meski dalam kondisi tertentu perlu ditangani tenaga medis. Cara mandiri antara lain memperbanyak konsumsi serat, berjalan cepat 20–30 menit per hari, tidak menunda buang air besar, merendam pinggul dengan air hangat, serta memakai obat yang dijual bebas di apotek.
Video yang beredar bersumber dari siniar di saluran YouTube Tirta PengPengPeng milik dr Tirta pada 2023. Siniar itu terdiri atas tiga bagian (satu, dua, tiga), namun tidak satu pun membahas penyembuhan wasir.
Kesamaan terlihat dari warna dinding, pakaian, alat siniar, hingga sudut pengambilan gambar. Bedanya, pada video di Facebook gerak bibir dan garis rahang tidak sinkron. Ekspresi Tirta juga tampak monoton, berbeda dengan video asli yang lebih variatif. Keganjilan semacam ini umum ditemukan pada konten berbasis akal imitasi.
Analisis dengan alat Hive Moderation menunjukkan 99,8 persen audio dalam video itu melibatkan akal imitasi.
Sementara pemindaian dengan Hiya Deepfake Voice Detector mencatat skor autentikasi suara hanya 28 persen, yang berarti 72 persen kemungkinan suara dibuat dengan akal imitasi.
Pengobatan Wasir
Menurut Harvard University, Amerika Serikat, wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar rektum dan anus. Vena ini berbentuk seperti bantalan kecil yang dimiliki semua orang.
Pembengkakan bisa terjadi di rektum bawah (wasir internal) atau di bawah kulit sekitar anus (wasir eksternal). Wasir internal biasanya menimbulkan pendarahan tanpa rasa sakit, sementara wasir eksternal lebih menyakitkan. Rasa sakit muncul saat terbentuk gumpalan darah di dekat anus. Menggaruk atau mengusap bagian tersebut justru memperparah kondisi.
Pengobatan bisa dilakukan di rumah, meski dalam kondisi tertentu perlu ditangani tenaga medis. Cara mandiri antara lain memperbanyak konsumsi serat, berjalan cepat 20–30 menit per hari, tidak menunda buang air besar, merendam pinggul dengan air hangat, serta memakai obat yang dijual bebas di apotek.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan, klaim bahwa dr Tirta menemukan metode menyembuhkan wasir dengan air garam adalah keliru. Video itu hasil manipulasi dengan akal imitasi.
Rujukan
- https://web.facebook.com/61578747834937/videos/1428209591628762/?_rdc=1&_rdr
- https://mvau.lt/media/59e3e20d-e764-4db2-b9a0-382fbac45aab
- https://www.youtube.com/@TirtaPengPengPeng
- https://www.youtube.com/watch?v=dOLpfMGHU68
- https://www.youtube.com/watch?v=vm6aCpZ8K-0
- https://www.youtube.com/watch?v=15Mvh7ZUBYQ
- https://hivemoderation.com/
- https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/hemorrhoids_and_what_to_do_about_them /cdn-cgi/l/email-protection#8cefe9e7eaede7f8edccf8e9e1fce3a2efe3a2e5e8
(GFD-2025-28622) [SALAH] Video Wanita Aceh Berbicara di Depan Parlemen Eropa Inginkan Aceh Merdeka
Sumber: threads.comTanggal publish: 26/08/2025
Berita
Beredar video [arsip] dari akun Threads “_aminwijya99” pada Rabu (20/8/2025) yang menampilkan seorang wanita berpakaian dan berhijab putih berbicara di depan parlemen Eropa dengan narasi:
“Ketika Rakyat Aceh Bersuara Ke Dunia Propinsi Lain Mengolok2 Aceh Tapi Suatu Saat Kalian Akan Merasakan Gimana Keserakahan Para Pejabat Indonesia”
Hingga Selasa (26/8/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 3 ribu kali, menuai 242 komentar dan dibagikan ulang oleh 119 pengguna Threads lainnya.
“Ketika Rakyat Aceh Bersuara Ke Dunia Propinsi Lain Mengolok2 Aceh Tapi Suatu Saat Kalian Akan Merasakan Gimana Keserakahan Para Pejabat Indonesia”
Hingga Selasa (26/8/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 3 ribu kali, menuai 242 komentar dan dibagikan ulang oleh 119 pengguna Threads lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengunggah potongan video tersebut ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com.
Hasilnya, video tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 66.2 persen.
Selanjutnya TurnBackHoax mengunggah audio pada video tersebut ke situs pendeteksi audio AI, detect.resemble.ai.
Dalam situs tersebut menghasilkan analisis bahwa audio tersebut adalah fake atau palsu, sehingga konten tersebut diketahui dibuat oleh AI.
Selain itu, tidak ada media kredibel yang melaporkan kejadian tersebut.
Hasilnya, video tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 66.2 persen.
Selanjutnya TurnBackHoax mengunggah audio pada video tersebut ke situs pendeteksi audio AI, detect.resemble.ai.
Dalam situs tersebut menghasilkan analisis bahwa audio tersebut adalah fake atau palsu, sehingga konten tersebut diketahui dibuat oleh AI.
Selain itu, tidak ada media kredibel yang melaporkan kejadian tersebut.
Kesimpulan
Faktanya video wanita Aceh berbicara di depan parlemen Eropa tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Rujukan
Halaman: 714/7228




