• (GFD-2025-28560) [SALAH] Ada Biaya untuk Pembukaan Rekening yang Diblokir PPATK

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/08/2025

    Berita

    Pada Rabu (13/8/2025) akun Facebook “Wahyu Ari Wibowo” membagikan narasi [arsip] berisi narasi :

    “PPATK sudah blokir lebih dari 120 juta rekening nganggur .

    Ternyata jika ingin di buka blokir an nya harus bayar

    100.000 ribu”

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.

    Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menepis kabar tentang adanya biaya yang dikenakan untuk membuka blokir rekening dormant.

    “Tidak ada biaya. Gratis,” ujar Ivan, sebagaimana dilaporkan kompas.com, Kamis (14/8/2025).

    PPATK telah menyelesaikan proses analisis terhadap 122 juta rekening dormant yang diblokir sejak 15 Mei 2025, semua rekening tersebut sudah dibuka kembali.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “ada biaya untuk pembukaan rekening yang diblokir PPATK” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28559) [SALAH] Thailand Jatuhkan Asap Beracun di Kamboja

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/08/2025

    Berita

    Pada Senin (28/7/2025) akun Facebook “Housefor Rent InPoipet” membagikan video [arsip] berisi narasi :

    “Thailand telah menjatuhkan asap beracun di wilayah Kamboja”

    Hingga Kamis (21/8/2025) unggahan telah dilihat 19 ribu kali dan mendapat belasan komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Periksa Fakta AFP.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta AFP, video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok ‘zainalabidinhasannal’ [arsip]. Saat ini video itu sudah dihapus. Dalam unggahannya, video itu disertai tagar #limalangkawi.

    Pemilik akun TikTok ‘zainalabidinhassanal’ mengonfirmasi kepada AFP bahwa video tersebut direkam saat berlangsungnya acara Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2023.

    LIMA merupakan ajang pameran internasional di bidang kedirgantaraan dan kemaritiman yang diselenggarakan di Langkawi, Malaysia. Acara tersebut berlangsung di Pusat Pameran Internasional Mahsuri, yang terletak di sebelah Bandara Internasional Langkawi, di sebuah kepulauan di lepas pantai utara Malaysia.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Thailand jatuhkan asap beracun di Kamboja” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28558) [SALAH] Prabowo Lepas Pulau Layang-Layang untuk Malaysia

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 21/08/2025

    Berita

    Akun Facebook “PitriYani Real” pada Sabtu (16/8/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “BERITA BESAR Internasional
    DI ERA JOKOWI PULAU LAYANG-LAYANG MASIH MILIK NKRI
    Di era Prabowo Pulau layang-layang milik Malaysia
    Jual welas asih Prabowo memang tak perlu diuji lagi Prabowo pilih melepas pulau layang-layang ke Malaysia daripada terjadi perang antar negara
    Pulau aja dilepas apalagi koruptor bagaimana menurut kalian Lur??? kurang baik apalagi presiden kita”
    Per Kamis (21/8/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 2.500 tanda suka dan 750 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pulau Layang-Layang Indonesia” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dari laman sebagai berikut:
    Laman amti.csis.org (Asia Maritime Transparency Initiative) dalam artikel “Pulau Layang-Layang”. Disebutkan, Pulau Layang-Layang merupakan sebuah batuan di Kepulauan Spratly yang dikelola oleh Malaysia sejak tahun 1983.
    Artikel iloveborneo.my “Jadi Rebutan Beberapa Negara Besar, Ini Sejarah Dan Konflik Pulau Layang-Layang Di Sabah”. Artikel yang tayang pada Oktober 2023 itu menyebut bahwa sejak tahun 1983, Malaysia telah meneguhkan Pulau Layang-Layang sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, negara-negara lain seperti China, Taiwan, Filipina, dan Vietnam turut mengeklaim pulau ini.
    Artikel defencesecurityasia.com “Pulau Layang-Layang Dijadikan “Sasaran” Pendaratan Oleh Pasukan Airbone China?”. Dalam artikel yang tayang pada Juli 2022 itu menyebut bahwa meski Pulau Layang-Layang telah diduduki Malaysia sejak lama, tetapi sebagian kepemilikannya masih diklaim oleh China.
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tentang “Prabowo lepas Pulau Layang-Layang untuk Malaysia”.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Prabowo lepas Pulau Layang-Layang untuk Malaysia” adalah konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan

  • (GFD-2025-28557) [SATIR] Polisi Imbau Warga Bermain Judol dengan Sportif dan Tidak Merugikan Bandar

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 21/08/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] yang diunggah oleh akun Facebook “Ajat Sudrajat” pada Kamis (7/8/2025) dengan narasi pada video sebagai berikut:

    “Di himbau agar bermain judol secara jujur dan sportif tidak boleh melakukan kekurangan dalam bentuk apapun karena akan merugikan bandar judolnya.”

    Hingga Kamis (21/8/2025), unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 3,8 juta kali, menuai lebih dari 19,1 ribu komentar, dan lebih dari 7,8 ribu kali dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba menelusuri keaslian video tersebut dengan menggunakan alat Hiya Deepfake Voice Detector untuk mendeteksi apakah audio pada video tersebut asli atau dibuat menggunakan AI.

    Hasilnya setelah diperiksa menggunakan alat tersebut, dideteksi bahwa audio pada video tersebut mendapat skor 28/100 dengan keterangan “The sampled voice is likely a deepfake”, sehingga dapat diartikan bahwa audio tersebut dibuat menggunakan AI deepfake.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “polisi imbau warga bermain judol dengan sportif tanpa merugikan bandar” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan