• (GFD-2025-28759) Cek Fakta, Rumah Wagub Jatim Emil Dardak dibakar dan dijarah massa

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/09/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menarasikan bahwa rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dibakar dan dijarah massa.

    Sejak 25 Agustus 2025, Indonesia memang dilanda rangkaian demonstrasi besar yang awalnya terjadi di Jakarta lalu meluas ke kota-kota lain seperti Surabaya, Bandung, Makassar, Solo, dan Yogyakarta.

    Pada Jumat, aksi protes semakin memanas hingga terjadi bentrokan antara massa dan aparat di Surabaya. Massa yang menamakan diri Solidaritas Affan Kurniawan melakukan longmarch ke Gedung Negara Grahadi, menyebabkan kerusuhan yang merusak fasilitas umum dan membakar tujuh pos polisi.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Rumah Dinas Wagub Jatim Emil Dardak dan Arumi Bachsin Dibak*r, Barang-barang juga Dijarah”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah rumah Wagub Jatim Emil Dardak dibakar dan dijarah massa?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, informasi rumah dinas Emil Dardak dan istrinya Arumi Bachsin dibakar adalah tidak benar.

    Foto yang beredar merupakan sisi barat Gedung Negara Grahadi di Jalan Raya Gubernur Suryo, Surabaya, yang dibakar massa pada Sabtu malam sekitar pukul 21.38 WIB.

    Api merusak beberapa ruangan, termasuk ruang kerja Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, ruang kerja Kepala Biro Umum, ruang Protokol, serta ruang Biro Rumah Tangga. Baca selengkapnya di sini

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Rumah Wagub Jatim Emil Dardak dibakar dan dijarah massa

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28758) [HOAKS] Wapres Gibran Ikut Demo Agustus 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diklaim ikut hadir dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI pada Agustus 2025.

    Di media sosial, beredar video Gibran memakai kaos hitam datang ke kerumunan warga yang sedang duduk di lapangan terbuka.

    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan, konten asli disebarkan dengan konteks keliru sehingga informasinya salah.

    Informasi yang menyebut Gibran turut hadir dalam demo Agustus 2025 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Konten serupa juga ditemukan di TikTok dan YouTube.

    Berikut teks yang tertera dalam video:

    Yang didemo "DPR" yang nyanperin wapres

    Wapres Gibran Ikut Demo.....Ini baru wakil presiden yang merakyat

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, yang menyebut Gibran turut hadir dalam demo Agustus 2025.

    Hasil Cek Fakta

    Peristiwa dalam video tidak terkait dengan aksi demonstrasi terhadap kinerja DPR RI yang berlangsung pada 25 dan 28 Agustus 2025.

    Dalam video, Gibran datang ke Balai Kota Solo untuk nonton bareng (nobar) pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan China yang digelar di depan Balai Kota Solo, pada Kamis, 5 Juni 2025 malam.

    Video dari peristiwa yang sama dengan sudut pandang berbeda, diunggah akun TikTok @solokini.

    Kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia juga mengunggah kehadiran Gibran dalam acara nobar tersebut.

    Tampak Gibran menyapa dan menyalami warga yang sedang duduk lapangan terbuka Balai Kota Solo.

    Sementara, sepanjang gelombang aksi demo pada akhir Agustus 2025 tidak ada sosok Gibran yang hadir.

    Kesimpulan

    Video Wapres Gibran menghadiri acara nobar Timnas Indonesia disebarkan dengan konteks keliru.

    Gibran datang ke Balai Kota Solo untuk menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan China pada Kamis, 5 Juni 2025 malam.

    Peristiwa itu tidak ada kaitannya dengan aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Agustus 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28757) [KLARIFIKASI] VIdeo Demonstrasi di Kementerian Keuangan Merupakan Rekayasa AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan kerumunan massa melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kementerian Keuangan.

    Unggahan itu beredar pada Agustus 2025, sehingga seakan-akan terjadi bersamaan dengan demonstrasi besar di depan Gedung DPR RI.

    Namun, setelah ditelusuri video demonstrasi di depan Kemenkeu merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).

    Video yang diklaim menampilkan kerumunan massa melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kementerian Keuangan salah satunya dibagikan akun Facebook ini.

    Dalam video tampak sejumlah orang melakukan aksi demonstrasi di depan sebuah gedung yang dijaga oleh aparat.

    Berikut keterangan teks yang disampaikan unggahan itu:

    DEMO KEMENTERIAN KEUANGAN

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, video yang diklaim menampilkan demo di depan gedung Kementerian Keuangan pada Agustus 2025

    Hasil Cek Fakta

    Ketika dicermati, terdapat kejanggalan dalam video tersebut. Salah satunya yakni sejumlah orang yang melakukan demonstrasi tidak bergerak, hanya bendera merah putih saja yang tampak berkibar.

    Penelusuran melalui Google Search juga tidak menemukan informasi valid terkait adanya demo di depan gedung Kementerian Keuangan pada Agustus 2025. 

    Setelah ditelusuri menggunakan teknik reverse image search, diketahui bahwa video itu identik dengan unggahan akun Facebook ini. 

    Dalam keterangannya, disebutkan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa AI. 

    Hasil pengecekan menggunakan Hive Moderation menunjukkan bahwa video yang diklaim menampilkan aksi demonstrasi di depan gedung Kementerian Keuangan memiliki probabilitas 99,6 persen dihasilkan AI. 

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan kerumunan massa melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kementerian Keuangan merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Faktanya, video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

    Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid terkait adanya demonstrasi di depan gedung Kementerian Keuangan pada Agustus 2025. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-28756) [KLARIFIKASI] Penjelasan soal Video Pergerakan Massa di Menara BNI Pejompongan

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/08/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan massa demonstran memasuki Menara BNI di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025).

    Video itu beredar di tengah gelombang unjuk rasa yang digelar di Jakarta dan berbagai daerah dalam sepekan terakhir.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu perlu diperjelas konteksnya agar tidak menimbulkan misinformasi.

    Video yang diklaim menunjukkan massa demonstran memasuki Menara BNI Pejompongan dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Video itu dibubuhi teks "BNI Pejompongan diserbu Massa". Berikut narasi yang dibagikan:

    Viral video memperlihatkan sekelompok massa berlarian masuk ke Menara BNI Pejompongan. Hingga kini, peristiwa ini masih ramai jadi perbincangan publik.

    Hasil Cek Fakta

    BNI memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan pergerakan massa di sekitar Menara BNI Pejompongan.

    BNI menegaskan bahwa situasi di sekitar kantor aman dan terkendali, serta memastikan bahwa tidak ada nasabah maupun pegawai yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, peristiwa dalam video adalah pergerakan demonstran yang hanya melintas di area drop-off.

    Massa bergerak menuju permukiman di belakang Menara BNI dan tidak masuk ke gedung.

    "Saat kejadian, tidak ada nasabah dan pegawai di area tersebut karena operasional kantor cabang sudah tutup dan pegawai telah dipulangkan lebih awal demi alasan keamanan," kata Okki, dikutip dari laman resmi BNI, Jumat (29/8/2025).

    Okki mengatakan, BNI telah memulangkan pegawai dan menutup operasional lebih awal saat peristiwa itu terjadi. Dia juga memastikan tidak ada kerusakan pada fasilitas di dalam gedung.

    "Kondisi di BNI Pejompongan aman. Seluruh tenant di dalam gedung tidak ada yang mengalami kerusakan dan sudah ditangani oleh pihak mereka sendiri," ujar Okki.

    Adapun video tersebut sempat dibagikan ulang di media sosial dengan narasi demonstran melakukan penjarahan di Mal Atrium Senen.

    Namun, Manajemen Mal Atrium Senen membantah terjadinya penjarahan. Manajemen juga mengatakan bahwa video tersebut bukan terjadi di mal.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan Menara BNI Pejompongan diserbu massa demonstran perlu diluruskan.

    Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, peristiwa dalam video adalah pergerakan demonstran yang hanya melintas di area drop-off.

    Massa bergerak menuju permukiman di belakang Menara BNI dan tidak masuk ke gedung.

    Dalam situasi genting dan simpang-siur seperti saat ini, Kompas.com mengajak pembaca untuk tidak terprovokasi dengan isu atau ajakan melakukan penjarahan.

    Rujukan