• (GFD-2026-33497) [SALAH] DPR Sepakati Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Lukman Hakim” pada Minggu (12/4/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Dpr sepakat bahwa gaji guru 5 juta per bulan

    MENPAN RB”

    Hingga Rabu (15/4/2026) unggahan telah mendapatkan 584 tanda suka, 170 komentar dan telah dibagikan ulang 6 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “DPR gaji guru Rp5 juta” dan “MENPAN-RB gaji guru” ke mesin pencari Google. 

    Pencarian mengarah ke pemberitaan dari Media Indonesia berjudul “Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Honorer Ideal Rp5 Juta per Bulan” pada Selasa (27/1/2026). Dalam pemberitaan tersebut, Pimpinan Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan yang dilakukan, gaji guru honorer seharusnya dapat mencapai minimal Rp5 juta per bulan apabila anggaran pendidikan dimanfaatkan secara optimal.

    Senada dengan itu, dilansir dari Batam Pos, Komisi X DPR, Bonnie Triyana, menyatakan bahwa negara dinilai mampu menggaji guru hingga Rp5 juta per bulan berdasarkan simulasi kebutuhan anggaran. 

    Namun, pernyataan tersebut bersifat aspiratif dan bukan keputusan resmi yang telah disahkan DPR maupun pemerintah dalam bentuk kebijakan yang mengikat. Selain itu, tidak ditemukan informasi kredibel yang menyatakan bahwa Menteri PAN-RB telah menetapkan atau menyepakati kebijakan gaji guru sebesar Rp5 juta per bulan.

    Kesimpulan

    Faktanya, tidak ada keputusan resmi DPR maupun pemerintah yang menetapkan gaji guru Rp5 juta per bulan. Unggahan berisi klaim “DPR sepakati gaji guru Rp5 juta per bulan” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33498) [SALAH] Dokumentasi "Kapal Tanker RI Mendapat Izin Iran Lewati Selat Hormuz"

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 15/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Instagram “rina_ferdinan” pada Selasa (12/3/2026) berisi narasi:

    “Kabar yang bikin lega di tengah panasnya konflik Timur Tengah! 🔥

    Kapal tanker Indonesia yang membawa pasokan BBM akhirnya berhasil melintas setelah mendapat izin patroli militer Iran. Saat banyak negara khawatir jalur energi terganggu, Indonesia masih bisa bernapas lega.

    Jika jalur ini sampai tertutup, bukan hanya dunia yang panik… Indonesia juga bisa terancam kelangkaan BBM. Untungnya, pasokan berhasil lolos dan perjalanan tetap aman.”

    Hingga Rabu (15/4/2026) unggahan ini telah mendapatkan 332 tanda suka, 33 komentar, dan ditonton sebanyak 5 ribu kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pengecekan untuk memastikan keaslian video yang beredar dengan menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99% dibuat dengan bantuan AI.

    TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci "kapal tanker Indonesia melewati Selat Hormuz" ke mesin pencarian Google. Dilansir dari artikel bloombergtechnoz.com yang tayang Jumat (10/4/2026) kemarin, dijelaskan bahwa 2 kapal tanker milik PT Pertamina masih ditahan di Selat Hormuz.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99%. Dengan demikian konten yang menarasikan “Kapal Tanker RI Mendapat Izin Iran Lewati Selat Hormuz" adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33499) Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok, pada 13 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KEUANGAN RI 2026 RESMI DIBUKA
    Bagi kamu yang berprofesi, emas untuk mengabdi kepada negeri melalui KEMENKEU RI.
    SYARAT
    1. WNI
    2. Lulusan SMA SMK D3 D4 S1
    3. Usia min 18 tahun maks 37 tahun
    4. Sehat jasmani dan rohani
    5. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia
    Ayo persiapkan diri dan dokumenmu mulai sekarang!
    Bersama KEMENKEU RI, wujudkan Indonesia sehat!
    Cara pendaftaran langsung aja klik link di bio profil!!!
    #cpnskemenkeu2026
    #kemenkeu2026
    #rekrutmenkemenkeu
    #cpnskemenkeu
    #cpns"
    Postingan menyertakan poster dan video dengan tulisan sebagai berikut: 
    "PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KEUANGAN RI
    UNTUK LULUSAN SMA SMK D3 D4 S1
    UMUM DAN SWASTA
    PENDAFTARAN 10 APRIL - 27 MEI 2026
    Proses pendaftaran ini tidak dipungut biaya apapun"
    Sementara itu, dalam bio profil terdapat tulisan:
    "Informasi pendaftaran kemenkeu silahkan mendaftar di link dibawah👇👇👇
    lerfth.it.com/daftar2"
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan (PPID Kemenkeu) melalui akun Instagram resminya @ppid.kemenkeu.
    Berikut unggahannya:
    "Berita yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Keuangan pada 10 April s.d. 27 Mei Tahun 2026, merupakan berita hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan," demikian tulisan PPID Kemenkeu.
    Kemenkeu juga meminta masyarakat yang menemukan informasi seputar keuangan negara yang terindikasi hoaks ke contact center Kemenkeu PRIME melalui:
    Telepon: 134
    WhatsApp: 0813-1000-4134
    Email: kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id
    Menu "Hubungi Kami" dan Live chat pada situs web www.kemenkeu.go.id.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Terbarunya".
    Dalam artikel ini disampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajarannya untuk menggelar rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2026. Hanya saja, proses itu masih terus dimatangkan guna memperhitungkan kemampuan fiskal dengan adanya keterbatasan APBN.
    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, hampir seluruh menteri telah menyampaikan kebutuhan soal CPNS baru. Sayangnya, ia belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih menghitung kebutuhan lain selain belanja pegawai.
    "Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi. Karena walau bagaimana juga kita harus mempertimbangkan kondisi kita secara fiskal," ujar Mensesneg dikutip dari siaran video resmi Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (18/3/2026).
    Penelusuran pun mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
    Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026 merupakan hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33500) Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Serukan untuk Menggulingkan Presiden Prabowo

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel mantan Presiden Jokowi menyerukan untuk menggulingkan Presiden Prabowo. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di X. Akun itu mempostingnya pada 6 April 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Suara.com dengan judul:
    "Geger! Joko Widodo Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Itu editan, ini yang bener bro"
    Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyerukan untuk menggulingkan Presiden Prabowo?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs berita Suara.com pada 5 April 2026.
    Namun dalam artikel asli berjudul:
    "Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan"
    Foto dalam artikel asli juga berbeda dengan postingan. Foto asli menggunakan foto Saiful Mujani, sementara foto dalam postingan sudah diganti dengan Jokowi.
    Kesamaan hanya terdapat pada nama penulis dan juga waktu artikel diunggah. Sehingga bisa dipastikan foto dan judul dalam postingan merupakan hasil editan.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel mantan Presiden Jokowi menyerukan untuk menggulingkan Presiden Prabowo adalah hoaks. 

    Rujukan