(GFD-2026-33476) Keliru, Turki Kirim Ribuan Helikopter untuk Bantu Iran
Sumber:Tanggal publish: 15/04/2026
Berita
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Andi Surii” (arsip) pada Senin (16/03/2026). Dalam unggahan video berdurasi 10 detik tersebut, banyak helikopter yang diterbangkan dan ditambahkan bendera Turki.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Ribuan helikopter Turki sdh berangkat ke Iran, Turki bersama Iran. Semakin memanas Ya Allah. Turki merapat ke Iran,” begitu narasi tertulis dalam video. Pengunggah juga menambahkan keterangan dalam unggahan: “Ribuan helikopter Turki berangkat k iran ,,iran bersama Turki.”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (14/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2 ribu tanda suka, 110 komentar, 35 kali dibagikan, dan 116 ribu tayangan.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada Instagram @palopokaisar dan YouTube “maduratvnet”. Kedua unggahan tersebut menyebarkan video yang sama terkait diberangkatkannya ribuan helikopter Turki untuk membantu Iran.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Lewat Meme dan AI Slop, Iran Bombardir AS di Dunia Maya
Periksa Fakta Ribuan Helikopter Turki Berangkat ke Iran.
Hasil Cek Fakta
Kemudian, Tirto mencoba mengetikkan kata kunci “Turki berangkatkan ribuan helikopter untuk membantu Iran.” Hasil penelusuran mengarah pada laman Kompas yang menyatakan bahwa video yang menampilkan barisan helikopter yang sedang mengudara merupakan peristiwa lama.
Video asli ditemukan dalam unggahan YouTube Radmir Groham. Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama, dengan keterangan pada unggahan yang menyebutkan video itu direkam di Korea Utara pada 11 September 2024.
Senada dengan hal tersebut, dalam tayangan Yuyongwon TV video tersebut diambil dalam kegiatan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata. Namun, hari peringatan parade helikopter tersebut dibatalkan dan dibatasi akibat hujan dan angin kencang.
Melansir laman Metro TV, Turki pernah mengirimkan bantuan teknologi canggih, termasuk drone Bayraktar Akinci dan helikopter yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam (night vision) tipe Cougar, untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran, Ebrahim Raisi, yang jatuh di wilayah Azerbaijan Timur pada 19 Mei 2024. Namun, hal tersebut tidak ada kaitannya dengan Turki membantu Iran dalam perang. Helikopter yang dikirimkan pun tidak berjumlah ribuan.
Dengan demikian, video yang beredar merupakan konten yang dimanipulasi dari video asli dan tidak didasarkan pada fakta ilmiah.
Baca juga:Kepolisian Turki Tangkap 115 Terduga Militan ISIS Jelang Natal
Kesimpulan
Adapun Turki pernah mengirimkan bantuan helikopter tipe Cougar untuk membantu mencari helikopter Presiden Iran pada 19 Mei 2024 dan tidak ada kaitannya dengan perang.
Video tersebut merupakan cuplikan latihan Angkatan Udara untuk mempersiapkan parade udara dalam rangka memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Korea Utara pada 11 September 2024.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1466995775146682
- https://archive.ph/Yydea
- https://www.instagram.com/p/DV6D4e-k9cF/
- https://www.youtube.com/shorts/mSLazRq7Ve0
- https://tirto.id/lewat-meme-dan-ai-slop-iran-bombardir-as-di-dunia-maya-huea
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/13/084800582/-hoaks-ribuan-helikopter-turkiye-diterbangkan-untuk-membantu-iran
- https://www.youtube.com/shorts/17S0iTZt4fs
- https://www.youtube.com/watch?v=_iNxPdboSHw
- https://www.metrotvnews.com/read/N4ECJRPD-turki-kirim-koordinat-dugaan-lokasi-jatuhnya-helikopter-presiden-iran
- https://tirto.id/kepolisian-turki-tangkap-115-terduga-militan-isis-jelang-natal-hopu
(GFD-2026-33477) [SALAH] Trump Dilarang Masuk ke Australia
Sumber: FacebookTanggal publish: 15/04/2026
Berita
Akun Facebook “Mahmud Gading” pada Jumat (10/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:
“AUSTRALIA LARANG TRUMP DAN KELUARGANYA MASUK DI NEGARANYA.
Tantangan buat Prabowo
Pertanyaan nya … Apakah Presiden Prabowo bisa menyamai Australia Melarang Trump masuk ke Indonesia..??
Netizen:itu hal Mustahil yang di lakukan… Mengingat Prabowo sudah sangat lengket sama Trump…. Bagaimana menurut mu lur..??”
Per Rabu (15/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 653 tanda suka, menuai 251 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 63 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Australia bans Trump (Australia larang Trump masuk negaranya)” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman aph.gov.au “Petition EN7254 - Ban Trump from Australia”.
Diketahui, petisi EN7254 ini sempat diajukan oleh warga ke Pemerintahan Australia pada Oktober 2025 untuk melarang Trump, keluarganya, dan pemerintahannya secara permanen dari Australia. Berdasarkan data pada laman tersebut, Komite Petisi telah merespon petisi EN7254 dengan menyebut bahwa Amerika Serikat merupakan mitra strategis utama Australia dan mereka akan terus memperkuat hubungan kerja sama. Dengan demikian, hingga saat ini petisi tersebut tidak menjadi kebijakan resmi dari Pemerintah Australia.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-33478) [SALAH] BKN Umumkan Status Baru ASN
Sumber: FacebookTanggal publish: 15/04/2026
Berita
Akun Facebook “Kaak Roos David” pada Minggu (5/4/2026) membagikan video [arsip] berisi narasi:
“PPPK Tak Hilang Status Baru Menanti!
Alhamdulillah mudah2n ini kabar KABAR BAIK !! PPPK dipastikan tidak hilang. justru akan hadir dengan status baru yang lebih jelas! Kabar ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BKN. Artinya, masa depan PPPK tetap ada dan terus diperkuat oleh pemerintah”
Per Rabu (15/4/2026), konten tersebut telah mendapat lebih dari 931 tanda suka dan 71 komentar, serta dibagikan ulang hampir 50 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “BKN umumkan status baru ASN” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel bkn.go.id “Stop Hoaks! BKN Tegaskan Tak Ada Status Lain Selain PNS dan PPPK”.
Dalam artikel yang tayang Senin (30/3/2026) itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan adanya status baru bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), jenis ASN hanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tidak ada skema status lain selain kedua hal tersebut,” tulis Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho.
Menukil laporan kompas.com, informasi keliru mengenai status baru ASN ini beredar di tengah keresahan masyarakat atas nasib PPPK. Sebelumnya, sekitar 9.000 PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT terancam diberhentikan karena adanya aturan mengenai batas maksimal belanja gaji pegawai. Padahal, sebagian besar baru diangkat pada Juli 2025 dengan masa kontrak lima tahun.
Terakhir, berdasarkan laporan detik.com, PNS dan PPPK memiliki status kepegawaian yang berbeda. PNS diangkat secara tetap dengan masa kerja hingga pensiun. Sementara itu, PPPK diangkat sebagai pegawai dengan masa kerja sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.bkn.go.id/stop-hoaks-bkn-tegaskan-tak-ada-status-lain-selain-pns-dan-pppk/
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/30/142800982/-klarifikasi-tidak-ada-pernyataan-bkn-soal-status-baru-asn
- https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8305408/apa-perbedaan-pns-dan-pppk-cek-di-sini
- https://web.facebook.com/kaak.roos.david/videos/alhamdulillah-mudah2n-ini-kabarbaikbreaking-news-pppk-dipastikan-tidak-hilang-ju/1258206059291123/
- https://web.archive.org/web/20260413061907/
- https://www.facebook.com/kaak.roos.david/videos/alhamdulillah-mudah2n-ini-kabarbaikbreaking-news-pppk-dipastikan-tidak-hilang-ju/1258206059291123/?_rdr
(GFD-2026-33479) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Keuangan 2026
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 15/04/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “rekrutmen.kemenke1” pada Sabtu (11/4/2026). Unggahan beserta narasi :
“PENDAFTARAN CPNS
KEMENTERIAN KEUANGAN RI UNTUK LULUSAN SMA SMK D3 D4 S1 UMUM DAN SWASTA PENDAFTARAN 10 APRIL - 27 ΜΕΙ 2026”
Hingga Rabu (15/4/2026) unggahan telah mendapatkan 1.540 tanda suka, 76 komentar dan telah dibagikan ulang 6.271 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun TikTok “rekrutmen.kemenke1” tidak mengarah ke laman resmi Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan RI di rekrutmen.kemenkeu.go.id. Sebaliknya, tautan tersebut justru mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap sesuai KTP, nomor telegram, provinsi dan jenis kelamin.
Pendaftaran CPNS Kementerian Keuangan hanya dilakukan secara daring melalui portal SSCASN di sscasn.bkn.go.id yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Informasi resmi terkait rekrutmen CASN Kementerian Keuangan disampaikan melalui laman rekrutmen.kemenkeu.go.id.


.png)
.png)
.png)