• (GFD-2026-32559) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran CPNS KLHK 2026

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 27/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] pada Senin (2/2/2026) dari akun TikTok “Renaldy putra” disertai takarir:

    CPNS KLHK Resmi Dibuka! Klik Link di Bio

    Pendaftaran CPNS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi dibuka!

    Kesempatan buat kamu yang ingin jadi ASN dan berkontribusi menjaga lingkungan Indonesia

    Cek formasi & persyaratan lengkap

    Klik link di bio untuk daftar sekarang!

    #CPNS2026#CPNSKLHK#InfoCPNS#FYPIndonesia#FYP

    Per Jumat (27/2/2026), unggahan tersebut telah mendapat 450-an tanda suka, belasan komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 120 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “tautan pendaftaran CPNS KLHK 2026” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan jawapos.com “Ramai Kabar CPNS Polhut 2026 Dibuka, KLHK Memberi Penjelasan Seperti Ini” tayang Minggu (18/1/2026).

    Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Kementerian KLHK terkait seleksi CPNS 2026. 

    Masih dari berita yang sama, Informasi resmi pendaftaran CPNS, termasuk CPNS 2026, hanya dapat diakses melalui situs resmi SSCASN milik BKN sscasn.bkn.go.id. 

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “Renaldy putra” Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman mencurigakan yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Kesimpulan

    Faktanya, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Kementerian LHK terkait seleksi CPNS 2026. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran CPNS KLHK 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32560) [SALAH] Ahok: Saya akan Penjarakan Jokowi dan Prabowo

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 27/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Youtube “Jejak Istana” pada Sabtu (31/1/2026) yang memuat narasi :

    “JOKOWI, PRABOWO AKAN SAYA PENJARAKAN AHOK SAMPAIKAN PESAN MENGEJUTKAN SIAP TEMPUH HUKUM JEBLOSKAN JOKOWI & PRABOWO”

    Hingga Jumat (27/2/2026) unggahan telah mendapatkan 387 tanda suka, 168 komentar dan telah ditonton sebanyak 18 ribu kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari kebenarannya dengan menggunakan bantuan alat pencarian gambar Google Lens. Berdasarkan pencarian, ditemukan video serupa diunggah kanal Youtube Narasi Newsroom berjudul “Blak-Blakan Ahok Soal Korupsi Pertamina: Ada Tangan Berkuasa Ikut Main | Bicara” yang tayang Jumat (28/2/2025).

    Video tersebut berisi wawancara dengan Komisaris Utama PT Pertamina periode 2019–2024, Basuki Tjahaja Purnama, terkait dugaan kasus korupsi besar di PT Pertamina, termasuk di anak usahanya, Pertamina Patra Niaga. Dalam wawancara itu, ia mengklaim memiliki data yang dapat menyeret banyak pejabat di lingkungan Pertamina, bahkan pihak di luar perusahaan Pertamina.

    Pernyataan Ahok yang berbunyi, “gue penjarain kalian semua” disampaikan pada menit ke 13:21. Pernyataan tersebut ditujukan kepada jajaran direksi Pertamina yang saat itu dinilai meremehkannya. Ancaman itu tidak ditujukan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo maupun Presiden terpilih Prabowo Subianto.

    Kesimpulan

    Faktanya Ahok mengancam akan memenjarakan direksi Pertamina yang dulu meremehkannya, bukan mengancam Jokowi dan Prabowo. Unggahan tentang klaim “Ahok bakal penjarakan Jokowi dan Prabowo” adalah konten dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32561) [SALAH] UGM Akui Tidak Pernah Melegalisir Ijazah Jokowi

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Murshid 2” pada Sabtu (21/2/2026) yang memuat narasi :

    “TERNYATA UGM TAK PERNAH MELEGALISIR IJAZAH JOKOWI, BANYAK KEJANGGALAN! BOCOR LAGI!!”

    Hingga Jumat (27/2/2026) unggahan telah mendapatkan 334 tanda suka, 129 komentar dan telah dibagikan ulang 43 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba mencari apakah ada pengakuan resmi dari pihak UGM sesuai dengan narasi yang beredar tersebut. Penelusuran dimulai dengan memasukan kata kunci “UGM tak pernah legalisir ijazah Jokowi” ke kolom pencarian Google.

    Setelah ditelusuri tidak dapat ditemukan pernyataan resmi UGM sesuai narasi tersebut, sebaliknya justru hanya ditemukan pernyataan dari pihak UGM yang mengatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Pernyataan tersebut termuat di artikel berikut:

    • Artikel Tempo berjudul “UGM dan Kuasa Hukum Pastikan Ijazah Asli Disimpan Jokowi” yang tayang Selasa (15/4/2025) menyebutkan bahwa Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta menyatakan pihaknya mempunyai dokumen komplit yang membuktikan Jokowi kuliah di sana.

    • Situs resmi UGM berjudul “Klarifikasi UGM Soal Tuduhan Ijazah dan Skripsi Palsu Joko Widodo” yang tayang Jumat (21/3/2025).

    Selain itu, narasi yang menyebut UGM “tak pernah melegalisir ijazah Jokowi” juga tidak ditemukan dalam pernyataan resmi kampus.

    Melansir artikel Konteks.co.id berjudul “BonJowi Ajukan Sengketa Informasi Ijazah Jokowi ke KIP, UGM Akui Tak Punya SOP Legalisasi pada Era 1980–1985” yang tayang Selasa (18/11/2025), pihak UGM memang menyampaikan bahwa pada era 1980-an kampus belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis terkait legalisasi ijazah seperti saat ini.

    Namun, ketiadaan SOP tertulis tersebut tidak dapat dimaknai sebagai pengakuan bahwa ijazah tidak pernah dilegalisir. Pernyataan itu merujuk pada sistem administrasi yang berlaku pada masa tersebut, bukan pada keaslian maupun keberadaan ijazah yang bersangkutan.

    Kesimpulan

    Faktanya pihak UGM tidak pernah membuat pernyataan yang membantah keaslian ijazah Jokowi. Unggahan tentang klaim “UGM akui tidak pernah melegalisir Ijazah Jokowi” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32562) [SALAH] Puan Maharani Umumkan Dana Bantuan untuk Umat Kristen

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “bantuan gereja DAP 206” pada Senin (23/2/2026). Unggahan disertai narasi berisi:

    “Pendaftaran Bantuan Non Muslim dari Ditjen Bimas Kristen dan Australia  Pendaftaran Bantuan Non Muslim dari Ditjen Bimas Kristen dan Australia”

    Hingga Jumat (27/2/2026) unggahan ini telah mendapatkan 38 tanda suka dan menuai 18 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “bantuan modal usaha untuk umat Kristen 2026” ke kolom pencarian Google. Hasil penelusuran tidak menemukan pemberitaan kredibel terkait klaim tersebut.

    Selanjutnya, tim memeriksa video menggunakan fitur pendeteksi kecerdasan buatan (AI), Hive Moderation, untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan AI dalam pembuatannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekitar 10 persen elemen visual dan 99 persen elemen audio dalam video tersebut terdeteksi sebagai hasil generasi AI.

    Berdasarkan temuan tersebut, video yang menampilkan Puan Maharani itu merupakan konten hasil manipulasi berbasis AI.

    Kesimpulan

    Tidak ada informasi kredibel terkait klaim, video tersebut juga merupakan konten yang dibuat dengan bantuan AI. Unggahan dengan klaim “Puan Maharani mengumumkan bantuan untuk umat Kristen di Indonesia” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan