• (GFD-2026-31609) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran “Lowongan Mitra BPS 2026"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Beredar tautan [arsip] dari akun Facebook “lowongan kerja 2026 ” pada Selasa (6/1/2026) disertai narasi:

    Lowongan Kerja BPS 2025/2026

    Badan Pusat Statistik membuka rekrutmen mitra statistik untuk lulusan SMA/SMK 

    semua jurusan Jangan lewatkan kesempatan emas ini 

    Posisi yang dibutuhkan 

    1 Petugas Pendataan Lapangan 

    2 Petugas Pengolahan Data 

    Kualifikasi 

    Sehat jasmani rohani Berkomitmen dan disiplin

    Siap bekerja sistem kontrak Mau ikut pelatihan jika diperlukan


    Hingga Sabtu (10/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 140 tanda suka, 10-an komentar, serta dibagikan  ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke laman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “pendaftaran lowongan mitra bps tahun 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Hanya Dibuka Sampe 14 November, Usia 50 Tahun Bisa Daftar”.

    Dari pemberitaan yang tayang Rabu (12/12/2025) diketahui bahwa pendaftaran Miitra BPS hanya bisa diakses melalui laman mitra.bps.go.id. Pendaftaran untuk tahun 2026 juga sudah ditutup per Selasa (9/12/2025).

    Kesimpulan

    Faktanya, pendaftaran Mitra BPS untuk tahun 2026 sudah ditutup per Selasa (9/12/2025). Jadi, unggahan berisi klaim tautan pendaftaran “lowongan Mitra BPS 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31610) Cek Fakta: Hoaks Artikel Yaqut Cholil Qoumas Sebut Jokowi Terima Uang Kuota Haji Rp 470 T

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut Jokowi menerima uang kuota haji Rp 470 triliun. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News dengan judul sebagai berikut:
    "Yaqut Cholil: Pak Jokowi Banyak menerima uang Kuota Haji Dari Saya Secara Bertahap Ada Sekitar 470 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transferannya"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Benarkah demikian? Jika iya, kpk tidak akan mampu menangkap, karena memang kpk dikendalikan oleh UU pada era j0k0w1 (Coba baca UU ciptaker). Jika tidak benar, kenapa sekelas menteri agama, maling uang jamaah, dengan motif yang elegan dan berwibawa."
    Lalu benarkah postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut Jokowi menerima uang kuota haji Rp 470 triliun?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora News dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul:
    "Pimpinan KPK Sepakat Mantan Menag Yaqut Cholil jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji".
    Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan Yaqut Cholil tentang mantan Presiden Jokowi. Artikel asli membahas KPK yang akhirnya menetapkan tersangka bagi Yaqut untuk kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah Haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023-2024.
    Postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut Jokowi menerima uang kuota haji Rp 470 triliun adalah hoaks. Faktanya judul dalam postingan merupakan hasil suntingan.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31611) [SALAH] Kantor Polisi Cina Sudah Berdiri di Morowali dan Tentara Cina Mendarat di Manado

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Panah Asmara” pada Minggu (4/1/2026) mengunggah postingan [arsip] yang berisi narasi sebagai berikut:

    “KANTOR POLISI CINA SUDAH BERDURI DI MOROWALI DAN TERANG BENDERANG TENTARA CINA BARUSAN MENDARAT DI MANADO”




    Hingga Rabu (7/1/2026) unggahan tersebut sudah dikomentari sebanyak 4.400 kali dan dibagikan 927 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “KANTOR POLISI CINA SUDAH BERDURI DI MOROWALI DAN TERANG BENDERANG TENTARA CINA BARUSAN MENDARAT DI MANADO” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:


    • Video dari kanal Youtube Tribunnews: “Hoax or Fact: Benarkah China Bangun Kantor Polisi di Indonesia? Berikut Faktanya” yang tayang pada Desember 2020, melaporkan bahwa viral di media sosial kabar yang menyebut China membuka kantor polisi di Indonesia. Namun, setelah ditelusuri kabar itu tidak benar atau hoaks.

    • Berita liputan6.com: “Cek Fakta: Tidak Benar Ini Foto Tentara China Mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado” yang tayang pada Senin (5/1/2026), melaporkan bahwa klaim foto tentara China mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado tidak benar.


    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “kantor polisi Cina sudah berdiri di Morowali  dan tentara Cina mendarat di Manado”.

    Kesimpulan

    Tidak ada laporan resmi atau informasi kredibel yang menyatakan telah berdiri kantor polisi Cina di Morowali dan tentara Cina mendarat di Manado. Unggahan berisi klaim “kantor polisi Cina sudah berdiri di Morowali dan tentara Cina mendarat di Manado” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31612) [PENIPUAN] Pemerintah Resmikan Pinjaman Berbasis Online COD dan Offline

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “umkm usaha” pada Rabu (7/1/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “HARI INI TANGGAL 7 JANUARI TAHUN 2026 PEMERINTAH TELAH MERESMIKAN PINJAMAN BERBASIS ONLINE COD MAUPUN OFFLINE

    MINIMAL PINJAMAN 5JUTA SAMPAI 500JUTA TANPA BUNGA DAN RIBA 0% ANGSURANNYA PERTAHUN SELAMA 10 TAHUN TANPA ANGGUNAN”

    Per Senin (12/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.500-an tanda suka, menuai 750 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 50 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pemerintah resmikan pinjaman online COD dan offline”  ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel periksa fakta, antara lain:

    • Artikel antaranews.com “Hoaks! Video Presiden Prabowo resmikan pinjol”, tayang Minggu (18/5/2025). Artikel ini menyebut bahwa klaim mengenai Presiden Prabowo Subianto yang meresmikan sebuah perusahaan pinjaman online (pinjol) adalah hoaks.

    • Artikel kompas.com “[HOAKS] Video Menkeu Purbaya Resmikan Layanan Pinjol”, tayang Senin (5/1/2026). Artikel ini menjelaskan bahwa klaim mengenai Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya meresmikan layanan pinjol merupakan hoaks.

    • Artikel tirto.id “Hoaks Koperasi Desa Merah Putih Sediakan Layanan Pinjaman Online”, tayang Kamis (16/10/2025). Artikel ini menyebut bahwa klaim terkait pinjaman online tanpa agunan yang mencatut Koperasi Desa Merah-Putih adalah hoaks.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “pemerintah resmikan pinjaman berbasis online COD dan offline”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “pemerintah resmikan pinjaman berbasis online COD dan offline” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan