• (GFD-2026-32527) [PENIPUAN] Prabowo Umumkan Promo Mobil Listrik

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “rans entertainment” pada Minggu (25/1/2026) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Presiden Prabowo menuturkan narasi sebagai berikut:


    “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, salam semua untuk masyarakatku. Saya Prabowo Subianto membenarkan bahwa untuk promo mobil listrik seharga 600.000 yang diselenggarakan langsung oleh Pak Haji Raffi Ahmad dan Bu Hajah Nagita Slavina di toko Mama Gigi ini memang benar adanya. Jadi yang mau order promonya jangan ragu dan risau. Langsung saja hubungi WhatsApp yang ada di bio profil. Wassalam.”


    Sampai Sabtu (21/2/2026), unggahan tersebut disukai oleh hampir 200 pengguna, menuai hampir 30 komentar, dan ditayangkan lebih dari 18.000 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan potongan gambar Prabowo dari video tersebut ke Yandex Image. Hasil penelusuran pengarah ke pemberitaan suarasurabaya.net “Paus Fransiskus Wafat, Prabowo Presiden: Dunia Kembali Kehilangan Sosok Panutan” tayang pada Senin (21/4/2026). Terdapat keterangan bahwa dokumentasi tersebut merupakan momen Presiden Prabowo menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus.


    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan memasukkan kata kunci “Prabowo menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus” ke kolom pencarian Google. Hasilnya mengarah ke video serupa yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (21/4/2026). 


    Dalam video tersebut, Prabowo tidak mengumumkan promo mobil listrik sebagaimana unggahan akun Facebook “rans entertainment”. Prabowo hanya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus, yang menurutnya merupakan sosok pemimpin Gereja Katolik dunia dengan komitmen besar terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan.


    TurnBackHoax kemudian mengunduh video akun Facebook “rans entertainment” dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Hasil analisa menunjukkan video itu merupakan hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,8 persen.


    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah momen Prabowo menyampaikan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus. Jadi, unggahan video berisi klaim “Prabowo umumkan promo mobil listrik” itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32528) [SALAH] Video “Penemuan Batu Meteor di Persawahan Cirebon”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Erfiyenti Dhera” pada Kamis (15/1/2026) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan batu besar (dengan api di dalamnya) di tengah persawahan. Unggahan disertai narasi:


    “Batu meteor ditemukan di persawahan.”


    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan video serupa diunggah oleh akun TikTok “fadilaharif55” [arsip] dengan narasi:


    “viral!! batu meteor ditemukan terbakar di persawahan Kab. Cirebon”


    Sampai Sabtu (21/2/2026), video unggahan akun TikTok “fadilaharif55” telah menuai 38.000-an tanda suka dengan hampir 5.000 komentar.


    Hasil Cek Fakta

    Dari pengamatan TurnBackHoax, terdapat sejumlah kejanggalan dalam video tersebut, salah satunya terlihat dari pergerakan sosok berseragam polisi. Sosok itu awalnya berjalan sembari memegang ponsel, tetapi di adegan berikutnya ia berjalan dengan tangan lurus tanpa memegang apa pun. 


    TurnBackHoax kemudian mengunduh video tersebut dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Hasil analisa menunjukkan bahwa konten itu adalah hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 91,1 persen.


    Sebagai informasi, dilansir dari cnbcindonesia.com, peneliti BRIN membenarkan bahwa bola api meteor sempat terlihat di langit Cirebon pada Minggu (5/10/2025). Namun, tidak disebutkan bahwa meteor tersebut jatuh ke persawahan di Kabupaten Cirebon.  


    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 91,1 persen. Jadi, unggahan video berisi klaim “penemuan batu meteor di persawahan Cirebon” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32529) [SALAH] Guru ASN Setahun Bayar BPJS 26 Kali

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Awang Darmawan” pada Selasa (27/1/2026) membagikan video [arsip] berisi narasi:


    “Baru Tahu! Guru ASN Ternyata Membayar Iuran BPJS Sebanyak 26 Kali dalam Setahun. 12 Kali Gaji Bulanan, 12 Kali Gaji TPG, 2 kali TPG THR dan Gaji 13. Menyala BPJS Semoga Pelayananya Tambah Mantap.”


    Sampai Sabtu (21/2/2026), video tersebut telah menuai hampir 800 tanda suka dan 195 komentar.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Berapa kali Guru ASN membayar iuran BPJS dalam setahun?” di kolom pencarian Google. Penelusuran mengarah ke artikel Kompas.com.


    Diketahui, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019, iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU)—termasuk guru ASN—dihitung berdasarkan total pendapatan bersih.


    Guru ASN membayar iuran BPJS Kesehatan sebanyak 12 kali dalam setahun, dengan besaran 1 persen dari total pendapatan bersih. Sementara itu, THR dan gaji ke-13 tidak dipotong iuran BPJS karena tidak termasuk dalam dasar perhitungan iuran JKN.


    Kesimpulan

    Faktanya, potongan iuran BPJS Kesehatan guru ASN dilakukan 12 kali dalam setahun, sebesar 1 persen dari total pendapatan tiap bulannya (di luar THR dan gaji ke-13). Jadi, unggahan video berisi klaim “guru ASN membayar BPJS sebanyak 26 kali dalam setahun” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
  • (GFD-2026-32530) Cek Fakta: Tidak Benar Kemenag Maksimalkan Zakat untuk Dukung Program MBG

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan Kementerian Agama (Kemenag) memaksimalkan zakat dan wakaf untuk dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Kementerian Agama Maksimalkan Zakat Dan Wakaf Untuk Dukung Program MBG
    Gak nyambung Pak Mentri Zakat itu bukan dari APBN dan penerima nya jelas...
    8 golongan atau 8 Asnaf itu jelas dalam Al Quran. kenpa larii ke MBG"
    Postingan turut menambah caption sebagai berikut:
    "Tambah Ngawur #reelsviral #beritahariini #fyp #trending #fbpro #terkini #viral"
    Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan Kemenag memaksimalkan zakat dan wakaf untuk dukung program MBG? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan Kemenag memaksimalkan zakat dan wakaf untuk dukung program MBG. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari website Kementerian Agama berjudul "Tepis Disinformasi, Menag: Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf" yang tayang pada 25 Februari 2026.
    Dalam artikel ini, Menteri Agama menegaskan bahwa zakat tidak boleh digunakan di luar ketentuan delapan asnaf sebagaimana diatur dalam Al-Qur’an. Penegasan ini disampaikan untuk menepis disinformasi yang menyebut Kementerian Agama memaksimalkan zakat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
    "Zakat itu tidak boleh dimanfaatkan di luar asnafnya. Jangan sampai zakat ini diberikan kepada yang non asnaf. Itu persoalan syariah," tegas Menag di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Rabu 25 Februari 2026.
    Menag menyatakan, zakat memiliki aturan syariah yang tegas dan tidak boleh dimanfaatkan di luar kelompok penerima yang telah ditetapkan. Ia merujuk pada firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 60, yang menjelaskan delapan golongan (asnaf) penerima zakat. 
    Ayat tersebut menyebutkan bahwa zakat diperuntukkan bagi fakir (orang yang tidak memiliki harta dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan dasar), miskin (orang yang punya pekerjaan tapi hasilnya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari), amil (petugas yang sesuai dengan ketentuan ditetapkan sebagai pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (hamba sahaya), gharimin, fii sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (orang yang dalam perjalanan).
    "Saya kira itu yang sangat penting. Berikanlah zakat itu seperti apa yang tercantum di dalam asnaf secara tegas. Saya kira itu yang sangat penting. Jangan berikan zakat itu kepada yang mereka tidak berhak," ungkap Menag Nasaruddin.
    Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, juga telah menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG).
    "Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai Syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat diperuntukkan bagi delapan golongan ashnaf sebagaimana tercantum dalam QS. At-Taubah ayat 60 serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Prinsip ini menjadi landasan utama dalam tata kelola zakat nasional," tegas Thobib.
    Penelusuran juga mengarah pada pernyataan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui akun Instagram resminya @baznasindonesia yang menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat tidak digunakan untuk membiayai program MBG.
    Penyaluran zakat hanya diperuntukkan bagi 8 golongan (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengelolaan zakat di Baznas juga berpedoman pada prinsip 3A yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
    "Kami mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak valid serta selalu merujuk pada kanal resmi Baznas," demikian pernyataan Baznas.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan menyebutkan Kemenag memaksimalkan zakat dan wakaf untuk dukung program MBG, tidak benar.

    Rujukan