• (GFD-2026-31633) [SALAH] Menkeu Purbaya Ancam Luhut dan Sri Mulyani Jika Tak Kembalikan Uang Negara

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Kadek Deva” pada Senin (8/12/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “Menkeu Purbay4 4nc4lam LUHVT dan Sri Muly4n1 BIL4 tak mau seCar4 sukarela m3ng3mbalik4n u4ng n3gar4 y9 dik4ntong1 seCar4 pribadi. sel4ma m3nj4bat,

    M4ka Purb4ya 4kan BONGK4R 31 d4ta mem4kai hecker dan di 14njut ke p3ng4dil4n dan hvkvm

    netizen 9as ik purbay4 jangan t4kut untuk m3mbel4 K3B3N4RAN k4mi r4kyat M3NDUKUNG mu PK?.”

    Hingga Selasa (13/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 38 ribu akun, dibagikan ulang lebih dari 1.100 kali, serta menuai 2.900-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Menkeu Purbaya ancam Luhut dan Sri Mulyani jika tak kembalikan uang negara” di mesin pencarian Google. Namun tidak ditemukan informasi yang relevan dengan klaim.

    TurnBackHoax kembali mengetikkan kata kunci “Purbaya ancam Luhut dan Sri Mulyani” di mesin pencarian google. Namun tidak ditemukan satupun informasi dari sumber kredibel yang membahas klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Menkeu Purbaya ancam Luhut dan Sri Mulyani jika tak kembalikan uang negara” merupakan konten palsu (Fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31634) [SALAH] Hakim PN Surakarta Tegaskan Ijazah Jokowi Palsu

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Ahmad Jol Ahmad Jol” pada Rabu (24/12/2025) berisi narasi: 

    “hakim PN Surakarta menerangkan ijazah Jokowi palsu setelah melakukan pencocokkan ijazah

    netijen: telah yakin ijazah jkw palsu meski tidak uji forensik”.

    Hingga Selasa (13/1/2026) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 287.00 kali, mendapat 750-an komentar, serta dibagikan ulang sekitar 680-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “hakim PN Surakarta menerangkan ijazah Jokowi palsu setelah melakukan pencocokkan” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa video yang disertakan dalam unggahan. Hasil penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube kompastv “Sidang Citizen Lawsuit Ijazah Jokowi di PN Surakarta, Penggugat Minta Pencocokkan Ijazah” yang tayang Selasa (23/12/2025). Diketahui, video unggahan akun Facebook “Ahmad Jol Ahmad Jol” merupakan cuplikan dari konten di kanal YouTube kompastv itu.

    Sebagai informasi, Pengadilan Negeri (PN) Surakarta menggelar sidang citizen lawsuit atau gugatan warga negara atas perkara perdata ijazah Presiden ke-7 Jokowi pada Selasa (23/12/2025). Dilansir dari sindonews.com, agenda sidang kala itu adalah pembuktian dari pihak penggugat dan tergugat. Penggugat meminta pengadilan untuk mencocokkan ijazah.

    Sidang gugatan tersebut kemudian ditunda oleh hakim pada Selasa (30/12/2025), dengan agenda pembuktian berupa surat bukti. Hakim sampai saat ini belum memutuskan keaslian ijazah Jokowi.

    Kesimpulan

    Tidak ada informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Hakim PN Surakarta menerangkan ijazah Jokowi palsu” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31635) [SALAH] Hasil Uji Laboratorium Sinkhole di Sumbar dengan pH Air 8,4

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun TikTok “sumbar.60.detik” pada Jum’at (09/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menyebutkan hasil uji laboratorium dari air yang diambil dari sinkhole yang terjadi di Sumatera Barat, dengan narasi sebagai berikut:

    Hasil uji labor sumber air sinkhole di Situjuah Batua, 50 Kota, PH-airnya 8,4. Ini kategori air minum sehat. Air Zam-Zam saja PH-nya cuma 7,9-8,0. Air mineral kemasan merek² terkenal saja PH airnya cuma 7,6. Artinya, air yang muncul dari sinkhole ini adalah "harta karun". Berkah yang harus dikelola dam dimanfaatkan sebaik mungkin.#fypage #fypシ゚viral🖤tiktok #sumbarrancak #50kota #galodosumbar

    Air Sinkhole Situjuah Batua: Harta Karun Minum Sehat

    Temukan kelebihan air sinkhole Situjuah Batua dengan pH 8,4, lebih sehat dari Zam-Zam! Pelajari lebih lanjut tentang manfaatnya. #fypage #sumbarrancak #50kota

    Keywords: Air sinkhole dengan pH 8,4, Air minum sehat di Sumatera Barat, Kelebihan air sinkhole Situjuah, Perbandingan pH air mineral, Manfaat air sinkhole untuk kesehatan, Harta karun air bersih, Air mineral terbaik di 50 Kota, Air sinkhole sebagai sumber mata air, Penelitian kualitas air di Situjuah, Air mineral dan pH

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 624 ribu kali, 3.824 suka, 791 interaksi komentar, dan 422 disimpan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri keterangan tersebut dengan menggunakan kata kunci “hasil lab air sinkhole di Sumbar” pada pencarian Google. Hasil penelusuran ditemukan artikel yang diulas oleh Sumbakita.id yang tayang pada Minggu, (11/01/26).

    Dalam keteranganya, Sekretaris Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, Deni Hendra Suryadi, menyatakan air yang keluar dari lubang sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, mengandung bakteri Escherichia coli dan coliform berdasarkan hasil uji Labkesda Sumatera Barat pada 11 Januari 2026. Dengan temuan tersebut, air sinkhole dinyatakan tidak layak dikonsumsi langsung karena berisiko menyebabkan diare dan gangguan saluran pencernaan. Masyarakat diimbau tidak mempercayai klaim manfaat air sinkhole tanpa dasar ilmiah.

    Klaim yang menyebutkan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan pH air sinkhole sebesar 8,4 sehingga dikategorikan sebagai air minum sehat bahkan dibandingkan dengan air Zamzam yang disebut memiliki pH 7,9 - 8,0 bukan informasi yang kredibel dan kurang tepat, karena tidak didukung hasil uji resmi serta mengabaikan temuan adanya bakteri berbahaya pada air tersebut.

    Kesimpulan

    Air sinkhole di Situjuah Batua, Limapuluh Kota, terbukti mengandung bakteri E. coli dan coliform sehingga tidak layak dikonsumsi langsung dan berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Video dengan klaim “hasil uji laboratorium sinkhole di Sumbar dengan pH air 8,4” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31636) [SALAH] Akibat Banyak yang Keracunan, Purbaya Usul MBG Disalurkan dalam Bentuk Uang Tunai

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ahmad Sarbini” pada Jum’at (02/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:
    Banyak Anak yang Keracunan, Purbaya Minta MBG Diuangkan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya telah mengulas informasi serupa dengan judul “[SALAH] Menkeu Purbaya Usul MBG Diuangkan” tayang Selasa, (02/12/2025). 

    Kementerian Keuangan membantah keras kabar yang beredar di media sosial yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis diganti dengan pemberian uang tunai. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.

    Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, setelah muncul video viral yang memuat klaim keliru tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada konten menyesatkan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu.

    Hingga saat ini, program MBG masih tetap dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait program tersebut, dan pelaksanaannya berjalan seperti biasa.

    Terkait peristiwa keracunan tersebut, DPR melalui laman resmi dpr.go.id, menegaskan akan mengoptimalkan fungsi pengawasan untuk mendorong evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

    Kesimpulan

    Kemenkeu telah membatah informasi tersebut, program MBG masih berjalan seperti biasa di bawah BGN, dan DPR memastikan akan terus mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya. Informasi dengan klaim “akibat banyak yang keracunan, Purbaya usul MBG disalurkan dalam bentuk uang tunai” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan