(GFD-2026-31624) Keliru: Tsunami Aceh 2004 Bagian dari Uji Coba Nuklir Amerika Serikat
Sumber:Tanggal publish: 13/01/2026
Berita
Narasi tersebut mengeklaim informasi itu tertuang dalam dokumen declassified bernomor FOIA CIA F-2013-00698 dan F-2017-00427 mengenai operasi rahasia bernama Operation Tidal Wave. Operasi ini disebut mengungkap uji coba nuklir bawah laut di Samudra Hindia pada 2004-2005 atau underwater nuclear test series Indian Ocean 2004-2005.
Guna meyakinkan pembaca, konten tersebut menyodorkan bukti berupa kehadiran kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln di lokasi bencana. Selain itu, mereka mengaitkan kegiatan eksploitasi minyak dan gas oleh perusahaan Amerika, Exxonmobil, di Aceh pascabencana sebagai dalih kepentingan ekonomi di balik tragedi tersebut.
Namun, benarkah bencana gempa dan tsunami di Aceh pada 2004 karena uji coba nuklir dari Amerika Serikat?
Hasil Cek Fakta
Berbagai penelitian dan bukti-bukti geologi telah menunjukkan, tsunami 2004 disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 9,2 SR yang berpusat di Samudra Hindia, sekitar 250 km dari pantai barat Aceh. Getaran gempa memicu gelombang laut setinggi 30 meter yang meluluhlantakkan pesisir Aceh, Sumatera Utara, Thailand, Sri Lanka, India, dan bahkan pantai timur Afrika. Jumlah korban jiwa di seluruh dunia diperkirakan mencapai 227 ribu orang dengan Indonesia menyumbang sebagian besar angka tersebut.
Gempa itu terjadi akibat pergeseran dua lempeng tektonik di Samudra Hindia yang menyebabkan patahan naik (thrust fault). Panjang patahan mencapai 500 kilometer, atau kira-kira jarak dari Jakarta ke Yogyakarta, dengan lebar sekitar 150 kilometer. Pergeseran lempeng di sepanjang patahan ini mencapai lebih dari 20 meter, sehingga menciptakan energi luar biasa yang memicu gelombang tsunami setinggi 35 meter atau setara dengan tinggi gedung 10 lantai.
Ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Prof. Harkunti P. Rahayu mengatakan gempa dan tsunami Aceh 2004 merupakan bencana alam. Salah satu buktinya yakni bekas sumber gempa membentuk garis di lantai laut (seabed rupture) sepanjang 1.600 kilometer. Gempa tersebut juga meningkatkan wilayah geografis di tempat gelombang diamati, hingga mencapai Meksiko, Chili, dan Arktik.
“Rupture terlihat dari satelit maupun pengamatan langsung di laut,” kata Harkunti pada Tempo, Minggu, 11 Januari 2026.
Sebelum tsunami 2004, para peneliti menemukan jejak pengangkatan terumbu karang di Pulau Simeulue, Aceh, yang menyebabkan tsunami purba pada 1394 dan 1450 M. Lokasi ini berada tepat di atas bagian selatan zona patahan gempa tahun 2004, sekitar seratus kilometer dari pantai Sumatra bagian utara.
Titik-titik hitam menunjukkan tiga lokasi yang menyimpan catatan pengangkatan dari masa prasejarah dan kejadian tsunami. (Sumber: Sieh, dkk, 2014).
Penelitian tersebut menjadi bukti, pergeseran lempeng bumi di wilayah tersebut menjadi penyebab tsunami 2004 termasuk dua tsunami purba.
Tempo tidak menemukan dokumen declassified berkode F-2013-00698 dan F-2017-00427 terkait Operation Tidal Wave maupun underwater nuclear test series Indian Ocean 2004-2005 dalam situs CIA, National Archives, dan Library of Congress Research.
Dokumen declassified artinya arsip rahasia yang status kerahasiaannya telah dicabut atau diturunkan. Saat dokumen dikategorikan declassified maka masyarakat umum dapat mengaksesnya melalui sejumlah situs pemerintah Amerika Serikat.
Kode F yang diikuti tahun dan lima nomor di belakangnya adalah format kode untuk mengajukan permohonan informasi ke sejumlah badan publik di Amerika Serikat. Dengan demikian F-2013-00698 dan F-2017-00427 bukan kode sebuah arsip, melainkan kode tiket permohonan informasi atau permintaan salinan dokumen.
Namun dalam log permohonan informasi CIA yang dipublikasikan website non-pemerintah Government Attic dan The Black Vault, tak ada permohonan bernomor F-2013-00698 dan F-2017-00427 tentang “Operation Tidal Wave” maupun "underwater nuclear test series Indian Ocean 2004–2005."
Operation Tidal Wave bukanlah operasi uji coba nuklir di Samudera Hindia. Istilah tersebut adalah nama operasi angkatan udara Amerika Serikat yang menargetkan ladang minyak di Ploesti, Rumania, tahun 1943, menurut laman Museum Angkatan Udara Amerika Serikat.
Narasi tersebut beredar pertama kali pada 2021, setelah salah satu situs konspirasi mengaitkan tsunami 2004 dipicu oleh ledakan nuklir.
Terakhir, narasi yang beredar mengatakan kapal induk USS Abraham Lincoln berada di dekat Aceh saat kejadian, dan ExxonMobil masuk ke Aceh setelah tsunami, juga merupakan klaim yang keliru.
Dilansir Antara, saat tsunami terjadi, kapal induk Nimitz Class milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) itu sedang berlabuh di Hongkong. Kanal Aceh melaporkan salah satu personil USS Abraham Lincoln, Brigadir Jenderal Carla River, bercerita saat kejadian mereka berada di perairan Jepang.
Tim kapal induk tersebut menerima permintaan melakukan operasi kemanusiaan di Aceh dengan menempuh 36 jam perjalanan. Selain itu, mereka merawat sebagian penyintas di atas kapal.
Sementara perusahaan Exxon, sesungguhnya telah beroperasi di Aceh sejak tahun 1999 setelah membeli Mobil Oil Indonesia. Mobil Oil Indonesia sebelumnya telah beroperasi di Aceh sejak 1970 setelah menemukan cadangan gas alam di dekat kota Lhoksukon.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.threads.com/@ameena___zahra/post/DTBnXB4E7W0/ditemukan-lagi-tcf-gas-miliar-barel-kondensat-helsinki-accord-gam-dipaksa-damai
- https://perma.cc/G3M9-QPXB
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=1428002055554496&set=a.623288602692516
- https://www.tiktok.com/@ikbal_bagaskara/photo/7591036717671435527
- https://theconversation.com/refleksi-20-tahun-tsunami-aceh-waspada-ancaman-megathrust-dan-alarm-perbaikan-mitigasi-bencana-243363
- https://www.researchgate.net/publication/269468482_Penultimate_Predecessors_of_the_2004_Indian_Ocean_tsunami_in_Aceh_Sumatra_Stratigraphic_Archeological_and_Historical_Evidence
- https://www.governmentattic.org/documentsAllOtherLogs.html
- https://documents.theblackvault.com/documents/foia/CIA-2013-LOG.pdf
- https://www.nationalmuseum.af.mil/Visit/Museum-Exhibits/Fact-Sheets/Display/Article/1519651/operation-tidalwave-ploesti-august-1-1943/
- https://www.quora.com/Is-there-any-evidence-that-suggests-the-2004-Indian-Ocean-earthquake-and-tsunami-were-catalyzed-by-a-nuclear-weapon-detonated-strategically-and-intentionally /cdn-cgi/l/email-protection#1675737d70777d62775662737b6679387579387f72
(GFD-2026-31625) Belum Ada Bukti: Campuran Daun Pegagan, Sirih, dan Kunyit Menyembuhkan Lumpuh Sebelah
Sumber:Tanggal publish: 13/01/2026
Berita
Pembuat konten menyarankan perebusan segenggam daun pegagan, akar putri malu, tiga lembar daun sirih, serta dua ruas kunyit dalam 2,5 gelas air hingga menyusut menjadi satu gelas. Air rebusan ini diklaim manjur mengatasi kelumpuhan jika dikonsumsi dua kali sehari.
Namun benarkah ramuan tradisional tersebut bisa menyembuhkan sakit lumpuh sebelah?
Hasil Cek Fakta
Mas Rizky menjelaskan bahwa lumpuh sebelah menjadi manifestasi klinis yang sering menyerang pasien stroke. Kondisi ini merupakan kegawatdaruratan neurologis akibat gangguan aliran darah ke otak yang menyebabkan sel saraf mati dalam waktu singkat. Tanpa penanganan cepat, pasien terancam mengalami kerusakan otak permanen, disabilitas, atau kematian.
“Pemulihan pasca-stroke bergantung pada kecepatan penatalaksanaan fase akut serta rehabilitasi yang berkelanjutan,” kata Rizky kepada Tempo, Sabtu, 3 Januari 2026.
Ia menyebut beberapa tanaman obat mengandung senyawa bioaktif dengan efek neuroprotektif yang berpotensi mendukung pemulihan fungsi saraf. Daun Centella asiatica (pegagan) misalnya, mengandung asiaticoside dan madecassoside. Sementara itu, Curcuma longa (kunyit) mengandung kurkumin yang mampu menurunkan penanda inflamasi sistemik.
Namun, Mas Rizky menegaskan belum ada bukti klinis kuat bahwa penggunaan herbal, baik tunggal maupun kombinasi, efektif menghilangkan lumpuh sebelah secara langsung. Ia menyarankan masyarakat menempatkan herbal hanya sebagai terapi adjuvan atau pendamping, bukan pengganti penanganan medis standar.
“Terapi di luar instruksi dokter harus dikomunikasikan dan berada di bawah pengawasan medis,” tegasnya. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan efektivitas campuran pegagan, sirih, dan kunyit untuk menyembuhkan kelumpuhan. Studi yang tersedia umumnya masih dalam tahap in vivo atau baru diuji coba pada hewan.
Sebuah penelitian dipublikasikan oleh situs National Library of Medicine tahun 2023, meneliti tentang efek suplementasi kombinasi kunyit dan lada hitam. Sebanyak 60 pasien stroke diberi suplemen kunyit-lada. Hasilnya, 56 pasien menunjukkan bahwa suplementasi kunyit-lada memiliki efek menguntungkan.
Suplemen tersebut bermanfaat pada program rehabilitasi standar untuk pasien stroke iskemik yang berpotensi membantu mengurangi risiko kekambuhan dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara umum
Situs National Library of Medicine melansir tentang studi efek peningkatan kognitif atau fungsi otak dari tanaman pegagan yang banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan pengobatan tradisional Tiongkok.
Penelitian tahun 2017 yang dilakukan pada tikus, menunjukkan bahwa daun pegagan mampu meningkatkan kinerja kognitif dan mempengaruhi jalur respons pada sel-sel tubuh makhluk hidup. Namun sejauh mana kontribusinya terhadap efek peningkatan kognitif secara keseluruhan dari daun pegagan, masih perlu diteliti lebih lanjut.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.facebook.com/Mayapulutbolang/posts/pfbid0Krfn9peVUZEXWsrm3ssyr9bFgxAWn5T9FWp2NW8rQrFewjocnJJA5mQe1VZaB3Bcl
- https://perma.cc/3SFU-7VXG
- https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38082237
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4764102 /cdn-cgi/l/email-protection#bad9dfd1dcdbd1cedbfacedfd7cad594d9d594d3de
(GFD-2026-31626) Menyesatkan: Video Erupsi Gunung Semeru Disertai Ledakan Api
Sumber:Tanggal publish: 13/01/2026
Berita
Video berdurasi 12 detik itu merekam suasana jalan raya yang dipenuhi pengendara sepeda motor, sementara di ujung jalan, terlihat kepulan asap erupsi. Di tengah pekatnya abu, tampak kilatan cahaya muncul berulang kali. “Belum kering luka akibat bencana Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kini engkau hadapkan lagi dengan bencana yg ada di Jawa,” tulis pengunggah video tersebut.
Namun, benarkah erupsi Gunung Semeru disertai ledakan api?
Hasil Cek Fakta
Tempo menemukan video asli diunggah oleh akun TikTok Trio Tewur, biro perjalanan wisata ke Gunung Semeru dan Bromo. Video itu diunggah pada 19 November 2025.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyampaikan Gunung Semeru mengalami erupsi pada 19 November 2025 pukul 14.13 WIB. Erupsi tersebut berupa awan panas yang berlangsung secara beruntun. Peristiwa ini cocok dengan tanggal saat video diunggah.
Namun pada video asli tidak terlihat adanya kilatan api di antara awan panas tersebut.
Selain itu, kedua mobil yang diparkir di pinggir jalan adalah jenis Toyota. Sedangkan pada versi yang beredar, tertulis jenis mobil MON.
Analisis video dengan alat deteksi, AI or NOT, menghasilkan kemungkinan 84 persen konten itu dibuat dengan AI. Kemungkinan besar, video itu diubah dengan aplikasi 4o milik Open AI.
Hasil analisis dengan alat Was It AI juga menyatakan gambar itu dibuat dengan AI, dengan konfidensial tinggi. Sementara Hive Moderation memberikan angka agregat 99,9 persen video itu hasil AI.
Tipe Erupsi Gunung Semeru
Dilansir situs Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Gunung Semeru yang tingginya 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu memiliki karakter letusan bertipe vulkanian dan strombolian yang terjadi 3-4 kali setiap jam.
Vulkanian berarti jenis letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kubah dan lidah lava (aliran lava dari kawah) yang telah terbentuk sebelumnya. Sementara strombolian adalah karakter letusan yang membentuk kawah dan lidah lava baru.
Semeru mengalami beberapa kali erupsi yakni 19 November, 5 Desember, dan 12 Januari 2026. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian mengimbau masyarakat tidak berada di area gunung yang berjarak 13 kilometer dari puncak, sebagaimana dilaporkan Antara.
Masyarakat juga diminta jaga jarak minimal 500 meter dari sungai, di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sepanjang Besuk Kobokan, lantaran berpotensi dilanda awan panas dan aliran lahar yang bisa meluas sepanjang 17 km dari puncak.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," kata Mukdas, Senin, 12 Januari 2025.
Kesimpulan
Video itu diubah dari versi aslinya menggunakan AI. Pada versi aslinya, tidak ada kilatan api di antara awan panas. Selain itu, erupsi terjadi pada 19 November 2025. Namun akun-akun lain membagikannya pada Desember 2025.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=839197092055266
- https://perma.cc/8MW4-H2TP?type=image
- https://www.tiktok.com/@aklaljuliadi/video/7580916199236635925?_r=1&_t=ZS-92nESMlcJ3C
- https://www.tiktok.com/@triotewur/video/7574364741955489042
- https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pvmbg-tingkatkan-aktivitas-gunung-api-semeru-ke-level-iv-awas
- http://aiornot.com
- http://wasitai.com
- http://hivemoderation.com
- https://bnpb.go.id/berita/sejarah-panjang-letusan-gunung-semeru- /cdn-cgi/l/email-protection#d1b2b4bab7b0baa5b091a5b4bca1beffb2beffb8b5
(GFD-2026-31627) [SALAH] Artis Cilik Farel Prayoga Meninggal Dunia pada 6 Januari 2026
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/01/2026
Berita
Akun Facebook “Mr. Terima Kasih” pada Selasa (6/1/2026) mengunggah gambar [arsip] yang menampilkan foto penyanyi dangdut, Farel Prayoga dengan narasi sebagai berikut:
“INNALILLAHI, Kabar Duka Artis Cilik Farel Prayoga Dikabarkan Menin99al Dunia dikarenakan kec... Lihat selengkapnya ”

Hingga Senin (12/1/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan reaksi 95 kali, dikomentari 25 kali dan dibagikan 3 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi akun Instagram milik Farel Prayoga (@farelprayoga.real).
Akun tersebut masih mengunggah stories pada Senin (12/1/2026). Sebelumnya, melalui unggahan akun Instagram penyanyi dangdut, Dewi Persik pada Jumat (8/1/2026), Farel Prayoga terlihat masih hidup dan sehat.
Selain itu, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel mana pun yang menyebutkan Farel meninggal dunia pada Selasa (6/1/2026). Tautan yang disertakan pada unggahan sumber klaim adalah tautan yang mengarah ke situs belanja online, bukan situs berita terkait wafatnya Farel.





